FREE ONGKIR MIN ORDER RP 125.000. CEK S&K

Caesar adalah adalah operasi melahirkan bayi melalui sayatan yang dibuat di perut dan rahim ibu. Biasanya, berbagai penyedia layanan kesehatan akan menggunakan metode ini ketika mereka yakin bahwa prosesnya lebih aman untuk ibu dan bayi. 

Namun, kebanyakan orang percaya jika sang ibu sudah pernah melahirkan caesar, akan sulit untuk melahirkan kembali dengan cara normal.

Nyatanya, hal tersebut tidaklah mustahil, lho. Untuk penjelasan lebih lanjut, kamu bisa membaca artikel di bawah ini.

Lantas, bisakah melahirkan normal setelah caesar?

Dalam dunia medis, melahirkan normal setelah caesar sering kali disebut dengan VBAC atau vaginal birth after cesarean.

Bukan tanpa alasan, VBAC menjadi metode yang dikhawatirkan karena ada bekas luka di rahim saat persalinan caesar sebelumnya. 

Oleh sebab itu, ada kekhawatiran bahwa tekanan persalinan dapat menyebabkan rahim jadi terbuka hingga pecah di sepanjang bekas luka. 

Namun, mengutip dari American Pregnancy Association, sekitar 60% hingga 80% wanita yang melahirkan secara caesar berhasil melahirkan secara normal pada kehamilan berikutnya.

Jadi VBAC bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dilakukan. Kamu tetap mempunyai peluang untuk melahirkan normal setelah caesar.

Namun, kamu harus berkonsultasi dulu dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan tentang riwayat kesehatan, keadaan kehamilan saat ini, dan alasan kenapa kamu menjalani operasi caesar sebelumnya.

Dengan begitu, dokter bisa memperkirakan keamanannya proses VBAC terhadap sang bayi dan ibu.

Uniknya, ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan kalau melakukan proses VBAC. Melansir dari beberapa sumber, ini dia manfaat VBAC.

  • Proses pemulihan lebih cepat.
  • Tidak ada operasi perut.
  • Lebih sedikit kehilangan darah.
  • Kelahiran normal membantu membersihkan paru-paru bayi sehingga lebih mudah untuk menghirup oksigen setelah lahir.
  • Meningkatkan sistem kekebalan bayi.
  • Menurunkan risiko yang terkait dengan operasi caesar.

Biasanya, dokter akan memperbolehkan kamu mengikuti prosedur VBAC jika pernah menjalani tidak lebih dari dua persalinan dengan metode caesar sebelumnya. 

Dengan catatan, sayatan transversalnya rendah. Selain itu, kamu juga tidak memiliki bekas luka atau kelainan rahim dan tidak pernah mengalami ruptur uteri sebelumnya

Kondisi hamil setelah melahirkan secara caesar

Mungkin, kamu bertanya-tanya juga di kehamilan pertama dengan metode caesar, kira-kira berapa lama lagi untuk menuju kehamilan selanjutnya? 

Sebenarnya, jawabannya ini bergantung pada banyak faktor, seperti usia dan apakah kamu pernah mengalami kehamilan berisiko tinggi.

Secara umum, kamu harus menunggu setidaknya 6 bulan sebelum hamil lagi setelah operasi caesar

Bahkan, beberapa dokter menyarankan lebih baik menunggu 12 sampai 24 bulan ke depan. Namun, untuk pastinya, kamu bisa melakukan konfirmasi kembali dengan dokter. 

Akan tetapi, bagaimanakah kondisi hamil setelah melahirkan secara caesar? Apakah berpengaruh? 

Tenang saja, kamu masih berkesempatan untuk mengalami kondisi hamil yang menyehatkan dan sukses tanpa komplikasi jika hal ini ditangani dengan baik bersama dokter.

Tips agar melahirkan normal setelah caesar

Jadi, kamu masih bisa berharap untuk melahirkan secara normal setelah melakukan operasi caesar sebelumnya. 

Namun, keberhasilnnya tersebut akan bergantung pada kriteria saat seseorang ingin melakukan VBAC.

Melansir dari American Pregnancy, ini dia beberapa kriteria pasti yang harus kamu penuhi jika ingin melakukan VBAC.

  • Tidak ada bekas luka rahim tambahan, anomali, atau ruptur di persalinan sebelumnya.
  • Penyedia layanan kesehatan harus siap untuk memantau persalinan dan merujuk operasi caesar jika diperlukan.
  • Jika alasan prosedur melahirkan secara caesar sebelumnya tidak terulang kembali pada kehamilan ini
  • Kamu tidak memiliki masalah medis yang mengkhawatirkan
  • Bayinya berukuran normal
  • Posisi kepala bayi di bawah

Nah, jika kamu sudah termasuk ke beberapa kriteria di atas, maka kamu bisa menyiapkan diri untuk melakukan VBAC. 

Tak lupa, tips agar lancar melahirkan normal setelah caesar adalah mendiskusikan berbagai pilihan dan kekhawatiran dengan dokter untuk menghitung tingkat keberhasilannya.

Serta, rencanakan tempat melahirkan di fasilitas yang menawarkan operasi caesar darurat untuk berjaga-jaga. 

Yang terpenting, cobalah untuk tetap fleksibel, jika VBAC tidak memungkinkan, kamu dapat melanjutkan operasi caesar kembali untuk keamanan diri dan sang bayi.

Tentu, tubuh kita akan mengalami banyak perubahan setelah melahirkan. 

Terlepas dari mulai menyusui, pastinya kamu juga akan bingung bagaimana cara BAB setelah melahirkan normal dengan jahitan.

Bukan tanpa alasan, kekhawatiran ini bisa datang dari jahitan yang ada di sekitar perineum.

Namun, tenang saja, di artikel kali ini akan kita kupas tuntas semuanya mengenai cara hingga tips BAB lancar bahkan setelah kamu melahirkan normal. Yuk, simak semuanya di bawah ini.

Kapan BAB setelah melahirkan?

Setelah melahirkan, kamu mungkin akan bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk BAB atau buang air besar. 

Nyatanya, terlepas dari kamu melahirkan secara normal atau operasi caesar, biasanya, wanita akan buang air besar lagi di 3 hingga 5 hari setelah melahirkan. 

Namun, ada juga beberapa wanita yang buang air besar pada hari yang sama saat mereka melahirkan. 

Tak perlu khawatir, kedua situasi itu normal. Akan tetapi, jika sudah lewat seminggu dan kamu masih belum buang air besar, sebaiknya segera hubungi dokter. 

Perlu diingat, bahwa setiap kehamilan berbeda, begitu juga dengan buang air besar pasca persalinan. 

Cara BAB setelah melahirkan normal dengan jahitan

Jadi, sebenarnya kamu tidak perlu mengkhawatirkan masa BAB setelah melahirkan normal dengan jahitan. Biasanya, jika kamu mengalami kesulitan, hal tersebut bisa datang dalam bentuk sembelit atau diare. 

Bahkan, tidak jarang wanita akan mengalami wasir setelah melahirkan karena ada begitu banyak hal yang memengaruhi pergerakan usus pasca persalinan, termasuk hormon, jenis makanan yang dikonsumsi, dan seberapa banyak kamu minum air putih. 

Intinya, kamu tidak perlu mengkhawatirkan jahitan yang ada pada perineum atau perineal jika ingin BAB setelah melahirkan karena jahitannya tidak akan terganggu sama sekali.

cara bab setelah melahirkan dengan jahitan
cara bab setelah melahirkan dengan jahitan

Akan tetapi, kalau kamu ingin BAB setelah melahirkan normal dengan jahitan, beberapa cara berikut ini bisa dicoba.

1. Gunakan obat pelunak feses

Biasanya, rumah sakit atau tempat bersalin akan menawarkan obat pelunak feses untuk ibu pasca melahirkan. 

Sebab, obat pelunak feses bekerja dengan menambahkan kelembapan pada feses untuk melunakkan kotoran dan membuatnya lebih mudah saat dikeluarkan. 

Namun, perlu dicatat bahwa pelunak feses tidak bisa digunakan untuk penggunaan jangka panjang.

2. Pastikan tubuh terhidrasi

Usahakan agar tubuh kamu tetap terhidrasi supaya gerakan ususnya jadi lancar dan sehat.  Selain air putih, kamu bisa menambahkan air kelapa juga karena tinggi potasium dan cara kerjanya mirip dengan minuman elektrolit.

3. Konsumsi makanan yang bisa melancarkan BAB

Ketika ingin BAB setelah melahirkan normal, kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. 

Sebab, sistem tubuh akan berada di jalur lambat untuk minggu pertama pasca persalinan. Jadi, kamu bisa mengatasinya dengan konsumsi buah dan sayuran hijau supaya bisa BAB secara maksimal.

4. BAB seperti biasa

Tak kalah penting, kamu juga tetap bisa mencoba BAB seperti biasa. Gunakan kloset jenis jongkok supaya bisa mencegah sembelit.

5. Fokus pada sistem pernapasan

Sistem pernapasan juga berperan penting untuk melancarkan BAB pasca melahirkan. Cara bernapas yang tepat adalah dengan tarik napas dan hembuskan secara lembut.

Lakukan langkah ini selama beberapa kali.

Tips BAB lancar setelah melahirkan normal

Mungkin kamu sudah tenang karena nyatanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan kalau ingin BAB setelah melahirkan normal. 

Namun, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut ini untuk melancarkan BAB.

Hindari mengejan

Mengejan dapat menyebabkan atau memperburuk wasir. Jika kamu masih harus mengejan atau memaksa BAB agar keluar, tandanya tubuh belum siap, jadi jangan dipaksakan.

Minum air putih

Minumlah sebanyak mungkin untuk mengisi kembali cairan yang hilang selama persalinan dan melahirkan agar mencegah sembelit. Kamu juga bisa mengonsumsi jus apel.

Bergerak secara aktif

Saat menggerakkan tubuh secara aktif, kamu tidak harus berlari. Cobalah untuk bangun dan berjalan mondar-mandir di rumah untuk melancarkan BAB.

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang cara BAB setelah melahirkan normal. Tenang saja, kamu bisa BAB seperti biasanya karena jahitan di bagian perineum tidak akan bermasalah.

Dengan catatan, kamu merawat jahitannya sebaik mungkin agar tidak mudah terkena infeksi. Jika memang kamu mengalami masalah tertentu, maka sebaiknya konsultasikan hal tersebut dengan dokter.

Ada beberapa cara mengatasi payudara bengkak setelah melahirkan yang ampuh. Akan ada banyak perubahan pada tubuh ibu pasca persalinan, salah satunya payudara yang membengkak, terasa penuh oleh ASI, terasa meregang, dan terkadang disertai nyeri. 

Kondisi ini tentu sangat tidak nyaman, perlu beberapa tindakan untuk meredakan bengkak dan nyeri. Pembengkakan berlebih biasanya terjadi karena produksi ASI melebihi kebutuhan konsumsi bayi, sehingga perlu dipompa secara rutin.

7 cara atasi payudara bengkak setelah melahirkan

penyebab nyeri sebelah kiri

Jika ibu mengalami payudara yang bengkak dan menyakitkan setelah melahirkan, ikuti beberapa langkah berikut untuk mengatasinya:

1. Menyusui lebih sering

Volume ASI yang sangat banyak harus sering dikeluarkan, ibu bisa melakukannya sebanyak 10-12 kali dalam kurun waktu 24 jam. Jika bayi sudah kenyang dan menolak untuk menyusu, ibu bisa memompanya dan menyimpannya di kulkas. 

2. Pijat payudara

Kamu bisa memijatnya sendiri atau pergi ke tempat pijat khusus ASI yang dilakukan oleh profesional. Cara ini akan membuat otot sekitar payudara rileks dan meredakan nyeri karena bengkak. Tidak usah ragu, karena hal ini umum dilakukan oleh para ibu menyusui.

3. Kompres air dingin

Ibu bisa mengompres payudara dengan air dingin atau es selama beberapa menit setiap harinya. Seperti yang kita ketahui, air es dapat meredakan nyeri dan bengkak. Hal ini juga berlaku untuk payudara yang aktif menyusui.

4. Gunakan krim pelembap

Ibu bisa menggunakan krim hangat untuk meredakan nyeri karena bengkak. Aplikasikan sambil memijat payudara selama kurang lebih lima menit. Gerakan yang tepat adalah gerakan dengan arah memutar di sekitar areola.

5. Kompres dengan handuk hangat

Tidak hanya air es yang dingin, air hangat yang diaplikasikan dengan handuk juga dapat meredakan nyeri pembengkakan. Kompres payudara beberapa menit sebelum dan sesudah menyusui. 

6. Lakukan teknik relaksasi

Lakukan pernapasan dalam, musik lembut, atau teknik relaksasi lainnya untuk mengurangi rasa tidak nyaman sebelum dan selama menyusui. Jangan lupa juga untuk memilih posisi yang paling nyaman, gunakan bantal empuk dan lembut agar lebih rileks.

7. Menyapih

Cara terakhir jika ibu sudah tidak kuat lagi dengan pembengkakan yang tidak kunjung membaik, yaitu menyapih bayi secara perlahan. Misalnya, jika bayi menyusu 10 kali sehari, hentikan satu kali menyusu setiap dua hari sekali.

Setop Panik, Ini Cara Mengatasi Payudara Sakit pada Ibu Menyusui

Ciri-ciri payudara bengkak

Menyadari payudara bengkak sebenarnya tidak sulit, ibu akan langsung merasakan sedikit nyeri sebelum akhirnya semakin parah. Tidak hanya payudara secara keseluruhan, bagian puting juga akan menyakitkan karena bengkak. Berikut ciri-ciri payudara bengkak yang bisa dikenali sedini mungkin:

  • Merasa tidak nyaman saat lengan banyak bergerak
  • Merasa nyeri saat tersentuh sedikit
  • Terasa sangat penuh oleh ASI sehingga ukurannya membesar
  • Terasa sangat keras karena area kulit yang membengkak
  • Menyakitkan dan pegal di area payudara dan punggung

Segera lakukan perawatan untuk menghindari pembengkakan semakin parah. Ibu akan punya lebih banyak waktu untuk merawat si kecil jika rasa tidak nyaman di payudara berhasil diatasi. 

Perubahan Bentuk Payudara Saat Hamil, Normal Banget Kok!

Berapa lama payudara bengkak setelah melahirkan

pembengkakan payudara

Payudara akan membengkak karena menyusui sekitar 7-10 hari. Kondisinya akan lebih cepat pulih jika ibu melakukan perawatan dan pengobatan dengan rutin. Mengosongkan payudara dari ASI secara rutin juga dapat membantu mengurangi pembengkakan setelah melahirkan.

Setelah 10 hari lebih, tubuh akan beradaptasi dengan baik setiap kali menyusui bayi. Ibu juga bisa mendapat salep atau obat pereda nyeri dari dokter setelah berkonsultasi. Tidak ada salahnya  mengonsumsi obat yang direkomendasikan, karena menyusui dan menahan nyeri pembengkakan memang bukan hal yang mudah.

Jika nyeri dan pembengkakan tidak kunjung sembuh setelah berminggu-minggu, segera konsultasi ke dokter karena dikhawatirkan terjadinya penyumbatan aliran ASI. Hal ini perlu tindakan khusus karena payudara akan terasa nyeri selama berhari-hari dan ASI susah untuk dikeluarkan.

Pembengkakan payudara memang tidak nyaman, tetapi itu bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Kondisi ini umumnya dapat dengan mudah diobati baik dengan menyusui bayi secara teratur atau dengan kompres dingin sampai bengkaknya berkurang.

Setelah melahirkan, tentunya semua ibu mengalami berbagai perubahan pada tubuhnya. Perubahan ini dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari ibu secara signifikan. Hal ini terutama bagi ibu yang melahirkan melalui proses normal. Oleh karena itu, ibu harus tahu apa saja larangan setelah melahirkan normal.

Sebagai seorang ibu, kamu mungkin pernah mendengar berbagai larangan yang disebutkan orang lain, tapi kamu mungkin ragu apakah itu mitos atau tidak. Nah,  agar kamu tahu apa saja larangan setelah melahirkan normal, simak artikel  berikut ini yaa!

Apa saja larangan setelah melahirkan normal?

Melahirkan dengan bpjs

Agar  pemulihan tubuh setelah melahirkan berlangsung lebih cepat, yuk cari tahu apa saja hal-hal yang perlu kamu hindari.

1. Melakukan aktivitas fisik yang berat

Melakukan aktivitas berat merupakan larangan setelah melahirkan normal yang pertama. Terutama jika kamu tidak terbiasa melakukan aktivitas fisik saat hamil. Contoh aktivitas fisik yang terlalu berat antara lain latihan kekuatan seperti sit-up, memanjat, menaiki tangga terlalu banyak, serta mengangkat beban yang berat.

Jenis aktivitas tersebut juga dapat menyebabkan cedera dan ketegangan pada otot, terutama di area panggul. Jika kamu tetap ingin berolahraga setelah melahirkan secara normal, kamu bisa melakukannya secara  bertahap. Mulailah dari jalan santai atau senam nifas terlebih  dahulu.

Kenali Penyakit Setelah Melahirkan Normal Yang Mungkin Terjadi

2. Mengabaikan area kewanitaan

Selain terjadinya robekan pada  vagina setelah melahirkan normal, ibu juga mengalami masa nifas selama 4-6 minggu. Oleh karena itu, kebersihan alat kelamin harus selalu dipastikan untuk mencegah terjadinya infeksi pada area intim.

Untuk merawat dan menjaga kesehatan vagina saat melahirkan, kamu bisa membasuh vagina dari arah depan ke belakang setelah buang air besar, lalu ingat untuk mengeringkannya dengan handuk atau tisu toilet. Selain itu, Anda juga harus mengganti pembalut secara rutin setiap 3-4 jam sekali agar vagina tetap kering.

3. Mengabaikan pola makan  

Larangan setelah melahirkan normal selanjutnya, yaitu mengabaikan pola makan sehat. Makan yang tidak sehat dapat menghambat pemulihan. Sebaliknya, makanan dan minuman yang sehat dapat mendukung pemulihan dan mengurangi risiko penyakit baru.

Mengonsumsi makanan seperti buah, sayur, dan biji-bijian yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat membantu mencegah wasir dan baik untuk ibu menyusui. Sedangkan makanan seperti daging, ikan, dan nasi memberikan energi yang dibutuhkan untuk menyusui bayi. 

Batasi asupan makanan tinggi lemak dan gula, yang justru membuatmu semakin lemah. Hindari juga makanan pedas setelah melahirkan, terutama jika kamu sedang menyusui bayi. Makanan pedas dapat menyebabkan mulas, sakit perut, dan diare setelah melahirkan normal atau operasi caesar. 

Moms, Ini Tips Memilih Pembalut Setelah Melahirkan Yang Aman

4. Berhubungan intim

Hal berikutnya yang tidak boleh dilakukan setelah melahirkan normal adalah melakukan aktivitas seksual. Robekan pada area vagina dapat meningkatkan risiko infeksi dan menyebabkan nyeri pada area vagina.

Oleh karena itu, kamu disarankan dapat mulai berhubungan seks 2-6 minggu setelah melahirkan atau sesuai anjuran dokter. Untuk menjaga keharmonisan hubunganmu dengan pasangan, kalian tetap bisa berpelukan atau berciuman.

5. Minum terlalu banyak kafein dan alkohol

Larangan setelah melahirkan normal selanjutnya adalah mengonsumsi terlalu banyak kafein dan alkohol. Ini karena keduanya masuk ke dalam ASI dan dapat mempengaruhi kesehatan bayi.

Misalnya, jika kamu minum lebih dari 3 cangkir kopi sehari, ASI akan mengandung terlalu banyak kafein dan bayi akan sulit tidur.

6. Melakukan diet ketat

Larangan setelah melahirkan normal selanjutnya adalah melakukan diet ketat. Sebelum melahirkan, kamu mungkin memiliki bentuk tubuh yang ideal.

Namun, setelah melahirkan, bentuk tubuhmu bisa sangat berbeda. Tentu saja hampir setiap wanita menginginkan tubuhnya kembali normal setelah melahirkan, dan sering diet ketat menjadi jawaban.

Namun, diet ketat merupakan larangan setelah melahirkan, karena dapat mencegah penyerapan nutrisi penting dan menghambat pemulihan tubuh setelah melahirkan. Selain itu, diet ketat dapat mempengaruhi kandungan gizi ASI.

10 Tips Diet Setelah Melahirkan Dan Menu Rekomendasinya

7. Mengabaikan rasa sakit

Tidak sedikit wanita mengalami nyeri setelah melahirkan, meskipun jenis dan durasi nyeri bervariasi. Rasa sakit dapat bervariasi tergantung pada apakah kamu melahirkan untuk pertama kali atau tidak, persalinan (normal atau caesar), atau apakah kamu mengalami komplikasi selama atau setelah melahirkan.

Rasa sakit dapat berlangsung selama berhari-hari hingga berminggu-minggu. Jenis nyeri postpartum yang umum meliputi:

  • Kram karena rahim menyusut kembali ke ukuran sebelumnya
  • Nyeri di area antara vagina dan anus 
  • Nyeri di dalam atau di sekitar luka dan jahitan 
  • Rasa  tidak nyaman di leher, punggung, dan persendian
  • Nyeri karena dada bengkak

Sekecil apa pun nyeri yang kamu rasakan, kamu sebaiknya tidak mengabaikannya.

Persiapan Melahirkan Normal Yang Aman Dan Lancar Bagi Calon Ibu

Gejala yang perlu diwaspadai

Enam minggu setelah melahirkan, dokter biasanya menyarankan kamu untuk melakukan pemeriksaan. Selama pemeriksaan ini, dokter akan memeriksa kondisi vagina, leher rahim, berat badan, dan tekanan darahmu untuk memastikan pemulihan berjalan dengan baik.

Namun,  jika kamu mengalami masalah kesehatan sebelum masa enam minggu ini, kamu harus  segera menghubungi dokter. Berikut beberapa kondisi yang mungkin terjadi:

  • Pendarahan vagina berlebihan
  • Sakit kepala berkepanjangan
  • Kaki bengkak
  • Payudara nyeri dan bengkak
  • Demam hingga suhu melebihi 38 derajat Celcius
  • Pingsan
  • Sakit ketika buang air kecil
  • Sesak napas dan nyeri dada
  • Muntah
  • Sakit perut tiba-tiba

Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, kamu sebaiknya segera menghubungi dokter, ya! Demikian, larangan yang perlu dihindari setelah melahirkan secara normal. Tetap jalani pola hidup sehat untuk tubuh tetap bugar, ya. 

Berbicara tentang gangguan mata, rabun jauh (miopia) adalah kondisi mata yang sangat umum di mana seseorang tidak dapat melihat objek jauh dengan jelas. 

Biasanya kondisi ini ditangani dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak. Namun, pada kasus tertentu, rabun jauh memerlukan penanganan khusus.

Untuk mengetahui seputar miopia lebih jauh, simak penjelasan berikut tentang pengertian, penyebab, ciri-ciri, diagnosa atau tes, dan cara mengatasi rabun jauh. 

Apa itu rabun jauh? 

Sebagai gambaran, rabun jauh adalah kondisi mata yang disebabkan oleh kelainan refraksi yang membuat benda jauh tampak kabur atau buram. 

Orang yang rabun jauh dapat melihat benda-benda terdekat dengan jelas tetapi kesulitan melihat benda dari jauh, misalnya dapat membaca peta dengan jelas tetapi sulit melihat dengan baik saat berkendara. 

Rabun jauh sangat umum terjadi. Dikutip dari healthline, menurut American Optometric Association (AOA), hampir 30 persen orang Amerika mengalami rabun jauh dan angka ini akan terus bertambah hingga tahun 2050, dimana diperkirakan hampir separuh populasi di dunia akan mengalami rabun jauh. 

Rabun jauh terbagi menjadi tiga derajat, yaitu 

  • Derajat ringan, umumnya kurang dari 3 dioptri 
  • Derajat sedang, berkisar dari 3 sampai 6 dioptri miopia.
  • Derajat berat, lebih dari 6 dioptri miopia. 

Apa yang menjadi penyebab rabun jauh? 

Jika seseorang menderita rabun jauh, kemungkinan besar setidaknya salah satu atau kedua orang tuanya juga mengalaminya. 

Diperkirakan, penyebab rabun jauh adalah kombinasi faktor keturunan dan lingkungan.

Kondisi ini mungkin saja terjadi karena kebiasaan atau gaya hidup seperti membaca atau bekerja di depan komputer dalam waktu yang lama. 

Rabun jauh merupakan  kelainan refraksi dimana mata tidak memfokuskan cahaya dengan benar sehingga cahaya yang dibiaskan jatuh di depan retina, bukan tepat di atasnya.

Hal ini terjadi karena bentuk mata yang terlalu panjang atau kelaianan lengkung kornea. Akibatnya mata tidak dapat fokus dan objek akan tampak kabur.

Apa saja ciri-ciri rabun jauh? 

Rabun jauh biasanya dimulai pada anak-anak dari usia 6 hingga 13 tahun dan bisa juga terjadi pada orang dewasa. 

Kondisi ini bisa menjadi lebih buruk sampai mata berhenti tumbuh di sekitar usia 20 tahun. Berikut adalah ciri-ciri yang dialami penderita rabun jauh: 

  • Kesulitan membaca kata-kata dari jarak jauh 
  • Mengalami ketegangan mata, yaitu saat mata terasa sakit dan lelah
  • Mengalami sakit kepala 
  • Sering mengucek mata 
  • Sering menyipitkan mata untuk melihat dengan benar 
  • Kelelahan saat mengemudi, berolahraga, atau saat melihat ke arah yang sangat jauh

Bagaimana cara mendeteksi rabun jauh? 

Untuk memeriksa apakah seseorang menderita rabun jauh, dokter spesialis tes mata biasanya akan melakukan tes mata. 

Tes mata standar pada umumnya akan meminta pasien untuk melihat lampu atau membaca huruf pada grafik sementara lensa yang berbeda diletakkan di depan mata. 

Selain itu, jika seseorang menderita miopia atau kondisi mata lainnya, penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara teratur untuk memantau perubahan dan untuk menguji kondisi mata yang serius. 

Pemeriksaan mata yang akan dilakukan dokter dapat berupa: 

  • Riwayat kesehatan. Dokter mata akan bertanya tentang riwayat kesehatan dan riwayat pemakaian obat 
  • Ketajaman penglihatan. Ini melibatkan membaca huruf atau simbol pada bagan mata dalam berbagai ukuran 
  • Pemeriksaan refraksi. Dokter mata akan meminta melihat melalui mesin dengan lensa yang berbeda untuk mengetahui apakah terjadi gangguan refraksi. Tes ini juga dapat digunakan untuk menentukan resep lensa jika diperlukan. 
  • Pemeriksaan pupil mata. Hal ini bertujuan untuk menguji respon pupil terhadap cahaya. Dokter mata akan menyinari mata dengan cahaya terang. Cahaya terang biasanya membuat pupil mengecil. Jika terjadi reaksi berbeda, mungkin terdapat gangguan
  • Tes penglihatan perifer. Dokter akan menguji penglihatan perifer atau tepi dengan meminta pasien melihat gambar melalui mesin. Gangguan penglihatan tepi mungkin merupakan tanda glaukoma, kondisi mata serius yang dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani 
  • Tes pergerakan mata. Tes ini memeriksa kesehatan otot mata yang mengontrol pergerakan mata 
  • Tes tekanan mata. Dokter mata akan mengeluarkan hembusan udara ke mata untuk mengukur tekanan mata. Tekanan mata yang tinggi mungkin merupakan tanda glaukoma 
  • Pemeriksaan kesehatan dan struktur mata. Dokter mata akan mencari tanda-tanda katarak atau kerusakan seperti goresan pada bagian depan mata (kornea) 
  • Pemeriksaan retina dan saraf optik. Dokter mungkin menggunakan obat tetes mata secara menyeluruh untuk memperlebar pupil sehingga dapat memeriksa kerusakan pada retina dan saraf optik. Efek dari pemeriksaan ini mengakibatkan mata peka terhadap cahaya selama beberapa jam ke depan 

Bagaimana cara mengatasi rabun jauh? 

Meskipun tidak ada obat untuk rabun jauh, ada beberapa langkah sehari-hari yang dapat dilakukan untuk mendukung kesehatan mata secara keseluruhan. 

Saat ini, sangat penting untuk menetapkan batasan pada aktivitas yang mempengaruhi kesehatan mata dan menyebabkan ketegangan mata. Beberapa caranya adalah: 

  • Batasi waktu dalam menggunakan gawai atau perangkat digital 
  • Mengistirahatkan mata setelah menatap layar untuk meregangkan otot mata
  • Jangan membaca atau bekerja dalam cahaya redup 
  • Sesekali pergi ke luar ruangan untuk mengistirahatkan mata 
  • Kenakan kacamata hitam di luar 
  • Kenakan pelindung mata saat berolahraga atau melakukan hobi 
  • Berhenti merokok 
  • Jadwalkan pemeriksaan mata secara teratur 
  • Konsultasi pada dokter tentang obat tetes mata untuk memperlambat perkembangan rabun jauh 
  • Konsultasi pada dokter tentang lensa kontak fokus ganda untuk memperlambat perkembangan rabun jauh khususnya pada anak-anak 

Rabun jauh dapat diobati dengan lensa korektif pada kacamata, lensa kontak atau dengan operasi yang membentuk kembali kornea mata. 

Ladies, apakah kamu pernah mengalami kaki bengkak usai melahirkan? Kondisi ini kadang terjadi selama kehamilan dan berlanjut meskipun bayi sudah dilahirkan. Apakah itu hal yang wajar?

Bengkak pada kaki atau yang biasa disebut dengan edema merupakan hal yang umum terjadi dan dapat mereda dengan sendirinya. Bengkak pada kehamilan sering terjadi pada wajah, tungkai, pergelangan kaki, tangan dan bagian tubuh lainnya. Bagaimana cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan? Yuk simak di sini!

Penyebab kaki bengkak setelah melahirkan

Kaki bengkak setelah melahirkan kerap dialami oleh Sebagian besar ibu hamil hingga menyusui. Usai melahirkan, beberapa bagian tubuh masih terlihat bengkak seperti pada pergelangan kaki, wahag, tungkai, tangan dan bagian tubuh lainnya.

Penyebab kaki menjadi bengkak selama kehamilan dan persalinan, yaitu:

  • Rahim membesar. Rahim membesar sebagai tempat janin bertumbuh dan berkembang. Bagian tubuh menjadi lebih lambat aliran darahnya sehingga cairan menumpuk saat hamil dan melahirkan. 
  • Penumpukan cairan. Meningkatnya hormon estrogen dan progesterone menyebabkan retensi atau cairan yang menumpuk pada beberapa bagian tubuh, termasuk kaki.
  • Cairan infus. Bagi wanita yang mengalami persalinan Caesar, cairan infus menjadi jumlah cairan bertambah sehingga kaki dan bagian tubuh lain membengkak.
  • Mengejan. Proses persalinan yang mengejan menekan beberapa area tubuh dan menyebabkan penumpukan cairan pada kaki, lengan hingga wajah.
  • Ligament tubuh melanggar. Jaringan ikat atau ligamen menjadi lebih besar saat hamil. Tidak heran jika banyak pakaian atau alat kaki yang tak lagi muar karena terjadi pelebaran. Kondisi ini akan berubah dan kembali normal seiring kehamilan selesai.

Berbagai alasan dapat menyebabkan kaki bengkak meskipun persalinan telah dilakukan, apa yang harus dilakukan pada kaki bengkak setelah melahirkan?

Kaki Bengkak saat Hamil: Apakah Berbahaya?

Cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan

kaki bengkak saat hamil

Kaki bengkak setelah melahirkan merupakan hal yang wajar. Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya saat sirkulasi darah lancar dan tubuh dapat kembali beradaptasi setelah persalinan. Untuk mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan, cobalah beberapa cara berikut ini:

1. Jangan berdiri terlalu lama

Berdiri terlalu lama pada saat kaki bengkak akan membuat kaki semakin sulit kembali seperti semula. Usahakan untuk tetap duduk dan istirahat jika harus berdiri. Topang tubuh dengan kedua kaki dan hindari menyilangkan kaki agar aliran darah tidak terhambat.

2. Tempatkan kaki di tempat tinggi

Untuk membuat cairan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menumpuk di kaki, letakkan kaki di tempat lebih tinggi. Hal ini dapat memicu air dan dapat mengalirkannya ke seluruh tubuh. 

3. Banyak minum air putih

Kaki bengkak dapat diatasi dengan banyak minum air putih agar tidak menimbulkan kekurangan cairan. Minum air putih juga akan membantu selama masa menyusui agar kaki berkurang bengkaknya.

Apa Manfaat Minum Air Putih? Ternyata Baik untuk Tubuh dan Kulit!

4. Olahraga ringan

Lakukan olahraga ringan pasca persalinan agar aliran darah lancar. Kamu dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk jenis olahraga apa yang aman dan cocok. Cobalah olahraga ringan seperti yoga, renang, pilates dan jalan santai agar kaki bengkak segera kembali ke ukuran semula.

5. Hindari garam

Terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan cairan yang menumpuk dalam tubuh. Cairan ini dapat membuat kaki bengkak dan asupan garam dapat memperburuk kondisi kaki. Batasi asupan garam baik itu dalam makanan atau minuman kemasan.

6. Hindari makanan olahan

Makanan olahan dapat memperparah kaki bengkak sehingga ada baiknya mengurangi konsumsi makanan olahan. Perbanyak makanan segar yang tinggi akan protein dan serat sehingga kaki atau bagian tubuh lain dapat terhindar dari bengkak pasca melahirkan. 

Macam Macam Frozen Food dan Tips Sehat Mengonsumsinya

7. Hindari kafein

Untuk kamu yang gemar konsumsi kafein seperti cokelat, kopi hingga teh, cobalah untuk mengurangi dan menghindari jenis minuman ini karena kafein dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih banyak. Berkurangnya cairan dapat memperburuk kondisi kaki bengkak setelah melahirkan.

8. Kenakan sepatu nyaman

Pilih dan gunakan sepatu yang nyaman serta sesuai dengan ukuran tubuh. Untuk sementara, jika kaki bengkak ganti dengan ukuran sepatu yang lebih pas dan tidak membatasi ruang gerak kaki. Hindari sepatu yang menggunakan hak tinggi yang membuat kaki semakin tidak nyaman.

5 Manfaat Jalan Kaki untuk Ibu Hamil, Mampu Kurangi Risiko Diabetes

9. Pijat pascapersalinan

Pijat pasca persalinan bisa dilakukan agar aliran darah dan kaki menjadi lebih lancar. Pijat juga membuat kadar hormon stress dapat berkurang dan tubuh menjadi lebih segar.

10. Kompres dingin

Kaki bengkak dapat diredakan dengan kompres dingin. Pakai es batu yang dibungkus dengan handuk kecil dan usapkan pada area kaki perlahan. Pembuluh darah akan mengecil sehingga bengkak akan mereda.

Kaki yang bengkak pasca persalinan adalah hal yang umum dan dapat membaik dengan sendirinya. Hal tersebut terjadi karena tubuh membutuhkan waktu untuk menghilangkan cairan selama kehamilan. Rutin buang air kecil agar cairan lebih cepat berkurang.

8 Manfaat Merendam Kaki dengan Air Garam bagi Kesehatan

Selain itu jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter apabila terdapat gejala berikut ini:

  • Bengkak terjadi tiba-tiba
  • Timbul lekukan yang nyata pada bagian bengkak saat ditekan
  • Ada rasa iritasi, sakit, nyeri, dan area bengkak kemerahan
  • Sakit kepala
  • Muntah berulang
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Muncul nyeri pada dada
  • Sulit bernapas

Penanganan bengkak yang tak kunjung sembuh harus dikonsultasikan dengan dokter dan jangan sembarangan mengosnumsi obat apabila tidak disarankan oleh petugas Kesehatan.

Selama hamil, seorang wanita umumnya bertambah berat badan sehingga mulai mengalami berbagai pelebaran kulit, utama perut sebagai tempat janin bertumbuh sampai masa kelahiran.

Banyak ibu yang kesulitan untuk mengembalikan bentuk badan yang kembali langsing, apalagi dengan perut buncitnya usia melahirkan. Ketahui apa yang menjadi penyebab perut menjadi buncit dan bagaimana cara aman mengatasinya!

Penyebab perut buncit setelah melahirkan 

Mengapa perut dapat membuncit setelah melahirkan? Hal ini terjadi karena rahim meregang untuk dapat dijadikan tempat tinggal selama janin tumbuh. Peregangan membuat perut menjadi buncit dan besar setelah janin keluar.

Baik melahirkan normal atau caesar dapat menyebabkan perut menjadi terlihat buncit namun tentunya dapat menyusut dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Perut buncit biasanya dapat menyusut sekitar 6 hingga 8 minggu setelah melahirkan dan kembali ke bentuk atau ukuran semua. 

Namun bagi kamu yang tidak sabar menunggu perut buncit menyusut, yuk coba beberapa cara berikut ini.

3 Cara Mengencangkan Otot Vagina Paling Efektif

Cara mengecilkan perut setelah melahirkan

Mengecilkan Perut Buncit Tanpa Olahraga

Untuk mendapatkan kembali perut yang langsing, tentu saja ada beberapa usaha yang perlu kamu lakukan agar perut buncit menyusut dengan cepat. Cara ini juga dapat mengurangi depresi pasca melahirkan sehingga tak hanya langsing, tubuh yang segar dan sehat pun bisa kamu dapatkan.

1. Pernapasan perut

Pernapasan perut dapat menjadi cara mengecilkan perut setelah melahirkan yang mudah dilakukan. Cara ini dapat membantu mengencangkan kembali perut, mengendurkan otot serta proses penguatan.

Tarik napas dalam-dalam, memasukkan udara ke diafragma, kencangkan perut dan hembuskan napas perlahan. Lakukan dengan rutin untuk membuat perut cepat langsing.

2. Senam kegel

Senam kegel untuk merapatkan miss v

Senam kegel  dilakukan untuk membantu mengurangi risiko inkontinensia persalinan serta otot kandung kemih agar lebih kencang. Senam kegel dapat dilakukan dengan menahan air kencing pada saat buang air agar dapat memanipulasi otot agar aliran air dapat berhenti, setelah itu lepaskan.

Lakukan secara rutin agar otot perut kembali kencang dengan cara mengecilkan perut setelah melahirkan ini.

3. Mengikat perut

Untuk ibu yang melahirkan secara normal dapat mengikat perut dengan gurita selama beberapa waktu agar perut kembali kencang dan bebas dari buncit. Lakukan dengan hati-hati agar ibu tetap nyaman menggunakan gurita ikatan perut.

4. Lotion

Beberapa jenis krim yang mengandung vitamin a, c, e dan kolagen dapat dimanfaatkan agar perut menjadi kencang dan aliran darah meningkat. Lotion atau krim dapat digunakan secara rutin untuk membuat bentuk perut kembali seperti semula.

5. Gerakan olahraga

Lakukan gerakan olahraga agar dapat membantu perut kembali seperti semula dengan mengangkat kepala, angkat bahu hingga curl-up. Cara ini dapat membakar kalori, menguatkan otot punggung hingga perut menjadi lebih kencang.

5 Olahraga Mengecilkan Perut Buncit yang Wajib Kamu Coba

6. Lemon madu

Minuman yang dicampur dengan lemon dan madu dapat memberi kehangatan dan mengembalikan perut kembali seperti semula secara perlahan. Minum secara rutin setelh bangun tidur agar badan lebih segar dan otot perut mengencang.

7. Teh hijau

Perut buncit yang belum kunjung hilang setelah melahirkan dapat diatasi dengan secangkir teh hijau. Minuman ini penuh dengan manfaat antioksidan karena nyaman untuk ibu menyusui. Minum tanpa gula dan batasi jumlahnya agar tetap aman untuk menyusui si kecil.

8. Konsumsi apel

Zat pektin dalam apel dapat membantu menghilangkan lemak dalam perut. Bagi ibu menyusui, cara ini cukup mudah untuk membakar lemak dan akumulasi lemak yang terkumpul selama kehamilan.

7+ Manfaat Apel untuk Ibu Hamil, Dapat Meningkatkan Imun

9. Diet buah sayur

Konsumsi makanan sehat bergizi selama menyusui agar perut kembali mengencang. Makan 2 porsi sayuran, protein sehat, biji bijian dan buah-buahan agar membantu menghilangkan lemak perut.

10. Kurangi gula garam

Cara mengecilkan perut buncit setelah melahirkan selanjutnya adalah dengan mengurangi makan gula dan garam. Mengurangi asupan gula dan garam selama menyusui agar lemak perut segera kembali ke bentuk semula. 

11. Hindari soda

Bagi ibu menyusui, cobalah untuk menghindari minuman dengan soda atau berkarbonasi karena jenis minuman ini hanya akan menambah lemak perut sehingga perut langsing akan kembali sulit didapatkan.

12. Jalan kaki

pola hidup sehat

Salah satu cara mudah untuk mengembalikan kebugaran dan perut langsing setelah melahirkan adalah berjalan kaki santai setiap hari. Bawa bayi jalan-jalan di sekitar tempat tinggal agar berat badan kembali ideal.

13. Pola makan

Pola makan yang teratur dan seimbang akan membantu perut kembali rata dan mengikis lemak jahat disana. Makan dengan porsi kecil namun sering agar nutrisi untuk asi tetap terpenuhi namun tetap dapat mengontrol berat badan.

Cara mengecilkan perut setelah melahirkan ini cukup mudah dan dapat dilakukan sehari-hari. Pilih asupan makanan rendah lemak namun tinggi gizi untuk membantu proses menyusui si kecil.

Makan Sayur Sop Bisa Bikin Tubuh Langsing? Cek Kalorinya!

14. Menyusui

Menyusui menjadi salah satu kegiatan yang akan menguntungkan ibu karena dapat membakar hingga 500 kalori. Anak menjadi sehat dna ibu dapat kembali ke bentuk tubuh semula selama masa menyusui.

Cara mengecilkan perut setelah melahirkan ini sebenarnya sangat mudah dilakukan di rumah. Diperlukan komitmen dan kesabaran agar perut buncit dapat kembali seperti semula.

Sangat penting untuk mengetahui cara menyelamatkan diri dari gempa bumi yang tepat. Beberapa orang mungkin berpikir berlindung di bawah meja (di bawah permukaan meja) adalah tepat. Tapi sebenarnya ini tidak terlalu tepat.

Berlindung di sudut atau di bagian yang memiliki rasio segitiga adalah cara menyelamatkan diri dari gempa bumi yang lebih tepat. Sebab rasio segitiga memungkinkan sisi-sisinya saling menahan dan menepis puing yang jatuh dari atas.

Apa saja cara menyelamatkan diri dari gempa bumi lainnya yang harus dilakukan? Berikut ini penjelasannya, dilengkapi dengan cara sebelum dan sesudah menghadapi gempa.

Cara tepat menyelamatkan diri dari gempa bumi

Ada tiga kunci utama yang harus kamu lakuka, yakni lindungi, berilindung, dan tunggu.

  • Lindungi kepalamu atau seluruh tubuh jika memungkinkan dengan tangan dan lengan. Sementara itu, carilah tempat dengan sudut.
  • Tempat dengan sudut biasanya memiliki pondasi yang lebih kokoh. Kamu bisa berlindung di bawah sudut meja atau sudut dinding (bukan di bawah meja dan bukan pula berdiri diam di tengah ruangan).
  • Jika tidak sempat, segera meringkuk. Setelahnya tunggu hingga gempa berhenti. Lihatlah ke sekitarmu untuk memastikan jalan keluar aman.

Untuk mengurangi kemungkinan terluka, lakukan tindakan berikut:

  • Jika memungkinkan, dalam beberapa detik sebelum guncangan meningkat, segera menjauh dari kaca, benda yang digantung, rak buku, lemari dengan pintu yang dapat terbuka, atau perabot besar lainnya yang dapat jatuh.
  • Jika tersedia di dekatmu, ambil sesuatu untuk melindungi kepala dan wajah dari puing-puing yang berjatuhan dan pecahan kaca.
  • Jika kamu berada di dapur, segera matikan kompor dan segera berlindung saat ada tanda-tanda akan terjadi goncangan.
  • Jika kamu berada di dekat lift, segera rapatkan diri ke dinding lift. Hal ini karena pondasi lift terbuat dari baja kuat yang umumnya bisa menahan goncangan cukup keras. 
  • Bila kamu di dalam lift, listrik mungkin padam, dan sistem sprinkler mungkin menyala. Jika terjebak, tetaplah tenang dan segera hubungi layanan darurat. 
  • Menjauhlah dari bangunan, kabel utilitas, lubang pembuangan, dan saluran bahan bakar dan gas. Area di dekat dinding luar bangunan adalah tempat yang paling berbahaya. Jendela, fasad, dan detail arsitektur sering menjadi bagian pertama bangunan yang runtuh. Jauhi zona bahaya ini.
  • Jika Anda berada di dalam kendaraan yang bergerak, berhentilah secepat dan seaman mungkin. Pindahkan mobil Anda ke bahu atau tepi jalan, jauh dari tiang listrik, kabel di atas kepala, dan underpass atau overpass.
  • Tetap di dalam mobil dan setel rem parkir. Sebuah mobil mungkin bergoyang keras pada pegasnya, tetapi ini adalah tempat yang baik untuk tetap tinggal sampai guncangannya berhenti.

Yang harus dilakukan sebelum gempa bumi

Langkah-langkah yang kamu ambil sebelum gempa bumi mungkin memiliki dampak terbesar pada keselamatan dan perlindungan properti pribadimu. Tindakan pencegahan keamanan gempa ini meliputi:

  • Buat rencana keselamatan gempa untuk dirimu dan orang terkasih, termasuk hewan peliharaan, seperti P3K dan tenda.
  • Identifikasi tempat-tempat aman di setiap ruangan.
  • Latihan evakuasi secara berkala akan sangat membantu.
  • Buat atau beli perlengkapan keselamatan gempa.
  • Cari tahu apakah rumahmu membutuhkan perkuatan gempa dan memenuhi syarat untuk mendapatkan hibah.
  • Perabotan berat yang tidak diikat ke dinding atau furniture tinggi seperti foto berisiko jatuh, jadi periksa penempatannya secara berkala.
  • Berikan ruang antara perabit dengan lemari dan jendela, dan pastikan akses ke luar terbuka dan jauh dari kemungkinan lemari atau perabot yang jatuh.
  • Perhatikan keadaan bangunan, lingkungan, dan geografis tempat tinggalmu. Tinggal di bawah bukit atau di pinggiran sungai sangat tidak disarankan.

Tips aman setelah gempa bumi

  • Tetap tenang. Bantu orang lain jika kamu mampu.
  • Bersiaplah untuk gempa susulan.
  • Dengarkan radio atau televisi untuk informasi dari pihak berwenang. Ikuti instruksi mereka.
  • Kenakan sepatu yang kokoh dan pakaian pelindung untuk membantu mencegah cedera akibat serpihan, terutama pecahan kaca.
  • Periksa kerusakan struktural rumah dan bahaya lainnya. Jika kamu curiga atau ragu rumah tidak aman, jangan masuk kembali.
  • Jika harus meninggalkan rumah, bawa perlengkapan darurat dan barang-barang penting lainnya. Tinggalkan pesan dalam tampilan yang jelas missal di pintu, menunjukkan di mana kamu dapat ditemukan. Jangan buang makanan atau air karena persediaan dapat terbatas.
  • Jangan menyalakan korek api atau menyalakan sakelar lampu sampai kamu yakin tidak ada kebocoran gas atau tumpahan cairan yang mudah terbakar. Gunakan senter untuk memeriksa kondisi dan jangan matikan kecuali rusak. Gas yang bocor akan berbau.
  • Jika air ledeng masih tersedia segera setelah gempa, isilah bak mandi dan wadah lainnya untuk berjaga-jaga jika pasokan terputus. 
  • Jangan gunakan toilet jika ada saluran pembuangan yang rusak.
  • Bersihkan bahan berbahaya yang tumpah dengan hati-hati. Kenakan pelindung tangan dan mata yang tepat.
  • Periksa tetangga setelah merawat anggota rumahmu sendiri. Atur tindakan penyelamatan jika orang terjebak atau hubungi bantuan darurat jika kamu tidak dapat membantu mereka dengan aman.
  • Jika memiliki hewan peliharaan, cobalah untuk menemukan dan menghibur mereka. Jika kamu harus mengungsi, bawa mereka ke tempat penampungan ramah hewan peliharaan yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Waspadalah terhadap efek sekunder. Meskipun goncangan tanah merupakan sumber utama kerusakan akibat gempa, efek sekunder juga bisa sangat merusak. 
  • Efek sekunder dapat berupa tanah longsor, tanah berpasir yang jenuh menjadi lunak dan tidak stabil, banjir di dataran rendah dan tsunami yang menyapu garis pantai.

Cara agar ASI cepat keluar setelah melahirkan menjadi hal utama yang dicari para orangtua baru bahkan sebelum bayi lahir. Banyak orangtua yang khawatir akan ASI yang tidak lancar sesaat setelah melahirkan, karena hal ini menjadi kebutuhan paling utama. 

Tapi tenang saja, ibu bisa memberi makan bayi dengan beberapa tetes kolostrum (pre-ASI) kalaupun ASI murni belum keluar. Umumnya kolostrum akan beralih ke ASI matang sekitar 2-5 hari setelah melahirkan. Namun beberapa ibu juga membutuhkan waktu lebih lama.

Penyebab ASI tidak keluar setelah melahirkan

Tips puasa untuk ibu menyusui

Ibu mungkin merasa bersalah jika ASI tidak keluar sesuai harapan, hal ini bisa membuat cemas dan stress. Sebaiknya cari penyebabnya, bisa jadi ibu mengalami salah satu diantara penyebab berikut:

  • Kelahiran premature, terutama jika bayi perlu dipisahkan dari ibu segera setelah lahir.
  • Ibu memiliki penyakit tertentu seperti diabetes atau sindrom ovarium polikistik (PCOS).
  • Ibu mengalami obesitas.
  • Ibu pernah/memiliki infeksi atau penyakit yang meliputi demam.
  • Proses melahirkan secara caesar.
  • Ibu memiliki masalah tiroid.
  • Ibu mengalami kelahiran traumatis atau perdarahan postpartum.

Yuk, Konsumsi Makanan dan Minuman Ini Agar ASI Keluar Setelah Melahirkan!

Cara normal mengeluarkan ASI

Ada beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan ASI secara normal atau alami, seperti:

Stimulasi payudara

Stimulasi payudara dapat membantu meningkatkan jumlah ASI dan mengaktifkan reseptor. Ibu bisa melakukan pijat payudara atau pompa dengan alat khusus. Pijat payudara juga dapat membantu merelaksASI otot yang tegang.

Minum banyak air dan tidur sebanyak mungkin

ASI mengandung banyak air, jadi hanya dengan menambah asupan air yang mungkin dapat meningkatkan jumlah ASI. Banyak wanita menemukan bahwa mereka menghASIlkan lebih banyak susu setelah tidur, karena itu memberi tubuh kesempatan untuk rileks dan membuat hormon penghASIl susu bekerja optimal.

Temukan cara untuk mengurangi stres

Lakukan teknik dan aktivitas pengurangan stres yang sehat. Seperti latihan pernapasan, yoga, olahraga ringan, ngobrol, serta perawatan diri dan relaksASI. Belajar menyusui bisa jadi hal yang menantang dan membuat ibu mudah stress, sehingga berpengaruh pada jumlah ASI.

Makan dengan baik

Tahukah kamu bahwa ibu menyusui membutuhkan tambahan 500 kalori per hari? Produksi ASI adalah kerja keras! Pastikan ibu selalu memiliki energi yang cukup, terutama pada masa-masa pemulihan pasca melahirkan. Makan makanan yang lengkap dan fokus pada buah-buahan segar, sayuran, dan biji-bijian.

10 Tips Diet Setelah Melahirkan Dan Menu Rekomendasinya

Tips cepat mengeluarkan ASI setelah melahirkan

Lakukan beberapa tips berikut jika ingin cepat mengeluarkan ASI sesaat setelah melahirkan. Mungkin ibu sedang dalam persiapan menyambut kelahiran atau sudah melahirkan namun ASI tidak kunjung keluar. Ikuti beberapa tips berikut:

1. Menyusui saat golden hour

Golden hour disini berarti waktu sesaat setelah bayi dilahirkan. Biasanya pada saat itu bayi akan bangun, waspada, dan siap menyusu. KonsultASIkan kepada dokter atau bidan mengenai hal ini agar bayi langsung diposisikan untuk menyusu.

2. Lakukan sentuhan dengan bayi/skin-to-skin

Umumnya bayi sangat suka bersentuhan dengan ibu karena rasanya sama seperti saat mereka dalam kandungan. Skin-to-skin memungkinkan bayi untuk menyusu lebih sering karena dekat dengan payudara dan dapat mencium bau ASI. Plus, cara ini juga meningkatkan hormon pembuat susu dan mengurangi tangisan bayi.

3. Gunakan bantuan pompa ASI rumah sakit

Jika ASI tidak keluar sesaat setelah melahirkan, ibu bisa minta bantuan pompa ASI khusus. Jenis pompa ini memiliki daya hisap ekstra yang dapat membuat perbedaan besar seperti jumlah ASI dan efek rangsangan yang diberikan. Hal ini dapat memberi peningkatan yang signifikan dalam jumlah ASI yang dihASIlkan ibu hingga beberapa waktu kedepan. 

Daftar Makanan untuk Ibu Menyusui agar Bayi Cepat Gemuk

4. Keluarkan ASI sesering mungkin

Meskipun yang keluar hanya cairan yang sedikit, ibu tetap dianjurkan untuk mengeluarkan ASI setidaknya setiap 2-3 jam sekali. Hal ini memang akan melelahkan, tapi ingat bahwa cara ini sangat efektif untuk meningkatkan jumlah produksi ASI yang akan bermanfaat nantinya. Apalagi jika ASI mASIh belum lancar atau belum keluar sama sekali.

5. Konsumsi makanan penambah ASI

Semangkuk oatmeal sehari menjadi penambah susu tradisional yang juga sehat. Beberapa praktisi kesehatan alami juga menggunakan obat herbal seperti fenugreek dan asparagus liar untuk meningkatkan produksi ASI. Bagaimanapun, ibu harus mendapat rekomendASI dokter terlebih dahulu agar disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Selamat mencoba!

Semua ibu memiliki resiko terkena penyakit setelah melahirkan normal yang perlu penanganan serius. Kehamilan memang menjadi perjalanan yang panjang, berbagai perubahan pada tubuh akan dialami mulai dari sebelum hamil, selama hamil, bahkan setelah melahirkan hingga beberapa waktu kedepan.

Bahkan beberapa kasus mungkin beresiko menimbulkan komplikasi. Maka dari itu, ibu pasca melahirkan memerlukan cek kesehatan untuk mengetahui kondisinya secara pasti. Kesehatan ibu sangat penting karena masih banyak hal yang harus dilakukan setelah bayi lahir. 

7 jenis penyakit umum setelah melahirkan normal

Berikut adalah tujuh penyakit yang banyak dialami ibu pasca melahirkan:

1. Pendarahan berlebih

Beberapa ibu dapat mengalami pendarahan yang berlebihan setelah melahirkan. Hal ini umumnya terjadi karena adanya kendala saat proses persalinan seperti rahim terinfeksi, kelahiran kembar, persalinan terlalu lama, atau adanya robekan pada rahim.

2. Wasir 

Wasir menjadi penyakit umum yang dialami pasca melahirkan normal, karena ibu akan mengejan selama persalinan untuk mengeluarkan bayi. Beberapa kasus yang cukup parah disertai dengan sembelit dan pendarahan.

Moms, Ini 10 Cara Menghilangkan Wasir setelah Melahirkan

3. Infeksi rahim

Infeksi rahim umumnya terjadi karena masalah plasenta atau kantung ketuban. Hal ini cukup berbahaya karena menimbulkan gejala demam, vagina mengeluarkan cairan berbau, pembengkakan, dan jantung berdebar.

4. Infeksi ginjal

Ibu pasca melahirkan bisa resiko terkena infeksi ginjal karena bakteri dari kandung kemih yang menyebar. Kondisi ini biasanya terjadi pada minggu-minggu awal setelah persalinan. Beberapa gejalanya seperti buang air kecil terus menerus, sakit saat buang air kecil, demam, dan sakit punggung.

5. Infeksi payudara

penyebab benjolan di payudara

Kondisi ini disebut juga dengan Mastitis, payudara akan melunak dan membengkak sehingga terasa nyeri. Penyebabnya bisa datang dari bakteri, puting lecet, atau stress berlebih sehingga menurunkan kekebalan tubuh.

6. Inkontinensia urine

Kondisi dimana otot panggul tidak kuat lagi dan melemah, sehingga ibu akan lebih mudah buang air kecil. Gerakan yang menekan perut seperti batuk, bersin, dan tertawa akan sangat mudah membuat air kencing tidak terkontrol.

7.  Depresi pasca melahirkan

Kesehatan mental ibu setelah melahirkan tidak bisa dianggap sepele. Umumnya ibu akan mengalami baby blues syndrome di minggu-minggu pertama pasca persalinan. Suasana hati akan mudah berubah sehingga mengganggu kegiatan dalam merawat bayi.

Tanpa proses kelahiran normal terjadi infeksi

Infeksi pasca melahirkan bisa dialami oleh ibu yang melahirkan normal maupun caesar. Luka pasca operasi caesar memerlukan perawatan yang teliti untuk menghindari infeksi yang ditandai dengan luka membengkak, keluar nanah, nyeri, dan area luka memerah. 

Tidak hanya pada luka operasi, infeksi juga bisa terjadi pada rahim pasca operasi caesar. Umumnya ditandai dengan pendarahan, nyeri di area perut, keputihan berlebih, hingga demam. Proses persalinan caesar memiliki resiko infeksi yang lebih tinggi daripada persalinan normal.

Tips mempercepat pemulihan pasca melahirkan

kapan menstruasi setelah melahirkan

Ibu mungkin ingin mempercepat pemulihan pasca persalinan agar bisa beraktivitas seperti semula dan merawat bayi secara maksimal. Simak tips berikut agar tubuh lebih cepat pulih:

  • Istirahat yang cukup

Persalinan sesar maupun normal adalah proses melelahkan dan menyakitkan. Berikan tubuh istirahat yang cukup mulai dari 6-8 minggu agar pulih sepenuhnya. Mungkin hal ini akan sulit, ibu perlu bantuan orang lain untuk menjaga bayi agar dapat istirahat penuh.

  • Berhati-hati

Berhati-hatilah saat bepergian meskipun dirasa tubuh sudah fit. Ikuti tips berikut:

  • Hindari naik dan turun tangga sebanyak. Simpan semua yang dibutuhkan, seperti makanan dan persediaan untuk mengganti popok, di dekat ibu sehingga tidak perlu terlalu sering bangun.
  • Jangan mengangkat sesuatu yang lebih berat dari bayi. Mintalah bantuan dari pasangan, teman, atau anggota keluarga.
  • Setiap kali ingin bersin atau batuk, pegang perut untuk melindungi area sayatan atau area yang nyeri.
  1. Minum obat pereda nyeri

Tanyakan kepada dokter obat nyeri apa yang bisa diminum, terutama jika ibu sedang aktif menyusui. Mungkin dokter akan merekomendasikan obat bebas (OTC), seperti ibuprofen (Advil, Motrin) atau acetaminophen (Tylenol). Selain obat pereda nyeri, ibu juga dapat menggunakan bantalan pemanas untuk menghilangkan rasa tidak nyaman di area yang nyeri.

  • Fokus pada nutrisi 

Nutrisi yang baik sama pentingnya di bulan-bulan setelah melahirkan seperti saat sedang hamil. Jika ibu aktif menyusui, maka ibu masih menjadi sumber nutrisi utama bayi. Mengonsumsi berbagai makanan akan membuat bayi sehat dan membantu ibu menjadi lebih kuat.

Sebuah studi tahun 2017 menunjukkan bahwa makan buah dan sayuran saat menyusui memberikan rasa pada ASI yang meningkatkan kenikmatan dan konsumsi makanan anak saat mereka tumbuh.

Moms, Ini 4 Posisi Tidur Setelah Melahirkan Normal Dengan Jahitan

photo by: pexels

Perbedaan bau darah haid dan darah awal kehamilan sulit dideteksi. Darah haid mungkin sedikit lebih berbau ketika haid “sehat” sedang berlangsung. Selama haid, jumlah bau yang muncul juga berfluktuasi.

Haid sehat bisa berbau sedikit berbeda. Bahkan, kamu dapat mendeteksi bau logam yang disebabkan oleh zat besi dan bakteri. 

Cara membedakan bau darah haid dan darah awal kehamilan

Pendarahan selama awal kehamilan atau implantasi relatif umum dan tidak selalu berarti ada masalah – tetapi itu bisa menjadi tanda yang berbahaya. Baunya tidak seperti darah, dan hampir seperti logam namun tidak seintens darah haid atau bahkan tidak berbau sama sekali.

Sebaiknya tanyakan kepada dokter, karena itu bisa menjadi tanda infeksi jika bau pendarahan implantasi kamu berbau tidak sedap, bau amis, atau aroma manis.

Cara lain untuk mengenali kehamilan adalah melalui warna darah. Haid, betapapun berat atau ringannya, umumnya berwarna merah terang dan gelap (biasanya merah lebih gelap), terlepas dari volumenya.

Sementara pendarahan yang terkait dengan implantasi biasanya dapat dideteksi dalam warna pink muda hingga coklat tua.

Apa Penyebab Darah Haid Sedikit dan Berlendir? Ini Beragam Alasannya!

Pendarahan implantasi biasanya terjadi 1-2 minggu setelah pembuahan, yang sering kali terjadi sekitar waktu yang diharapkan seseorang untuk memulai haid. Meskipun pendarahan implantasi biasanya lebih ringan daripada aliran haid, beberapa wanita mungkin salah mengiranya sebagai haid yang sangat ringan.

Berbagai jenis bau haid dan penyebabnya

Berbagai jenis bau darah haid

Darah haid dapat memiliki bau yang berbeda berdasarkan berbagai faktor. Berikut ini adalah bau darah haid yang umum:

Logam 

Darah haid bisa memiliki bau logam, seperti koin tembaga. Ini biasanya karena adanya zat besi dalam darah dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, seharusnya tidak bertahan lebih lama setelah haid berakhir.

Busuk

Seseorang mungkin melihat bau busuk selama haid mereka, yang bisa menjadi tanda masalah. Jenis bau ini sering disebabkan oleh benda asing, seperti pembalut atau tampon, yang secara tidak sengaja tertinggal terlalu lama di vagina.

Manis

Bau manis pada darah haid kemungkinan disebabkan oleh lingkungan asam dan adanya bakteri di vagina.

Bau badan

Seseorang mungkin memperhatikan bau yang mirip dengan bau badan selama periode mereka. Hal ini disebabkan adanya kelenjar keringat apokrin di daerah genital.

Keringat apokrin bercampur dengan bakteri pada kulit untuk menghasilkan bau badan. Kelenjar melepaskan jenis keringat ini selama periode stres atau kecemasan. Berbeda dengan keringat yang hilang saat berolahraga, atau saat suhu tubuh sedang tinggi.

Amis 

Seseorang mungkin memperhatikan bau amis selama periode mereka dan juga di luar menstruasi. Bau ini sering dikaitkan dengan infeksi, seperti vaginosis bakteri atau trikomoniasis.

Vaginosis bakterial adalah infeksi vagina umum yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih bakteri di vagina. Faktor risiko vaginosis bakterial termasuk pasangan seks baru atau ganda dan douching. Vaginosis bakterial menghasilkan bau amis, yang lebih terasa selama menstruasi, karena darah meningkatkan alkalinitas vagina. 

Sementara trikomoniasis merupakan infeksi menular seksual. Trikomoniasis adalah infeksi protozoa yang dapat ditularkan seseorang ke orang lain melalui hubungan seks.

Seseorang dengan trikomoniasis mungkin memperhatikan bau amis yang tidak biasa dari vagina dan perubahan keputihan. Mereka mungkin juga merasakan gatal, terbakar, atau nyeri di area genital.

Baca juga: Perbedaan bau darah haid dan hamil.

13 Penyebab Darah Haid Sedikit dan Hanya 2 Hari, Apakah Berbahaya?

Tips agar darah haid tidak berbau

Terkadang, bau yang tidak biasa selama haid seseorang terkait dengan praktik kebersihan. Umumnya, bau darah haid tidak tercium oleh orang lain.

Agar terhindar dari bau tidak sedap mandilah setiap hari. Selain itu, selama haid, kamu gantilah pembalut setiap kali pergi ke kamar kecil atau mengganti tampon setiap beberapa jam.

Dokter tidak merekomendasikan penggunaan douche untuk membersihkan vagina. Douching dapat mengubah keseimbangan bakteri dan tingkat keasaman di vagina dan menyebabkan penumpukan bakteri berbahaya dan menyebabkan infeksi, seperti vaginosis bakteri atau infeksi jamur. 

Kamu juga bisa menggunakan pembalut organik dari Yoona yang dilengkapi teknologi anion strip untuk mengurangi bakteri penyebab bau. Pembalut organik Yoona juga dapat mencegah gatal dan iritasi saat menstruasi.

 

Komnas Perempuan mencatat pada tahun 2012, sedikitnya 4.336 kasus kekerasan seksual, dimana 2.920 kasus terjadi di ranah publik/masyarakat, dengan mayoritas merupakan perkosaan dan pelecehan seksual sebanyak 1.620.

Pasalnya, kekerasan seksual lebih sulit diungkap dan ditangani daripada kekerasan terhadap perempuan lainnya. Hal ini karena sering dikaitkan dengan konsep moralitas masyarakat. Oleh sebab itu, gerakan anti kekerasan seksual sangat penting dilakukan.

Terlebih, perempuan sering dianggap sebagai simbol kesucian dan kehormatan. Oleh karena itu, terkadang dipandang sebagai aib ketika mengalami kekerasan seksual, seperti pemerkosaan yang banyak korbannya memilih bungkam.

Lantas, apa sebenarnya anti kekerasan seksual? dan bagaimana cara mengatasinya? simak selengkapnya supaya kamu lebih waspada!

Apa saja yang termasuk dalam kekerasan seksual?

kekerasan verbal adalah

Istilah “kekerasan seksual” merupakan istilah non-hukum yang mencakup semua hal mencakup kejahatan seperti penyerangan seksual, pemerkosaan, dan pelecehan seksual.

Sebenarnya, pelecehan seksual dan kekerasan seksual merupakan dua hal berbeda. Jika pelecehan seksual adalah salah satu jenis kekerasan seksual. Sementara kekerasan seksual merupakan istilah yang cakupannya lebih luas dari pelecehan seksual.

Data dari Komnas Perempuan sendiri menyatakan bahwa ada setidaknya 15 perilaku yang termasuk dalam bentuk kekerasan seksual, antara lain:

  1. Memperkosa
  2. Intimidasi seksual termasuk ancaman atau percobaan pemerkosaan
  3. Pelecehan seksual
  4. Eksploitasi seksual
  5. Perdagangan perempuan untuk tujuan seksual
  6. Pelacuran paksa
  7. Perbudakan seksual
  8. Kawin paksa, termasuk cerai gantung
  9. Kehamilan paksa
  10. Aborsi paksa
  11. Kontrasepsi paksa seperti pemaksaan untuk tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual
  12. Penyiksaan seksual
  13. Hukuman yang tidak manusiawi dan seksual
  14. Praktik seksual yang merugikan perempuan seperti sunat pada perempuan

Masih ada beberapa contoh lain yang juga bisa dikategorikan sebagai kekerasan seksual dan bisa dialami tidak hanya oleh perempuan, tetapi juga anak-anak dan laki-laki, seperti:

  • Kekerasan seksual terhadap anak dan inses
  • Hubungan seksual paksa terhadap pasangan, termasuk istri atau suami dan pacar
  • Menyentuh atau melakukan kontak seksual tanpa persetujuan
  • Menyebarkan foto, video, atau gambar organ seksual atau tubuh telanjang seseorang kepada orang lain tanpa persetujuan orang tersebut
  • Masturbasi di depan umum
  • Mengintip atau menyaksikan seseorang atau pasangan yang melakukan aktivitas seksual tanpa sepengetahuan orang tersebut

Dengan mengetahui berbagai hal yang termasuk bentuk kekerasan seksual, kamu bisa menggalakkan gerakan anti kekerasan seksual di lingkungan kamu.

KDRT adalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Ini Dia Jenis-jenisnya

Di mana kekerasan seksual terjadi?

Sebuah survei nasional dari organisasi nirlaba Stop Street Harassment mengungkapkan bahwa pelecehan adalah aspek kehidupan bagi sebagian besar wanita dan hampir separuh pria.

Survei tersebut menanyakan apakah orang pernah mengalami pelecehan seksual di berbagai bidang, baik di rumah, di tempat umum, di transportasi, di sekolah, dan di tempat kerja.

Hasil survei akhirnya menemukan bahwa faktanya, 81% wanita dan 43% pria melaporkan mengalami beberapa bentuk pelecehan atau penyerangan seksual dalam hidupnya.

Dari data tersebut, kasus pelecehan seksual paling banyak terjadi di ruang publik sebanyak 66% perempuan, di tempat kerja (38%), dan di rumah (35%). Untuk laki-laki, lokasi yang paling sering dilaporkan adalah di tempat umum (19%), di sekolah (14%), dan untuk laki-laki 13%, di tempat kerja, dan rumah.

Jika kamu dilecehkan secara seksual, kamu dapat melaporkannya ke pihak berwenang setempat di tempat kerja, sekolah, maupun penegak hukum.

Catat! Ini 9 Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam UU TPKS

Bagaimana cara mengatasi kekerasan seksual?

Mengenal Apa itu Pelecehan Seksual
Apa itu pelecehan seksual?

Berikut berbagai cara yang bisa kamu lakukan sebagai bentuk anti kekerasan seksual di lingkungan sekitar, antara lain:

  1. Jangan salahkan korban pemerkosaan atas kekerasan yang telah dialami.
  2. Bertanggung jawab atas seksualitas kamu sendiri; jangan biarkan ditentukan oleh pasangan kamu, media, atau orang lain.
  3. Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan untuk membuat seseorang berhubungan seks dengan kamu.
  4. Jangan berpartisipasi dalam perilaku seksis dengan mengobjektifikasi atau menstereotipkan perempuan.
  5. Ajari semua orang yang kamu kenal tentang mitos dan realitas kekerasan seksual.
  6. Dukung perempuan dan laki-laki yang bekerja untuk mengakhiri kekerasan seksual dengan menyumbangkan waktu, maupun uang.
  7. Tantang gambar kekerasan terhadap perempuan dalam iklan, pornografi, gulat profesional, dan bentuk media lainnya.
  8. Lawan lelucon pemerkosaan yang ada di masyarakat

Tips Menghindari Kekerasan Terhadap Perempuan

Jika saudara, teman, atau kerabat memberitahu kamu bahwa dia pernah menjadi korban kekerasan seksual, pastikan kamu tidak tinggal diam.

Pernahkah kamu mendapati wasir setelah melahirkan? Wasir memang mengganggu, terutama saat ukurannya cukup besar dan dapat menyebabkan pendarahan.

Adalah normal bila muncul wasir setelah melahirkan. Ini merupakan reaksi normal tubuh sebelum dan setelah melahirkan, karena beberapa hal yang akan dijelaskan di bawah. 

Namun begitu, tidak semua orang mengalaminya. Apa penyebab wasir dan bagaimana cara mengatasinya? Baca penjelasannya di bawah ini.

Mengapa ada wasir setelah melahirkan?

Apa penyebab wasir

Wasir adalah pembengkakan pembuluh darah di rektum– bagian paling bawah dari usus besar. Saat pembuluh darah ini membengkak, kamu akan merasakan benjolan lunak, atau terkadang keras, di dalam rektum atau di sekitar anus. 

Wasir bisa sekecil kacang polong atau sebesar buah anggur. Wasir juga bisa menimbulkan rasa gatal atau sakit. Terkadang mereka menyebabkan pendarahan dubur, terutama saat buang air besar.

Kehamilan membuatmu lebih mungkin terkena wasir (dan pembengkakan pembuluh darah di bagian lain tubuh, seperti kaki) karena beberapa alasan.

Salah satunya adalah pertumbuhan rahim memberi tekanan pada pembuluh darah besar yang disebut vena cava inferior yang membawa darah dari kaki kembali ke jantung. 

Tekanan itu memperlambat aliran darah dari bagian bawah tubuh. Tekanan dari darah yang melambat menekan pembuluh darah di sekitar rektum dan membuatnya membengkak.

Pada saat yang sama, peningkatan hormon progesteron melemaskan dinding pembuluh darah, membuatnya lebih mudah membengkak. Progesteron juga memperlambat pergerakan makanan yang dicerna melalui saluran pencernaan (lambung dan usus). 

Tak Hanya Fungsi Seksual, Ini Peran Estrogen dan Progesteron Pada Wanita

Saat feses bergerak lebih lambat, lebih banyak air yang ditarik keluar dari feses, sehingga feses menjadi keras.

Sembelit (keluhan umum lainnya selama kehamilan) dapat menyebabkan wasir atau memperburuknya. Saat mengejan dengan keras, tubuh terutama bagian sekitar panggul akan tegang yang dapat menyebabkan wasir. 

Wasir sering terjadi selama kehamilan dan pada periode postpartum (setelah melahirkan). Biasanya wasir yang berkembang selama kehamilan akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

Selain itu, jika selama persalinan kamu mengejan terlalu keras, nah itu juga dapat menyebabkan wasir setelah lahir. Sekitar 40 persen wanita mengalami wasir atau robekan kecil di anus mereka yang disebut fisura setelah melahirkan.

Cara menghilangkan wasir setelah melahirkan

Kamu bisa melakukan beberapa hal ini untuk menghilangkan wasir setelah melahirkan. Ada beberapa cara untuk membantu meringankan ketidaknyamanan dari wasir setelah melahirkan, seperti cara-cara berikut.

  1. Makan diet tinggi serat. Cobalah untuk melunakkan feses dengan mengonsumsi makanan yang tinggi serat.
  2. Makanan berserat tinggi seperti sayuran brokoli dan kacang hijau, buah-buahan seperti pir dan apel, polong-polongan seperti lentil dan kacang hitam, serta sereal dan roti gandum utuh.
  3. Minum banyak air. Jika kamu menyusui, kamu memerlukan cukup banyak air sehari. Minumlah segelas air setiap kali kamu akan menyusui bayi.
  4. Berolahragalah. Cobalah untuk lebih banyak bergerak, meskipun hanya berjalan kaki singkat. Olahraga juga dapat membantu mencegah sembelit. Konsultasikn dengan dokter jika kamu ragu kapan bisa memulai olahraga.
  5. Jangan duduk terlalu lama. Duduk dalam waktu lama meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di anus. Sebaliknya, berbaringlah sebanyak mungkin, seperti saat menyusui.
  6. Gunakan bantal. Saat harus duduk, duduklah di atas bantal atau busa donat.
  7. Terapkan es. Sebuah studi terhadap 200 wanita pascapersalinan menemukan bahwa bantalan gel dingin menghilangkan rasa sakit selama pemulihan dan meningkatkan kenyamanan mereka.
  8. Terapkan kompres es selama 20 hingga 30 menit, beberapa kali sehari. Bungkus kompres es dengan kain agar tidak bersentuhan langsung dengan kulit.
  9. Gunakan witch hazel. Witch hazel (sejenis tanaman obat) dapat membantu mengurangi pembengkakan dan meredakan wasir. Simpan witch hazel di lemari es. Terapkan menggunakan bola kapas atau pembalut. Kamu juga bisa menambahkan sedikit witch hazel saat berendam di bak mandi.
  10. Rendam air hangat. Berendam di bak mandi atau mandi sitz. Isi bak mandi dengan air hangat (bukan panas). Hanya perlu beberapa inci air untuk mandi sitz. Rendam selama sekitar 15 menit, beberapa kali sehari. Ini akan membantu wasir Anda menyusut.
  11. Pelunak feses. Bicaralah dengan dokter tentang penggunaan pelunak feses untuk meredakan nyeri saat buang air besar. Pelunak feses membuat feses lebih mudah dikeluarkan dan umumnya dianggap aman selama dan setelah kehamilan.

Terkadang wasir setelah hamil membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sembuh. Sebagian besar kasus wasir postpartum membaik setelah beberapa hari atau minggu. Jika tidak, hubungi dokter Anda.

Ambeien Setelah Melahirkan, Bagaimana Mengatasinya?

Apa penyebab wasir setelah melahirkan tidak sembuh?

Wasir setelah melahirkan sama seperti masalah lain, seperti selulit pascapersalinan. Masalah ini biasanya berkembang selama trimester terakhir kehamilan dan saat persalinan, terutama persalinan pervaginam dengan mengejan lebih dari 20 menit.

Gejala wasir yang muncul setelah melahirkan mungkin berbeda dari satu wanita ke wanita lainnya, berdasarkan tingkat keparahan wasir, namun gejala umumnya meliputi gatal dan nyeri di daerah anus, benjolan sensitif di dekat anus, dan pendarahan saat buang air besar.

Haid merupakan siklus bulanan wanita. Haid terjadi pada masa produktif yakni masa pubertas hingga dewasa. Siklus haid sendiri umumnya terjadi 23-35 hari setiap bulannya dengan periode siklus 2-7 hari.

Banyak wanita yang merasa panik jika warna darahnya tidak seperti biasanya. Darah haid berwarna merah terang biasanya muncul pada awal siklus.

Namun lama kelamaan akan menjadi gelap seiring siklus haid berakhir. Yuk simak arti warna darah haid dan apa saja ciri dari haid yang normal? 

Arti warna darah haid

warna darah haid merah

Darah haid berwarna merah terang, pink, cokelat hingga hitam mungkin pernah dialami oleh sebagian besar wanita.

Arti warna darah haid sendiri sebenarnya bisa menjadi alarm yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui tanda kesehatan haid kamu.

Apakah ada arti tertentu dari setiap warna haid yang keluar pada periode menstruasi? Yuk simak artinya di bawah ini:

Merah menyala

Darah haid berwarna merah terang atau menyala sangat umum terjadi pada wanita, biasanya warna akan memudar dan menjadi gelap.

Jika warnanya terus muncul kemungkinan ada tanda infeksi seperti fibroid atau gonorrhea dan tanda awal kehamilan.

Merah muda

Warna darah pink atau merah muda biasanya merupakan darah haid pertama dan akhir siklus. Rendahnya kadar estrogen dalam tubuh menyebabkan warna darah merah muda.

Selain itu ada kemungkinan darah tersebut adalah darah nifas atau lochea yang biasanya muncul setelah ibu melahirkan anaknya.

Merah gelap

Selain warna darah haid merah terang, ada juga warna darah merah gelap. Darah warna gelap bisa berarti darah nifas. Warna ini juga dapat menjadi indikasi bahwa siklus akan segera berakhir.

Cokelat

Warna darah ini menjadi tanda bahwa progesterone rahim rendah. Butuh waktu yang cukup lama agar darah keluar dari tubuh sehingga cenderung berwarna coklat.

Orange

Jika warna darah menjadi orange, hal ini bisa menjadi tanda bahwa ada infeksi atau bakteri penyakit menular seksual. 

Abu-abu

Warna darah abu-abu hingga hitam dapat menjadi tanda infeksi pada area intim jika disertai dengan gatal pada organ vital, nyeri hingga demam.

Hitam

Warna darah hitam bisa terjadi karena darah sisa bulan sebelumnya baru keluar. Warna ini juga menjadi tanda bahwa siklus akan berakhir.

Namun tidak semua wanita mengalami ciri menstruasi yang sama. Kamu bisa segera memeriksakan diri ke dokter apabila ada warna darah berbeda disertai dengan gejala yang tidak bisa. Lalu bagaimana siklus haid yang normal?

Darah Haid Warna Pink Hingga Merah Menyala, Apa Artinya?

Bagaimana darah haid normal?

Darah haid berwarna merah terang atau menyala bisa menjadi tanda bahwa siklus baru dimulai. Selain itu rata-rata wanita mengalami siklus 23-35 hari dan ini menjadi waktu yang normal dialami oleh wanita setiap bulannya.

Haid memiliki periode sekitar dua hingga tujuh hari dan akan terus berulang kecuali wanita mengalami kehamilan dan masuk pada usia menopause.

Pada usia menopause, maka sel telur tidak dapat diproduksi kembali sehingga haid tidak terjadi.

Untuk mengetahui ciri-ciri haid yang normal yaitu dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini:

Durasi haid

penyebab keluar darah saat tidak haid

Durasi haid normal biasanya berlangsung 2 hingga 7 hari. Variasi volume darah akan disesuaikan dengan durasi haidnya.

Apabila lebih cepat kemungkinan darah akan keluar lebih banyak, begitu juga saat durasi hingga 7 hari akan disesuaikan volume darahnya. 

Namun pada beberapa wanita mengalami periode yang tidak normal seperti terlalu cepat atau lama, maka hal ini dapat segera dikonsultasikan ke dokter agar diketahui apa yang menjadi sebabnya. 

Menstruasi yang tidak cepat selesai bisa disebabkan berat badan berlebih, tiroid, pcos, pil kb dan sebab lainnya yang perlu mendapat tindakan dokter.

Apa Arti PMS Bagi Wanita? Kenali Tandanya dan Cara Mengatasinya!

Keputihan normal

Keputihan merupakan keluarnya cairan putih kental yang terjadi jelang siklus haid terjadi. Cairan yang normal yaitu tidak berbau, berwarna bening atau jernih dengan tekstur lengket atau kental.

Warna darah

Darah haid berwarna merah terang seperti ceri ranum umumnya merupakan warna haid yang normal.

Kekentalan dan volume darah juga dapat menjadi sebab warna darah bervariasi. Aliran darah yang cepat pada awal haid biasanya memunculkan warna merah terang dan jika akan berakhir, warnanya mulai menjadi gelap.

7 Warna Darah Haid yang Subur dan Normal, Penting Diamati!

Gejala haid

Pms biasanya dialami sebelum dan selama periode berlangsung. Ada beberapa gejala yang dapat dirasakan wanita seperti perubahan mood, jerawat, kram, nyeri payudara, ngidam, perut kembung.

Jika gejala yang dialami masih wajar dan bisa ditahan, maka hal tersebut masih normal dirasakan.

Perubahan warna darah dan gejala lain yang tiba-tiba kemungkinan akan kamu rasakan perbedaanya sehingga jika ada gejala haid yang belum pernah dirasakan, lebih baik segera hubungi petugas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Banyak wanita yang cenderung merasa panik saat mendapati warna darah haid yang berbeda dari biasanya. Apakah kamu juga mengalaminya, ladies?

Warna darah haid normal adalah merah, namun tidak jarang kamu mendapati darah haid warna pink, coklat hingga orange.

Apakah warna darah haid mempunyai arti tertentu? Yuk simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Warna darah haid normal

Menurut pakar kesehatan reproduksi wanita, warna darah haid yang normal adalah merah terang. Namun warna merah pada setiap wanita juga memiliki varians dan ronanya sendirinya.

Warna darah juga dipengaruhi oleh kekentalan darah, banyak darah sehingga hal lain yang dapat memengaruhi perubahan warnanya.

Siklus haid yang terjadi 2-7 hari juga dapat menjadi penyebab warna darah berubah karena aliran darah yang segar dan cukup deras cenderung berbeda dengan warna darah di akhir menstruasi. Yuk ketahui apa saja warna darah dan artinya!

Keluar Darah Seperti Haid Tapi Sedikit, Apa Penyebabnya?

Arti warna darah haid

warna darah haid yang subur

Warna darah selain menjadi tanda siklus menstruasi juga menjadi alarm agar kamu tetap waspada pada saat memperhatikan warna darah haid selama siklus menstruasi. Warna darah yang perlu kamu ketahui antara lain:

1. Merah muda atau pink

Warna darah merah muda merupakan indikasi data kadar estrogen dalam tubuh rendah. Umumnya darah merah muda akan keluar pada awal siklus dan menjelas siklus haid selesai.

Darah muda yang keluar bisa jadi tanda lokia atau darah nifas yang keluar setelah melahirkan.

2. Merah gelap

Warna darah gelap juga sering muncul pada saat nifas atau lokia. Warna darah ini sering muncul jika haid akan segera berakhir dan bukan suatu hal yang perlu kamu cemaskan jika tidak gejala yang menyertainya.

3. Merah menyala

Warna darah merah menyala sering terjadi saat awal siklus menstruasi. Lama-lama warna akan menjadi gelap dan memudar.

Kondisi warna darah merah menyala yang terus terjadi harus diwaspadai karena dapat menjadi tanda fibroids hingga penyakit gonorrhea. Warna darah merah menyala juga sering menjadi tanda awal pada wanita hamil.

Apa Arti PMS Bagi Wanita? Kenali Tandanya dan Cara Mengatasinya!

4. Darah cokelat

Darah coklat pada periode menstruasi bisa menjadi tanda kadar progesterone dalam rahim rendah.

Darah juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk keluar sehingga warnanya menjadi gelap. Warna coklat darah dapat menjadi tanda saat siklus akan berakhir segera.

5. Orange

Pernah mengalami darah haid warna orange, ladies? Hal ini harus kamu waspadai karena dapat menjadi tanda adanya infeksi menular seksual atau infeksi bakteri.

Lakukan pemeriksaan segera jika darah keluar dengan warna orange dan disertai gejala lain yang tidak biasa.

15 Tanda-Tanda Menstruasi Akan Segera Datang, Termasuk Mood Swing

6. Abu-abu

Infeksi pada rahim dapat membuat warna darah haid menjadi abu-abu kehitaman. Jika disertai dengan rasa gatal pada miss V, nyeri, demam dan gejala lain, segera lakukan pemeriksaan dengan petugas kesehatan.

7. Darah hitam

Tak perlu cemas dengan warna darah yang gelap hingga hitam. Hal ini menjadi tanda bahwa haid akan segera tuntas.

Warna darah hitam juga bisa dari sisa darah bulan sebelumnya dan baru keluar pada saat periode haid selanjutnya.

Sudah tahu kan apa arti dari warna haid kamu? Yuk sekarang cari tahu tanda jika haid kamu tidak normal!

7 Warna Darah Haid yang Subur dan Normal, Penting Diamati!

Ciri darah haid tidak normal

darah haid

Darah haid warna pink merupakan ciri darah haid yang normal. Siklus menstruasi normal biasanya terjadi 23-35 hari selama 2-7 hari.

Jika kamu mengalami siklus yang normal setiap bulan, maka tak perlu ada yang kamu khawatirkan. Berbeda halnya jika kamu mengalami beberapa hal dibawah ini:

1. Perdarahan berat

Pendarahan yang berat dapat menjadi tanda haid tidak normal apabila kamu membutuhkan penggantian pembalut lebih cepat dan lebih banyak dari biasanya.

Hal ini dapat menyebabkan menorrhagia dan memicu anemia, sesak napas hingga kelelahan. Jika volume yang keluar lebih banyak, segera hubungi petugas kesehatan.

2. Telat menstruasi

Wanita umumnya mempunyai siklus yang haid normal, yaitu sekitar 28 hari. Jika haid berhenti, ada beberapa alasan yang mempengaruhi.

Misalnya, kehamilan atau penggunaan kontrasepsi, penyakit, stres atau tanda menopause. Jika haid berhenti tanpa alasan khusus, kamu perlu segera memeriksakan diri ke dokter.

Berapa Lama Batas Telat Haid Tanda Kehamilan?

3. Siklus terlalu lama atau sebentar

Periode menstruasi umumnya 2-7 hari dan dapat terpengaruh oleh berbagai hal seperti kontrasepsi hormonal.

Beberapa penyebab durasi menjadi jauh lebih singkat atau lama bisa jadi pemicunya adalah penyakit seperti polip, fibroid atau hormon yang tidak seimbang.

4. Kram parah

Kram pada saat haid disebabkan kontraksi pada uterus. Kram dapat terjadi pada awal siklus atau berlangsung selama siklus.

Kram umumnya masih dapat diatasi, namun jika kram parah dan menyebabkan kamu tidak dapat beraktivitas, kamu perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter agar diberikan penanganan yang tepat.

5. Perdarahan di antara siklus

Bila terjadi perdarahan diantara siklus atau di sela periode menstruasi, penyebabnya bisa jadi perubahan karena kontrol kelahiran.

Namun ada juga beberapa penyakit medis lain yang menyebabkan perdarahan diantara siklus sehingga perlu mendapatkan penanganan dokter.

Keluar Darah Seperti Haid Tapi Sedikit, Apa Penyebabnya?

6. Nyeri pada payudara

Fluktuasi kadar hormon menyebabkan payudara menjadi lebih lunak selama haid. Terkadang ada rasa nyeri dan sakit pada area payudara.

Jika sakitnya lebih parah dari biasanya, ada kemungkinan gejala kanker yang perlu ditangani lebih lanjut oleh dokter.

7. Muntah hingga diare

Beberapa wanita mengalami muntah dan diare selama haid, namun jika gejalanya tampak normal kamu tidak perlu khawatir.

Diare dan muntah yang berlebih hingga menyebabkan dehidrasi perlu segera ditangani petugas kesehatan.

Darah haid warna pink, merah dan coklat memang terkadang dialami oleh sebagian besar wanita selama periode haid, jika ada tanda-tanda haid tidak normal, jangan segan untuk segera hubungi petugas kesehatan, ya!

Kista merupakan benjolan yang dapat tumbuh dimana saja. Umumnya kista bukan tumor ganas atau mempunyai sifat kanker sehingga tidak perlu terlalu dikhawatirkan. 

Kista dapat tumbuh di ovarium atau indung telur dengan gejala nyeri dan proses pembesaran kista yang lambar.

Rasa nyeri pada kista mungkin sering dirasakan wanita hampir sama seperti nyeri pada saat menstruasi. Yuk ketahui apakah warna darah haid penderita kista dan bagaimana membedakanya ciri-cirinya!

Apa itu kista?

Kebanyakan wanita menderita kista jinak dan hal ini merupakan hal yang wajar. Kista jinak tidak menimbulkan gejala yang berat atau penyakit yang parah.

Kista merupakan benjolan yang umumnya berisi cairan, semisolid, udara hingga zat lain. 

Menurut dari gejalanya, warna darah dari kista hampir sama dengan warna menstruasi sehingga banyak wanita mengabaikan gejala dari kista.

Darah kista yang keluar bersama dengan menstruasi terkadang memiliki warna dan tekstur yang sama. Kamu perlu tahu bagaimana gejala kista agar dapat membedakannya dengan mudah.

Baca juga:

Penyebab kista

Kista yang terjadi pada wanita dapat disebabkan karena beberapa kondisi, yaitu:

  • Tumor
  • Infeksi
  • Genetic
  • Cacat sel
  • Inflamasi kronis
  • Kelainan perkembangan embrio
  • Penyumbatan saluran tubuh
  • Cedera
  • Parasite

Penyakit Sistem Reproduksi Manusia, Wanita Rentan dengan Hal ini

Faktor risiko penyakit kista

Beberapa faktor resiko dari kista yang sering dialami oleh wanita yaitu:

Usia

Wanita dengan usia pubertas hingga menipis merupakan rentang usia dengan risiko paling tinggi untuk dapat terserang kista ovarium.

Hal ini disebabkan karena mereka mengalami menstruasi. Pada saat menstruasi, benjolan cairan umumnya terbentuk setiap bulanya dan bukan masalah karena dapat hilang dengan sendirinya. Kista jenis ini tidak menimbulkan gejala atau membesar.

PCOS

Wanita yang mengalami PCOS atau sindrom ovarium polikistik mengakibatkan produksi hormon bagi folikel lebih besar untuk dapat melepas sel telur.

Hal ini berisiko memicu benjolan pada ovarium. Pada wanita dengan PCOS, kista dapat mengganggu profuksi hormon dan menimbulkan banyak masalah.

Jangan Keliru, Ini Perbedaan PCO dan PCOS yang Wajib Kamu Ketahui!

Endometriosis

Benjolan cairan dapat terbentuk pada jaringan yang tumbuh di luar Rahim atau endometriosis. Penderitanya dapat mengalami rasa nyeri berkepanjangan, nyeri hebat saat menstruasi dan sakit pada saat berhubungan seksual.

Kemoterapi

Kanker payudara yang dialami oleh wanita dapat disembuhkan melalui kemoterapi dengan tamoxifen.

Namun, munculnya benjolan pada ovarium berpeluang tinggi sehingga menyebabkan kista. Benjolan dapat hilang setelah pengobatan selesai.

Penyubur kandungan

Beberapa jenis obat untuk penyubur kandungan dapat membantu pelepasan sel telur sehingga memengaruhi hormon.

Hal ini dapat meningkatkan risiko benjolan pada ovarium dan menyebabkan terbentuknya kista.

Apa saja gejala kista yang dapat dialami oleh wanita?

10 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah, Waspadai dan Segera Tangani!

Gejala kista

Kista memiliki gejala utama yaitu munculnya benjolan pada bagian tubuh tertentu. Beberapa kista tidak dapat dilihat perkembangan seperti kista yang tumbuh di ovarium dan payudara.

Pertumbuhan yang sangat lambat ada kista menyebabkan penderitanya kurang waspada sehingga muncul kista yang parah. Berikut gejala lain dari kista:

  • Nyeri karena kista mengalami infeksi
  • Keluar nanah dan darah dari benjolan dengan bau tidak sedap
  • Area kista berwarna kemarahan
  • Kesemuatan atau kaku pada area yang ditumbuhi kista
  • Demam
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah

Kista jinak pada wanita haid memang dapat pecah dan keluar bersama dengan darah.

Terkadang wanita menjadi bingung apakah itu darah menstruasi biasa atau darah kista. Yuk ketahui ciri-cirinya agar kamu bisa lebih waspada.

Warna Darah Haid Hitam, Normalkah?

Warna darah haid penderita kista

Warna darah haid penderita kista yang keluar umumnya hampir sama dengan warna menstruasi biasa. Darahnya memiliki warna dan tekstur yang serupa, namun yang membedakan adalah ciri kista dan gejalanya.

Kista pada saat menstruasi merupakan kista jinak yang dapat hilang dengan sendirinya. Ada beberapa ciri kista yang dapat dirasakan sehingga kamu tidak bingung lagi saat warna darah haid penderita kista berbeda dengan warna darah menstruasi biasa:

  • Perut kembung saat menstruasi
  • Mual muntah karena kista membesar
  • Sakit panggul terasa tumpul dan tajam
  • Demam akibat infeksi kista
  • Pendarahan
  • Lebih sering buang air

Umumnya kista jinak pada wanita tidak berbahaya dan dapat hilang tanpa perawatan.

Darah Haid Warna Pink Hingga Merah Menyala, Apa Artinya?

Namun jika kamu mengalami gejala yang parah dan merasa kesakitan baik pada saat menstruasi atau di luar di periode, segera datangi petugas medis agar dapat dilakukan penanganan.

Pemeriksaan kista sebagai Langkah awal deteksi jenisnya dapat dilakukan dengan usg transvunal, pemeriksaan panggul hingga tes laboratorium.

Pemeriksaan tes CA-125 dapat dilakukan jika ada potensi kanker dan pengobatan akan terus dilakukan hingga kista benar-benar sembuh.

Beberapa remaja yang baru mengalami haid mungkin akan bingung dengan warna yang darah yang keluar pada saat masa haid. Apakah warna tersebut normal?

Biasanya haid juga diikuti oleh gejala lain seperti kram, perubahan suasana hati hingga nyeri di bagian tubuh tertentu yang membuat mereka mungkin semakin khawatir.

Apa saja arti dari warna darah dan ciri haid yang normal? Tidak perlu khawatir, yuk simak penjelasan berikut ini.

Apa warna darah haid hari pertama?

Haid pertama setelah melahirkan

Warna haid hari pertama umumnya adalah merah terang atau merah menyala. Hal ini disebabkan karena aliran darah yang deras dan volume darah yang masih cukup banyak.

Darah haid warna merah tua atau merah gelap akan terlihat saat siklus mulai berakhir. Hal ini tentunya tidak perlu khawatirkan karena masih cukup normal.

Selain itu, bagi beberapa remaja perempuan yang baru saja mengalami haid, ada gejala atau tanda lain saat haid mulai terjadi selain darah yang keluar dari vagina, yaitu:

  • Terjadinya keputihan menjelang periode haid
  • Perubahan emosi atau suasana hati tidak menentu
  • Muncul flek berwarna coklat
  • Nafsu makan yang mulai meningkat
  • Tumbuh rambut pada area ketiak dan pubis
  • Perkembangan payudara yang lebih besar dan sensitif
  • Kram pada perut dan punggung

Gejala ini akan terus terjadi jika wanita masih dalam usia subur dan mengalami haid. Selain itu, kamu juga perlu tahu loh apa saja arti warna darah yang muncul saat periode haid. Apa saja artinya?

Jangan Keliru, Ini Warna Darah Haid Pertama yang Normal

Warna darah haid normal

Siklus haid pada wanita tidak selalu sama. Ada yang keluar berupa flek coklat pada hari pertama, ada juga darah merah segar menyala.

Warna darah merah terang biasanya muncul pada hari 1-2 periode karena aliran darah masih cukup lancar. Akibat volume darah dan kekentalan, warna darah akan berubah menjadi lebih gelap hingga haid selesai.

Beberapa warna darah haid yang cenderung masih normal, yaitu:

  • Merah. Warna darah merah ceri ranum muncul pada awal periode haid yang merupakan warna yang normal serta dialami oleh wanita.
  • Merah gelap. Darah merah gelap menjadi tanda bahwa siklus segera selesai dan warna darah ini terkadang juga menjadi tanda kehamilan.
  • Cokelat. Kadar progesterone yang rendah dalam rahim wanita terkadang menyebabkan darah menjadi berwarna coklat. Hal ini juga disebabkan darah membutuhkan warna yang lebih lama serta sebagai tanda bahwa periode segera berakhir.
  • Hitam. Warna darah hitam menjadi tanda siklus berakhir. Namun bagi beberapa wanita, warna darah ini dapat menjadi tanda jika ada penyumbatan vagina.
  • Pink. Warna darah haid pink terjadi karena darah bercampur dengan cairan dari serviks. Kadar estrogen dalam tubuh juga rendah serta sering terjadi pada pertengahan siklus.

Adakah warna yang pada saat periode haid yang perlu diwaspadai?

7 Warna Darah Haid yang Subur dan Normal, Penting Diamati!

Arti warna darah haid

Warna haid yang normal adalah darah haid warna merah tua atau merah menyala. Hal ini sering dialami oleh banyak wanita sehingga tidak perlu terlalu khawatir.

Aliran darah masih sangat segar dan cukup deras sehingga warnanya hampir seperti ceri ranum.

Namun, ada beberapa warna yang harus kamu perhatikan jika muncul pada periode menstruasi kamu, yaitu:

  • Warna darah merah yang terus terjadi sepanjang siklus. Hal ini dapat menjadi tanda bahwa kamu mengalami gejala fibroids atau infeksi gonorrhea.
  • Darah berwarna orange yang keluar selama periode perlu mendapat pemeriksaan karena bisa menjadi tanda infeksi menular seksual atau bakteri.
  • Warna darah merah abu sering menjadi tanda infeksi jika darah berbau tidak sedap.
  • Warna darah pink yang tidak segera hilang dapat menjadi tanda saat pola makan tidak sehat, anemia hingga berat badan yang turun secara signifikan sehingga perlu mendapatkan penanganan lebih cepat.

Baca juga:

Untuk remaja yang baru sama mengalami menstruasi ada baiknya segera bawa ke dokter jika mengalami beberapa hal di bawah ini:

  • Remaja yang belum mendapat menstruasi setelah berusia 15 tahun.
  • Tidak haid selama 4-5 minggu atau menstruasi tidak teratur.
  • Kram perut parah yang tidak membaik bahkan setelah konsumsi obat Pereda.
  • Darah keluar lebih banyak
  • Gejala haid mengganggu aktivitas

Darah haid warna merah tua hingga merah menyala umumnya menjadi warna saat haid hari pertama, tidak perlu panik jika warna darah masih normal dan biasa.

Namun yang perlu kamu waspadai adalah warna darah yang tidak sering terjadi pada periode menstruasi dan disertai dengan gejala tertentu.

Waktu tidur setiap orang bisa berbeda, tergantung pada usia dan aktivitas sehari-hari yang dilakukan. Bagi orang dewasa, setidaknya membutuhkan tidur selama 7-9 jam per hari. Kebiasaan begadang bisa menyebabkan seseorang tidak memenuhi kebutuhan jam tidur harian. Alhasil, berbagai efek buruk untuk tubuh hingga wajah juga akan dirasakan.

Yuk, langsung simak berbagai akibat begadang untuk tubuh tersebut.

Efek begadang bagi wanita

Cara memperbaiki pola tidur

Ada banyak alasan mengapa seseorang tidur lebih lambat atau begadang dari mulai pekerjaan, stres, hingga menonton film atau serial kesukaan. Namun, ternyata efek begadang juga sangat banyak, termasuk untuk wanita. 

Berikut beberapa efek begadang untuk wanita yang perlu kamu ketahui.

1. Memiliki risiko kesehatan yang lebih besar dari pria

Penelitian terbaru menunjukan bahwa wanita yang kurang tidur akibat begadang dapat mengalami risiko masalah kesehatan yang lebih besar dari pria.

Para peneliti di Duke University Medical Center, yang dipimpin oleh Edward Suarez, PhD, seorang profesor di departemen psikiatri dan ilmu perilaku, menemukan bahwa wanita yang melaporkan tidur tidak sehat mempunyai risiko terkena penyakit jantung, depresi hingga diabetes tipe 2 yang lebih tinggi.

Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Wanita: Apa Bedanya dengan Pria?

2. Menyebabkan tekanan darah tinggi

Pola tidur wanita yang buruk dengan berulang kali terbangun di malam hari memiliki kadar protein C-reaktif yang lebih tinggi dari pria. Selain itu, juga mengalami tanda atau gejala yang terkait dengan tekanan darah tinggi hingga penyakit jantung.

3. Berisiko terkena diabetes tipe 2

Kurang tidur juga dapat menyebabkan kerusakan pada toleransi glukosa pada tubuh dan membuat wanita berisiko terkena diabetes tipe 2. Selain itu, studi juga menunjukan bahwa wanita yang kurang tidur memiliki kadar gula dan insulin yang lebih tinggi dibanding pria.

4. Berat badan naik

Kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan nafsu makan yang dapat menyebabkan penambahan berat badan. Bahkan, dalam studi Duke menemukan jika wanita cenderung mengalami kenaikan berat badan yang lebih tinggi daripada pria yang disebabkan oleh masalah tidur.

5. Depresi

Menurut penelitian kurang tidur dapat berpengaruh buruk pada pikiran dan ingatan. Bahkan, menurut penelitian Suarez, mengungkapkan bahwa gangguan tidur berdampak pada marah hingga depresi yang lebih besar pada wanita.

Bahaya Begadang Saat Nonton Piala Dunia

efek begadang piala dunia

Akhir-akhir ini, karena efek piala dunia, banyak yang mengorbankan waktu tidur demi menonton pertandingan bola favorit. Nah, baik pada pria dan wanita, ada sejumlah bahaya begadang yang perlu diwaspadai, berikut beberapa bahaya.

1. Tekanan darah tinggi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kurang tidur juga dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi dibanding dengan orang yang tidak begarang. Cobalah untuk mengatur waktu tidur yang tepat. 

2. Penuaan dini

Saat kurang tidur tubuh akan menghasilkan hormon kortisol atau hormon stress yang lebih banyak. Hormon tersebut dapat merusak struktur kolagen yang berguna untuk menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. 

Ini sebabnya, sering begadang dapat menyebabkan penuaan dini, seperti menimbulkan garis kerutan dan bintik hitam di wajah.

3. Mudah lupa

Tidur sangat penting karena pada saat ini jaringan dan sel-sel saraf pada otak akan mengalami regenerasi. Jaringan otak yang sehat akan menjaga fungsi otak dengan baik. Selain itu, regenerasi juga akan memperkuat ingatan. 

Jika kurang tidur, maka sel dan jaringan otak sulit untuk diperbaiki dan lebih rentan sudak sehingga mengganggu fungsi otak. Alhasil, kamu bisa menjadi lebih mudah lupa dan sulit berkonsentrasi.

4. Penurunan fungsi otak

Begadang dapat dapat mengganggu penurunan fungsi otak sehingga konsentrasi dan kemampuan untuk memecahkan masalah menjadi menurun. Konsentrasi yang terganggu juga dapat menyebabkan risiko kecelakaan yang lebih tinggi.

5. Penurunan gairah seksual (libido)

Efek buruk begadang lainnya adalah penurunan gairah seksual. Ini karena tubuh yang mengantuk, lelah, stres, dan kekurangan energi yang membuat libido atau gairah seksual menjadi menurun.

6. Peningkatan risiko gangguan mental

Beberapa penelitian menunjukan begadang dapat menyebabkan gangguan tidur seperti insomnia dan dapat mengalami gangguan fungsi otak. Efeknya, risiko gangguan mental seperti gangguan cemas dan depresi menjadi lebih tinggi.

Apa Itu PTSD, Gangguan Mental Yang Diderita Lady Gaga Dan Ariana Grande?

Ciri jerawat begadang

jenis jerawat

Salah satu efek begadang adalah munculnya jerawat. Ada banyak faktor yang menyebabkan munculnya jerawat dan kurang tidur dapat menyebabkan kulit meradang dan memperburuk perkembangan jerawat karena tubuh yang lelah.

Kelelahan dapat menyebabkan tubuh lebih banyak memproduksi hormon kortisol yang berpengaruh pada insulin dan beberapa hormon lain yang berpengaruh pada warna kulit dan kondisi kulit. 

Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan testosteron pada wanita yang menyebabkan munculnya jerawat di dagu

Selain itu, kurang tidur suka dapat menyebabkan sekresi minyak berlebihan yang dapat menyumbat pori-pori dan sebabkan jerawat. 

Berikut beberapa ciri-ciri jerawat begadang:

  • Muncul di luar jadwal menstruasi
  • Timbul rasa gatal
  • Berkembang lebih banyak dan lebih memerah dibanding biasanya.
  • Muncul hanya jika kamu sedang begadang atau kurang tidur. Saat kamu mulai cukup tidur, jerawat berangsur berkurang.

Efek begadang bagi wajah

Selain jerawat seperti pada ulasan diatas, begadang juga memiliki banyak efek lain untuk kulit. Kulit menjadi dehidrasi, tampak pucat dan juga kemerahan.

Selain itu, kurang tidur juga dapat berpengaruh buruk pada keseimbangan pH kulit dan menurunkan kelembaban kulit hingga membuat cahaya kulit berkurang. Alhasil, kulit juga menjadi lebih kusam.

Ladies, Ini 5+ Langkah Mengatasi Kulit Kusam!

Apalagi, kurang tidur juga membuat tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan regenerasi kulit yang rusak akibat paparan sinar matahari. Artinya, kulit juga dapat mengalami tanda penuaan yang lebih cepat seperti munculnya garis halus dan perubahan warna kulit.

Diet setelah melahirkan untuk menurunkan berat badan nampaknya menjadi salah satu aktivitas yang cukup menantang bagi perempuan. Sebelum membahas lebih lanjut bagaimana cara diet setelah melahirkan, informasi berikut ini akan sangat berguna.

Kebanyakan wanita terlihat masih hamil 6-7 bulan setelah melahirkan. Bagian tengahnya akan tetap bulat, penuh, dan licin, seperti balon. Jadi, dibutuhkan waktu yang cukup lama bagi tubuh untuk menghilangkan perut hamil itu.

Namun jangan khawatir. Ini bukan berarti mustahil, terutama jika kamu mengikuti cara-cara berikut dan mengikuti arahan dokter dengan baik.

Tips diet setelah melahirkan

pcos diet

Pada bagian ini, Yoona telah disiapkan beberapa cara untuk mengurangi lemak perut dan diet setelah melahirkan.

  • Menyusui

Menyusui dapat memicu kontraksi di rahim dan dengan demikian membantu rahim untuk mencapai ukuran normalnya dengan mengecilkannya. Menyusui juga membakar kalori ekstra wanita bahkan tanpa berusaha keras. 

Ini artinya, menyusui bukan hanya bermanfaat untuk bayi, tapi juga untuk dirimu sendiri. Bila kamu akan mengurangi menyusui atau mulai menyapih, kamu harus melakukan upaya ekstra untuk membakar kalori.

  1. Pembungkus perut

Kamu bisa mencobanya dengan membungkus kain katun sederhana di sekitar perut atau menggunakan ikat pinggang yang dijual di pasaran.

Ini adalah cara yang paling kuno dan efektif untuk mengencangkan otot perut karena diyakini dapat membantu rahim untuk mendapatkan kembali ukuran normalnya lebih cepat. 

Pembungkus perut juga mnjadi pengobatan jitu untuk ibu baru dalam mengatasi sakit punggung atau masalah postur tubuh, yang biasanya berkembang pada perempuan setelah melahirkan. 

  • Hati-hati dengan karbohidrat

Hindari makanan seperti kue, permen, soda, keripik, dan cokelat. Kamu harus berhati-hati dengan konsumsi karbohidrat karena dapat diubah menjadi gula dan mengendap di area yang ‘ramah’ lemak. 

Cobalah mengisi dietmu dengan makanan sehat seperti biji-bijian dan produk susu rendah lemak. Sehingga lemak perut setelah hamil akan berkurang.

  • Teh hijau

Teh hijau adalah pilihan yang baik untuk mengecilkan perut karena diketahui dapat membantu proses pembakaran lemak. Meminumnya setelah berolahraga dapat sangat mengurangi lemak perut setelah kehamilan.

Yang terpenting, teh jenis ini mengandung antioksidan yang melindungi sel dari radikal bebas dan juga meningkatkan metabolisme tubuh, yang membantu penurunan berat badan.

Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan, Wajah, dan Saat Haid

  • Lakukan pijatan

Kamu dapat menargetkan pijatan pada area sarat selulit tertentu, yang membutuhkan lebih banyak perhatian. Memijat di area tersebut dapat mendistribusikan dan melepaskan lemak ke dalam tubuh untuk diserap. 

Pijat juga juga bermanfaat dalam meningkatkan metabolisme, dan metabolisme tubuh yang aktif berarti membakar nutrisi jauh lebih cepat, yang pada akhirnya akan menyebabkan berkurangnya lemak. Pijat bisa sangat bermanfaat jika dilakukan setelah olahraga atau aktivitas fisik lainnya.

  • Air Hangat

Segelas air hangat di pagi hari dapat membantu membuang racun di dalam tubuh. Minum air hangat juga meningkatkan suhu tubuh, yang karenanya meningkatkan laju metabolisme, dan peningkatan laju metabolisme membakar lebih banyak kalori. 

Cobalah minum air hangat setiap kali haus. Kamu juga bisa menambahkan lemon ke dalamnya, minum segelas air hangat dan lemon akan membantu pemecahan jaringan adiposa yang membantu mengurangi lemak perut setelah kehamilan.

  • Sertakan kubis dalam diet

Kubis adalah sumber serat makanan terbaik yang meningkatkan penyerapan nutrisi dan pada saat yang sama menjaga pergerakan usus yang sehat. Selain itu, ia tergolong sayuran rendah kalori yang kaya akan banyak vitamin esensial seperti riboflavin, asam pantotenat, dan thiamin.

Menambahkan kubis sayuran hijau dalam diet dapat membantumu mengurangi lemak perut pasca-kehamilan dalam banyak hal.

  • Kaya rasa dengan rempah-rempah

Rempah-rempah tidak hanya meningkatkan selera, tetapi juga dapat bekerja secara ajaib dalam mengurangi berat perut. Rempah-rempah seperti kayu manis, kunyit, merica, lada panjang membantu meningkatkan pencernaan dan mencegah penumpukan lemak di dalam tubuhmu.

  • Hindari stres

Stres menyebabkan pelepasan hormon stres kortisol ke dalam aliran darah, yang menyebabkan kelelahan, lekas marah, dan penambahan atau retensi berat badan. Kadar kortisol yang tinggi juga dapat meningkatkan keinginan akan makanan manis dan berlemak. 

Cobalah untuk tidur ketika bayimu tidur sebagai tidur tambahan, ini akan membantu tubuhmu untuk menghilangkan hormon stres dan membuatmu merasa lebih baik secara emosional.

  • Olahraga

Pergi ke gym mungkin perlu waktu lama, tetapi olahraga ringan seperti jalan kaki bisa langsung dimulai. Last but not least, mulailah melakukan beberapa latihan perut setelah menerima saran positif dari dokter. 

Jika tubuhmu sudah siap, rencanakan program latihan untuk otot perut. Kamu juga bisa mulai melakukan pranayama karena cukup bermanfaat dan efektif untuk mengencangkan otot perut. Saat berolahraga ingatlah untuk tidak berlebihan.

Waktu tepat untuk mulai diet melahirkan

Targetkan berat badan normalmu dapat dicapai antara 6 sampai 12 bulan setelah melahirkan. Sebagian besar wanita kehilangan setengah dari berat bayinya dalam 6 minggu setelah melahirkan (postpartum). Sisanya paling sering hilang selama beberapa bulan ke depan.

Tubuh membutuhkan waktu untuk pulih setelah melahirkan. Jika kamu menurunkan berat badan terlalu cepat setelah melahirkan, butuh waktu lebih lama bagimu untuk pulih. 

Beri dirimu waktu hingga pemeriksaan 6 minggu sebelum mencoba menurunkan berat badan. Jika kamu menyusui, tunggu sampai bayi berusia minimal 2 bulan dan suplai ASI normal sebelum mengurangi kalori secara drastis.

Usahakanlah untuk menurunkan berat badan sekitar satu setengah pon seminggu. Kamu dapat melakukan ini dengan makan makanan sehat dan menambahkan olahraga setelah diizinkan oleh penyedia layanan kesehatan untuk aktivitas fisik secara teratur.

8 Tips Diet Untuk Ibu Menyusui, Aman Dan Efektif!

Perempuan yang menyusui secara eksklusif membutuhkan sekitar 500 kalori lebih banyak per hari dibandingkan sebelum hamil. Dapatkan kalori ini dari pilihan sehat seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Jangan turun di bawah jumlah minimum kalori yang kamu butuhkan.

Penurunan berat badan yang terjadi terlalu cepat bisa membuat produksi ASI berkurang. Kehilangan sekitar satu setengah pon (670 gram) seminggu seharusnya tidak memengaruhi suplai ASI atau kesehatanmu.

Menyusui membuat tubuh membakar kalori yang membantumu menurunkan berat badan. Jika sabar, kamu mungkin akan terkejut melihat berapa banyak berat badan yang turun secara alami saat menyusui.

Menu diet setelah melahirkan

diet keto adalah

Diet postpartum tidak terlihat sangat berbeda dari pola makan sehat pada umumnya. Menu diet berikut ini akan sangat bagus untuk dietmu.

  • Biji-bijian utuh, seperti oat, quinoa, beras merah, dan roti gandum
  • Buah-buahan, seperti jeruk, beri, mangga, melon, apel, dan pisang
  • Protein tanpa lemak atau rendah lemak, termasuk ikan, unggas, tahu, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, lentil, edamame, dan daging sapi tanpa lemak
  • Sayuran, termasuk sayuran hijau, paprika, brokoli, alpukat, kangkung, ubi jalar, tomat, seledri, kubis dan wortel 
  • Susu rendah lemak atau bebas lemak, seperti yogurt, susu, keju, dan telur

Namun, ada beberapa nutrisi khusus yang mungkin perlu kamu pantau asupannya, seperti:

1. Asam lemak omega-3

Sama seperti pada kehamilan, wanita menyusui harus mengkonsumsi 8 sampai 12 ons ikan per minggu. Pilihlah varietas yang rendah merkuri dan tinggi asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA), seperti salmon, ikan teri, sarden, dan trout. 

2. Kolin

Perempuan yang menyusui membutuhkan lebih banyak kolin sekitar 550 miligram per hari, untuk mengisi kembali simpanan mereka sendiri dan memenuhi kebutuhan bayi. 

Sumber makanan kolin seperti: daging, unggas, ikan, susu, telur, sayuran silangan, kacang-kacangan, dan biji-bijian tertentu.

3. Yodium

Banyak perempuan yang menyusui tidak mendapatkan cukup mineral ini, terutama mereka yang tidak mengonsumsi susu, menghindari garam meja, merokok, atau makan banyak makanan yang menghambat asupan yodium (termasuk sayuran silangan tertentu). 

Yodium mendukung pertumbuhan bayi dan perkembangan otak. Perempuan yang menyusui harus mendapatkan 290 mikrogram yodium per hari, hampir dua kali lipat dari jumlah harian yang dibutuhkan saat pra-kehamilan sebesar 150 mikrogram. 

10 Makanan yang Mengandung Mineral dan Manfaatnya!

Seperempat sendok teh garam meja beryodium menyediakan 76 mikrogram, tetapi banyak merek garam laut tidak menambahkan yodium, jadi periksalah label nutrisinya. Sumber makanan yodium yang baik juga dapat ditemukan dalam makanan laut, rumput laut, susu, yogurt, dan keju.

Contoh rencana diet setelah melahirkan berikut ini bisa kamu coba.

  1. Sarapan. Oatmeal (1/2 hingga 3/4 cangkir) dengan susu rendah lemak. Tambahkan 1/2 cangkir melon untuk tambahan vitamin, potasium, dan serat.
  2. Makan siang. Tuna ringan (3 hingga 4 ons) dibuat dengan seledri dan telur rebus (untuk kolin) di atas roti gandum. Taburi dengan selada romaine yang renyah, sumber vitamin A yang baik, dan irisan tomat untuk vitamin C. 
  3. Makan malam. Tumis ayam atau sapi. Campurkan 2 ons daging dengan 1 cangkir sayuran, seperti brokoli, kol, paprika merah, dan wortel, bersama dengan 1/2 hingga 3/4 cangkir nasi merah matang.
  4. Makanan ringan. Pertahankan camilan dalam kisaran 200 hingga 300 kalori untuk meningkatkan energi di antara waktu makan. Cobalah yogurt Yunani rendah lemak dengan beri beku dan almond; irisan apel; atau smoothie dengan yogurt, buah dan bayam atau kangkung.

Jangan lupa untuk tetap minum cairan sepanjang hari, ya.

Buah pelancar bab atau buang air besar, setelah melahirkan dapat kamu temukan dengan mudah di pasaran. Buah seperti pir, jeruk, dan apel adalah beberapa darinya.

Secara umum, kamu dapat mengonsumsi buah yang mengandung banyak air dan serat untuk melancarkan pencernaan. Namun, ini tidak terbatas hanya pada buah segar, karena nyatanya ada beberapa buah kering yang juga bagus.

Apa saja buah pelancar bab setelah melahirkan? Ayo ketahui lebih banyak lewat ulasan berikut ini.

Penyebab sembelit setelah melahirkan

sembelit saat hamil

Sembelit pascapersalinan sangat umum terjadi karena tubuh dan sistem pencernaan bekerja untuk kembali normal setelah melahirkan.

Beberapa penyebabnya antara lain:

  • Dehidrasi – Bahkan saat kamu makan banyak serat, tubuh masih membutuhkan air agar kotoran bisa keluar dengan lancar.
  • Tidak cukup serat – Serat membantu membuat feses lebih besar yang membuatnya lebih mudah untuk dikeluarkan.
  • Obat pereda nyeri dan vitamin pascapersalinan, terutama suplemen zat besi
  • Stres
  • Perubahan dasar panggul – Jika melahirkan secara normal, otot dasar panggul telah meregang, yang juga dapat mempengaruhi otot-otot di rektum, menyebabkan lebih banyak kotoran daripada biasanya berkumpul di saluran pencernaan saat tubuh menyesuaikan kembali.
  • Wasir – Kelahiran pervaginam dapat menyebabkan wasir, yang meradang dan pembengkakan pembuluh darah di rektum dan anus. 
  • Hormon – Tubuh menyesuaikan dari hormon kehamilan ke kehidupan setelah melahirkan, dan perubahan yang cepat dapat memperlambat fungsi usus.
  • Perubahan pada rutinitas – Berkurangnya aktivitas, perubahan pola tidur, dan kurang olahraga adalah hal yang normal selama kehamilan dan setelah melahirkan, dan semuanya berpengaruh terhadap kinerja pencernaan.

BAB Berdarah saat Hamil? Yuk Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

10 buah pelancar bab

Susah bab atau sembelit biasa disebabkan kurangnya serat makanan dan cairan dalam makanan adalah dua penyebab yang menyebabkan sembelit. Berdasarkan Dietary Guidelines, beberapa buah ini bisa ibu hamil konsumsi untuk melancarkan bab.

1. Pir

Satu buah pir ukuran sedang mengandung sekitar 5,5 gram serat. Makan satu buah pir memberikan 20% dari Nilai kebutuhan harian serat (28 gram, berdasarkan diet 2.000 kalori per hari).

Pir mengandung serat tidak larut dan larut — keduanya penting untuk menjaga usus tetap sehat dan berfungsi dengan baik. 

Serat tidak larut ditemukan di kulit buah. Seratnya tidak larut dalam air dan membantu memindahkan feses di sepanjang usus. Sedangkan serat larut ditemukan dalam daging buah pir yang sedang-lunak, dan, bila dikombinasikan dengan air, membentuk gel yang menggembungkan feses.

Selain kaya serat, pir adalah pencahar alami karena kandungan fruktosa yang lebih tinggi dan adanya sorbitol, gula alkohol. Sorbitol tidak terserap dengan baik, menarik air ke usus besar, membuat tinja lunak dan mudah dikeluarkan.

2. Buah naga

manfaat buah naga

Buah naga datang dalam dua varietas umum: berkulit merah dan berkulit kuning. Kedua jenis tersebut memiliki daging berwarna putih dengan biji berwarna hitam, namun beberapa varietas berkulit merah juga memiliki daging berwarna merah tua.

Buah naga seberat 6 ons menyediakan hampir 5 gram serat, yaitu sekitar 18% dari nilai kebutuhan harian.

3. Apel

Satu apel ukuran sedang memiliki sekitar 4 gram serat, menyajikan 14% dari Nilai kebutuhan harian untuk serat.

Seperti pir, apel memiliki kandungan serat yang besar dari kulit apel, sejenis serat tidak larut, dan pektin, sejenis serat larut yang ada dalam daging. Sebuah studi mencatat bahwa pektin dapat mengurangi gejala sembelit dengan mengurangi waktu transit tinja — yaitu, mempercepat eliminasi.

4. Buah jeruk

Satu jeruk bali dan satu jeruk navel masing-masing mengandung sekitar 4 gram serat, atau sekitar 14% dari Nilai kebutuhan harian.

Seperti apel, buah jeruk memiliki serat larut dalam bentuk pektin yang membantu meringankan sembelit. Selain itu, buah jeruk memiliki naringenin flavonoid, yang dapat memberikan efek pencahar.

5. Kiwi

Kiwi termasuk buah berserat tinggi, menyediakan lebih dari 2 gram serat, sekitar 8% dari Nilai kebutuhan harian.

Satu studi menemukan bahwa makan dua kiwi per hari dapat membantu mengurangi waktu transit feses dan meningkatkan jumlah buang air besar. Studi lain mencatat bahwa kiwi dapat mengurangi ketidaknyamanan perut dan mencegah sembelit.

Kamu juga dapat mengonsumsi buah dalam bentuk jus. Pilihlah jus buah 100% tanpa tambahan gula dan konsumsilah tidak lebih dari 10 ons cairan per hari.

6. Pepaya

Pepaya sangat kaya akan air dan serat, dan terkenal karena kemampuannya membantu pencernaan secara keseluruhan. Varietas pepaya “formosa” mengandung lebih banyak sifat pencahar daripada pepaya biasa, karena memiliki hampir dua kali lipat jumlah serat (masing-masing 1,8g vs 1g, keduanya masih dalam jumlah yang cukup).

7. Plum

Buah plum kaya akan serat dan merupakan makanan yang baik untuk kesehatan usus. Setiap buah plum hitam memiliki sekitar 1,2 g serat, selain menyediakan fosfor, potasium, dan vitamin B bagi tubuh.

8. Jeruk

Jeruk kaya akan air, yang membantu menghidrasi usus dan feses. Mereka juga menyediakan banyak ampas tebu (bubur, kulit buah, dan biji), yang memiliki kandungan serat tinggi untuk melancarkan pencernaan. Satu jeruk mengandung sekitar 2,2 g serat.

9. Jambu

Meski tidak umum, jambu biji adalah salah satu buah yang memiliki kandungan serat tertinggi: 1 jambu biji menyediakan sekitar 2,5 g serat, jumlah yang sering ditemukan dalam 2 potong roti gandum.

10. Buah kering

Buah-buahan kering, seperti kurma, buah ara, prem, aprikot, dan kismis, adalah sumber serat makanan lain yang berfungsi sebagai pereda sembelit.

Berapa Kalori Buah Pir? Apakah Cocok Dikonsumsi Saat Diet?

Cara cegah sembelit setelah melahirkan

Kamu dapat mengurangi sembelit setelah melahirkan dengan tetap terhidrasi dan makan makanan berserat tinggi dalam minggu-minggu sebelum persalinan dan setelahnya. Selain itu, lakukan olahraga ringan agar semuanya tetap bergerak dan siapkan pelunak feses untuk jaga-jaga.

Tetap terhidrasi sangat penting untuk menghindari sembelit pascapersalinan dalam beberapa hari pertama setelah melahirkan.

Saluran pencernaanmu membutuhkan banyak air agar berfungsi dengan baik, jadi inilah saatnya untuk terhidrasi untuk membantu sistem pencernaan berjalan lancar, karena ini akan membuat kotoran lebih mudah dikeluarkan.

Minum air kelapa, yang tinggi potasium, juga bisa membantu. Cairan hangat, seperti teh herbal, di pagi hari juga bisa membuat banyak hal bergerak.

Berapa Kalori Air Kelapa? Segar dan Kaya Manfaat!

Sebelum melahirkan, ada baiknya mengisi rumah dengan makanan yang akan membantu buang air besar. Seperti plum, makanan berserat tinggi seperti sayuran hijau dan sereal gandum. Kamu juga dapat menambahkan suplemen serat ke dalam makanan untuk meningkatkan fungsi sistem pencernaan yang sehat.

Mengubah posisi tubuh saat bab untuk mengurangi beberapa tekanan juga dapat membantu. Coba angkat kaki dengan bangku kecil jika menggunakan toilet duduk.

Penting juga untuk bernapas di sela mengejan. Daripada menahan napas dan mencoba memaksanya, tarik napas dalam-dalam, dan hembuskan perlahan sambil mendorong dengan lembut.

Sembelit disertai rasa sakit terus-menerus, kembung parah, dan muntah harus menjadi perhatian. Segera hubungi dokter atau bidan jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut.

Your Cart

Belum ada Pesanan

Belum ada produk di keranjang

Order produk kami di halaman Shop

Lihat Shop