FREE ONGKIR MIN ORDER RP 125.000. CEK S&K

Ada beberapa cara mencegah kehamilan setelah melahirkan yang bisa kamu coba, baik oleh dirimu sendiri atau pun pasanganmu. Cara mencegah kehamilan setelah melahirkan secara umum masih sama dengan sebelum kehamilan.

Yuk simak apa saja!

Cara cegah kehamilan setelah melahirkan

berhubungan seks setelah melahirkan
Berhubungan seks setelah melahirkan

Banyak pasangan yang tak mau buru-buru hamil lagi. Bisa karena masalah kesehatan maupun finansial. Nah, ini beberapa cara cegah kehamilan setelah baru melahirkan.

1. Kontrasepsi hormonal

Metode hormonal tidak akan menyakiti kamu ataupun bayimu. Kamu dapat mulai menggunakan IUD suntik, implan, Skyla dan Mirena, dan beberapa jenis pil KB (disebut pil mini) segera setelah melahirkan.

Implan dan IUD sangat efektif, dan mencegah kehamilan selama beberapa tahun. Setelah metode ini diterapkan, kamu tidak perlu melakukan apa pun (seperti ingat untuk minum pil) agar terlindung dari kehamilan. Cara ini sangat berguna bagi orang tua baru yang sibuk.

Selama 3 minggu pertama setelah melahirkan, jangan menggunakan metode yang mengandung hormon estrogen, seperti pil atau cincin. Setelah 3 minggu, kamu dapat memulai salah satu dari metode ini.

KB Alami Setelah Melahirkan, Apakah Manjur?

2. Metode non-hormon 

Anda dapat dengan aman menggunakan kontrasepsi non-hormon saat menyusui. Hingga 6 bulan pertama setelah bayi lahir, kamu dapat mengandalkan ASI sebagai kontrasepsi jika kamu belum mendapatkan menstruasi dan tidak memberikan susu formula atau makanan lain pada bayi.

Pilihan kontrasepsi non-hormonal adalah kondom, kondom internal, kontrasepsi diafragma, dan tutup serviks.

3. Sterilisasi

Sterilisasi melihat serangkaian prosedur operasi. Beberapa jenis sterilisasi memungkinkan kamu atau pasangan tidak lagi memiliki anak. Bicarakan dengan dokter jenis sterilisasi yang tepat sesuai keperluanmu.

Ketahui 8 Efek Samping Kb Spiral Sebelum Memakainya

4. Pemberian ASI eksklusif

Meskipun dapat menunda ovulasi pada beberapa wanita, menyusui bukanlah metode pengendalian kelahiran yang efektif kecuali kamu mengikuti metode amenore laktasi (MAL). 

MAL merupakan metode pengendalian kelahiran yang cukup sulit karena memerlukan usaha yang cukup besar. Sebab dalam metode ini, pemberian ASI harus dilakukan maksimal sekali dalam empat jam, tak terkecuali di malam hari. 

Selain itu, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi. Di antaranya belum mengalami haid pasca melahirkan. Pada ibu yang menyusui secara eksklusif ovulasi tidak akan terjadi sampai 10 minggu pasca melahirkan.

5. Ejakulasi di luar

Coitus interuptus atau senggama terputus atau ejakulasi di luar dilakukan dengan mengeluarkan Mr P sebelum mencapai klimaks. Cara ini tidak terlalu efektif, karena pada kenyatannya sulit untuk mengontrol diri di saat-saat klimaks dan ada kemungkinan sperma keluar sebelum ejakulasi.

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Sendiri Yang Aman

Seberapa seseorang bisa hamil setelah melahirkan, apakah berisiko?

Terlepas dari cara melahirkan yang kamu pilih, melalui vagina atau operasi caesar, tubuhmu dapat hamil segera setelah melahirkan. Tubuhmu dapat berovulasi sebelum periode postpartum (setelah melahirkan) pertamamu berlalu, dan segera setelah berovulasi, kamu dapat hamil.

Sebenarnya, sangat disarankan untuk tidak berhubungan seks sebelum pemeriksaan enam minggu pasca melahirkan. Pertimbangkan kondisi tubuh dan psikologis pasca melahirkan untuk kesehatanmu.

Bahkan, meski kamu merasa sembuh secara fisik, faktanya tubuhmu sedang menyesuaikan diri dengan perubahan kadar hormon dan nutrisi.

Jika kamu hamil dalam waktu enam bulan setelah melahirkan, ada risiko komplikasi seperti:

  1. Cacat lahir
  2. Pembatasan pertumbuhan pada bayi
  3. Ketuban pecah dini
  4. Kelahiran prematur

Sementara hasilnya sedikit lebih baik jika kamu menunggu setidaknya enam bulan di antara kehamilan, menunggu setidaknya 18 bulan adalah yang terbaik. Hal ini memberi tubuh waktu untuk sembuh dan mengurangi risiko komplikasi. 

Jarak itu juga memberi kamu waktu untuk merencanakan kehamilan berikutnya dan menerima konseling prakonsepsi, yang mengurangi risiko komplikasi lebih jauh. 

Penting, Ketahui Efek Samping Postinor 2 terhadap Menstruasi

Sementara itu, kehamilan dengan jarak lebih dari lima tahun juga memiliki risiko, karena tubuhmu kemungkinan sudah ‘lupa’ tentang hamil, sehingga kondisi kehamilanmu kurang lebih akan sama seperti kehamilan pertama.

Jenis dan waktu yang tepat pakai kontrasepsi

Tidak semua metode kontrasepsi aman untuk semua wanita. Misalnya, beberapa metode sebaiknya tidak digunakan jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi).

Kamu bisa berdiskusi dengan dokter kandungan tentang metode mana yang cocok untukmu atau pasangan.

Kapan pun setelah kelahiran bayi, selama tidak memiliki risiko medis, kamu dapat menggunakan:

  • implan kontrasepsi (lebih dari 99% efektif)
  • suntikan kontrasepsi (lebih dari 99% efektif)
  • pil progestogen saja (99% efektif jika diminum dengan benar)
  • kondom pria (98% efektif jika digunakan dengan benar)
  • kondom wanita (95% efektif jika digunakan dengan benar)

Kamu juga dapat memilih untuk memasang IUD (alat kontrasepsi dalam rahim) (lebih dari 99% efektif), atau IUS (sistem intrauterin) (lebih dari 99% efektif) yang dipasang dalam waktu 48 jam setelah kelahiran.

Jika IUD atau IUS tidak dipasang dalam waktu 48 jam, biasanya kamu akan disarankan untuk menunggu hingga 4 minggu setelah melahirkan.

3 minggu setelah lahir

Jika kamu tidak menyusui dan ahli kesehatan kamu telah memeriksa bahwa kamu tidak memiliki faktor risiko medis untuk penggumpalan darah di pembuluh darah, kamu dapat mulai menggunakan:

  • pil kombinasi (lebih dari 99% efektif jika diminum dengan benar)
  • cincin vagina (lebih dari 99% efektif jika digunakan dengan benar)
  • patch kontrasepsi (lebih dari 99% efektif jika digunakan dengan benar)

Namun jika sedang menyusui, memiliki kondisi kesehatan tertentu, atau memiliki risiko penggumpalan darah, biasanya kamu akan disarankan untuk menunda penggunaan pil kombinasi, ring atau patch hingga setidaknya 6 minggu setelah melahirkan.

4 minggu setelah lahir

Jika tidak memasang IUD atau IUS dalam waktu 48 jam setelah melahirkan, kamu dapat memasangnya nanti. Namun biasanya akan disarankan untuk menunggu setidaknya 4 minggu setelah melahirkan.

6 minggu setelah lahir

Jika sedang menyusui atau mengalami kondisi medis tertentu selama kehamilan atau persalinan, kamu harus menunggu hingga setidaknya 6 minggu sebelum dapat menggunakan:

  • pil gabungan
  • cincin vagina
  • tambalan kontrasepsi

Kamu dapat mulai menggunakan kontrasepsi diafragma atau penutup (92% hingga 96% efektif jika digunakan dengan benar) sekitar 6 minggu setelah melahirkan. Kebanyakan dokter menganjurkan agar tidak memasukkan apa pun ke dalam vagina sampai pemeriksaan pertama.

Jika menggunakan kontrasepsi diafragma sebelum hamil, temui dokter setelah melahirkan untuk memastikannya masih terpasang dengan benar. Ini karena persalinan dan faktor lain, seperti kenaikan atau penurunan berat badan, bisa berarti kamu memerlukan ukuran yang berbeda.

Tulang bekerja dengan cara menopang tubuh dan memungkinkan kita untuk bergerak secara leluasa. 

Selain itu, tulang juga berfungsi untuk melindungi otak, jantung, dan organ lainnya dari cedera. Namun, hal tersebut akan berbeda pada seseorang yang mengalami osteogenesis imperfekta.

Osteogenesis imperfekta merupakan kelainan genetik dimana tulang menjadi mudah patah tanpa sebab yang pasti. Mengapa demikian? 

Yuk simak penjelasan lebih lengkapnya mengenai osteogenesis imperfekta dengan membaca artikel ini sampai bawah, ya.

Apa itu osteogenesis imperfekta?

Secara singkat, osteogenesis imperfekta atau OI adalah kelainan tulang bawaan dimana penderitanya akan memiliki tulang rapuh yang mudah patah, seringkali tanpa penyebab jelas.

Sebagian besar, kasus OI ini cukup ringan, tetapi ada juga yang mengakibatkan patah tulang. Dalam bentuk kasus parahnya, seseorang yang mengidap osteogenesis imperfekta dapat mengalami kondisi berikut ini.

  • Gangguan pendengaran
  • Gagal jantung
  • Masalah sumsum tulang belakang
  • Deformitas atau struktur kaki berubah permanen

OI terkadang dapat mengancam jiwa jika terjadi pada bayi sebelum atau yang baru lahir. Penyakit ini termasuk langka dan terjadi secara merata di antara pria dan wanita dari berbagai kelompok etnis.

Selain itu, OI juga terbagi ke beberapa tipe atau jenis. Ini dia penjelasan selengkapnya.

  1. Tipe I: Bentuk OI paling ringan dapat menyebabkan patah tulang atau kelemahan otot. Namun, tidak menyebabkan kelainan bentuk tulang.
  2. Tipe II: Bayi yang baru lahir dengan OI tipe II sering tidak bisa bernapas dan lebih sering meninggal di usia muda. Bahkan, dari sebelum lahir, tulang bayinya pun banyak yang mulai patah. 
  3. Tipe III: Di tahap III, bayi yang mengalami OI bisa patah tulang saat lahir hingga menyebabkan cacat fisik cukup parah.
  4. Tipe IV: Sedangkan di tipe IV ini, OI terbilang cukup parah karena tulang akan mudah patah. Biasanya, anak-anak dengan tipe ini mengalami patah tulang pertama sebelum pubertas. Orang dengan Tipe IV mungkin memiliki deformitas tulang ringan hingga sedang.

Penyebab osteogenesis imperfekta

Lantas, apa yang menjadi penyebab osteogenesis imperfekta? Pada dasarnya, OI dapat terjadi karena adanya mutasi atau perubahan gen. 

Mutasi ini terjadi secara sporadis atau acak. Singkatnya, sang bayi dapat mewarisi gen dari salah satu atau kedua orang tuanya sekaligus.

Jadi, orang tua yang memiliki gen ini akan mewariskan kepada anaknya. Nah, bayi yang lahir dengan OI akan memiliki masalah dalam membuat jaringan ikat karena kekurangan kolagen tipe I. 

Sebab, kolagen banyak ditemukan di tulang, ligamen, dan gigi untuk membantu menjaga tulang tetap kuat. 

Jika terjadi mutasi gen ini, tubuh mungkin tidak membuat kolagen yang cukup hingga akhirnya tulang bisa melemah.

Tanda dan gejala osteogenesis imperfekta

Singkatnya, tanda atau gejala pasti dari ostegonesis imperfekta adalah memiliki tulang yang lemah dan rapuh. 

Sementara beberapa orang hanya mengalami beberapa patah tulang sepanjang hidup, yang lain mengalami ratusan patah tulang. Buruknya, patah tulang dapat terjadi sebelum kelahiran.

Selain tulang yang lemah, ada berbagai gejala lainnya juga yang dapat dijadikan penanda lain untuk diwaspadai seperti:

  • Tulang panjang yang cacat atau bengkok
  • Bertubuh kecil
  • Mudah memar
  • Sendi kendur dan otot lemah
  • Munculnya sklera biru, ungu, atau abu-abu pada bagian putih mata
  • Wajah berbentuk segitiga
  • Tulang rusuk berbentuk tong
  • Tulang belakang melengkung
  • Tulang vertebra yang terkompresi
  • Gigi rapuh, cacat, atau berubah warna
  • Gangguan pendengaran
  • Kesulitan bernafas
  • Deformitas sendi panggul

Pengobatan osteogenesis imperfekta

Meskipun demikian, dokter tetap akan merekomendasikan beberapa jenis terapi untuk mengobati penyakit tulang rapuh.

Biasanya, latihan dan terapi fisik dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan tulang hingga mengurangi kemungkinan patah tulang. 

Kamu juga dapat melakukan hidroterapi atau gerakan dalam air yang bisa membantu menopang tulang saat berolahraga.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada obat pasti untuk penyakit tulang ini. Namun, beberapa jenis perawatan untuk penyakit tulang rapuh meliputi:

  • Terapi fisik dan okupasi untuk meningkatkan mobilitas dan kekuatan otot 
  • Obat bifosfonat untuk memperkuat tulang
  • Obat untuk mengurangi rasa sakit
  • Latihan berdampak rendah untuk membantu membangun tulang
  • Operasi untuk menempatkan batang di tulang 
  • Operasi rekonstruktif untuk memperbaiki kelainan bentuk tulang
  • Konseling kesehatan mental untuk membantu mengatasi masalah dengan citra tubuh

Itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang osteogenesis imperfekta yang cukup berbahaya. 

Namun, kebanyakan orang yang menerima perawatan suportif dan manajemen medis maksimal masih dapat menjalani hidup yang sehat dan produktif dengan rentang hidup rata-rata.

Pembalut setelah melahirkan atau disebut juga dengan masa nifas, menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan ibu pasca melahirkan. Memilih pembalut yang nyaman dan anti-bocor akan membuat ibu nyaman selama merawat bayi baru lahir.

Periode nifas mungkin akan sedikit lebih melelahkan, karena pendarahan akan lebih lama dan lebih banyak. Maka dari itu, ibu perlu memilih pembalut yang paling nyaman agar masa nifas tidak menjadi hal yang memberatkan. 

Apa itu pembalut setelah melahirkan?

cara menurunkan berat badan setelah melahirkan

Pembalut setelah melahirkan adalah pad khusus dapat membantu menyerap pendarahan yang deras sambil tetap membuat ibu nyaman dan aman saat pulih dari persalinan. Sebagian besar pembalut pasca persalinan dibuat dengan bahan lembut. 

Pendarahan ini adalah lapisan rahim yang membentuk lapisan bantalan di sekitar bayi selama dalam janin. Karena sudah tidak dibutuhkan lagi, maka akan luruh dalam bentuk jaringan darah dan keputihan. 

Apa Itu Darah yang Keluar dari Rahim Setelah Melahirkan?

Ibu mungkin menemukan darah penuh dengan gumpalan, dan alirannya sangat deras hingga tidak terkendali. Pengelupasan akan terus terjadi sampai semua lapisan rahim berlebih, dan sisa plasenta dilepaskan.

Kenyamanan pembalut sangat penting apalagi jika ibu memiliki jahitan. Akan ada rasa nyeri perineum pasca persalinan, nyeri umum, ketidaknyamanan, dan bengkak, setidaknya semua itu dapat diredam dengan menggunakan pembalut yang nyaman.

Pembalut melahirkan juga bisa berguna sebelum melahirkan, terutama saat usia kehamilan 9 bulan atau menjelang persalinan. Beberapa orang menggunakan pembalut ini saat bepergian ke rumah sakit atau untuk mencegah kebocoran manakala terjadi ketuban pecah di luar dugaan. 

klaim pembalut yoona gratis

Perbedaan pembalut melahirkan dan pembalut biasa

macam-macam-pembalut
macam-macam-pembalut

Pembalut melahirkan mungkin sekilas terlihat sama saja dengan pembalut yang biasa kamu gunakan saat menstruasi. Namun ternyata keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan, loh! 

Perbedaan utama antara pembalut normal dan pembalut bersalin adalah pembalut biasa tidak dirancang untuk mengalirkan aliran yang sangat deras atau tidak bahkan menyerap begitu banyak gumpalan darah. Volume darah pasca kehamilan meningkat 20-50 ml.

Pendarahan akan jauh lebih berat daripada pendarahan menstruasi, terutama selama 10 hari pertama. Pembalut bersalin cenderung lebih tebal dan lebih menyerap, menampung lebih banyak cairan daripada bantalan menstruasi biasa. Ukuranya juga cenderung lebih panjang dan lebar di bagian belakang, dengan sayap untuk keamanan tambahan.

Pembalut melahirkan umumnya tidak bisa digantikan oleh tampon atau menstrual cup. Selain lebih menyerap, pembalut juga akan memberikan rasa nyaman pasca tindakan persalinan seperti robekan atau luka di dalam atau di sekitar vagina. 

Haid Pertama Setelah Melahirkan, Apakah Akan Ada Bedanya?

Tips beli pembalut setelah melahirkan 

Setelah melahirkan, perdarahan postpartum bisa menjadi berat dan tidak nyaman. Jika kamu masih bingung harus memilih pembalut bersalin yang seperti apa, simak beberapa tips berikut:

1. Lembut

Pembalut melahirkan harus sangat lembut dan nyaman di kulit. Setelah melahirkan, kamu mungkin mengalami nyeri dan kepekaan berlebih karena bengkak dan jahitan. Pastikan pembalut tidak membuat kulit iritasi.

2. Organik

Pembalut yang terbuat dari bahan organik dapat meminimalisir iritasi dan menjaga kenyamanan area vagina. Jika ingin mendapat manfaat dan kenyamanan lebih, kamu bisa memilih pembalut dengan anion yang dapat melepas ketegangan. 

Pembalut Organik, Pilihan Tepat untuk Kesehatan Wanita

3. Breathable

Pembalut postpartum harus bersifat breathable atau membuat kulit mudah bernapas. Sirkulasi yang baik dapat menjaga area vagina tetap kering, mencegah infeksi, dan mempercepat penyembuhan.

4. Mudah menyerap

Pendarahan setelah melahirkan bisa sangat berat selama beberapa hari pertama karena tubuh mengeluarkan jaringan dan darah dari rahim. Pembalut melahirkan dibuat khusus untuk menyerap pendarahan hebat, pastikan kamu membeli produk yang tepat. 

5. Fleksibel

Bantalan melahirkan harus fleksibel dan sesuai dengan tubuh, pembalut harus cegah bocor saat berbaring, duduk, berdiri, dan berjalan. Apalagi harus sambil merawat bayi baru lahir yang perlu banyak bergerak.

Selain bantalan yang kuat dan menopang, pilihlah pakaian dalam yang juga nyaman dan dapat menyangga pembalut agar tidak mudah geser. Pakaian dalam harus lebar di sekitar area vagina dan berpinggang tinggi untuk menjaga pembalut tetap di tempatnya.

Keputihan adalah cairan bening seperti lendir atau zat berwarna yang keluar dari vagina. Keputihan juga bisa terjadi sebelum, selama, dan di akhir kehamilan. Selama kehamilan, kamu mungkin melihatnya lebih sering dari biasanya, tetapi hal ini normal.

Setelah kamu menjalani proses melahirkan, baik secara normal maupun operasi caesar, umumnya kamu akan mengalami beberapa perubahan alami pada tubuh. Biasanya akan ada cairan dari vagina menyerupai keputihan. Keputihan yang normal ini bisa terjadi pada kamu setelah melahirkan.

Kondisi ini sering menjadi perhatian bagi sebagian orang, apakah cairan ini merupakan hal yang normal atau perlu diwaspadai? Sebenarnya, apa penyebab keputihan setelah melahirkan? Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Penyebab keputihan setelah melahirkan

tidak haid 1 bulan tapi keputihan
tidak haid 1 bulan tapi keputihan

Keputihan saat nifas sebenarnya bukan fenomena asing. Namun, tergantung pada berapa lama kamu berada di masa nifas, keputihan mungkin memiliki karakteristik dan warna yang berbeda.

Menurut sebuah penelitian yang ditulis dalam buku Pregnancy and Childbirth: A Holistic Approach to Massage and Bodywork, pada setiap tahap masa nifas kamu dapat mengalami:

  1. Lochia serosa: berwarna merah muda-coklat yang bertahan selama 5-6 hari. Lochia serosa mengandung darah merah, sel darah putih, bakteri, dan organisme lainnya.
  2. Lochia alba: sekret putih kekuningan yang muncul 10 hari hingga 4 minggu setelah melahirkan. Cairan ini banyak mengandung sel darah putih, lendir serviks, bakteri, dan organisme lainnya.
  3. Lochia rubra: darah nifas yang berwarna merah tua dan berlangsung selama 3 sampai 4 hari. Cairan yang keluar adalah darah segar yang bercampur dengan sel-sel dinding rahim (sel desidua). Darah nifas ini berbau seperti darah haid.

Keputihan kuning setelah melahirkan

keputihan saat hamil muda

Pendarahan ini awalnya berupa gumpalan darah, jaringan darah yang keluar dari lapisan rahim, dan bakteri kemudian berubah menjadi cairan encer berwarna merah, pink, hingga putih-kuning. Cairan ini dikenal sebagai lokia yang sering disalahartikan sebagai keputihan.

Lokia berasal dari saluran vagina dengan aroma yang menyerupai darah menstruasi. Lokia biasanya akan meningkat saat kamu bangun di pagi hari, aktif secara fisik, atau saat menyusui.

Jika kamu mengalami keputihan kuning, bisa jadi kamu sedang dalam fase lochia alba. Artinya, kamu telah melewati fase nifas yang mengeluarkan darah segar.

Penyebab dan Cara Mengobati Keputihan Seperti Ampas Tahu

Namun, keluarnya cairan berwarna kuning dan berbau setelah melahirkan juga bisa menandakan bahwa kamu mengalami kondisi, seperti:

Fistula: saluran kecil antara ujung usus dan kulit di dekat anus. Hal ini terjadi karena adanya infeksi di dekat anus sehingga jaringan di sekitarnya mengeluarkan nanah dan berbau.

Infeksi radang panggul: infeksi bakteri yang menyerang leher rahim, rahim, dan ovarium. Contohnya seperti keputihan disertai bau yang tidak sedap.

Penyakit menular seksual: seperti gonore, vaginosis bakteri, dan klamidia. Gejala dari ketiga penyakit ini adalah keluarnya lendir berwarna kekuningan yang berbau amis. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh hubungan seks yang tidak aman.

11 Cara Mengobati Keputihan Berwarna Kuning Secara Alami

Cara menghilangkan bau keputihan kuning setelah melahirkan

Cara hilangkan bau keputihan
Tips hilangkan bau keputihan

Pada dasarnya, kamu bisa menjaga kebersihan alat kelamin untuk mempercepat pemulihan area vagina setelah melahirkan.

Berikut cara membersihkan alat kelamin wanita dengan benar:

  1. Selalu menjaga vagina tetap kering dan bersih
  2. Gunakan celana dalam berbahan katun
  3. Selalu ganti pembalut setiap 4 jam
  4. Cuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh alat kelamin
  5. Jangan pakai celana ketat
  6. Membersihkan alat kelamin dari luar (dari alat kelamin ke anus) agar bakteri dari anus tidak terbawa ke alat kelamin.
  7. Selalu akukan seks yang aman untuk menghindari penyakit menular seksual.

Apakah keputihan setelah melahirkan berbahaya?

Umumnya, tidak berbahaya. Jika cairan berwarna merah terang muncul kembali setelah lokia berhenti, segera kurangi aktivitas kamu. Jika berlanjut selama beberapa hari, segera konsultasikan ke dokter atau bidan terdekat.

Keputihan Cair Seperti Air, Normal atau Berbahaya?

Beberapa hal tersebut juga perlu kamu perhatikan, dan konsultasikan ke dokter, antara lain:

  • Cairan masih merah terang hingga 4 hari setelah melahirkan
  • Keputihan berbau busuk atau disertai demam hingga menggigil
  • Pendarahan berat (perdarahan dengan gumpalan darah besar). Ini adalah tanda perdarahan postpartum dan membutuhkan bantuan segera.

Untuk mengobati keputihan yang berbau tidak sedap setelah melahirkan, selalu perhatikan kebersihan area kewanitaan kamu dan perbanyak minum air putih. Selain itu, hindari penggunaan produk pembersih vagina yang memiliki kandungan parfum.

Mengecilkan perut setelah melahirkan menjadi impian banyak ibu. Apalagi melihat artis yang umumnya cepat langsing kembali setelah melahirkan, terkadang membuat banyak orang iri.

Lain halnya dengan rahim yang akan mengecil dengan sendirinya, dibutuhkan usaha ekstra untuk mengecilkan perut setelah melahirkan agar kembali ke bentuk semula.

Dibutuhkan setidaknya enam hingga delapan minggu lagi untuk rahim berkontraksi dengan ukuran yang sama seperti sebelum kehamilan. Hal ini karena adanya cairan berlebih di tubuh kamu selama hamil, dan akan hilang secara perlahan.

Lantas, bagaimana cara mengecilkan perut setelah melahirkan tanpa korset? Yuk, simak berbagai cara mengecilkan perut yang aman di bawah ini.

10 cara agar rahim cepat mengecil pasca melahirkan

kram perut saat hamil muda

Cara mengecilkan perut saat melahirkan memang tidak bisa instan, kamu tetap membutuhkan proses yang mau tidak mau harus kamu lalui. Apa pun? berikut adalah 10 cara:

1. Pola makan sehat

Mengikuti diet sehat dapat membantu kamu kembali ke berat badan normal dalam beberapa bulan setelah melahirkan. Perbanyak makan buah, sayur, yogurt, dan juga makanan berserat tinggi seperti sereal agar sistem pencernaan tetap berjalan lancar.

2. Olahraga ringan

Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki dan peregangan bahkan di minggu-minggu awal setelah melahirkan. Olahraga ringan bisa menjadi cara mengecilkan perut setelah melahirkan tanpa korset yang bisa kamu lakukan.

Saat kamu akan olahraga, ikat kain atau tas dengan erat di sekitar perut kamu untuk menopangnya. Mulailah perlahan dan secara bertahap tingkatkan intensitasnya.

pola hidup sehat

3. Hindari kalori yang berlebihan

Seperti makanan yang tinggi gula, karbohidrat sederhana, dan lemak tidak sehat, hal-hal ini menyebabkan penambahan berat badan. Meski makanan berikut ini merupakan makanan favorit ibu seperti es krim, soda, kue kering, dan berbagai makanan penutup, namun bisa menyebabkan lemak menumpuk di perut.

4. Minum air secara teratur

Jangan anggap sepele, bahkan minum air putih secara teratur merupakan salah satu cara mengecilkan perut setelah melahirkan tanpa korset yang bisa kamu terapkan. Hal ini karena untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Cara ini sangat penting bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan.

Apalagi jika kamu sedang menyusui karena ASI yang diminum bayi membuat ibu membutuhkan lebih banyak cairan. Selain itu juga dapat mempercepat proses metabolisme tubuh sehingga pembakaran lemak dapat berjalan dengan maksimal. Ini adalah cara mengecilkan perut setelah melahirkan yang sangat aman dan murah.

5. Hindari makanan olahan

Cara lain untuk mengecilkan perut setelah melahirkan adalah dengan menghindari makanan olahan. Menghindari makanan olahan merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh ibu menyusui.

Menurut National Institutes of Health (NIH), makanan olahan mengandung kadar gula, lemak, garam, dan kalori yang tinggi yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Berbagai makanan olahan juga tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil saat menyusui bayinya.

6. Menyusui si kecil

Menyusui membantu kamu membakar lebih banyak kalori. Menyusui juga memicu kontraksi yang membantu mengecilkan rahim, yang dapat membantu kamu mendapatkan bentuk tubuh lebih cepat.

7. Konsumsi lebih banyak protein

Menurut American Journal of Clinical Nutrition, makan lebih banyak protein dapat membuat kamu merasa kenyang lebih lama, makan lebih sedikit, dan meningkatkan metabolisme kamu. Hal inilah yang bisa kamu terapkan sehari-hari untuk pola makan sebagai upaya salah satu cara mengecilkan perut setelah melahirkan tanpa korset.

Hasilnya, kamu bisa menurunkan berat badan. Kandungan protein tinggi dapat ditemukan pada telur, ikan rendah merkuri, kacang-kacangan, dan produk susu.

10 Tips Diet Setelah Melahirkan Dan Menu Rekomendasinya

8. Konsumsi makanan probiotik

Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Turku di Finlandia, makanan yang mengandung probiotik dapat membantu ibu mengecilkan perut setelah melahirkan.

Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa ibu yang mengonsumsi probiotik mengalami penurunan lemak perut.

9. Hindari makanan dan minuman manis

Kamu bisa mengurangi atau bahkan menghindari makanan manis karena tambahan gula pada makanan tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Sumber gula tambahan yang umum termasuk minuman ringan, jus buah kemasan, dan kue kering. Hindari jenis makanan tersebut agar kamu bisa mencapai berat badan ideal.

Cegah perut menggelambir saat hamil

Gaya hidup dan diet sehat dapat membantu meminimalkan risiko kelebihan berat badan terlalu cepat selama kehamilan. Menghindari kenaikan berat badan di luar jumlah yang disarankan dapat membantu mengurangi kemungkinan kulit kendur setelah kehamilan.

Menurut Office on Women’s Health (OWH) Trusted Source, wanita yang berolahraga selama kehamilan lebih mungkin untuk kembali ke berat badan sedang setelah melahirkan. OWH mencatat bahwa olahraga aman selama kehamilan, ketika wanita harus melakukan setidaknya 2,5 jam latihan aerobik intensitas sedang setiap minggu.

Beberapa latihan yang memperkuat dan mengencangkan otot perut, seperti Pilates dan yoga, juga aman dilakukan selama kehamilan. Kelas khusus untuk wanita hamil adalah pilihan yang paling aman.

Menurut Ahli, Ini 10 Buah Pelancar Bab Setelah Melahirkan

Apakah korset bisa mengecilkan perut setelah melahirkan?

Saat hamil, tubuh kamu berkembang dan meregang untuk mengakomodasi bayi. Organ bergerak keluar dari posisi normalnya, dan bahkan otot perut kamu terpisah untuk memberi ruang.

Namun setelah melahirkan, tubuh kamu perlu menggerakkan otot dan organ tersebut kembali ke posisi semula.

Jika dilakukan dengan benar, pengencangan perut yang diterapkan pada perut kamu dan di sekitar pinggul kamu dapat menopang dasar panggul kamu. Ini juga menawarkan kompresi lembut yang menahan otot dan ligamen dengan aman di tempatnya saat tubuh kamu sembuh.

Memang, cara mengecilkan perut setelah melahirkan tanpa korset cenderung aman dilakukan. Namun demikian, untuk lebih efektif kamu bisa menerapkan penggunaan korset setelah melahirkan asalkan, tidak terlalu ketat.

Masa subur umumnya terjadi setelah masa nifas berakhir. Pada masa subur atau dikenal dengan istilah ovulasi, wanita yang aktif secara seksual, tidak menggunakan alat kontrasepsi dan tidak mengalami kendala fisik lainnya berpotensi besar untuk hamil.

Masa nifas adalah masa pemulihan rahim setelah melahirkan. Umumnya masa nifas berlangsung selama 2 hingga 6 minggu setelah melahirkan, namun setiap wanita bisa berbeda-beda, tergantung kondisinya. Saat hari pertama masa nifas, akan ditandai adanya darah berwarna cerah disertai adanya gumpalan.

Seiring waktu, darah berubah menjadi merah muda atau coklat, kekuningan, atau bening. Nifas akan mulai berkurang dan berhenti dengan sendirinya. Kondisi ini biasanya berlangsung selama 4-6 minggu setelah melahirkan.

Masa subur atau ovulasi dapat terjadi pada sebagian besar wanita, yaitu enam minggu setelah melahirkan, jika wanita tersebut tidak menyusui bayinya. Lantas, kapan masa subur setelah melahirkan? lihat selengkapnya di bawah ini!

Masa subur setelah melahirkan

kalender masa subur

Kondisi ini biasanya berlangsung selama 4-6 minggu setelah melahirkan. Selanjutnya, kamu bisa mengalami masa subur setelah melahirkan. Masa subur atau ovulasi adalah saat dimana ovarium melepaskan sel telur untuk dibuahi. Jika sel telur tidak dibuahi, maka akan keluar bersama lapisan rahim dan darah saat menstruasi

Banyak hal yang mempengaruhi masa subur seorang wanita, seperti stres, gaya hidup, pola makan, kesehatan, hingga penggunaan alat kontrasepsi. Apalagi banyak perubahan yang akan Bunda alami setelah melahirkan.

Kondisi tubuh yang belum pulih sepenuhnya setelah melahirkan, perubahan pola tidur, dan kelelahan karena merawat si kecil juga akan mempengaruhi kembalinya masa subur.

Ladies, Ini 10+ Tips Agar Rahim Sehat Dan Subur

Kapan masa subur setelah melahirkan sebenarnya bisa bermacam-macam. Namun, periode ini biasanya terjadi antara 45-94 hari setelah melahirkan atau bahkan bisa turun lebih cepat, terutama pada ibu yang tidak menyusui.

Seberapa cepat kamu bisa hamil setelah melahirkan?

ibu hamil tua

Menurut para ahli kesehatan, kamu bisa hamil sedini tiga minggu setelah melahirkan. Itu berarti ovulasi dapat terjadi bahkan sebelum kamu menyelesaikan penyembuhan dari persalinan kamu.

Meskipun kemungkinan hamil lebih awal, kebanyakan wanita yang tidak menyusui tidak akan berovulasi sampai setelah enam minggu pascapersalinan.

Sebuah studi kritis tentang ovulasi pada wanita postpartum yang diterbitkan dalam Obstetrics and Gynecology pada tahun 2011 mengungkapkan bahwa hanya sejumlah kecil wanita yang berovulasi lebih awal setelah kehamilan.

Perlu diingat bahwa seks di minggu-minggu awal setelah melahirkan sangat tidak dianjurkan oleh dokter karena tubuh kamu belum sepenuhnya pulih. Setelah kamu dibersihkan oleh dokter kamu, ketahuilah bahwa bahkan hubungan seksual mungkin tidak nyaman.

NHS Inggris menyarankan untuk berjalan perlahan dan menggunakan pelumas, angkat bicara jika penetrasi terasa menyakitkan, dan jika rasa sakit berlanjut, konsultasikan dengan dokter kamu.

Kehamilan berturut-turut bisa jadi sulit bagi tubuh kita. Banyak penasihat medis menyarankan menunggu lebih dari setahun sebelum mencoba bayi lagi.

Naomi Swanson, MD dari University of New Mexico Health mengatakan bahwa “Hamil lagi masih dalam waktu 18 dan 6 bulan dari hamil sebelumnya bisa menimbulkan risiko lebih tinggi seperti berat badan bayi lebih kecil, dan prematur. Hal ini karena tubuh kamu tidak diberi waktu yang cukup untuk pulih sepenuhnya.

Seberapa cepat kamu akan hamil lagi tergantung pada apakah kamu menyusui atau tidak. Pasalnya, menyusi dan hormon yang ada pada produksi ASI mampu menekan adanya ovulasi. Berbeda halnya jika kamu tidak menyusui, ovulasi akan terjadi lagi sekitar enam minggu setelah pasca persalinan.

Satu tinjauan dari tahun 2011 menemukan, rata-rata, bahwa ovulasi kembali pada wanita yang tidak menyusui pada hari ke 74 pascapersalinan. Tetapi kisaran kapan masa subur setelah melahirkan ini sangat bervariasi. Idealnya, kamu harus menunggu setidaknya 12 bulan antara kehamilan, menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS.

Cara Menghitung Masa Subur Setelah Haid agar Tidak Hamil

Penelitian telah menemukan bahwa risiko kelahiran prematur atau bayi kamu lahir dengan berat badan lahir rendah meningkat untuk kesenjangan yang lebih pendek dari 6 bulan, dibandingkan dengan 18 hingga 23 bulan. Interval yang terlalu pendek (di bawah 18 bulan) dan terlalu lama (di atas 60 bulan) telah dikaitkan dengan hasil negatif bagi ibu dan bayi.

Pengaruh menyusui terhadap masa subur

Jika kamu menyusui secara eksklusif, menstruasi kamu mungkin tidak akan dimulai lagi sampai kamu berhenti menyusui atau sampai kamu berhenti menyusui di malam hari. Ini karena hormon yang menyebabkan tubuh kamu membuat ASI dapat menghentikan tubuh kamu membuat hormon yang mengontrol menstruasi kamu.

Ampuh Dan Efektif, Ini Cara Agar ASI Cepat Keluar Setelah Melahirkan

Jika kamu mengombinasikan ASI dengan susu formula, menstruasi pertama kamu bisa dimulai lagi sekitar 5-6 minggu setelah melahirkan.

Ketika bayi kamu mulai jarang menyusu (sekitar 3 kali sehari), kamu mungkin mulai ‘berbintik’. Bercak adalah menstruasi yang ringan dan tidak teratur yang biasanya muncul sebagai bercak darah.

Kapan masa subur setelah melahirkan? biasanya, sekitar 45-94 hari setelah melahirkan atau bahkan lebih cepat.

Selama atau setelah melakukan persalinan, akan ada banyak perubahan yang terjadi pada tubuh ibu, dan butuh waktu untuk pemulihan ke kondisi semula sebelum melahirkan. Pada bagian ini, kita akan membahas tentang menstruasi pasca persalinan. 

Saat mengandung, ibu hamil setidaknya tidak mengalami menstruasi selama sembilan bulan. 

Namun setelah melahirkan, mungkin muncul pertanyaan tentang apa yang akan terjadi dengan siklus menstruasi, seperti kapan menstruasi setelah melahirkan kembali normal? 

Ada banyak alasan mengapa menstruasi dapat berubah setelah melahirkan, seperti: 

  • Rahim membutuhkan waktu untuk kembali ke ukuran normal 
  • Perubahan tingkat hormon 
  • Aktivitas menyusui yang mempengaruhi kadar hormon 
  • Menstruasi setelah melahirkan mungkin dapat berbeda dari sebelumnya dimana gejala yang ditimbulkan lebih berat, seperti warna darah yang berbeda, ada lebih banyak gumpalan dari biasanya, atau mengalami kram yang lebih intens 

Kapan menstruasi setelah melahirkan kembali normal? 

Berdasarkan pernyataan artikel penelitian dalam The Green Journal yang mempelajari tentang kebidanan dan ginekologi, rata-rata kebanyakan wanita akan mengalami menstruasi pertama setelah 10 minggu pasca persalinan. 

Faktor utama yang mempengaruhi menstruasi adalah ovulasi, yaitu proses pecahnya sel telur dari indung melalui saluran telur menuju rahim. 

Nah, setelah wanita melahirkan, tubuh akan memproduksi hormon prolaktin dan oxytocin yang berperan dalam produksi ASI sekaligus menekan terjadinya ovulasi.

Apa aktivitas menyusui dapat mempengaruhi menstruasi? 

Kapan menstruasi kembali setelah melahirkan seringkali tergantung pada apakah wanita menyusui atau tidak.

Pada wanita yang tidak menyusui atau yang menyusui dengan jadwal tidak teratur, menstruasi cenderung lebih cepat kembali normal. 

Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Meskipun tidak ada waktu pasti, dapat dikatakan bahwa masalah hormonal adalah penyebabnya. 

Wanita yang menyusui secara rutin atau sering, dalam banyak kasus, tidak berovulasi. Hormon prolaktin yang memproduksi ASI dapat menekan hormon reproduksi.

Akibatnya, ovulasi tidak terjadi yang menyebabkan menstruasi tidak terjadi pula. 

Secara umum, inilah beberapa kondisi yang menggambarkan hubungan aktivitas menyusui dengan menstruasi:

  • Jika tidak menyusui, menstruasi rata-rata dapat dialami setelah enam hingga 12 minggu. 
  • Jika menyusui secara rutin atau sering, menstruasi kemungkinan baru dapat dialami kembali setelah kira-kira 24 minggu kemudian 
  • Jika menyusui sesekali, atau menggabungkan pemberian susu botol dan menyusui, ibu umumnya akan mengalami menstruasi kembali setelah enam hingga 12 minggu setelah melahirkan 

Hamil sebelum menstruasi kembali, bisa atau tidak? 

Setelah membahas tentang kapan menstruasi setelah melahirkan kembali normal, mungkin muncul pertanyaan baru, yaitu apakah bisa hamil sebelum menstruasi kembali? 

Faktanya, kehamilan sebelum menstruasi pasca persalinan adalah hal yang tidak biasa.

Meskipun begitu, menurut sumber dari National Health Service, kemungkinan kehamilan dapat terjadi kira-kira tiga minggu setelah melahirkan, bahkan jika menstruasi belum kembali normal. 

Terlepas dari apakah sedang menyusui atau tidak, tubuh akan melepaskan sel telur pasca persalinan pertamanya sebelum menstruasi.

Jika hubungan seks dilakukan, ada kemungkinan kehamilan bisa terjadi. Kehamilan juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas menyusui.

Di mana menurut sumber dari Association of Reproductive Health Professionals, setidaknya 1 dari 100 wanita akan hamil setiap tahun jika mereka memberikan ASI secara eksklusif. 

Meski menyusui mengurangi kesuburan, hal itu bukan penyebab utama yang mempengaruhi kehamilan. 

Apa saja gejala menstruasi setelah melahirkan yang patut diwaspadai? 

Karena proses kehamilan menghentikan proses menstruasi hingga berbulan-bulan, akan ada penyesuaian dan butuh waktu pemulihan untuk menstruasi kembali normal setelah melahirkan.

Dalam beberapa kasus, seseorang dapat mengalami gejala menstruasi yang patut diwaspadai, yaitu: 

  • Jumlah pendarahan yang banyak sehingga perlu mengganti pembalut setiap jam
  • Pendarahan yang disertai dengan rasa sakit yang tiba-tiba dan parah
  • Demam mendadak 
  • Pendarahan terus menerus selama lebih dari tujuh hari 
  • Adanya gumpalan darah yang lebih besar dari biasanya 
  • Keputihan yang berbau busuk 
  • Sakit kepala parah 
  • Kesulitan bernapas 
  • Nyeri saat buang air kecil

Setelah melahirkan, butuh waktu bagi tubuh terutama perut untuk pulih sepenuhnya dari kehamilan. 

Walaupun telah melakukan persalinan, beberapa wanita mungkin masih terlihat seperti hamil, dengan perut yang terlihat lebih bulat dari yang biasanya. 

Mengecilkan perut setelah melahirkan mungkin butuh waktu yang cukup lama. Meski demikian, kamu tetap bisa mendapatkannya dengan melakukan beberapa upaya.

Apa saja itu? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengecilkan perut setelah melahirkan? 

Dikutip dari artikel dalam MedlinePlus yang merupakan bagian dari National Library of Medicine, biasanya diperlukan waktu sekitar enam hingga 12 bulan untuk menurunkan berat badan yang bertambah selama kehamilan. 

Kecepatan yang dibutuhkan untuk mengecilkan perut setelah melahirkan mungkin bergantung pada: 

  • Usia Ibu 
  • Rencana diet dan rutinitas olahraga yang diikuti 
  • Ukuran bayi 
  • Berat badan yang bertambah selama kehamilan 

Setelah melahirkan, perut dan rahim akan mulai berkontraksi dan mengecil ke ukuran sebelum hamil sekitar 6-8 minggu. Tetapi untuk beberapa kasus, mungkin butuh waktu yang lebih lama. 

Kapan kamu mulai dapat mengecilkan perut setelah melahirkan? 

Setelah melahirkan, tubuh membutuhkan waktu untuk pulih. Jika menurunkan berat badan terlalu cepat setelah melahirkan, kamu akan butuh waktu lebih lama untuk pulih. 

Idealnya, beri waktu hingga minggu ke-6 pasca melahirkan sebelum mencoba menurunkan berat badan. 

Jika menyusui, tunggu sampai bayi berusia minimal 2 bulan dan suplai ASI normal sebelum mengurangi kalori secara drastis. 

Selain itu, ada beberapa anjuran yang disarankan jika ingin mengecilkan perut setelah melahirkan: 

  • Penurunan berat badan yang ideal adalah sekitar 0,6 kg seminggu, tidak lebih. Kamu dapat melakukan ini dengan makan makanan sehat dan menambahkan olahraga setelah diizinkan oleh penyedia layanan kesehatan untuk aktivitas fisik secara teratur 
  • Wanita yang menyusui secara eksklusif membutuhkan sekitar 500 kalori lebih banyak per hari dibandingkan sebelum hamil. Kalori ini didapatkan dari konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak
  • Jangan melakukan pengurangan drastis pada jumlah kalori minumum yang kamu butuhkan 

Bagaimana cara mengecilkan perut setelah melahirkan? 

Mengembalikan bentuk tubuh setelah melahirkan sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. 

Penelitian menunjukkan bahwa memulai program olahraga teratur segera setelah melahirkan tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, tetapi juga dapat membantu mengurangi risiko depresi pasca melahirkan. 

Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengecilkan perut setelah melahirkan dengan aman:

Menjaga pola makan 

Pola makan tidak hanya perlu dijaga saat melahirkan, namun juga setelah melahirkan. Berikut adalah tips menjaga pola makan setelah melahirkan:

  • Jangan melewatkan waktu makan 
  • Jangan melewatkan sarapan 
  • Makan 5 hingga 6 porsi kecil sehari dengan cemilan sehat sebagai selingan
  • Makan dengan pelan 
  • Minum sebanyak 12 gelas per hari 
  • Batasi minuman bersoda dan jus untuk mengurangi konsumsi gula
  • Kurangi makanan yang digoreng 

Kamu bisa mengganti cemilan berupa makanan ringan yang tinggi lemak dengan beberapa cemilan berikut yang mudah, enak, dan sehat: 

  • Sereal berserat tinggi untuk menjaga sistem pencernaan 
  • Sayur mayur dan buah-buahan 
  • Yogurt (tanpa tambahan gula) yang ditaburi granola atau buah kering

Berolahraga secara teratur 

Selain menjaga pola makan, olahraga juga tidak kalah penting untuk dilakukan lho, ladies.

Nah, berikut adalah beberapa gerakan yang akan membantu kamu mengurangi berat badan dan mengecilkan perut setelah melahirkan: 

  • Berjalan 

Berjalan adalah salah satu cara paling sederhana untuk memudahkan rutinitas kebugaran setelah melahirkan. Lakukan 20 hingga 30 menit, lima kali seminggu.Tingkatkan kecepatan secara bertahap setelah dua minggu kemudian. 

  • Lakukan latihan pernafasan perut 

Duduk tegak dan bernafas dalam-dalam untuk menghirup udara dari diafragma ke atas. Kencangkan dan pegang perutmu erat-erat saat menarik

napas dan rileks saat menghembuskan napas. Lakukan hal ini secara berulang. 

  • Melatih otot panggul 

Mulailah dengan posisi merangkak, jari kaki menyentuh lantai di belakang, lengan lurus ke bawah dari garis bahu, telapak tangan menyentuh lantai. Punggung harus rileks dan lurus. Tarik napas, buang, lalu tarik perut ke atas sambil membulatkan punggung dan menekan lengan. 

  • Latihan memutar tubuh 

Regangkan dan putar tubuh sambil berdiri tegak.Ulangi di kedua sisi, kiri dan kanan selama sekitar 10 hingga 15 menit. 

  • Planks 

Posisikan siku selebar bahu di lantai dan pertahankan posisi push-up. Tetap dalam posisi ini selama yang kamu bisa. 

  • Sit-up lantai 

Berbaring telentang dan letakkan tangan di belakang leher. Perlahan angkat kepala ke atas. Kamu juga dapat menyilangkan tangan satu sama lain di sisi perut dan melakukan sit-up. 

  • Angkat kaki 

Berbaring telentang dan coba angkat kedua kaki secara bersamaan. Tetap di posisi yang sama selama sekitar tiga hingga empat detik. Lepaskan kaki secara perlahan. Lakukan ini sebanyak 20 set dua kali sehari. 

  • Latihan menendang (flutter kicks

Berbaringlah di lantai dengan tangan diletakkan di bawah bokong. Gerakkan kaki ke atas dan ke bawah selama sekitar 30 detik. 

  • Bridging exercise 

Berbaring di lantai dengan lutut ditekuk. Letakkan tangan di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke bawah.

Angkat bokong dari lantai hingga lutut, pinggul, dan bahu membentuk garis lurus. Tahan posisi ini selama sekitar lima detik, lalu turunkan bokong perlahan dan kembali ke posisi semula. Biarkan otot rileks selama beberapa waktu dan ulangi. 

  • Olahraga lain 

Kamu juga bisa melakukan olahraga lain yang ringan untuk membantu mengecilkan perut setelah melahirkan, seperti: yoga, pilates, berenang, dll. 

Bagi banyak wanita, kehamilan menyebabkan perubahan permanen pada tubuh. Namun, beberapa cara seperti olahraga dan menjaga pola makan dapat membantu mengembalikan bentuk tubuh ke kondisi semula sebelum melahirkan.

Tetapi perlu dicatat, lakukan langkah ini secara bertahap dan perlahan, ya. 

Kamu mungkin sudah tidak asing dengan istilah gluten. Gluten biasanya digunakan untuk memberikan tekstur yang kenyal untuk adonan makanan.

Bahan ini memang tergolong aman untuk dikonsumsi. Meski demikian, gluten juga bisa berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, beberapa orang dengan kondisi medis tertentu tidak dapat mengonsumsi gluten. Karena itu, beberapa makanan diberi label bebas gluten atau gluten free.

Nah, biar lebih paham lebih detail mengenai makanan yang mengandung gluten, yuk baca artikel ini sampai selesai!

Apa itu gluten?

Gluten adalah protein yang ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian, gandum, dan sebagainya.

Umumnya gluten bersifat melekat untuk  membantu menjaga makanan tetap menempel serta menjaga bentuk makanan tersebut.

Dalam gluten, terdapat dua jenis protein utama, yaitu glutenin dan gliadin. Jika kamu mencampur gluten dengan air, protein gluten membentuk jaring lengket dengan tekstur seperti lem.

Elemen yang seperti lem ini biasanya membuat adonan makanan menjadi elastis dan memungkinkan roti mengembang saat dipanggang, serta membuatnya kenyal.

Berapa Kalori 1 Lembar Roti Gandum? Ternyata Segini!

Mengapa gluten harus dihindari?

Apa itu Gluten Free

Banyak ahli yang menyarankan untuk menghindari makanan yang mengandung gluten. Hal ini karena gluten dipercaya dapat membahayakan kesehatan. Ada beberapa efek  gluten yang perlu kamu ketahui, seperti:

Gangguan pencernaan

Pencernaan bisa terganggu jika kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gluten.

Peptida yang diserap dari makanan yang mengandung gluten membuat pencernaan bermasalah. Oleh karena itu, hindari atau kurangi bahan dengan kandungan gluten yaa!

Manfaat Tepung Tapioka, Ternyata Baik untuk Kesehatan

Malnutrisi

Selain masalah pencernaan, saat kamu terlalu sering makan makanan yang mengandung gluten, penyerapan beberapa nutrisi yang dibutuhkan tubuh akan berkurang.

Dampaknya, malnutrisi dapat terjadi. Bukan hanya itum beberapa organ dalam tubuhmu pun bisa mengalami malfungsi. 

Sakit tenggorokan

Organ lain yang terkena terlalu banyak gluten adalah tenggorokan. Kandungan gluten dapat mengiritasi tenggorokan dan membuatmu sulit makan. Tidak mau hal ini terjadi padamu,  kan?

Alergi

Beberapa orang rentan mengalami alergi karena konsumsi gluten. Hal ini dikarenakan senyawa peptida dalam gluten dapat menyebabkan tubuh menolak untuk menyerap gluten. Sehingga membuat tubuh rentan mengalami alergi.

Sesak napas

Selain gangguan pencernaan, gluten juga dapat mengganggu sistem pernapasan. Salah satunya membuat  kamu mengalami sesak napas.

Oleh karena itu, penderita asma atau sesak napas dianjurkan menghindari makanan yang mengandung gluten.

Makanan yang mengandung gluten

makanan yang mengandung banyak gluten

Nah, agar bisa mengurangi gluten masuk ke tubuhmu, kamu tentu wajib tahu daftar makanan yang mengandung gluten. Berikut beberapa di antaranya:

Oatmeal

Oatmeal mungkin merupakan salah satu pilihan menu sarapan yang banyak digemari. Selain cukup mengenyangkan, oatmeal juga kerap dicap sebagai makanan sehat.

Namun sayang, oatmeal mengandung kadar gluten yang cukup tinggi, sehingga kamu harus mengurangi konsumsi makanan yang satu ini.

Tapi jika kamu pecinta oatmeal, kamu tetap bisa mengonsumsinya dengan cara yang lebih sehat. Caranya dengan memilih produk oatmeal dengan label gluten free.

Makanan dengan kecap

Beberapa kuliner di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari kecap. Nah, bahan utama kecap adalah kacang kedelai  hitam.

Tapi dalam pembuatannya,  gandum juga digunakan untuk memastikan proses fermentasi bekerja dengan sempurna.

Nah, campuran gandum pada proses fermentasi sangat mempengaruhi rasa manis atau asin, sehingga membuat kecap menjadi makanan tinggi gluten.

Jadi, jika kamu sedang melakukan  diet bebas gluten, cek dulu komposisi  kecap yang biasanya ada di kemasannya untuk melihat apakah mengandung gandum atau tidak.

Roti

Sebagian besar roti dibuat dari tepung terigu, yang erat kaitannya dengan kandungan glutennya yang tinggi. Roti juga sering digunakan sebagai bahan utama junk food, seperti hamburger. 

Namun jangan khawatir, kini sudah ada beberapa produsen yang menggunakan tepung terigu bebas gluten.

Roti bebas gluten ini biasanya dibuat dengan tepung tapioka, tepung jagung, kelapa, atau almond. Cek  label kemasan untuk memastikan komposisinya. 

Baca juga:

Daging pada makanan cepat saji

Jika kamu ingin menghindari makanan yang mengandung gluten, ada baiknya kamu menjauhi bahan cepat saji yang mengandung isian daging.

Hal ini dikarenakan daging pada junk food (misal daging pada hamburger atau sandwich) mengandung kadar gluten yang tinggi. 

Pada beberapa kasus, daging yang dimasukkan ke makanan cepat saji mungkin  tidak mengandung gluten. 

Namun, pisau yang sama yang digunakan untuk memotong roti, keju, atau bahan tinggi gluten lainnya, membuat daging tersebut ‘tercemar’. 

Kentang goreng di restoran cepat saji

Secara alami, kentang merupakan jenis umbi yang tidak mengandung gluten. Hanya saja, restoran cepat saji biasanya menggunakan berbagai bumbu penyedap untuk ditaburkan ke kentang setelah digoreng. Inilah yang menimbulkan adanya kontaminasi gluten. 

Belum lagi minyak yang digunakan bersama dengan bahan lain sangat mungkin terkontaminasi gluten.

Jadi, jika kamu ingin mengurangi atau menghindari bahan yang mengandung gluten, sebaiknya hindari memesan kentang goreng  di restoran cepat saji.

Nah itu dia  beberapa informasi tentang gluten serta 5 makanan yang mengandung gluten yang harus kamu ketahui. Stay healthy!

Roti bakar merupakan bagian dari jajanan yang paling digemari masyarakat Indonesia dan sangat lezat jika dikonsumsi pada malam hari.

Di luar negeri, kalori roti bakar atau toast biasa dinikmati sebagai sajian sarapan pada pagi hari.

Di Indonesia, roti bakar adalah camilan favorit yang biasanya dilapisi mentega kemudian diisi dengan berbagai selai seperti coklat, strawberry, dan diberi topping keju parut.

Asupan kalori jajanan dan camilan perlu diperhatikan, karena jika berlebihan sering kali menyebabkan berat badan naik secara drastis.

Namun, tahukah kamu bahwa berapa kandungan kalori pada roti bakar? Simak informasinya berikut ini!

Berapa kalori roti bakar?

kalori roti bakar

Jumlah kalori pada roti bakar pada umumnya dapat berbeda-beda sesuai dengan takarannya. Selain itu dapat berbeda juga tergantung apakah itu roti bakar yang kamu buat sendiri di rumah atau roti bakar yang kamu beli di pedagang kaki lima.

Satu helai roti bakar tanpa topping atau selai apapun mengandung 64 sampai 79 kkal. Sedangkan, satu potong roti dengan selai stroberi yang dibakar menyediakan sebesar 131 kkal.

Sementara itu roti bakar coklat mengandung kalori sebesar 190 kkal persatu potongnya. Jika ditambahkan dengan parutan keju di atas selai cokat tersebut, maka kandungan kalorinya menjadi 220kkal.

Berapa Kalori 1 Lembar Roti Gandum? Ternyata Segini!

Tips makan roti bakar lebih sehat

Untuk membuat roti bakar yang lebih sehat, baiknya kamu menyesuaikan dengan beberapa langkah ini:

  • Jaga kesegaran roti lebih lama dengan membekukannya. Kamu dapat dengan mudah memasukkan roti beku ke dalam pemanggang, dan akan siap dalam beberapa menit.
  • Ganti olesan untuk roti bakar dari yang manis-manis seperti keju, coklat, selai, kacang, ke olasan yang lebih sehat seperti keju rendah lemak, dan selai bawang putih.
  • Ganti toping roti bakar dengan yang lebih sehat dan organik seperti potongan buah-buahan seperti alpukat, pisang, berry, tomat, atau mentimun. Kamu juga dapat menggabungkan topping yang berbeda, sehingga kamu akan mendapatkan roti bakar sehat yang rendah kalori.

Manis dan Renyah, Ini Jumlah Kalori Roti O dan Resep Membuatnya!

Resep membuat roti bakar 

Salah satu inspirasi resepnya adalah roti bakar alpukat dengan topping biji wijern. Untuk membuat roti bakar alpukat dengan biji wijen, kamu membutuhkan:

  • 1 potong roti, panggang
  • 1 sdm mentega tawar, pada suhu kamar
  • 1/2 alpukat matang, kupas dan iris tipis
  • 1 sdt biji wijen
  • 1/4 sdt serpihan paprika merah
  • sejumput garam dan lada hitam
  • 1 sdt minyak zaitun

Oleskan mentega di atas roti bakar dan kupas alpukat. Kemudian, iris tipis alpukat lalu letakkan di roti yang sudah dibakar.

Lalu, taburi dengan biji wijen, serpihan paprika merah, sedikit garam, dan lada hitam. Terakhir, tuangkan sedikit minyak zaitun. Roti bakar yang sehat untuk tubuhmu siap disajikan!

Itu tadi informasi mengenai kalori roti bakar yang wajib kamu tahu. Kalori satu potongnya ternyata cukup besat, jadi kamu perlu mengonsumsinya secara bijak.

Setelah melahirkan, biasanya berat badan meningkat dibandingkan sebelum hamil.  Untuk mendapatkan kembali berat badan ideal, kamu mungkin memutuskan untuk menurunkan berat badan segera setelah melahirkan.

Namun, ada baiknya kamu mencegah tujuan tersebut terlebih dahulu, karena kamu tetap membutuhkan banyak nutrisi dari makanan dan minuman setelah melahirkan, terutama karena kamu harus mencukupi kebutuhan ASI untuk bayi.

Walaupun demikian, kamu tidak bisa mengonsumsi berbagai makanan sembarangan. Ada beberapa makanan yang dilarang setelah melahirkan normal. Yuk, simak apa saja makanan tersebut!

Makanan yang dilarang setelah melahirkan normal

Agar tidak salah mengonsumsi makanan, yuk cari tahu apa saja makanan yang sebaiknya tidak kamu konsumsi setelah melahirkan!

Makanan dan minuman berkafein

Kopi, coklat, atau teh adalah contoh makanan dan minuman berkafein. Kafein tidak menimbulkan masalah jika hanya sedikit yang masuk ke dalam tubuh.

Namun, kafein yang masuk ke dalam tubuh dalam jumlah banyak dapat menimbulkan masalah, seperti gangguan tidur dan dehidrasi.

Kafein dapat bercampur dengan ASI sehingga memungkinkan kafein masuk ke dalam tubuh bayi. Jika bayi terlihat sangat rewel, gelisah, dan sulit tidur, bisa jadi itu pertanda kamu terlalu banyak mengonsumsi kafein. Cobalah batasi asupan kafein dalam satu hari.

Makanan laut tinggi merkuri

Makanan laut tertentu merupakan salah satu pantangan makanan pasca melahirkan, terutama makanan yang digoreng.

Ini karena makanan laut ini kemungkinan besar terkontaminasi merkuri. Kadar merkuri dapat berbahaya bagi kesehatan ibu dan bayi, termasuk menghambat perkembangan sistem saraf bayi.

Karena itu, konsumsinya harus dibatasi. Beberapa ikan yang mengandung merkuri tinggi antara lain ikan todak, mackerel, king mackerel, brickfish, dan sirip hiu.

Makanan pedas

Mengonsumsi makanan pedas saat menyusui bisa membuat kamu dan bayimu merasa tidak nyaman.

Makanan pedas bisa menyebabkan mulas dan sakit perut, bahkan diare. Ini juga pasti mempengaruhi ASI. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk membatasi konsumsi makanan pedas. 

Makanan berminyak

Makanan berminyak atau berlemak merupakan makanan yang sulit dicerna. Sebaiknya hindari makanan tersebut selama beberapa hari setelah melahirkan.

Makanan berminyak dan berlemak dapat menyebabkan gangguan pencernaan serta rasa kembung  di perut.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan berminyak dan berlemak juga bisa memicu kenaikan berat badan. 

Makanan pedas dan beraroma kuat

Makanan pedas juga menjadi salah satu pantangan makanan pasca melahirkan yang harus kamu ikuti.

Makanan pedas dan berbau menyengat dikatakan mempengaruhi saluran pencernaan bayi dan menyebabkan kolik pada bayi.

Ingat, apa pun yang kamu konsumsi akan mempengaruhi ASI yang kamu berikan untuk bayi.

Makanan yang mengandung gas dan asam

Makanan yang mengandung gas dan asam dapat membuat pencernaanmu tidak nyaman. Makanan ini juga bisa menyebabkan kolik pada bayi.

Beberapa makanan mengandung gas atau asam yang harus dihindari selama beberapa hari setelah melahirkan antara lain kacang-kacangan, kol, kembang kol, brokoli, dan soda.

Makanan yang baik dikonsumsi setelah melahirkan

Setelah melahirkan dan menyusui,  kamu membutuhkan 450-500 kkal kalori lebih banyak per hari dibandingkan biasanya. Beberapa jenis makanan yang dianjurkan setelah melahirkan dan saat menyusui, antara lain:

Makanan dengan karbohidrat kompleks

Semakin banyak karbohidrat kompleks yang terkandung dalam suatu makanan, makanan tersebut semakin baik untuk dikonsumsi.

Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibanding karbohidrat sederhana.

Oleh karena itu, sumber makanan dengan karbohidrat kompleks untuk wanita yang baru melahirkan dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil. Selain itu, karbohidrat kompleks seperti roti gandum dan sereal juga mengandung lebih banyak vitamin dan mineral. 

Makanan tinggi protein

Protein dibutuhkan untuk mengganti jaringan yang mungkin rusak setelah melahirkan. Di sisi lain, ASI yang mengandung banyak protein dapat digunakan untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

Beberapa makanan berprotein berkualitas tinggi yang bisa dikonsumsi setelah melahirkan antara lain susu, telur, dan yogurt.

Makanan berprotein tinggi lainnya yang juga baik untuk ibu baru melahirkan dan menyusui antara lain daging tanpa lemak, kacang polong kering, dan kacang-kacangan.

Buah dan sayur 

Buah dan sayur merupakan makanan sumber vitamin, mineral, antioksida,  dan serat yang dibutuhkan tubuh, termasuk bagi wanita yang baru melahirkan.

Kandungan ini sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang hilang selama masa pemulihan. Selain itu, ibu cenderung sulit buang air besar setelah melahirkan.

Kandungan serat yang tinggi pada sayur dan buah bisa menjadi solusi mengatasi sembelit.

Makan sumber asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 yang banyak ditemukan pada ikan berlemak (seperti salmon dan sarden) dapat membantu meningkatkan fungsi otak.

Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan perkembangan sensorik, kognitif, dan motorik bayi.

Asam lemak omega-3 ditemukan dalam makanan seperti salmon, tuna, dan biji-bijian. Oleh karena itu, makanan dengan asam lemak omega-3 baik untuk ibu hamil dan menyusui.

Produk susu rendah lemak 

Kebutuhan kalsium dan vitamin D meningkat selama kehamilan dan menyusui. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang serta mendukung kesehatan ibu.

Makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D, seperti susu, yogurt, dan keju murni cocok  untuk dikonsumsi setelah melahirkan dan menyusui.

Jangankan wanita yang baru melahirkan, siapapun sudah seharusnya jaga pola makan sehat. Stay healthy, guys!

Keluarnya flek coklat saat hamil sebenarnya merupakan kondisi umum yang dialami ibu hamil. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini tidak mengindikasikan hal yang berbahaya. 

Apakah hal itu pertanda akan melahirkan? Jika kehamilan kamu sudah mendekati perkiraan lahir, ada kemungkinan hal itu merupakan pertanda melahirkan. Namun, berapa lama waktu melahirkan tiba setelah keluar flek coklat di kehamilan tua. 

Oleh karena itu, ibu hamil harus mengidentifikasi penyebab kondisi terjadinya flek saat hamil. 

Arti flek coklat saat hamil

tanda bahaya flek saat hamil

Walaupun flek coklat pada  masa kehamilan tidak mengindikasikan sesuatu yang berbahaya, kamu tetap perlu waspada.

Pasalnya, kondisi ini juga bisa menjadi pertanda adanya sesuatu yang serius dan berbahaya. Berikut beberapa alasan kenapa flek coklat saat kehamilan yang harus diwaspadai.

1. Iritasi serviks

Peningkatan aliran darah ke tubuh selama kehamilan membuat serviks lebih sensitif. Hal ini membuat area leher rahim lebih mudah berdarah. Akibatnya, iritasi bisa terjadi dan membuat vagina mengeluarkan flek coklat. 

Mayoritas Wanita Alami Iritasi Vagina Saat Haid, Mengapa?

2. Keguguran

Lama waktu melahirkan tidak selalu ditandai setelah keluar flek coklat. Flek coklat saat hamil muda bisa disebabkan oleh keguguran.

Darah yang dikeluarkan biasanya sudah lama berada di sistem reproduksi sehingga warnanya menjadi lebih gelap. Gejala keguguran lainnya termasuk kram dan nyeri perut atau punggung bawah.

3. Implantasi

Sebelum minggu keempat, kamu mungkin ada flek coklat disertai gejala kehamilan lainnya. Flek ini merupakan tanda bahwa embrio menempel pada dinding rahim (implantasi), menyebabkan sedikit pendarahan.

Keluar Darah Seperti Haid Tapi Sedikit, Apa Penyebabnya?

4. Hamil anggur 

Hamil anggur merupakan istilah yang merujuk pada pertumbuhan jaringan mirip janin yang abnormal di dalam rahim.

Kondisi ini cukup berbahaya dan harus segera ditangani secara medis agar tidak berkembang menjadi kanker. Kondisi ini juga sering menimbulkan perdarahan yang memicu keluarnya flek coklat

5. Polip serviks

Polip serviks merupakan pertumbuhan daging berukuran kecil yang abnormal pada permukaan serviks, biasanya disebabkan oleh peningkatan estrogen dalam tubuh.

Gejala polip lainnya tidak keluarnya flek berwarna coklat, tetapi juga nyeri dan rasa tidak nyaman di perut.

6. Kelainan plasenta

Ada berbagai jenis kelainan plasenta, termasuk plasenta previa dan plasenta solusio. Kedua kondisi tersebut dapat memicu timbulnya flek coklat. Bedanya, plasenta previa tidak sesakit solusio plasenta.

Plasenta Previa selama Kehamilan: Telusuri Penyebabnya di Sini!

7. HPV

Infeksi HPV pada alat kelamin juga bisa menjadi salah satu penyebab flek coklat masa kehamilan. Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya kadar estrogen dan aliran darah ke area tersebut.

8. Infeksi

Infeksi vagina atau serviks juga dapat menyebabkan flek coklat selama kehamilan. Biasanya, kondisi ini disertai dengan gejala lain seperti vagina yang nyeri gatal, dan memiliki bau yang tidak sedap.

Waspada Infeksi Jamur Vagina, Ketahui 5 Penyebabnya!

Tanda persalinan segera tiba

berapa lama melahirkan setelah keluar flek

Jika flek coklat keluar saat kehamilan tua atau memasuki HPL, hal itu bisa jadi pertanda persalinan akan tiba. Secara umum, tanda-tanda melahirkan bisa dikenali dengan gejala berikut:

  • Kontraksi perut yang semakin sering intensitasnya
  • Pembukaan mulut rahim
  • Ketuban pecah
  • Keluar lendir bercampur darah, berwarna kecoklatan hingga kemerahan

Keluar flek atau lendir coklat itu juga menandakan adanya pembukaan mulut rahim. Kamu mungkin juga akan merasakan kontraksi yang semakin intens.

Namun, lama waktu melahirkan setelah keluar flek coklat ini belum dapat langsung diprediksi. Sehingga, ada baiknya kamu segera memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan.

9 Tanda Persalinan Sudah Dekat, Persiapkan Hal Ini!

Kapan harus ke dokter?

sakit pinggang saat hamil

Meski flek coklat merupakan hal yang wajar terjadi saat hamil karena sejatinya flek coklat merupakan tanda menjelang kehamilan, ibu hamil tetap disarankan untuk lebih waspada.

Segera konsultasikan ke dokter kandungan jika muncul flek coklat pada ibu hamil, apalagi jika disertai gejala lain seperti nyeri hebat, demam, kram perut, perdarahan vagina berlebihan atau kontraksi rahim.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan berbagai tes, seperti USG, untuk memastikan ibu hamil dan janin dalam keadaan sehat.

Jika terdeteksi masalah pada janin atau rahim, dokter akan meresepkan langkah pengobatan yang sesuai.

Kamu mengalami rambut rontok setelah melahirkan. Hal ini memang umum terjadi bagi kebanyakan wanita setelah melahirkan.

Penyebabnya bukanlah karena setelah melahirkan ibu sibuk mengurus semua kebutuhan si kecil sampai lupa merawat dirinya, ya. Salah satunya karena fluktuasi hormonal. Kondisi ini bisa bertahan hingga 24 minggu hingga 18 bulan setelah melahirkan.

Meski tidak bisa dicegah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat rambut agar tetap sehat. Tapi sebelumnya, yuk cari tahu lebih jauh apa saja penyebab rambut rontok setelah melahirkan!

Penyebab rambut rontok setelah melahirkan

cara agar rambut cepat panjang

Ada beberapa faktor yang menyebabkan rambut seorang perempuan lebih mudah rontok setelah melahirkan, yaitu:

Perubahan hormon

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, alasan pertama rambut rontok setelah melahirkan adalah perubahan hormonal.

Seorang wanita dapat mengalami beberapa perubahan hormonal selama menstruasi hingga menjelang masa kehamilan. Kemudian,  perubahan hormonal ini dialami lagi setelah melahirkan.

Stres

Setelah melahirkan, ibu bisa mengalami stres akibat perubahan pola hidup. Kondisi ini dapat menyebabkan kerontokan rambut yang parah.

Untuk itu, cobalah belajar mengendalikan emosi dan pikiran dengan baik setelah melahirkan. Stres juga mempengaruhi kesehatan bayi dan ibu.

Inilah Jenis-Jenis Stres yang Sering Dialami! Ini Cara Mengatasinya!

Kurang asupan nutrisi

Rambut rontok juga bisa disebabkan oleh kekurangan zat besi. Penggunaan zat besi dianjurkan untuk wanita setelah melahirkan.

Nutrisi ini juga berfungsi sebagai penambah darah setelah melahirkan. Beberapa contoh makanan kaya zat besi termasuk bayam, kangkung, aprikot, dan sejenisnya.

Efek samping obat

Banyak wanita diwajibkan minum obat setelah melahirkan. Beberapa obat yang digunakan memiliki efek samping yang menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi. Sehingga efek sampingnya bisa menyebabkan rambut mudah rontok.

 

Menggunakan pengering rambut

Penggunaan hair dryer yang terlalu sering dapat merusak, mengeringkan, dan merontokkan rambut. Karena itu, coba keringkan rambut dengan menggunakan handuk lembut atau membiarkannya mengering secara alami. Gunakan pengering rambut hanya jika kamu ingin menata rambut.

Faktor keturunan

Jika kamu memiliki gen keluarga yang kerap mengalami kerontokan rambut, mungkin kamu juga  akan mengalami kerontokan rambut.

Kondisi ini bisa semakin parah setelah kamu melahirkan. Namun, kerontokan rambut akibat faktor keturunan dapat dikontrol dengan perawatan rambut yang cermat.

Rambut Rontok Saat Hamil? Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan

Nah, agar kamu bisa  mengatasi rambut rontok setelah melahirkan, ada beberapa  cara yang bisa kamu coba, seperti:

1. Gunakan sampo dan kondisioner

shampo coal tar untuk mengatasi rambut rontok setelah melahirkan

Menggunakan sampo dan kondisioner mungkin tidak langsung menghentikan kerontokan rambut dan membuat rambut menjadi lebih tebal.

Namun, menggunakan sampo dan kondisioner penambah volume rambut akan membuat rambut terlihat lebih berisi.

Hal ini karena shampo yang diklaim dapat menambah volume rambut mengandung bahan berupa protein yang dapat melapisi rambut agar terlihat lebih berisi.

2. Penuhi kebutuhan nutrisi harian

Salah satu penyebab rambut rontok setelah melahirkan adalah gangguan gizi. Kamu dapat memperbaikinya dengan memastikan menu makananmu setiap hari sudah benar.

Artinya, kamu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, termasuk makanan yang mengandung protein dan biotin  karena keduanya dapat  mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala. 

3. Konsumsi multivitamin

vitamin yang berperan penting dalam reproduksi
vitamin yang berperan penting dalam reproduksi

Jika kamu tidak yakin apakah makanan yang kamu  konsumsi mengandung nutrisi yang cukup,  kamu  dapat menambah asupan dengan multivitamin.

Kamu bisa meminum protein dalam bentuk bubuk protein atau omega 3 dan 6, dan asam amino. Semua senyawa nutrisi ini penting untuk kesehatan kulit dan rambut.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan suplemen berupa zinc, untuk membantu meregenerasi jaringan rambut dan mengatur kadar minyak kulit kepala agar folikel rambut tetap berfungsi dengan baik.

6 manfaat vitamin b6 untuk ibu hamil, Cegah Preeklamsia!

4. Hindari mengikat rambut 

Jangan ikat rambutmu dengan kencang karena hal ini membuat  rambut menjadi rapuh. Jika kamu memang perlu mengikat rambut, kamu dapat menggunakan karet longgar, seperti scrunchie.

Beberapa perempuan  bahwa  lebih memilih untuk memotong rambut  karena khawatir rambut akan rontok jika terus diikat.

5. Kurangi penggunaan alat penata rambut

bolehkah ibu hamil mewarnai rambut

Pengering dan pelurus  rambut dapat memperparah kerontokan rambut. Kamu bisa mengurangi risiko ini dengan mengeringkan rambut secara alami menggunakan handuk microfiber.

Selain itu, kamu juga bisa mengeriting rambut tanpa panas, misal dengan alat pengeriting tanpa listrik.

6. Penuhi kebutuhan tidur

Merawat bayi yang baru lahir memang melelahkan. Ini sering membuat wanita yang baru melahirkan menjadi kurang istirahat.

Karena itu,  pastikan kamu cukup istirahat dan tidur dengan jadwal yang konsisten. Dengan tidur minimal 7-8 jam sehari, regenerasi sel dan metabolisme berjalan lancar, dan rambut rontok pun bisa berkurang!

Nah,  itulah beberapa  alasan yang perlu kamu ketahui tentang mengapa seorang wanita bisa mengalami kerontokan rambut setelah melahirkan. Jika kamu mengalami hal yang sama, jangan lupa terapkan tips di atas ya!

Telinga kita memainkan peran penting dalam berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar.

Namun, ketika telinga tidak berfungsi dengan baik, kita akan mengalami gangguan pendengaran, penurunan kognitif, masalah keseimbangan, dan pemrosesan ucapan yang tertunda.

Hal ini bisa terjadi pada seseorang yang memiliki otitis eksterna.

Jika tidak diobati, infeksi ini dapat menyebar ke jaringan dan tulang terdekat. Soalnya, otitis eksterna ini membentang dari bagian telinga luar hingga gendang telinga.

Sudah terbayang bagaimana pentingnya organ ini bukan?

Sebelum mengetahui cara mengobatinya, kami ingin membagikan informasi tambahan tentang otitis eksterna itu sendiri. Yuk, cari tahu di bawah ini!

Jadi, otitis eksterna adalah?

Otitis eksterna adalah adalah jenis infeksi telinga yang terjadi di saluran telinga. Bukan tanpa alasan, infeksi bisa terjadi karena saluran telinga menjadi tempat yang berpotensi untuk tumbuhnya kuman.

Jadi, area ini merupakan lingkungan yang sempurna bagi bakteri dan jamur untuk tumbuh.

Nah, otitis eksterna juga diberi julukan swimmer’s ear karena paling sering menyerang seseorang yang menghabiskan banyak waktu di air, seperti perenang. 

Infeksi ini juga bisa terjadi pada siapa saja dari berbagai kalangan usia, terutama anak-anak usia 5-14 tahun.

Namun, perlu dicatat bahwa seseorang yang mengalami otitis eksterna tidak boleh melakukan penanganan sendiri.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko telinga yang cedera lebih parah. 

Gejala otitis eksterna

Meskipun infeksi ini menyerang telinga, gejala otitis eksterna juga dapat dilihat dari kondisi tubuh lainnya, lho.

Soalnya, telinga merupakan bagian tubuh yang menyatu atau jaringannya tersambung dengan bagian lain.

Ini dia beberapa gejala otitis eksterna yang perlu kamu ketahui lebih lanjut.

  • Sakit pada bagian telinga ketika telinga luar ditarik atau ditekan. Bahkan, rasa sakitnya bisa menjadi intens dan menyebar di sisi wajah telinga yang terkena.
  • Gatal di dalam liang telinga.
  • Nanah yang berbau atau berwarna kuning dan hijau di telinga
  • Telinga tersumbat
  • Kemerahan dan bengkak di telinga luar
  • Kehilangan pendengaran sementara atau penurunan pendengaran
  • Demam ringan

Penyebab otitis eksterna

Ada berbagai penyebab yang membuat seseorang bisa terkena infeksi otitis eksterna. Mengutip dari berbagai laman kesehatan, ini dia penyebab umumnya.

  • Ada air yang terjebak di liang telinga, misalnya karena sering berenang atau mandi
  • Hilangnya kotoran telinga karena terlalu banyak air yang masuk ke saluran telinga
  • Mengeluarkan terlalu banyak kotoran saat membersihkan telinga
  • Cedera pada telinga yang disebabkan oleh memasukkan benda ke dalamnya, seperti jari, pena atau pensil, penjepit kertas, jepit rambut
  • Berenang di air yang tercemar
  • Kondisi kulit lain yang mempengaruhi saluran telinga, seperti eksim atau psoriasis

Perbedaan otitis eksterna dan media

Selain otitis eksterna, ada juga yang namanya otitis media atau infeksi yang terletak di telinga tengah. 

Perbedaan kedua otitis tersebut bisa dilihat dari gejalanya. Kalau untuk kasus otitis eksterna, rasa sakit dapat meningkat ketika daun telinga ditarik, tetapi kondisi ini tidak akan terjadi pada otitis media.

Selain itu, dari posisi anatomi, kedua infeksi ini pun sangat berbeda. Kalau otitis media menyerang telinga tengah, otitis eksterna menyerang telinga luar dan saluran telinga.

Penyebabnya juga berbeda, otitis media disebabkan oleh pilek atau hidung tersumbat, sedangkan otitis eksterna disebabkan oleh air.

Cara menyembuhkan otitis eksterna

Ada berbagai jenis pengobatan atau cara menyembuhkan yang dapat diaplikasikan untuk penderita otitis eksterna. 

Salah satunya yaitu melalui obat-obatan. Biasanya, dokter akan merekomendasikan jenis obat berikut ini untuk menyembuhkan infeksi tersebut.

  • Hidrokortison untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit
  • Antibiotik
  • Antibiotik fluoroquinolone untuk orang dengan gendang telinga yang pecah
  • Obat anti-inflamasi non-steroid untuk nyeri ringan
  • Opioid untuk nyeri parah

Jika infeksinya menyebar, kamu mungkin akan memerlukan antibiotik oral. Jika kasusnya parah, kamu pun perlu tinggal di rumah sakit untuk pemantauan lebih lanjut. 

Selain obat-obatan, cara menyembuhkan otitis eksterna juga dapat melalui tindakan dokter.

Pertama-tama, dokter akan memeriksa saluran telinga dan membersihkannya dari nanah. Kemudian, kamu akan diberikan tetes telinga yang mengandung antibiotik. 

Namun, kalau saluran telinga terlalu menyempit untuk diberikan obat tetes, dokter akan memberikan kain kasa tipis ke dalam telinga agar obat tetesnya dapat melewati penyumbatan dan mencapai titik yang terkena infeksi. 

Penggunaan obat tetes telinga ini biasanya digunakan selama 7 hingga 14 hari hingga gejalanya membaik.

Down syndrome merupakan kelainan genetik bawaan sehingga menyebabkan penderitanya mengalami kondisi disabilitas intelektual atau keterbelakangan mental. 

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), jumlah total penderita down syndrome di dunia mencapai 8 juta orang dengan estimasi peluang kejadian adalah 1 dari 1000 kelahiran. 

Untuk mengenal tentang down syndrome lebih jauh, dalam artikel ini kita akan membahas lebih detail apa itu down syndrome, penyebab, ciri-ciri, hingga cara pengobatannya. 

Apa itu down syndrome

Down syndrome adalah suatu kondisi di mana seseorang dilahirkan dengan kromosom ekstra. 

Kromosom adalah sebuah molekul DNA panjang dalam tubuh yang mengandung sebagian atau seluruh materi genetik. 

Molekul ini dapat menentukan bagaimana tubuh bayi terbentuk dan berfungsi saat tumbuh selama kehamilan dan setelah lahir. 

Biasanya, bayi lahir dengan 46 kromosom. Sedangkan bayi dengan down syndrome memiliki salinan ekstra (trisomi) dari salah satu kromosom, yaitu kromosom 21. Oleh karena itu nama lain penyakit ini adalah trisomi 21. 

Mengapa down syndrome dapat terjadi? Apa penyebabnya? 

Dalam proses reproduksi, kedua orang tua mewariskan gen mereka kepada anak-anak mereka. Gen-gen ini dibawa oleh kromosom. 

Umumnya, manusia normal memiliki 46 kromosom atau 23 pasang kromosom dimana setengah dari kromosom berasal dari ibu, dan setengah lagi berasal dari ayah. 

Pada kasus down syndrome, salah satu kromosom tidak terpisah dengan baik dan terjadi pembelahan sel abnormal yang melibatkan kromosom 21. 

Abnormalitas pembelahan sel ini menghasilkan kromosom 21 ekstra sehingga berakhir dengan tiga salinan, yang seharusnya berjumlah dua. 

Jumlah yang berlebihan ini menyebabkan keterlambatan dan kecacatan perkembangan fisik dan mental. 

Apa saja ciri-ciri penderita down syndrome

Dilihat dari segi fisik, penderita down syndrome dapat dikenali dengan fitur wajah yang tidak biasa karena perkembangan yang tidak sempurna saat lahir. 

Penderita penyakit ini juga cenderung mengalami keterlambatan berbicara dan gangguan pendengaran.

Pada bagian ini, kita akan membahas ciri-ciri penderita down syndrome baik dari aspek fisik yang kelihatan, dan aspek psikologis atau kepribadian mental. 

Saat lahir, bayi dengan down syndrome biasanya dapat dideteksi apabila memiliki tanda-tanda karakteristik tertentu, antara lain: 

  • Memiliki ciri wajah datar dan rata, khususnya bagian pangkal hidung 
  • Kepala dan telinga berukuran lebih kecil dari biasanya 
  • Memiliki leher yang pendek 
  • Lidah terlihat menonjol 
  • Mata berukuran kecil dan bagian sudut mata tertarik ke atas 
  • Tangan dan kaki berukuran kecil 
  • Jari kelingking kecil yang terkadang melengkung ke arah ibu jari 
  • Postur tubuh yang pendek dan kekar 
  • Tonus otot yang rendah (hipotonia) 

Penderita down syndrome biasanya memiliki beberapa tingkat kecacatan perkembangan, tetapi seringkali berada di tingkat ringan hingga sedang. 

Keterlambatan perkembangan mental dan sosial dapat berarti bahwa anak dapat memiliki: 

  • Perilaku yang impulsif 
  • Memori jangka pendek 
  • Waktu dalam memperhatikan sesuatu cenderung singkat 
  • Kemampuan belajar yang lambat 

Komplikasi medis sering pula menyertai down syndrome. Beberapa diantaranya adalah:

  • Kelainan jantung bawaan 
  • Gangguan pendengaran 
  • Penglihatan yang buruk 
  • Katarak 
  • Masalah pinggul, seperti dislokasi 
  • Leukemia 
  • Sembelit kronis 
  • Pernapasan yang terganggu saat tidur (sleep apnea
  • Demensia (masalah pikiran dan ingatan) 
  • Hipotiroidisme (fungsi tiroid rendah) 
  • Kegemukan 
  • Keterlambatan pertumbuhan gigi, menyebabkan masalah mengunyah
  • Penyakit Alzheimer di kemudian hari 

Bagaimana cara pengobatan down syndrome

Down syndrome tidak dapat sembuh dan berlangsung seumur hidup, namun dapat diobati dengan berbagai jenis terapi. 

Pengobatan yang dilakukan sejak dini seringkali akan membantu bayi dan anak-anak dengan down syndrome untuk meningkatkan kemampuan fisik dan intelektual mereka. 

Anak-anak, remaja, dan orang dewasa dengan down syndrome juga memerlukan perawatan medis reguler yang sama dengan mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut, mulai dari kunjungan bayi yang sehat dan vaksinasi rutin saat bayi hingga konseling reproduksi dan perawatan kardiovaskular di kemudian hari. 

Berikut adalah beberapa cara pengobatan yang dapat diterapkan untuk membantu perkembangan fisik dan psikis penderita down syndrome

1. Intervensi sejak dini dan terapi pendidikan 

Hal ini mengacu pada berbagai program yang disediakan oleh para profesional untuk anak-anak penderita down syndrome. Para profesional ini mungkin termasuk pendidik khusus, terapis wicara, terapis okupasi, terapis fisik, dan pekerja sosial.

2. Terapi pengobatan 

Beberapa contoh terapi pengobatan yang dapat dilakukan adalah: 

  • Terapi fisik meliputi aktivitas dan latihan yang membantu membangun keterampilan motorik, meningkatkan kekuatan otot, serta memperbaiki postur dan keseimbangan 
  • Terapi wicara dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dan menggunakan bahasa secara lebih efektif 
  • Terapi okupasi membantu menemukan cara untuk menyesuaikan tugas dan kondisi sehari-hari agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan seseorang 
  • Terapi emosional dan perilaku bekerja untuk menemukan respons yang berguna untuk perilaku yang diinginkan dan tidak diinginkan

3. Perangkat pembantu 

Hal ini mencakup peralatan, alat, atau teknologi yang meningkatkan pembelajaran atau membuat tugas lebih mudah diselesaikan.

Contohnya adalah perangkat pembantu pendengaran dan pergerakan, pensil khusus untuk memudahkan menulis, komputer layar sentuh, komputer dengan keyboard huruf besar, dll. 

Apakah kamu sering menambahkan sosis ke dalam masakan kamu, misalnya ke dalam sup? Karena sosis memiliki rasa yang enak, tidak heran bila banyak orang suka dengan makanan yang satu ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Sosis terbuat dari daging yang dicincang halus dan dibumbui. Karena terbuat dari daging, sosis mengandung banyak protein dan lemak jenuh. 

Artikel kali ini akan mengulas berapa jumlah kalori sosis dan resep masakan sosis yang menyehatkan yang bisa kamu coba sendiri di rumah. Maka, silakan kamu baca artikel ini sampai selesai, ya!

Kandungan nutrisi sosis

kalori sosis

Pada sosis, terdapat beberapa kandungan nutrisi berikut ini.

  • Lemak
  • Natrium
  • Karbohidrat
  • Gula
  • Protein

Sosis memiliki kandungan protein, natrium, dan lemak jenuh yang cukup tinggi. Sosis boleh dinikmati untuk sesekali, namun tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara teratur.

Sebab, berdasarkan situs Very Well Fit, terdapat sebuah studi tahun 2012 yang menyatakan bahwa mengonsumsi daging merah olahan seperti sosis secara teratur bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan penyakit diabetes tipe 2.

5 Manfaat Daun Kelor untuk Rahim, Bisa Meringankan Gejala PMS!

Berapa kalori sosis?

berapa kalori sosis

Berikut ini jumlah kalori sosis pada beberapa merek sosis yang umum dipasarkan:

  • Sosis so nice rasa sapi mengandung sebanyak 80 kalori, 3 gram lemak, 10 gram karbohidrat, dan 4 gram protein.
  • Sosis kanzler memiliki kalori sebanyak 130 kalori, 8 gram lemak, 6 gram karbohidrat, dan 10 gram protein.
  • Sosis sapi goreng ternyata terdapat sebanyak 60 kalori, 3 gram lemak, 4 gram karbohidrat, dan 3 gram protein.
  • 2 buah sosis so nice yang sudah dibakar mengandung sebanyak 140 kalori, 2 gram lemak, 19 gram karbohidrat, dan 12 gram protein.

Berapa Kalori yang Dibutuhkan Saat Diet? Ternyata Segini!

Resep masakan sosis yang menyehatkan

Kamu bisa menggunakan sosis untuk memasak hidangan yang enak sekaligus menyehatkan. Misalnya, kamu bisa memasak sup sehat yang berisi banyak sayuran, seperti brokoli, wortel, dan buncis.

Sup sehat merupakan hidangan yang kaya gizi dan cocok dinikmati bersama keluarga di rumah. Berikut ini adalah resep sup sehat yang bisa kamu coba sendiri di rumah.

Kamu harus menyiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak sup sehat, antara lain:

  • 1 gram lada putih bubuk
  • 20 telur puyuh
  • 50 gram kaldu jamur
  • 3 sosis ayam
  • 50 gram brokoli
  • 100 gram buncis
  • 100 gram wortel
  • 30 gram jamur putih yang ditumis
  • 5 gram daun bawang
  • 5 siung bawang putih

Langkah-langkah yang perlu kamu lakukan untuk memasak sup sehat dengan kalori sosis, antara lain:

  • Siapkan bahan-bahan yang diperlukan.
  • Potong-potong semua bahan yang telah kamu siapkan.
  • Rebus 20 telur puyuh sampai matang kemudian kupas kulitnya.
  • Siapkan sekitar 750 mL air dan rebus sampai mendidih.
  • Ambil 4 siung bawang putih dan geprek. Masukkan bawang putih yang sudah digeprek ke dalam air yang sudah mendidih.
  • Masukkan buncis, brokoli, dan wortel yang sudah dipotong-potong ke dalam air.
  • Lalu, masukkan juga telur puyuh, jamur, dan sosis.
  • Tambahkan lada putih dan kaldu jamur. Supaya lebih enak, kamu juga bisa menambahkan gula, garam, dan bumbu lainnya sesuai selera.
  • Jangan lupa untuk memasukkan irisan daun bawang.
  • Sup sehat pun sudah siap untuk dinikmati bersama keluarga.

Makanan Tinggi Protein untuk Diet, Ini Daftarnya!

Tips mengonsumsi sosis

Jika kamu suka makan sosis, coba ikuti beberapa tips berikut ini.

  • Batasi konsumsi sosis yang mengandung lemak dan kalori yang tinggi. Sebaiknya, konsumsi sosis sesekali saja.
  • Jika kamu sering makan sosis, sebaiknya pilih jenis sosis yang terbuat dari daging ayam. Kamu juga bisa membuat sosis homemade yang lebih sehat.
  • Cobalah untuk menikmati sosis dengan cara memasukkannya ke dalam hidangan yang enak dan sehat. Misalnya, kamu bisa mencoba dan mengikuti resep sup sehat yang telah kami jabarkan.

Kalori sosis terbuat dari daging giling, biasanya dari daging sapi atau daging ayam serta mengandung beberapa bahan tambahan sebagai penyedap rasa.

Secara keseluruhan, kalori sosis mengandung banyak protein, natrium, dan lemak jenuh.

Jadi, supaya tubuh kamu tetap sehat, sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi sosis. Jika kamu ingin sering mengonsumsinya, lebih baik pilih sosis yang homemade saja.

Sayuran yang warnanya hijau gelap, seperti sayur bayam memiliki banyak manfaat untuk kesehatan rambut, tulang, dan kulit. Selain itu, sayur bayam juga mengandung nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh, seperti protein, vitamin, mineral, dan zat besi. 

Dari banyaknya jenis sayuran hijau, sayur bayam menjadi salah satu sayuran yang sangat mudah untuk diolah menjadi berbagai hidangan. Sayur ini bisa ditambahkan ke dalam smoothie, dijadikan salad, bahkan bisa dikukus atau ditumis. 

Jika kamu suka makan sayuran hijau seperti sayur bayam, kamu pasti bertanya-tanya berapa jumlah kalori yang terdapat di dalamnya. Maka, artikel ini akan membahas kandungan nutrisi yang terkandung dan jumlah kalori bayam. Jadi, simak sampai selesai, ya!

Kandungan nutrisi bayam

Manfaat daun bayam untuk kesehatan

Berdasarkan HealthLine, kandungan nutrisi pada bayam meliputi:

  • Vitamin C
  • Zat besi
  • Potasium
  • Vitamin E
  • Magnesium
  • Protein
  • Kalsium
  • Vitamin A
  • Folat
  • Vitamin K
  • Serat
  • Fosfor

Berapa kalori sayur bayam?

Sebagian besar kalori yang terdapat pada sayur bayam berasal dari protein dan karbohidrat. Dalam 100 gram sayur bayam bening terdapat sebanyak 36 kalori, 0,37 gram lemak, 7,64 gram karbohidrat, dan protein 1,79 gram.

Sedangkan sayur bayam yang digoreng menjadi 100 gram keripik bayam mengandung 537 kalori, 36,48 gram lemak, 49,22 gram karbohidrat, dan 3,06 gram protein.

Manfaat Daun Bayam untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat sayur bayam untuk kesehatan

kalori sayur bayam
bayam

Kalori sayur bayam mengandung banyak mineral, vitamin, dan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat mengonsumsi sayur bayam.

Mencegah penyakit kanker

Sayuran hijau seperti sayur bayam mengandung klorofil yang memiliki sifat antikanker. Jadi, orang yang mengonsumsi sayuran hijau kemungkinan memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit kanker.

Menurunkan tekanan darah

Karena mengandung potasium yang cukup tinggi, sayur bayam bisa membantu menurunkan tekanan darah. Nitrat yang terkandung dalam sayur bayam juga dapat meningkatkan aliran darah.

Menjaga kesehatan tulang

Asupan vitamin K yang rendah berkaitan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi. Mengonsumsi vitamin K dalam jumlah yang cukup dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan menjaga kesehatan tulang.

Meningkatkan kesehatan pencernaan

Kalori sayur bayam mengandung banyak serat dan air yang bisa mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan saluran pencernaan.

Menjaga kesehatan kulit dan rambut

Sayur bayam mengandung vitamin C yang penting untuk memelihara kolagen yang sangat baik untuk kesehatan kulit.

Selain itu, sayur bayam juga mengandung zat besi yang bisa mencegah terjadinya kerontokan rambut.

Mendukung sistem kekebalan tubuh

Kalori sayur bayam merupakan sumber vitamin C yang baik. Vitamin ini dapat membantu mendukung sistem kekebalan tubuh.

Mendukung kesehatan otak

Mengonsumsi sayur bayam dapat melindungi kesehatan otak. Orang yang makan satu hingga dua porsi sayur bayam setiap hari ditemukan memiliki kemampuan kognitif yang sama dengan mereka yang usianya 7,5 tahun lebih muda.

12 Vitamin Ibu Hamil, Dari Sumber hingga Manfaatnya

Tips masak sayur bayam yang sehat

Kamu bisa mengikuti beberapa tips masak sayur bayam yang sehat berikut ini.

  • Bilas sayur bayam sampai bersih. Lakukan proses pembilasan beberapa kali dengan air dingin supaya benar-benar bersih. Jangan lupa keringkan terlebih dahulu sayur bayamnya sebelum dimasak.
  • Sebelum dimasak, jangan lupa membuang bagian batangnya. Batang sayur bayam cenderung keras untuk dikunyah dan rasanya pahit. Tapi, jika kamu menggunakan bayam muda, biasanya bagian batangnya tidak perlu dibuang.
  • Pakailah daun bayam yang lebar dan berwarna hijau tua. Hindari daun bayam yang warnanya tampak kekuningan atau hijau pucat. Hindari pula yang daun bayamnya lunak, basah, atau berbintik-bintik.
  • Jika kamu ingin memasaknya dengan cara menumis, gunakan sedikit minyak saja sekitar satu sampai dua sendok. Hal ini dapat mencegah bayam menempel pada wajan sekaligus menjaganya tetap sehat dan rendah lemak.
  • Jangan memasak sayur bayam terlalu lama. Cukup masak sayur bayam yang segar sampai mulai layu.

Itulah pembahasan mengenai kandungan nutrisi, jumlah kalori sayur bayam, dan tips memasaknya yang sehat. Sayur bayam memang mengandung banyak nutrisi penting yang diperlukan tubuh. Jadi, jangan lupa untuk makan sayur setiap hari, ya.

Kalori gula merah sering kali dianggap remeh, padahal ini penting untuk diketahui terutama oleh pecinta makanan-minuman manis. Pasalnya, terlalu banyak gula dalam makanan dapat meningkatkan kemungkinan penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Tentunya tidak ada yang menginginkan ini, kan? Kamu bisa terus melanjutkan bacaan di bawah ini untuk mengetahui jumlah kalori dalam gula merah, perbedaan gula merah dengan gula putih, risiko, dan alternatif gula merah bagi kamu yang tidak bisa mengonsumsi jenis gula ini.

Kalori dalam satu sendok gula merah

Fakta nutrisi dan kalori dalam gula merah

Ukuran Porsi: 1 sendok makan (11 gram)

Kalori 42

Kalori dari Lemak 0

Total Lemak 0gr 0% Nilai Harian

Kolesterol 0mg 0% Nilai Harian

Sodium 3.1mg 0% Nilai Harian

Kalium 15mg % Nilai Harian

Total Karbohidrat 11gr 4% Nilai Harian

Gula 11 gram

Vitamin A 0%

Vitamin C 0%

Kalsium 0,7%

Besi 0,4%

Adakah Gula Diabetes Yang Aman? Yuk Kenali Jenisnya

Gula merah vs gula putih

Gula merah vs gula putih

Produsen membuat semua gula dengan mengekstraksi jus gula dari bit gula atau tanaman tebu. Nah, selama proses produksi, produsen memisahkan kristal gula dari molase, sirup kental berwarna coklat tua yang secara alami terdapat dalam bit gula dan tebu.

Molase tebu memiliki rasa manis, tetapi molase bit gula tidak terlalu manis, dan produsen menggunakannya untuk pakan ternak dan industri lainnya. Jumlah molase menentukan warna, rasa, dan kadar air gula. Memiliki lebih banyak molase memberi gula warna dan rasa yang lebih kaya.

Lantas, gula apa yang bagus untuk makanan atau minuman?

Sugar Association memberikan beberapa saran tentang jenis gula putih dan gula merah mana yang lebih cocok untuk makanan dan resep tertentu.

Berapa Kalori Martabak Manis? Yuk, Intip Disini!

Jenis gula putih

  • Gula pasir: Orang biasanya menggunakan gula pasir untuk minuman panas atau kue.
  • Gula buah: Kristal yang lebih kecil menjadikannya lebih cocok untuk campuran makanan kering, makanan penutup seperti puding, dan minuman bubuk.
  • Gula prima atau gula kastor: Jenis gula ini memiliki kristal yang lebih kecil, sehingga sangat membantu dalam menyiapkan makanan penutup yang lembut seperti mousse atau puding.
  • Confectioners atau gula bubuk: Gula pasir halus ini berasal dari gula yang digiling dan diayak. Orang menggunakannya dalam permen, lapisan gula, dan krim kocok.

Jenis gula merah

Gula merah cenderung menggumpal karena mengandung lebih banyak uap air daripada gula putih. Inilah yang membuatnya lembab dan kenyal.

  • Gula merah muda: cocok untuk makanan yang dipanggang dan saus.
  • Gula merah tua: Memiliki warna yang lebih dalam dari gula merah standar. Selain itu, rasa molase membuatnya cocok digunakan dalam resep roti jahe, kacang panggang, dan makanan panggang.
  • Gula Muscovado: Ini adalah gula tebu mentah yang masih mengandung molase alami. Akibatnya, kristalnya sedikit lebih kasar dan lengket daripada gula merah biasa, dan umum digunakan dalam resep yang membutuhkan rasa molase yang kuat.
  • Gula Turbinado: Memiliki warna pirang dan rasa yang ringan. Produsen hanya memproses sebagian gula turbinado, yang juga mereka sebut demerara atau gula tebu mentah. Kristal gula ini lebih besar daripada gula merah dan lebih cocok untuk topping streusel.

Manfaat gula merah

1. Sumber energi dan penambah nafsu makan

Gula merah menawarkan beberapa manfaat kesehatan seperti menjadi sumber energi dan dapat mendorong nafsu makan.

Jadi, bila kamu kesulitas memenuhi gizi harian, menambahkan gula merah dalam jumlah yang tepat akan sangat membantu. Gula merah mempermanis makanan seperti oatmeal atau sayuran yang mungkin kamu hindari.

2. Mencegah gula darah rendah

Gula darah rendah atau hipoglikemia, terjadi ketika kadar gula darah tubuh turun di bawah normal. Meskipun ini bisa terjadi pada siapa saja, gula darah rendah sangat umum di antara penderita diabetes.

Ketika memiliki gula darah rendah, kamu memiliki berbagai gejala yang mengganggu aktivitas harian seperti kecemasan atau penurunan energi. Jika kamu memiliki gula darah rendah, sangat penting untuk makan glukosa yang bekerja cepat seperti gula merah.

Manfaat Beras Merah untuk Diabetes, Intip Tips Mengonsumsinya!

Potensi risiko dan alternatif gula merah

Meskipun gula merah dapat membantu mempermanis makanan sehat, perlu diingat bahwa porsi gula merah yang sehat cukup kecil. Sementara banyak resep mungkin membutuhkan setengah cangkir atau lebih gula merah, satu porsi gula merah adalah satu sendok teh.

Terlalu banyak gula dalam makanan dapat meningkatkan kemungkinan penyakit jantung, diabetes, dan obesitas, jadi penting untuk membatasi porsimu.

Jika kamu khawatir dengan gula darah, alternatif gula merah yang bisa kamu konsumsi adalah Stevia. Para ahli mengatakan gula ini lebih baik daripada gula asli untuk penderita diabetes atau pradiabetes.

Jika kekhawatiran adalah tentang nutrisi atau penambahan berat badan, maka lebih baik untuk mengonsumsi buah, baik segar atau beku. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan seperti buah beri dan melon segar, serta saus apel dan pisang, untuk mempermanis makan.

Piala Dunia 2022 menyita banyak perhatian dunia. Bukan hanya perhelatan sepak bola dunia ini saja yang menyita banyak perhatian tapi juga soundtrack World Cup di tahun ini. Pasalnya, Jungkook BTS dipercaya menjadi pengisi soundtrack dari lagu official World Cup bersama dengan Fahad Al Kubaisi. Lagu Jungkook BTS ini langsung menjadi trending topic yang menarik perhatian penggemar di seluruh dunia. 

Yuk, langsung saja intip sejumlah fakta Jungkook BTS di Piala dunia tahun ini

Jungkook di piala dunia!

Seperti yang kita tahu, nama Jungkook BTS cukup menghebohkan penggemar BTS seluruh dunia di tahun ini. Pasalnya, member BTS termuda ini dikonfirmasi menjadi salah satu penyanyi di FIFA World Cup 2022. 

Bahkan, ia hadir langsung dalam opening ceremony dan membawakan lagu official “Dreamers” Bersama penyanyi asal Qatar Fahad Al Kubaisi.

Pada 19 November KST, Big Hit Music secara resmi mengumumkan, Jungkook akan berduet dengan Fahad Al Kubaisi. Dia dan Al Kubaisi akan menyanyikan lagu “Dreamers,” Yang merupakan soundtrack resmi Piala Dunia FIFA 2022, di Stadion Al Bayt di Doha. 

Ia menyajikan performance yang berkesan dengan suara yang indah dan lirik lagu yang kuat. Bahkan, namanya langsung merajai daftar trending topic Twitter setelah penampilan luar biasanya tersebut. Cek sendiri di video ini!

Siapa pembuka piala dunia 2022? 

Opening ceremony World Cup di tahun ini menjadi salah satu opening ceremony World Cup yang termahal dalam sejarah. Sejumlah jajaran public figure dunia tampil untuk mengisi perhelatan akbar tersebut di tahun ini. 

Dua nama paling menarik perhatian dalam acara ini adalah Morgan Freeman dan Jungkook BTS. 

Morgan Freeman membawa pesan persatuan yang kuat dalam opening ceremony FIFA World Cup. Ia menyampaikan pesan mengenai persatuan, toleransi, dan harapan dengan menyentuh dan berkesan. 

Dalam penampilan tersebut bahkan menggunakan dua bahasa yakni, bahasa Inggris dan Arab. Kehadirannya selebritis dunia tersebut semakin memikat dengan adanya ratusan penari dan musisi yang ada di atas panggung. 

Selain Morgan Freeman, Jungkook BTS juga hadir dalam opening ceremony untuk membawakan soundtrack piala dunia 2022 secara langsung. 

Ia merupakan penyanyi K-pop pertama dalam sejarah yang terlibat dalam soundtrack piala dunia tersebut. Bukan hanya menampilkan suara indahnya, namun Jungkook juga menari dengan puluhan penari sembari membawakan lagu berjudul “Dreamers”. 

Umumkan Hiatus, BTS Pastikan Tidak Bubar dan Akan Kembali Lagi

Fakta Jungkook di piala dunia

Ada sejumlah fakta menarik dari Jungkook BTS di Piala Dunia kali ini. Berikut sejumlah faktanya. 

1. Penyanyi kpop pertama yang mengisi soundtrack world cup

Prestasi Jungkook sejalan dengan capaian yang telah diraih oleh BTS selama ini. Bahkan, ia merupakan penyanyi kpop pertama dalam sejarah yang mengisi soundtrack world cup. 

Namanya cukup mengejutkan penggemar setelah diumumkan secara resmi bahwa member termuda BTS yang serba bisa ini didapuk untuk mengisi official soundtrack world cup 2022.

2. Lagu Dreaming merajai chart iTunes dunia

Soundtrack resmi piala dunia FIFA diketahui dirilis pada 20 November 2022. Sedangkan untuk video musiknya dirilis pada 22 November. 

Lagu Jungkook ini langsung disambut baik dan berhasil merajai chart iTunes di berbagai negara di seluruh dunia. Setelah 13 jam perilisan, lagu ini langsung berhasil menduduki chart no 1 iTunes top song di 102 negara, termasuk Amerika, Inggris, Jepang, Perancis, Kanada, Jerman, hingga Italia. 

Bahkan, lagu Jungkook ini juga berhasil mengukir sejarah sebagai soundtrack FIFA tercepat yang berhasil menduduki chart iTunes Top Song no 1 di Amerika Serikat. Lagu ini bahkan hanya membutuhkan waktu 2 jam 11 menit untuk menduduki posisi tersebut. 

Dijamin Sukses Besar, Ini Deretan Fakta Menarik Album Terbaru BTS

3. Jungkook BTS kunjungi Timnas Korea di Qatar

Sebelum menyanyikan lagu “Dreamers” di opening ceremony FIFA World Cup, Jungkook diketahui mengunjungi timnas Korea Selatan terlebih dahulu. Informasi ini diperoleh dari video yang dibagikan oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) ketika member yang memiliki julukan ‘golden maknae’ tersebut mengunjungi pusat pelatihan sehari sebelum opening ceremony diselenggarakan.

Dalam video tersebut Jungkook tampak menyemangati timnas Korea Selatan dan menyapa mereka dengan ramah.

Jungkook juga berpesan supaya para pemain tidak terluka dan mengatakan bahwa ia, anggota BTS dan seluruh masyarakat Korea Selatan mendukung para atlet dan berharap para atlet dapat mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang mereka harapkan. 

Jadi, itulah sejumlah fakta menarik dari Jungkook BTS selama berada di Qatar untuk acara FIFA World Cup 2022. Jadi, apakah kamu sudah mendengarkan lagu Jungkook BTS yang satu ini?

Sekarang ini, banyak orang yang jenis pekerjaannya mengharuskan kita menatap layar komputer selama berjam-jam.

Sayangnya, jika kita melihat layar terlalu lama, mata bisa tegang seketika atau mengalami computer vision syndrome.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa di antara 50% hingga 90% orang yang bekerja di depan layar komputer pasti memiliki beberapa gejala yang terkait dengan CVS.

Namun, kondisi ini tidak hanya menyasar orang dewasa yang bekerja. 

Bahkan, anak-anak yang menatap tablet atau menggunakan komputer juga dapat mengalaminya, terutama jika pencahayaan dan postur tubuh kurang ideal.

Oleh sebab itu, kamu perlu mengetahui beberapa hal terkait sindrom satu ini. Yuk, simak penjelasannya.

Lantas, computer vision syndrome adalah?

Sesuai namanya, computer vision syndrome atau CVS adalah sekelompok gejala yang terjadi setelah penggunaan perangkat dengan layar digital dalam waktu lama.

Beberapa perangkat yang menjadi penyebabnya adalah ponsel, laptop, hingga komputer.

Sindrom ini dapat terjadi karena mata kita mengikuti arah yang sama selama berulang-ulang. Semakin lama kamu melihatnya, maka penglihatan pun akan semakin terganggu. 

Singkatnya, saat kamu bekerja di depan komputer, mata harus fokus sepanjang waktu, mata akan bergerak maju mundur saat membaca dan sebagainya. 

Nah, semua pekerjaan ini membutuhkan usaha dari otot mata. Apalagi, layar komputer atau laptop memiliki pancaran cahaya yang cukup silau. 

Kalau kamu jarang berkedip saat menggunakan komputer, mata pun akan menjadi kering dan mengaburkan penglihatan secara berkala.

Gejala computer vision syndrome

Memang, hingga sekarang belum ada bukti bahwa penggunaan komputer dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada mata. 

Namun, penggunaannya yang sering ini bisa menyebabkan ketegangan mata dan ketidaknyamanan.

Bahkan, kamu dapat mengalami computer vision syndrome dengan gejala berikut ini.

  • Ketegangan mata
  • Mata kering dan gatal
  • Pandangan yang kabur
  • Penglihatan ganda
  • Sulit fokus
  • Rabun jauh atau miopia
  • Sakit kepala
  • Nyeri dan kaku leher atau bahu
  • Sakit punggung

Mata Kering Ganggu Aktivitas Kamu? Lakukan Tips Ini untuk Mengatasinya!

Pengobatan computer vision syndrome

Tak perlu khawatir, kondisi computer vision syndrome ini dapat kamu obati hingga sembuh. Ini dia beberapa jenis pengobatan untuk mengatasi computer vision syndrome.

Cek mata rutin

Orang yang tidak mengunjungi dokter mata secara rutin mungkin memiliki masalah penglihatan yang tidak terdiagnosis. 

Akibatnya, masalah mata bisa memburuk akibat penggunaan layar yang berkepanjangan. 

Oleh sebab itu, kamu bisa rutin membuat janji dengan dokter mata untuk mengurangi risiko CVS dan masalah penglihatan lainnya.

Terapi penglihatan

Terapi penglihatan adalah suatu bentuk terapi yang bertujuan untuk mengembalikan atau meningkatkan penglihatan seseorang. 

Terapi ini melibatkan latihan mata untuk meningkatkan gerakan mata dan fokus. 

Terapi penglihatan dapat menjadi pilihan bagi orang yang terus mengalami CVS dan masalah penglihatan lainnya meskipun memakai kacamata korektif atau lensa kontak.

Laser 

Beberapa orang dengan masalah penglihatan cukup serius juga bisa menjalani operasi mata laser. Prosedur ini menggunakan laser untuk membentuk kembali permukaan mata sehingga dapat fokus lebih efektif.

Pencegahan computer vision syndrome

Tenang saja, kondisi computer vision syndrome ini dapat kamu cegah sejak dini, lho. Meskipun kamu harus bekerja di depan layar setiap harinya, lakukan langkah-langkah aman ini untuk pencegahan computer vision syndrome.

1. Atur ketinggian komputer atau laptop

Posisikan layar komputer sekitar 50 hingga 70 cm dari kedua bola mata. Sebab, duduk terlalu dekat dengan layar digital dapat meningkatkan risiko ketegangan mata. Kemudian, letakkan layar sedikit di bawah ketinggian mata, sekitar 10 cm.

Miringkan bagian atas layar ke belakang sekitar 10 hingga 20 derajat. Kamu juga dapat membuat teks dan gambar lebih mudah untuk dibaca dengan meningkatkan kontras, kecerahan, dan ukuran tulisan pada perangkat laptop.

2. Sering berkedip

Sering berkedip dapat mencegah mata mengering karena bisa menyebarkan kelembapan dan lendir di area mata. 

Jika kamu tidak sering berkedip, mata bisa kering dan iritasi. Jadi, ingatlah untuk sering berkedip saat menggunakan komputer atau perangkat digital lainnya.

3. Kurangi tingkat layar yang terlalu silau

Layar yang terlalu silau juga bisa memantulkan cahaya berlebih sehingga kita akan mengalami computer vision syndrome

Namun, kamu bisa mengatasinya dengan menutup tirai pada jendela untuk mengurangi atau meminimalkan silau layar dan menambahkan filter silau layar ke komputer.

4. Pakai kacamata

Kamu juga dapat memakai kacamata yang resepnya berasal dari dokter mata. Yap! Hindari penggunaan resep yang salah karena dapat mempersulit mata untuk fokus dengan benar.

Hal ini juga dapat meningkatkan risiko ketegangan mata dan sakit kepala.

5. Duduk dengan postur terbaik

Postur tubuh yang buruk dapat meningkatkan risiko CVS. Itulah mengapa kamu harus mendesain ruang kerja yang dapat mendukung postur tubuh sebaik mungkin. 

Postur terbaik ini bisa diukur dari duduk tegak dengan telinga yang sejajar di atas bahu, biarkan bahu tetap rileks, gunakan kursi dengan ketinggian tepat, dan topang bagian belakang tubuh di kursi kerja.

6. Sering istirahat selama bekerja di depan layar

Faktor risiko utama dalam CVS adalah penggunaan layar digital secara terus menerus tanpa istirahat. Jadi, sebaiknya kamu membiasakan diri tiap setelah 2 jam penggunaan layar, istirahatkan mata selama 15 menit. Cobalah untuk menjauh dari komputer dan fokus pada objek yang ada di sekitar.

7. Pakai obat tetes mata

Tetes mata sengaja dirancang untuk menjaga kelembapan mata kita. Kamu dapat rutin meneteskan obat ini supaya kondisi mata tidak kering.

Itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang computer vision syndrome. Jadi, usahakan kamu melakukan langkah pencegahannya sebelum berakibat fatal pada fungsi mata, ya.

Your Cart

Belum ada Pesanan

Belum ada produk di keranjang

Order produk kami di halaman Shop

Lihat Shop