Cara agar ASI cepat keluar setelah melahirkan menjadi hal utama yang dicari para orangtua baru bahkan sebelum bayi lahir. Banyak orangtua yang khawatir akan ASI yang tidak lancar sesaat setelah melahirkan, karena hal ini menjadi kebutuhan paling utama. 

Tapi tenang saja, ibu bisa memberi makan bayi dengan beberapa tetes kolostrum (pre-ASI) kalaupun ASI murni belum keluar. Umumnya kolostrum akan beralih ke ASI matang sekitar 2-5 hari setelah melahirkan. Namun beberapa ibu juga membutuhkan waktu lebih lama.

Penyebab ASI tidak keluar setelah melahirkan

Tips puasa untuk ibu menyusui

Ibu mungkin merasa bersalah jika ASI tidak keluar sesuai harapan, hal ini bisa membuat cemas dan stress. Sebaiknya cari penyebabnya, bisa jadi ibu mengalami salah satu diantara penyebab berikut:

  • Kelahiran premature, terutama jika bayi perlu dipisahkan dari ibu segera setelah lahir.
  • Ibu memiliki penyakit tertentu seperti diabetes atau sindrom ovarium polikistik (PCOS).
  • Ibu mengalami obesitas.
  • Ibu pernah/memiliki infeksi atau penyakit yang meliputi demam.
  • Proses melahirkan secara caesar.
  • Ibu memiliki masalah tiroid.
  • Ibu mengalami kelahiran traumatis atau perdarahan postpartum.

Yuk, Konsumsi Makanan dan Minuman Ini Agar ASI Keluar Setelah Melahirkan!

Cara normal mengeluarkan ASI

Ada beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan ASI secara normal atau alami, seperti:

Stimulasi payudara

Stimulasi payudara dapat membantu meningkatkan jumlah ASI dan mengaktifkan reseptor. Ibu bisa melakukan pijat payudara atau pompa dengan alat khusus. Pijat payudara juga dapat membantu merelaksASI otot yang tegang.

Minum banyak air dan tidur sebanyak mungkin

ASI mengandung banyak air, jadi hanya dengan menambah asupan air yang mungkin dapat meningkatkan jumlah ASI. Banyak wanita menemukan bahwa mereka menghASIlkan lebih banyak susu setelah tidur, karena itu memberi tubuh kesempatan untuk rileks dan membuat hormon penghASIl susu bekerja optimal.

Temukan cara untuk mengurangi stres

Lakukan teknik dan aktivitas pengurangan stres yang sehat. Seperti latihan pernapasan, yoga, olahraga ringan, ngobrol, serta perawatan diri dan relaksASI. Belajar menyusui bisa jadi hal yang menantang dan membuat ibu mudah stress, sehingga berpengaruh pada jumlah ASI.

Makan dengan baik

Tahukah kamu bahwa ibu menyusui membutuhkan tambahan 500 kalori per hari? Produksi ASI adalah kerja keras! Pastikan ibu selalu memiliki energi yang cukup, terutama pada masa-masa pemulihan pasca melahirkan. Makan makanan yang lengkap dan fokus pada buah-buahan segar, sayuran, dan biji-bijian.

10 Tips Diet Setelah Melahirkan Dan Menu Rekomendasinya

Tips cepat mengeluarkan ASI setelah melahirkan

Lakukan beberapa tips berikut jika ingin cepat mengeluarkan ASI sesaat setelah melahirkan. Mungkin ibu sedang dalam persiapan menyambut kelahiran atau sudah melahirkan namun ASI tidak kunjung keluar. Ikuti beberapa tips berikut:

1. Menyusui saat golden hour

Golden hour disini berarti waktu sesaat setelah bayi dilahirkan. Biasanya pada saat itu bayi akan bangun, waspada, dan siap menyusu. KonsultASIkan kepada dokter atau bidan mengenai hal ini agar bayi langsung diposisikan untuk menyusu.

2. Lakukan sentuhan dengan bayi/skin-to-skin

Umumnya bayi sangat suka bersentuhan dengan ibu karena rasanya sama seperti saat mereka dalam kandungan. Skin-to-skin memungkinkan bayi untuk menyusu lebih sering karena dekat dengan payudara dan dapat mencium bau ASI. Plus, cara ini juga meningkatkan hormon pembuat susu dan mengurangi tangisan bayi.

3. Gunakan bantuan pompa ASI rumah sakit

Jika ASI tidak keluar sesaat setelah melahirkan, ibu bisa minta bantuan pompa ASI khusus. Jenis pompa ini memiliki daya hisap ekstra yang dapat membuat perbedaan besar seperti jumlah ASI dan efek rangsangan yang diberikan. Hal ini dapat memberi peningkatan yang signifikan dalam jumlah ASI yang dihASIlkan ibu hingga beberapa waktu kedepan. 

Daftar Makanan untuk Ibu Menyusui agar Bayi Cepat Gemuk

4. Keluarkan ASI sesering mungkin

Meskipun yang keluar hanya cairan yang sedikit, ibu tetap dianjurkan untuk mengeluarkan ASI setidaknya setiap 2-3 jam sekali. Hal ini memang akan melelahkan, tapi ingat bahwa cara ini sangat efektif untuk meningkatkan jumlah produksi ASI yang akan bermanfaat nantinya. Apalagi jika ASI mASIh belum lancar atau belum keluar sama sekali.

5. Konsumsi makanan penambah ASI

Semangkuk oatmeal sehari menjadi penambah susu tradisional yang juga sehat. Beberapa praktisi kesehatan alami juga menggunakan obat herbal seperti fenugreek dan asparagus liar untuk meningkatkan produksi ASI. Bagaimanapun, ibu harus mendapat rekomendASI dokter terlebih dahulu agar disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Selamat mencoba!

Share artikel ini
Reference