FREE ONGKIR MIN ORDER RP 125.000. CEK S&K

Eritromisin merupakan obat untuk banyak jenis infeksi akibat bakteri. Obat ini juga dapat digunakan sebagai pencegah tumbuhnya infeksi bakteri tertentu secara spesifik. Eritromisin dikenal dengan antibiotik makrolida yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri.

Antibiotik ini khusus untuk mengobati infeksi bakteri saja, sehingga tidak akan bekerja serupa untuk infeksi akibat virus atau yang lainnya. Obat ini digunakan sesuai resep dokter.

Eritromisin adalah

Eritromisin adalah antibiotik dari golongan makrolida yang dapat bekerja sebagai antibacterial. Antibiotik ini dapat bekerja dengan maksimal pada jenis-jenis bakteri yang sensitif terhadap eritromisin, terutama dalam konsentrasi dan pH tertentu.

Antibiotik eritromisin mencakup juga azitromisin (Zithromax, Zmax) dan klaritromisin (Biaxin). Obat ini sering digunakan sebagai obat untuk infeksi bakteri seperti difteri, infeksi kulit, klamidia, saluran pernapasan karena bakteri, sifilis, dan pasien dengan alergi penisilin. Infeksi-infeksi tersebut memiliki bakteri yang sensitif terhadap eritromisin.

Kandungan eritromisin

Eritromisin digunakan sebagai obat infeksi tertentu dengan dosis yang sesuai. Dosis ini disesuaikan dengan keperluan penyembuhan masing-masing infeksi. Berikut beberapa bentuk dosisnya:

  • Bentuk tablet memiliki dosis: 250 mg, 333 mg, 400 mg dan 500 mg.
  • Bentuk suspensi atau cair tersedia dengan dosis: 250 mg dan 400 mg per 1 sdt.
  • Eritromisin dalam bentuk tablet kunyah tersedia dengan dosis 200 mg, sedangkan untuk bentuk serbuk tersedia dengan dosis 100 mg/sdt dan 200 mg/ sdt.
  • Juga tersedia dalam bentuk butiran dengan dosis 200 mg dan 400 mg/ sdt.
  • Tersedia dalam bentuk bubuk untuk injeksi atau infus dengan dosis 500 mg dan 1 g.

Indikasi eritromisin

Seperti antibiotik makrolida lainnya, eritromisin juga memiliki fungsi untuk mencegah pertumbuhan dan perkembang biakan sel bakteri yang dapat mengganggu tubuh. Infeksi bakteri yang timbul akan berpengaruh terhadap pembuatan protein sel tubuh.

Tetapi, ada beberapa jenis bakteri yang resisten terhadap eritromisin salah satunya adalah Haemophilus influenza. Oleh karena itu, penting juga untuk mengetahui jenis bakteri yang menginfeksi kamu.

Eritromisin digunakan untuk mengobati:

  • Radang tenggorokan atau kulit yang disebabkan oleh infeksi dari bakteri streptococcus
  • Infeksi pada paru-paru, seperti pneumonia yang disebabkan bakteri streptococcus pneumoniae
  • Penyakit yang berkaitan dengan radang panggul
  • Eritrasma
  • Batuk rejan
  • Listeriosis
  • Amebiasis usus

Selain itu, ada beberapa infeksi lainnya yang juga dapat diobati dengan eritromisin diantaranya adalah sifilis, gonore dan penyakit kulit karena klamidia. Obat ini dapat mencegah infeksi menyebar ke bagian lainnya.

Eritromisin juga bisa digunakan untuk obat alergi penisilin sebagai pencegah demam rematik berulang dan infeksi pada katup jantung atau endocarditis. Antibiotik ini bisa digunakan sebagai pencegah infeksi sebelum perawatan gigi dengan riwayat kelainan jantung.

Penting mengetahui berapa dosis penggunaan obat ini dengan berkonsultasi dengan dokter.

Efek samping eritromisin

Setiap obat pasti memiliki beberapa efek samping penggunaan, begitu juga dengan eritromisin. Efek samping yang akan dirasakan berupa mual, muntah, diare, sakit pada perut atau kram perut, dan kehilangan nafsu makan.

Jika dikonsumsi dengan makanan lainnya, gejala efek samping ini dapat berkurang. Jika kamu merasakan salah satu efek samping setelah mengonsumsi obat ini dan memburuk, sebaiknya segera hubungi dokter atau apotek terdekat.

Harus diingat, obat ini merupakan obat yang perlu diresepkan oleh dokter sebelum dikonsumsi. Efek serius yang mungkin dialami berupa tanda-tanda seperti penyakit hati. Misalnya, mual, muntah, mata dan kulit menjadi kuning, warna urin gelap, sakit perut yang parah, kelelahan yang parah, sulit berbicara, penglihatan kabur, hingga kehilangan pendengaran.

Jika mengalami efek-efek serius tersebut, maka diperlukan tindakan medis segera. Begitu juga dengan gejala seperti pingsan, pusing yang parah, dan detak jantung yang tidak terkontrol. Sebaiknya kamu segera ke layanan medis terdekat.

Apa yang terjadi apabila eritromisin diberikan bersamaan amoksisilin?

Mengombinasikan antibiotik penisilin seperti amoksilin dengan jenis antibiotik lain seperti eritromisin, kloramfenikol, asam sulfida dan oksitetrasiklin membantu memberikan kerja yang efektif membunuh bakteri infeksi penisilinase. Gabungan penisilin dengan eritromisin juga sering digunakan untuk pengobatan pneumonia.

Untuk kombinasi beta-laktam dan makrolida lainnya memang sering direkomendasikan sebagai pengobatan awal pada pneumonia akut, karena dapat menekan aktivitas dan perkembangan mikroba patogen.

Namun, untuk gabungan dua antibiotik eritromisin dengan amoksisilin hingga kini masih belum banyak sumber yang menyebutkan. Ada kemungkinan keduanya dapat mengobati masing-masing target bakteri. Namun, mungkin juga keduanya menjadi tidak efektif ketika bersamaan.

Penyumbatan pembuluh darah di otak menjadi masalah kesehatan yang sangat berbahaya. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita mengalami lumpuh bahkan kematian. Namun, risiko tersebut dapat diminimalisir jika penyakitnya terdeteksi sedini mungkin.

Efek penyumbatan pembuluh darah tergantung pada area terdampaknya. Jika area yang terkena penyumbatan adalah area dominan, maka kemungkinan gejala yang dialami akan berat. Sebaliknya, gejala akan ringan jika bagian otak yang terserang bukan area utama.

Apa itu penyumbatan pembuluh darah?

Pembuluh darah atau arteri adalah saluran yang membawa darah kaya akan oksigen ke seluruh tubuh. Mulai dari otak hingga ujung kaki, semuanya akan diberi suplai oksigen yang cukup. Arteri yang sehat memiliki dinding bagian dalam yang halus dan darah mengalir melaluinya dengan mudah.

Namun beberapa orang mengalami penyumbatan pada arteri tersebut. Penyumbatan pembuluh darah terjadi ketika adanya timbunan lemak (plak) yang menghambat aliran darah.

Plak arteri dapat mengurangi aliran darah, bahkan dalam beberapa kasus memblokirnya sama sekali. Arteri yang tersumbat sangat meningkatkan kemungkinan serangan jantung, stroke, dan bahkan kematian.

Pembuluh darah di otak

Ada banyak pembuluh darah di otak yang memiliki tugas pokok. Jika salah satunya tersumbat, maka fungsi otak akan terganggu. Berikut adalah pembuluh darah yang ada di otak:

  • Arteri karotis: Berada di bagian depan leher dan memberikan sebagian besar suplai darah ke otak, terutama bagian depan otak. Ini juga jauh lebih mudah diakses untuk perbaikan bedah daripada pembuluh darah yang terletak jauh di dalam otak.
  • Arteri vertebralis: Berada di belakang leher, tugasnya memasok darah ke bagian belakang otak. Arteri vertebralis memberikan darah ke bagian otak yang relatif kecil tapi tetap penting. Bagian otak ini mengontrol fungsi penunjang kehidupan seperti bernapas dan mengatur jantung.
  • Arteri basilar: Penggabungan arteri vertebralis namun lebih jauh ke atas dan lebih dalam di otak. Bagian ini juga menyediakan darah ke batang otak, yang mengontrol gerakan mata dan fungsi penunjang kehidupan.
  • Arteri serebral anterior: Memiliki dua sisi yaitu kiri dan kanan, merupakan cabang dari arteri karotis kiri dan kanan. Masing-masing memberikan darah ke daerah frontal otak, yang mengontrol perilaku dan pikiran.
  • Arteri serebral tengah: Adalah cabang dari arteri karotis kiri dan kanan, masing-masing. Arteri serebral tengah menyuplai darah ke area otak yang mengontrol gerakan. Terdapat satu arteri serebral tengah di setiap sisi otak.
  • Arteri serebral posterior: Arteri ini bercabang dari arteri basilar. Arteri serebral posterior kanan memasok darah ke daerah paling belakang-kanan dari otak. Sedangkan arteri serebral posterior kiri memberikan darah ke daerah paling belakang-kiri otak.
  • Arteri komunikan anterior: Arteri ini adalah hubungan antara arteri serebral anterior kanan dan kiri. Pembuluh darah ini, seperti arteri komunikan posterior, menawarkan efek perlindungan dengan memungkinkan berbagi suplai darah dari sisi lain. Arteri yang berkomunikasi membentuk bagian dari cincin pembuluh di otak yang disebut Lingkaran Willis.
  • Oftalmik: Arteri oftalmik memasok darah ke mata dan oleh karena itu memberikan nutrisi penting untuk penglihatan dan gerakan mata.
  • Retina: Arteri retina adalah pembuluh darah kecil yang memberikan darah ke retina, bagian belakang mata yang bertanggung jawab untuk penglihatan.

Penyumbatan pembuluh darah di otak

Pembuluh darah di otak sangat berkaitan dengan penyakit stroke. Penyakit ini terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu atau menurun. Ketika pembuluh darah tersumbat karena bocor atau pecah, maka suplai darah ke area tersebut akan melambat atau berhenti.

Darah membawa oksigen dan nutrisi melalui pembuluh darah atau arteri. Setiap hambatan dalam arteri otak, dapat menghilangkan oksigen dan nutrisi yang diperlukan. Hal ini menyebabkan hilangnya fungsi bagian otak yang disuplai oleh arteri tertentu.

Penyebab penyumbatan pembuluh darah di otak

Penyumbatan pembuluh darah di otak terjadi oleh lemak yang mengeras atau plak. Tingginya kadar kolesterol jahat, merupakan kontributor utama pembentukan plak arteri. Namun kolesterol jahat bukan satu-satunya penyebab penyumbatan.

Berikut adalah beberapa penyebab yang memungkinkan terjadinya penyumbatan:

  1. Tekanan darah tinggi. Memiliki tekanan darah tinggi meningkatkan plak arteri menumpuk. Kondisi ini juga mempercepat pengerasan arteri yang tersumbat.
  2. Asap rokok. Berpotensi meningkatkan penumpukan plak di arteri jantung dan otak.
  3. Diabetes, atau peningkatan gula darah juga merupakan penyebab utama. Bahkan orang yang mengalami peningkatan gula dan belum pada tingkat diabetes, juga memiliki peningkatan risiko pembentukan plak.
  4. Faktor risiko lain seperti gen, stres, gaya hidup, dan obesitas.

Gejala penyumbatan pembuluh darah di otak

Dalam banyak kasus, arteri yang tersumbat tidak menimbulkan gejala apa pun sampai peristiwa besar, seperti serangan jantung atau stroke terjadi. Kamu bisa merasakan beberapa gejala berikut:

  1. Sakit dada
  2. Sesak nafas
  3. Palpitasi jantung
  4. Kelelahan dan pusing
  5. Mual
  6. Mudah berkeringat
  7. Mati rasa tiba-tiba, seperti kelemahan pada wajah atau anggota badan, seringkali hanya pada satu sisi tubuh
  8. Tiba-tiba kesulitan berbicara dan memahami
  9. Tiba-tiba kesulitan melihat dengan satu atau kedua mata

Bahaya penyumbatan pembuluh darah di otak

Bahaya penyumbatan arteri otak tergantung di mana area plak menumpuk. Namun umumnya penyumbatan di otak akan menyebabkan stroke atau hilangnya beberapa fungsi tubuh. Ada dua jenis stroke yang dapat terjadi, yaitu:

Stroke iskemik

Merupakan jenis stroke yang paling umum. Terjadi ketika pembuluh darah otak menyempit atau tersumbat, sehingga menyebabkan aliran darah sangat berkurang (iskemia).

Pembuluh darah yang tersumbat atau menyempit disebabkan oleh timbunan lemak yang menumpuk, bekuan darah, atau kotoran lain yang mengalir melalui aliran darah.

Stroke hemoragik

Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak bocor atau pecah. Pendarahan otak dapat terjadi akibat banyak kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah.

Cara mengobati penyumbatan pembuluh darah di otak

Ada berbagai pilihan pencegahan dan pengobatan untuk pembuluh yang tersumbat. Dokter akan meresepkan obat untuk mengurangi plak pada arteri dan mencegah penyumbatan. Berikut beberapa tindakan yang bisa kamu lakukan sebagai pengobatan:

  • Mengubah gaya hidup. Gaya hidup sehat sangat penting untuk mengatasi plak arteri yang tersumbat.
  • Melakukan prosedur bedah atau intervensi. Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengobati arteri yang tersumbat dan mencegah akumulasi plak arteri tambahan.
  • Mengonsumsi obat-obatan dari dokter. Sejumlah obat dapat membantu mengendalikan beberapa faktor plak arteri, seperti obat penurun kolesterol, obat penurun tekanan darah, aspirin dan obat pengencer darah lainnya, yang mengurangi kemungkinan pembentukan bekuan darah yang berbahaya

Sebelum penyumbatan pembuluh darah di otak menjadi lebih parah hingga menimbulkan stroke. Sebaiknya kamu melakukan pemeriksaan sedini mungkin untuk mendeteksi adanya plak. Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat juga dapat mencegah penumpukan plak penyebab berbagai penyakit.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas sebagai pengendali kadar gula darah tubuh. Fungsi hormon insulin ini sangat berperan dalam menjaga glukosa darah dan berkaitan erat dengan penyakit diabetes melitus.

Penyakit ini merupakan penyakit yang bisa diturunkan melalui gen. Jika hormon insulin tidak bekerja dengan baik dan asupan glukosa berlebih risiko seseorang bisa terkena hiperglikemia sangat tinggi. Intinya, keseimbangan hormon ini sangat menentukan kesehatan seseorang.

Apa itu hormon insulin?

Insulin merupakan hormon yang dihasilkan oleh organ pankreas, yang terletak di bagian belakang lambung. Insulin ini merupakan istilah yang berarti pulau dan bagian dari pankreas sendiri ada yang disebut dengan pulau Langerhans.

Pulau Langerhans atau pulau pankreas sendiri memiliki beberapa jenis sel yang bisa menghasilkan hormon. Seperti pada sel beta yang dapat menghasilkan insulin. Setiap sel dapat menghasilkan hormonnya sendiri.

Tanpa insulin sel-sel tidak akan berfungsi dengan baik dan akan menyebabkan kelainan. Insulin juga memiliki beberapa efek metabolik seperti dapat menghentikan pemecahan zat protein dan lemak.

Hormon insulin dihasilkan oleh

Secara alami insulin dalam tubuh dihasilkan oleh pankreas. Ketika tubuh mengonsumsi makanan, maka pankreas akan mengeluarkan insulin untuk mengatur penggunaan glukosa untuk dijadikan sumber energi atau dijadikan sebagai cadangan energi.

Hormon insulin akan memberikan glukosa pada organ yang membutuhkan seperti otot hati dan jaringan lemak sebagai sumber energi. Dengan begitu setiap sel akan bekerja dengan glukosa sebagai bahan bakar.

Glukosa yang berlebih akan diubah bentuknya dan disimpan sebagai cadangan dalam bentuk lemak. Ketika tubuh membutuhkan glukosa lebih atau kekurangan glukosa, cadangan ini bisa digunakan sebagai sumber energi.

Fungsi hormon insulin

Hormon insulin memiliki fungsi membantu penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh. Setiap sel memiliki kebutuhan energi yang berbeda, sehingga perlu adanya takaran yang tepat oleh insulin.

Sel-sel dalam tubuh tidak bisa memecah karbohidrat dari makanan menjadi glukosa, sehingga peran insulin sangat penting. Selain itu, glukosa berlebih juga akan dibentuk menjadi glikogen sebagai cadangan energi. Insulin juga bisa mengubah glukosa dan glikogen menjadi lemak.

Manfaat hormon insulin untuk wanita

Insulin memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, salah satunya membantu menurunkan kadar glukosa darah dalam tubuh. Terutama dalam kasus diabetes mellitus, seseorang perlu asupan insulin untuk bisa memecah kelebihan insulin menjadi cadangan energi.

Akan tetapi, asupan insulin biasanya diberikan dalam bentuk suntikan yang digunakan sesuai saran dokter. Setiap orang dengan kasus diabetes memiliki kadar glukosa darah berlebih yang berbeda, sehingga memerlukan tambahan kadar insulin yang berbeda juga dalam jangka waktu tertentu.

Dengan adanya insulin alami tubuh, kadar glukosa dalam tubuh juga akan terjaga keseimbangannya dengan baik dan terhindar dari berbagai kelainan. Keseimbangan ini tentunya harus disertai dengan gaya hidup yang sehat.

Menjaga kadar glukosa darah dalam keadaan normal juga akan menjaga kondisi tubuh dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang, serta menjaga supaya komplikasi yang diderita tidak menjadi lebih parah.

Mekanisme kerja hormon insulin

Ketika makanan yang mengandung karbohidrat masuk ke dalam tubuh, maka makanan akan dicerna dan diubah menjadi glukosa. Hal ini membuat dalam darah akan terdapat glukosa dengan kadar yang tinggi.

Ketika insulin dilepaskan oleh pankreas, hormon akan masuk ke aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Insulin memiliki banyak fungsi terutama untuk mengatur penggunaan karbohidrat oleh tubuh yang berasal dari makanan yang dikonsumsi.

Karbohidrat nantinya akan dipecah di dalam tubuh oleh sistem pencernaan dan menghasilkan gula yang disebut dengan glukosa. Kalau kamu belum tahu, glukosa merupakan sumber energi utama yang digunakan oleh sel-sel untuk beraktivitas.

Nah, peningkatan glukosa darah setelah makan ini memberi sinyal ke pankreas untuk mengeluarkan hormon insulin ke dalam darah. Insulin akan membantu tubuh menyerap glukosa darah sesuai dengan keperluan masing- masing sel. Dengan begitu kadar glukosa darah akan normal kembali. Jika ditemukan adanya kelebihan glukosa maka insulin akan mengubahnya menjadi cadangan energi dalam bentuk glikogen atau lemak.

Melihat cara kerjanya, hormon insulin memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh. Yuk, jaga hormon tersebut dengan mengatur asupan makanan sehat dan rutin olahraga.

Mendekati waktu persalinan, air ketuban ini dapat pecah sebelum waktunya sehingga menyebabkan berkurangnya air ketuban yang bisa berbahaya bagi janin. Lalu, apa saja penyebab air ketuban sedikit? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini supaya kamu bisa mengantisipasinya!

Apa penyebab air ketuban sedikit?

Saat hamil, tubuh memproduksi air ketuban sekitar 12 hari lamanya setelah terjadinya pembuahan. Pada paruh pertama kehamilan, air ketuban terbuat dari air di dalam tubuh ibu.

Lalu, pada paruh kedua, sekitar usia kehamilan 20 minggu, air ketuban akan didominasi oleh urine janin. Selain ada ibu yang kelebihan air ketuban, ada juga ibu hamil yang kekurangan air ketuban. Masalah ini biasanya disebabkan oleh kondisi tertentu. Faktor penyebab air ketuban sedikit, antara lain:

1. Ketuban pecah dini

Kantung ketuban bisa pecah atau bocor sebelum waktu persalinan benar-benar tiba. Hal ini dapat menyebabkan cairan atau air ketuban dapat perlahan keluar, sehingga jumlahnya menjadi kurang atau bahkan habis.

2. Masalah dengan ibu hamil

Berbagai masalah pada ibu hamil, seperti diabetes, hipertensi, obesitas, dan dehidrasi juga dapat menyebabkan kurangnya jumlah air ketuban selama kehamilan.

Kondisi ini terjadi karena tubuh ibu tidak memiliki cukup cairan, atau bayi kesulitan mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga hanya sedikit urine yang keluar.

3. Gangguan fungsi plasenta

Plasenta berfungsi untuk membawa nutrisi dan oksigen ke janin. Jika plasenta tidak berfungsi dengan baik atau mulai terpisah dari dinding rahim, maka janin mungkin tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk memproduksi urine dengan baik, sehingga akan menghasilkan air ketuban yang lebih sedikit.

Jika pada trimester pertama dan awal trimester kedua hanya terdapat sedikit jumlah air ketuban, maka kemungkinan besar kamu akan mengalami keguguran. Pada kasus air ketuban yang rendah, juga menyebabkan bayi lahir prematur atau sungsang karena tidak dapat mengubah posisi tubuhnya.

plasenta previa

Faktanya, air ketuban memang memiliki fungsi penting bagi janin, yaitu melindungi dari cedera saat perut ibu sakit atau tertekan, membantu paru-paru dan sistem pencernaannya matang, melindungi dari infeksi, dan menjaga suhu janin tetap konstan.

Pada trimester ketiga, umumnya jumlah air ketuban akan lebih rendah dari biasanya. Jika dalam 6 bulan pertama kehamilan volume air ketuban rendah, maka kamu perlu waspada karena kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius.

4. Mendekati waktu pengiriman

Mendekati waktu persalinan, air ketuban secara alami akan mengalami penurunan, yakni setelah sekitar 36 minggu kehamilan. Saat air ketuban rendah atau mendekati habis, maka secara otomatis dokter kandungan akan menyarankan untuk segera melahirkan.

5. Obat-obatan

Obat-obatan tertentu, terutama yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, dapat menyebabkan air ketuban sedikit. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter kamu tentang obat-obatan yang kamu konsumsi selama kehamilan.

Ciri-ciri air ketuban sedikit

Selama kontrol kandungan, dokter akan memeriksa apakah kandungan air ketuban normal atau tidak. Saat melakukan USG, volume akan diukur dari 4 bagian rahim yang berbeda.

Ciri-ciri air ketuban sedikit dapat dideteksi melalui pemeriksaan USG secara berkala dengan dokter kandungan kamu. Terutama, jika usia kandungan kamu telah melewati selama 42 minggu lamanya.

Berikut ciri-ciri air ketuban sedikit, antara lain adalah:

  1. Ukuran rahim lebih kecil dari usia kehamilan
  2. Pertambahan berat badan ibu sangat sedikit
  3. Detak jantung janin melemah
  4. Tekanan darah tidak stabil
  5. Bayi yang dilahirkan sebelumnya memiliki berat badan lahir rendah
  6. Ultrasonografi mendeteksi lebih sedikit jumlah air ketuban
  7. Aktivitas janin berkurang secara signifikan
  8. Keputihan

Kamu harus waspada jika memiliki air ketuban yang bocor terus menerus. Jika ketuban pecah pada usia kehamilan muda, itu bisa berarti keadaan cukup darurat dan harus segera menghubungi dokter.

Akibat air ketuban sedikit

nyeri ovulasi apakah tanda hamil

Pada dasarnya, air ketuban memiliki peran penting untuk perkembangan otot, paru-paru, anggota badan, serta sistem pencernaan pada bayi. Saat trimester kedua, bayi mulai bernapas dan menelan air untuk membantu paru-paru tumbu.

Air ketuban sedikit yang terdeteksi pada trimester pertama kehamilan dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius, seperti kompresi organ janin, mengakibatkan cacat lahir dan meningkatkan risiko keguguran atau lahir mati.

Jika, kondisi ini terdeteksi pada trimester kedua kehamilan, komplikasi dapat mencakup pembatasan pertumbuhan intrauterin (IUGR), persalinan prematur, komplikasi persalinan seperti kompresi tali pusat, air bercampur mekonium, dan persalinan sesar. Beberapa masalah lainnya seperti:

Masalah perkembangan organ. Munculnya masalah pada perkembangan ginjal atau saluran kemih menyebabkan produksi urin berkurang, sehingga mempengaruhi jumlah air ketuban.

Masalah plasenta. Jika plasenta tidak menyediakan cukup darah dan nutrisi untuk bayi, bayi dapat berhenti mendaur ulang cairan.

Kebocoran atau pecahnya selaput. Kondisi ini biasanya ditandai dengan aliran atau tetesan cairan yang lambat. Ini karena robekan pada membran. Ketuban pecah dini juga dapat menyebabkan air ketuban yang rendah jumlahnya.

Kehamilan terlambat. Kehamilan lewat waktu yang bisa lebih dari 42 minggu dapat menjadi penyebab sedikitnya air ketuban karena adanya penurunan pada fungsi plasenta.

Komplikasi yang dialami ibu. Seperti dehidrasi, hipertensi, preeklamsia, diabetes, dan hipoksia kronis dapat mempengaruhi jumlah air ketuban itu sendiri.

Banyak faktor yang menjadi penyebab air ketuban sedikit, seperti ketuban pecah dini hingga konsumsi obat-obatan tertentu. Fungsi air ketuban sendiri sangat penting, yakni sebagai cairan pelindung bagi janin selama dalam kandungan.

Pernah memakai centella asiatica atau daun pegagan sebelumnya? Jenis daun herbal ini tumbuh subur dan banyak digunakan sebagai salah satu bahan aktif skin care lho, ladies.

Mempunyai kulit yang sehat dan cantik tentu menjadi dambaan semua wanita ya. Bahan skincare yang kerap digunakan adalah centella asiatica. Apa yang menjadi manfaat centella asiatica bagi kulit wanita? Yuk simak daftar manfaatnya.

Mengenal apa itu centella asiatica

Centella asiatica adalah nama ilmiah untuk daun pegagan. Daun pegagan berbentuk seperti kipas dengan warna daun hijau dan umumnya digunakan untuk tujuan pengobatan.

Daun pegagan sering dianggap sebagai obat tradisional seperti gotu kola atau daun tapak kuda.

Tanaman ini berperan sebagai antimikroba, antivirus, dan antioksidan. Masih berasal dari keluarga Apiaceae yang mengandung senyawa bioaktif.

Daun pegagan mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan untuk tubuh. Apa saja kandungan dalam daun pegagan ini?

Baca juga:

Kandungan centella asiatica

kandungan centella asiatica

Manfaat centella asiatica bisa dilihat dari kandungannya yang sangat bermanfaat untuk tubuh, menurut Biodiversity for Food and Nutrition, dalam 100 gram tanaman centella asiatica mempunyai kandungan dan nutrisi sebagai berikut:

  • 318,95 miligram (mg) kalsium
  • 9,35 mg zat besi
  • 47,4 mg magnesium
  • 468,59 mg kalium
  • 32,96 mg natrium
  • 2,3 mg zinc
  • 5984 mikrogram (mcg) beta karoten
  • 498,4 mcg vitamin A
  • 15,43 mcg vitamin C

Kandungan daun pegagan ini sarat akan nutrisi vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaat dari daun pegagan ini?

Manfaat centella asiatica

Daun pegagan dikenal sebagai tanaman yang penuh manfaat. Berikut ini adalah manfaat daun pegagan untuk kesehatan kulit dan tubuh:

1. Cegah penuaan dini

Centella asiatica dapat mencegah penuaan dini. Daun mengandung banyak nutrisi yang dapat memberikan protein untuk jaringan kulit tubuh, pembentukan kolagen dan sebagai produk anti aging alami.

Penggunaan daun pegagan ini dapat digunakan melalui produk skin care atau suplemen.

2. Mempercepat penyembuhan luka

Daun pegagan membantu mempercepat proses luka karena mengandung triterpenoid. Senyawa ini membantu meningkatkan antioksidan, meningkatkan suplai darah ke area luka dan memperkuat jaringan kulit. Daun ini mempunyai efek penyembuhan pada berbagai luka.

3. Mengurangi stres dan cemas

Tanaman daun pegagan dikenal dapat meningkatkan mood sehingga baik untuk depresi, stres, dan kecemasan berlebih yang dialami.

Manfaat centella asiatica dalam bentuk suplemen bisa dikonsumsi untuk mencegah gangguan tidur dan kecemasan yang kerap datang.

4. Membantu fungsi kognitif

Ekstrak daun pegagan ternyata mampu digunakan sebagai penambah daya ingat pada pasien stroke. Masih ada penelitian lebih lanjut mengenai fungsi dan manfaat daun pegagan untuk manfaat daya ingat.

5. Mengobati masalah kulit

Senyawa pentacyclic triterpenes, asiaticoside, dan asiatic acid dalam daun pegagan sangat baik untuk mengobati masalah kulit.

Ekstrak daun ini dapat merangsang pembelahan sel kulit sehat dan pembentukan jaringan sel kulit. Kulit bisa terlindungi dari jaringan parut, kerusakan karena sinar matahari dan selulit.

Baca juga: 13 Cara Memutihkan Kulit dengan Alami, Gampang Lho! 

6. Memudarkan stretch mark

Senyawa dalam daun pegagan bernama triterpenoid dapat meningkatkan produksi kolagen dan mengurangi stretch mark. Kamu bisa oleskan ekstrak daun pegagan pada daerah stretch mark.

7. Redakan nyeri sendi

Manfaat centella asiatica memiliki sifat anti inflamasi yang berguna dalam pengobatan radang sendi atau arthritis. Jenis daun herbal ini juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, erosi tulang rawan dan erosi tulang yang menimbulkan nyeri pada sendi.

8. Menghidrasi kulit

Puasa skincare

Kandungan dalam daun pegagan seperti bioaktif alami, saponin triterpenoid, asam amino, gula, flavonoid dapat melindungi kulit dari paparan radikal bebas, mempertahankan kelembaban dan mencegah penguapan air pada kulit.

9. Mengurangi jerawat

Daun pegagan mempunyai efek menenangkan kulit sehingga dapat mengurangi peradangan yang disebabkan masalah jerawat sekaligus dapat melembabkan kulit.

Baca juga: Sedang Jerawatan? Ini Cara Mengatasi Breakout yang Ampuh!

Bahan yang tidak boleh dipakai bersamaan dengan Centella asiatica

Manfaat centella asiatica atau daun pegagan memang cukup banyak, apalagi manfaatnya terhadap kesehatan kulit. Daun ini sangat baik sebagai salah satu kandungan skin care yang bisa membantu kulit mendapatkan kondisi terbaiknya.

Secara umum, daun pegagan dapat digunakan dengan jenis skin care dengan jenis bahan aktif apapun. Namun, jenis tanaman herbal ini kurang baik efeknya jika digunakan bersama niacinamide (zat turunan dari vitamin B3/niacin) karena dapat membuat kulit iritasi.

Oleh karena itu penting mengetahui kandungan apa saja dalam skin care yang kamu gunakan agar tidak sembarangan dalam mencampurnya, ya ladies!

Baca juga: Rekomendasi Skincare Kulit Kering Agar Selalu Sehat dan Glowing

Tips penggunaan skincare centella asiatica

tips menggunakan centella asiatica

Manfaat centella asiatica tentunya bisa dirasakan dengan maksimal apabila kamu dapat menggunakan jenis skin care ini dengan sesuai. Lakukan beberapa tips skin care berikut ini:

Ketahui apakah jenis kulit kamu alergi terhadap centella asiatica atau tidak, jika tidak, maka dapat diteruskan sebagai salah satu tahapan skin care dan dapat digunakan bersamaan dengan jenis skin care lain.

  • Gunakan pelembab yang aman, tidak berwarna, tidak mengandung parfum.
  • Jangan mencampurkan centella asiatica dengan niacinamide karena dapat menyebabkan iritasi. Dalam centella asiatica mengandung flavonoid, terpenoid, saponin dan phenolic acid yang kurang baik jika bertemu dengan niacinamide.
  • Centella asiatica dapat digunakan untuk orang dewasa dan aman jika digunakan dalam batas yang wajar.
  • Paparan senyawa centella asiatica dalam jumlah besar dapat menyebabkan reaksi alergi kulit sehingga harus dikonsultasikan dulu dalam pemakaiannya.
  • Jika mengalami efek samping sepert sakit perut, pusing, atau sakit kepala maka wajib berkonsultasi dan meminta rekomendasi dari dokter

Manfaat centella asiatica dapat dirasakan untuk kesehatan kulit. Tentunya penggunaan centella asiatica yang aman bisa digunakan sebagai perawatan kecantikan aman dan alami. Namun, jika mengalami efek samping buruk, konsultasi dan minta rekomendasi dokter agar penggunaan centella asiatica bisa tepat dan maksimal dirasakan, ya ladies!

Ladies, pernah mendengar atau mengalami penyakit tiroid sebelumnya? Jenis penyakit tiroid ini merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang wanita, khususnya mereka yang sudah pernah hamil atau memasuki usia menopause.

Gejala tiroid pada wanita bisa beragam dan bisa menjadi tanda penyakit lain yang mungkin lebih parah atau memicu risiko lain. Bagaimana gejala dan jenis pengobatannya? Simak yuk~

Apa itu penyakit tiroid?

apa itu penyakit tiroid

Penyakit tiroid adalah penyakit yang terjadi pada kelenjar bernama tiroid. Kelenjar ini berada di bagian leher yang fungsinya adalah menghasilkan tiroid.

Hormon ini berfungsi untuk mengendalikan banyak aktivitas di tubuh. Hormon tiroid dapat mengendalikan seberapa cepat kalori terbakar, cepat detak jantung dan sebagainya.

Jika kerja hormon ini terganggu, maka fungsi tubuh tidak dapat dikendalikan dengan baik. Gangguan tiroid dapat dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan jumlahnya. Jika terlalu sedikit maka disebut dengan hipotiroidisme, sedangkan jika terlalu banyak disebut dengan hipertiroidisme.

Jenis penyakit tiroid yang kerap ditemukan antara lain:

  • Hipotiroidisme. Jenis penyakit ini adalah penyakit tiroid ketika jumlah hormon tiroksin yang diproduksi terlalu sedikit.
  • Hipertiroidisme. Jenis penyakit tiroid ini terjadi karena kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid berlebihan dalam tubuh.
  • Penyakit gondok. Jenis penyakit tiroid ini adalah pembengkakan kelenjar tiroid yang terlihat seperti benjolan pada leher.
  • Nodul tiroid. Jenis penyakit tiroid ini adalah benjolan padat berisi air yang terbentuk karena kelenjar tiroid. Benjolan dapat berupa kista atau tumor jinak.
  • Kanker tiroid. Jenis penyakit tiroid ini terjadi karena jaringan kanker muncul pada kelenjar tiroid.

Wanita mempunyai risiko yang lebih besar mengalami gangguan ini daripada pria, khususnya setelah mengalami kehamilan dan menopause. Apa penyebab dan gejala tiroid pada wanita?

Cara Mengobati Benjolan di Leher dengan Daun Sirih, Terbukti Ampuh!

Penyebab penyakit tiroid

Penyebab penyakit tiroid adalah faktor yang dapat memperparah keadaan dan menyebabkan penyakit tiroid seperti:

  • Kekurangan yodium
  • Peradangan pada kelenjar tiroid
  • Pasca melahirkan
  • Faktor genetik
  • Autoimun
  • Gangguan pada hipofisis atau kelenjar pituitari

Penyakit tiroid dapat terjadi pada siapa saja, namun faktor risikonya lebih tinggi jika pada beberapa orang dengan kriteria berikut ini:

  • Berjenis kelamin wanita
  • Berusia lebih dari 60 tahun
  • Memiliki riwayat keluarga penderita tiroid
  • Memiliki riwayat penyakit kronis seperti penyakit autoimun atau diabetes
  • Pernah menjalani operasi tiroid
  • Pernah menjalani radioterapi pada bagian dada

Gejala tiroid pada wanita

gejala penyakit tiroid pada wanita

Gejala tiroid pada wanita biasanya akan ditandai dengan muncul benjolan pada leher. Gejala akan muncul seiring dengan perubahan hormone tiroid baik itu hipertiroidisme dan hipotiroidisme. Gejala dari tiroid berupa:

Gejala hipertiroidisme berupa:

  • Tremor
  • Turun berat badan
  • Mudah berkeringat
  • Gangguan tidur
  • Cemas, gugup dan mudah tersinggung
  • Jantung berdebar

Gejala tiroid pada wanita hipotiroidisme berupa:

  • Cepat letih
  • Mudah mengantuk
  • Mudah lupa
  • Sering merasa dingin
  • Kulit dan rambut rontok
  • Suara serak
  • Pembengkakan pada bagian tubuh atau edema
  • Pada wanita menstruasi lebih banyak

Perempuan Wajib Tahu Apa Saja Hormon Menstruasi Dalam Tubuh

Bahaya penyakit tiroid pada wanita

Satu dari delapan wanita mengalami masalah tiroid dalam hidupnya. Penyakit tiroid ini cukup berbahaya hingga dapat menyebabkan:

  • Masalah dengan periode menstruasi. Tiroid yang terlalu banyak atau sedikit dapat mempengaruhi siklus haid sehingga bisa sangat berat, ringan, atau malah tidak teratur. Penyakit tiroid bisa menyebabkan menstruasi terhenti dan mengalami kondisi yang disebut amenore.
  • Masalah kehamilan. Selain mempengaruhi siklus menstruasi, penyakit tiroid juga dapat menyebabkan masalah ovulasi sehingga membuat wanita sulit hamil.
  • Masalah selama kehamilan. Penyakit tiroid juga dapat menyebabkan masalah bagi ibu dan calon bayi sehingga harus diwaspadai.

Terkadang dalam beberapa kasus, penyakit tiroid disalah artikan sebagai gejala menopause karena penyakit tiroid dengan jenis hipotiroidisme lebih mungkin berkembang setelah menopause.

Gejala tiroid pada wanita bisa disembuhkan dengan cara dan pengobatan yang tepat. Seperti apa jenis pengobatannya?

10 Daftar Makanan Sehat untuk Penderita Hipertiroid

Cara mengobati tiroid pada wanita

Proses diagnosis penyakit tiroid ini membutuhkan pemeriksaan detail. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan gejala yang dialami, salah satu jenis pemeriksaannya adalah benjolan pada leher. Pemeriksaan penunjang umumnya meliputi:

  • Tes darah. Tes darah ini dilakukan untuk evaluasi fungsi kelenjar tiroid. Tes darah akan mengukur kadar hormon tiroid dan tsh (thyroid-stimulating hormone) dan mengetahui apakah pasien termasuk dalam hipertiroidisme atau hipotiroidisme.
  • Pemindaian. Selain tes darah, dokter juga dapat melakukan pemindaian melalui usg tiroid atau nuklir tiroid. Pemeriksaan dapat mengetahui ukuran benjolan penderita.
  • Biopsi. Pasien dapat menjalani pemeriksaan biopsi apabila penyakit tiroid yang diderita merupakan kanker tiroid. Biopsi dilakukan untuk mengambil sampel jaringan dan analisis pada laboratorium.

Pengobatan penyakit tiroid tergantung dari jenis dan gejala tiroid pada wanita. Terdapat 3 cara dalam penanganan penyakit tiroid, seperti:

  • Obat-obatan. Obat-obatan bisa memberikan fungsi yang berbeda untuk jenis penyakit tiroid. Fungsi obat-obatan yang diberikan umumnya untuk menggantikan hormone tiroid pada tubuh, menurunkan produksi hormon tiroid atau menghancurkan sel tiroid.
  • Terapi iodium radioaktif. Terapi iodium atau nuklir tiroid yaitu dengan menyuntikkan iodium radioaktif yang kemudian akan diserap kelenjar tiroid. Iodium ini akan berperan untuk menghancurkan jaringan tiroid abnormal.
  • Operasi. Operasi tiroid adalah operasi pengangkatan tiroid atau tiroidektomi untuk mengangkat kelenjar tiroid yang membesar atau benjolan dalam kelenjar.

Gejala tiroid pada wanita bisa mengindikasikan jenis penyakit tiroid yang mungkin kamu alami ya, ladies. Pahami dan amati gejala yang dirasakan. Apabila kondisi sudah darurat, maka penyakit tiroid harus segera ditangani agar segera dapat disembuhkan.

Kehilangan kemampuan penciuman tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari ya, ladies. Hal ini sering disebut dengan anosmia. Jika sudah mengalami anosmia, maka bisa menjadi tanda datang beragam penyakit, apalagi saat ini pandemic Covid-19 tengah merebak dan kehilangan indra penciuman bisa menjadi salah satu tandanya.

Bagaimana cara mengobati anosmia yang tepat? Yuk simak cara mengatasinya agar dapat dilakukan tindakan pencegahan risiko lain karena anosmia.

Apa itu anosmia?

Anosmia adalah kehilangan kemampuan penciuman karena beberapa penyebab yang beragam. Anosmia kerap dialami oleh penderita covid-19 yang kehilangan indera penciumannya. Proses penciuman terjadi jika bau masuk ke hidung dan diterima oleh sel saraf pembau. Sel akan mengirim sinyal ke otak untuk dapat mengidentifikasi bau.

Jika sudah mengalami tanda anosmia, maka harus segera mengetahui cara mengobati anosmia karena bisa menimbulkan komplikasi dan bahayanya lain seperti:

  • Keracunan makanan karena tidak mampu mencium aroma basi atau busuk
  • Makan terlalu banyak atau sedikit karena kemampuan mencium merasakan makanan berkurang atau hilang
  • Hilangnya keintiman dengan pasangan karena aroma parfum atau feromon hilang
  • Bahaya kebakaran karena tidak dapat mencium bau terbakar atau gas bocor

Dilansir dari Healthline, untuk dapat mengetahui bagaimana cara penanganan yang tepat, ketahui apa saja yang menjadi penyebab anosmia.

Penyebab anosmia

Cara mengobati anosmia bisa disesuaikan dengan penyebab dari anosmia itu sendiri. Beberapa gangguan anosmia dapat berupa:

Gangguan dinding dalam hidung

Anosmia yang terjadi di dinding dalam hidung dapat disebabkan karena:

  • Flu
  • Pilek
  • Rhinitis non alergi
  • Rhinitis alergi
  • Sinusitis
  • Kebiasaan merokok

Penyumbatan rongga hidung

Kondisi yang dapat menyebabkan penyumbatan rongga hidup sehingga penderita mengalami anosmia antara lain:

  • Tumor
  • Polip hidung
  • Kelainan tulang belakang

Kerusakan otak dan sistem saraf

Kerusakan otak bisa menyebabkan sistem saraf yang mengirim sinyal bau ke otak menjadi terhambat. Penyebabnya dan cara mengobati anosmia, antara lain:

  • Diabetes
  • Penuaan
  • Sindrom kallman
  • Bedah otak
  • Aneurisme otak
  • Tumor otak
  • Penyakit alzheimer
  • Penyakit paget
  • Multiple sclerosis
  • Kekurangan nutrisi
  • Efek samping obat
  • Paparan racun

Gejala anosmia

Sepertinya yang telah dijelaskan, anosmia adalah hilangnya kemampuan untuk dapat mencium bau. Penderita anosmia terkadang tidak dapat mencium bau tubuhnya sendiri dan bahkan sesuatu yang menyengat seperti gas bocor tidak dapat tercium olehnya. Beberapa gejala dan cara mengobati anosmia dari anosmia antara lain:

  • Sakit kepala. Pada penderita anosmia, saluran napas terganggu sehingga penderita bisa mengalami sakit kepala. Hindari makanan yang dapat menyebabkan sakit kepala seperti pisang atau kafein.
  • Hilang kepekaan terhadap bau. Gejala anosmia juga menjadi parah saat penderita sudah kehilangan kepekaan terhadap bau. Ketidakpekaan ini tentu akan menimbulkan masalah dan gangguan kesehatan lain.
  • Wajah membesar. Wajah penderita anosmia cenderung membesar sebagai salah satu gejala anosmia.
  • Suara berubah. Penderita anosmia akan mengalami perubahan suara dan ini adalah gejala yang sering ditemukan sebagai tanda anosmia.
  • Kebiasaan mendengkur. Gejala anosmia dapat menyebabkan penderitanya mendengkur saat tertidur. Kebiasaan ini bisa menjadi tanda bahwa seseorang menderita anosmia.
  • Telinga membesar. Gejala lain dari anosmia selain kepala yang membesar adalah telinga yang juga membesar.
  • Kerusakan otak. Gejala dari anosmia yang lain adalah kerusakan pada otak. Perlu pemeriksaan lebih lanjut jika ada trauma kepala apabila terdapat gangguan anosmia atau bukan.
  • Timbul polip. Gejala lain dari anosmia adalah timbulnya polip yang dapat memblokir saluran udara. Kondisi ini bisa berdampak pada sinusitis dan pernapasan seseorang.
  • Defisiensi zinc. Kekurangan zinc bisa menjaid gejala dari anosmia. Zinc merupakan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh dan sebagai tanda kekebalan tubuh manusia.
  • Rongga hidung tersumbat. Anosmia membuat penderitanya tidak dapat menggunakan indra penciuman dengan benar. Penyebabnya bisa dari flu atau rongga tersumbat yang merupakan gejala dari anosmia.

Cara mengobati anosmia bisa disesuaikan dengan gejala yang timbul dan penyebabnya yang paling banyak menjadi faktor munculnya anosmia. Hal ini bisa menjadi tahapan saat mengobati anosmia pada seseorang.

Cara mengobati anosmia

Cara mengobati anosmia disesuaikan dengan gejala dan riwayat penyakit yang dialami. Umumnya dokter akan menanyakan mengenai bau apa saja yang tidak tercium oleh pasien dan apakah terdapat gangguan pada indra pengecapnya atau tidak.

Dokter akan melakukan endoskopi untuk melihat apakah ada peradangan, pembengkakan, polip atau nanah pada hidung. Pemeriksaan saraf yang bisa dilakukan untuk proses pengobatan anosmia antara lain:

  • MRI. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit yang berhubungan dengan otak dan apabila pasien tidak mengalami sinus atau gangguan pada hidung.
  • CT Scan. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi gangguan sinus, tumor, dan patah tulang pada hidung.

Beberapa pengobatan anosmia bisa dilakukan tergantung dari penyebabnya, antara lain:

  • Pembedahan. Ini dilakukan untuk mengatasi anosmia yang disebabkan kelainan tulang hidung, polip hidung dan tumor hidung.
  • Penghentian konsumsi obat-obatan anosmia
  • Pemberian obat dekongestan untuk hidung tersumbat
  • Pemberian antibiotik jika anosmia terjadi karena infeksi bakteri

Bagaimana mengatasi anosmia dengan bahan alami?

Bahan alami untuk mengobati anosmia

Anosmia bisa diredakan dengan beberapa bahan alami serta direkomendasikan dokter antara lain:

  • Minyak kayu putih. Penderita anosmia bisa menghirup kayu putih agar dapat merangsang penciuman kembali. Hirup 2-3 kali sehari dan rangsang juga hidung dengan aroma kuat selama 20 detik.
  • Minyak jarak. Minyak jarak bisa menjadi cara mengatasi anosmia. Selain itu minyak jarak juga dapat mengurangi peradangan karena alergi dan pilek. Caranya yaitu panaskan minyak, pastikan suhu minyak cukup. Teteskan atau oles pada lubang hidung. Minyak jarak bisa dipakai saat bangun dan sebelum tidur.
  • Larutan garam. Larutan garam bisa dipakai untuk mengobati anosmia dan alergi. Larutan garam bisa dipakai dengan menyemprotkan cairan ke hidung untuk mengeluarkan lendir dan alergen menyumbat rongga.
  • Jahe. Jahe memiliki aroma menyengat namun khas. Jahe bisa digunakan untuk melatih kemampuan indra penciuman. Jahe juga dapat diminum untuk meredakan peradangan pada saluran pernapasan hidung.

Cara mengobati anosmia cukup beragam dan bisa disesuaikan dengan gejala serta penyebab yang timbul. Waspadai dan tandai jika mulai kehilangan kemampuan indera penciuman agar menghindari datangnya penyakit lainnya.

Banyak orang berpikir bahwa UGD (unit gawat darurat) dan IGD (instalasi gawat darurat) adalah fasilitas kesehatan yang sama. Perbedaannya memang hanya pada huruf depannya saja, tapi keduanya ternyata berbeda, lho.

Meskipun keduanya merupakan tempat di mana pasien gawat darurat dirawat, namun kedua memiliki perbedaan. Apa sih perbedaan IGD dan UGD? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Apa itu IGD?

IGD adalah singkatan dari Instalasi Darurat. Selain spesialis dan dokter umum yang bekerja di sana, IGD memiliki banyak ruang dan seperangkat alat yang lebih lengkap. Ruang gawat darurat juga berisi sumber daya laboratorium untuk mendiagnosis dan memberikan perawatan kepada pasien yang memiliki kondisi serius dan mengancam jiwa.

Pasien dalam keadaan darurat adalah keadaan yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga, seperti kecelakaan. Sedangkan pasien dalam keadaan gawat adalah kondisi yang berhubungan dengan penyakit atau kondisi yang mengancam jiwa.

Oleh karena itu, sifat ruang IGD adalah tepat, cepat, dan tidak memiliki batas waktu. IGD juga sangat bergantung pada sumber daya manusia, fasilitas, serta prosedur kerja yang baik dan benar.

Umumnya, staf IGD tersedia 24/7, termasuk asisten dokter, dokter, perawat bahkan berbagai spesialis, seperti bidang neurologi, kardiologi, ortopedi, dan tim spesialis lain yang memiliki kemampuan dalam penanganan cepat.

Ketika kamu memasuki ruang gawat darurat sebagai pasien yang penyakit atau masalahnya harus ditangani, IGD akan membuat beberapa klasifikasi penanganan, yaitu kritis tidak mendesak, kritis, dan tidak kritis.

Apa itu UGD?

UGD adalah singkatan dari unit gawat darurat. Dibanding dengan IGD, UGD memiliki ruangan yang lebih kecil dengan peralatan medis yang lebih terbatas.

Kegawatdaruratan yang dapat ditangani di UGD antara lain nyeri dada, nyeri punggung atau otot, luka sayat, luka bakar ringan, diare, nyeri telinga, berbagai masalah kulit, nyeri sendi, dan sebagainya. Namun secara umum, beberapa kondisi tersebut dianggap darurat, sehingga harus dievaluasi terlebih dahulu dan dirawat di UGD sebagai penanganan awal.

Perbedaan IGD dan UGD juga dilihat dari prioritas dalam memberikan pelayanan berdasarkan kondisi pasien. Di UGD, sistem manajemen pasien didasarkan pada tingkat kegawatdaruratan kondisi pasien, yaitu pasien dengan kondisi harus cepat ditolong, pasien kondisi gawat, pasien dengan keadaan tidak mendesak, pasien dengan kondisi serius tapi tidak gawat, serta pasien yang memiliki potensi perburukan.

Jenis-jenis ruangan rumah sakit

Nah, setelah kamu tahu perbedaan IGD dan UGD serta sedikit penjelasan tentang dua ruangan di rumah sakit tersebut, kamu juga harus tahu beberapa ruang lain yang ada di rumah sakit. Yuk, simak penjelasan ini!

ICU

Intensive Care Unit (Unit Perawatan Intensif) atau ICU adalah perawatan rumah sakit yang didedikasikan untuk merawat pasien dewasa dengan kondisi yang mengancam keselamatannya.

Sebagian besar prosedur yang dilakukan di ruang perawatan ICU dirancang untuk menyelamatkan pasien dari cacat permanen yang dikhawatirkan mengganggu cara mereka melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan, dalam banyak kasus, prosedur yang dilakukan di ICU bertujuan untuk menyelamatkan pasien dari kematian.

Oleh karena itu, pasien yang mengalami kondisi kritis atau mengancam nyawa seringkali dipantau secara intensif oleh tenaga medis yang terampil dan terlatih menggunakan peralatan khusus. Hal ini dikarenakan ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi di ICU. Nah, untuk itulah tenaga medis yang ditugaskan di ICU dituntut untuk mampu melakukan tindakan medis kritis dengan kewaspadaan tinggi.

PICU

PICU adalah singkatan dari Pediatric Intensive Care Unit. Tidak seperti ICU, PICU adalah bagian dari fasilitas perawatan rumah sakit yang dikhususkan untuk dalam melayani anak-anak berusia antara 1 bulan dan 18 tahun. Selama perawatan ini, anak-anak dengan penyakit parah atau kritis menerima perawatan intensif dan pemantauan khusus oleh staf medis.

Beberapa dari perawatan intensif ini termasuk pemasangan ventilator pada pasien serta penggunaan obat-obatan tertentu yang hanya boleh digunakan di bawah pengawasan medis yang ketat. Dalam banyak kasus, anak-anak yang menjalani operasi besar akan dirawat di PICU selama beberapa hari.

Tips mendapatkan penanganan emergency terbaik

Jika kamu berada di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya, kamu mungkin pernah menjumpai kasus pasien gawat darurat yang pengobatannya ditunda karena tidak membayar uang jaminan. Namun, bagaimana sebenarnya aturan penanganan pasien gawat darurat yang harus dilaksanakan oleh fasilitas kesehatan?

Pasien sendiri berhak atas pelayanan medis yang sebenarnya dijamin oleh berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Aturan penanganan pasien gawat darurat ini tertuang dalam peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Peraturan tentang pedoman pelaksanaan program jaminan kesehatan masyarakat diterbitkan 40 tahun 2012. Dalam hal perawatan medis darurat berdasarkan peraturan, semua fasilitas kesehatan harus memberikan pertolongan pertama kepada peserta BPJS dan jaminan kesehatan lainnya.

Jadi, jika kamu ingin mendapatkan penanganan emergency terbaik, berbicaralah kepada petugas emergency tentang peraturan ini.

Banyak orang mengalami gejala yang tidak nyaman ketika haid. Sebenarnya, mengonsumsi makanan tertentu bisa memperburuk gejala ini. Biasanya, saat haid, timbul gejala-gejala seperti kram, sakit kepala, mual, merasa lelah, hingga perubahan mood.

Jika kamu mengalami gejala-gejala haid yang membuat rasa tidak nyaman, hindari beberapa makanan yang tidak boleh dimakan saat haid. Misalnya, kamu jangan mengonsumsi garam atau alkohol. Makanan apalagi yang sebaiknya dihindari? Yuk baca artikel ini sampai akhir untuk tahu makanan lainnya yang sebaiknya tidak dimakan saat haid.

Kondisi pencernaan saat haid

Ketika mengalami haid, banyak orang terkena diare. Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dikeluhkan. Dilansir dari Hello Sehat, 50 persen orang mengalami gangguan pencernaan saat haid datang, atau bahkan sebelum haid datang. Selain diare, banyak orang juga mengalami sembelit dan perut begah.

Saat haid, wanita bisa mengalami diare karena zat prostaglandin pada tubuh menyebabkan uterus terus berkontraksi. Zat ini juga mendorong kontraksi pada usus. Selain itu, prostaglandin juga bisa menyebabkan diare.

Peningkatan kadar hormon progesteron dalam tubuh sebelum haid juga bisa memberi pengaruh terhadap sistem pencernaan. Sehingga, biasanya tidak hanya diare saja yang menjadi keluhan, namun juga sembelit. Pada penderita endometriosis biasanya lebih rentan mengalami sembelit.

ciri-ciri telat haid karena stres

Makanan yang tidak boleh dimakan saat haid

Saat ini ada banyak mitos dan fakta makanan yang tidak boleh dimakan saat haid. Namun, tidak semua informasi itu benar. Beberapa makanan sebaiknya tidak kamu makan saat haid supaya tidak memperburuk kondisi nyeri atau kram. Beberapa makanan tersebut di antarnya adalah:

Garam

Mengonsumsi banyak garam saat haid bisa menyebabkan kembung. Untuk mengurangi rasa kembung, jangan tambahkan garam ke dalam makanan dan hindari makanan yang mengandung banyak natrium.

Gula

Makan terlalu banyak gula bisa memperburuk perubahan mood. Jika kamu cenderung merasa depresi, murung, atau cemas selama haid, sebaiknya perhatikan asupan gula.

Kopi

Mengonsumsi kopi bisa menyebabkan kembung dan memperburuk sakit kepala. Kopi juga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Jika kamu sering mengalami diare ketika haid, sebaiknya kurangi asupan kopi untuk mencegahnya.

Alkohol

Alkohol bisa memberikan efek negatif terhadap tubuh, termasuk memperburuk gejala haid. Misalnya, alkohol dapat menyebabkan dehidrasi yang bisa memperburuk sakit kepala. Selain itu, mengonsumsi kopi bisa menyebabkan kembung, diare, dan mual.

5 Makanan Pelancar Haid yang Aman Dikonsumsi

Makanan pedas

Banyak orang yang merasa sakit perut setelah makan makanan yang pedas. Biasanya, mereka juga mengalami diare dan mual. Jika perut kamu sukar untuk menoleransi makanan pedas, sebaiknya hindari untuk mengonsumsinya saat haid.

Daging merah

Kadar prostaglandin yang tinggi di dalam tubuh bisa mengakibatkan kram. Meskipun daging merah kaya akan zat besi, makanan ini juga tinggi akan prostaglandin sehingga harus dihindari selama haid.

Makan Timun saat Haid Bikin Darah Haid Tak Lancar, Mitos atau Fakta?

Tips konsumsi makanan sehat saat haid

Agar tubuh tetap sehat saat haid, upayakan untuk mengikuti beberapa tips hidup sehat berikut ini.
Minum air yang cukup. Minum air saat sangat penting agar tubuh tetap terhidrasi. Hal ini bisa mengurangi risiko terjadinya sakit kepala karena dehidrasi.

  • Konsumsi sayur dan buah-buahan. Agar tetap terhidrasi, konsumsi buah-buahan yang kaya air seperti semangka dan mentimun. Sayuran berdaun hijau bisa meningkatkan kadar zat besi untuk mencegah kelelahan, nyeri tubuh, dan pusing.
  • Minum teh jahe yang hangat. Jahe mempunyai efek anti inflamasi yang bisa mengatasi rasa pegal pada otot. Selain itu, jahe bisa mengurangi rasa mual.
  • Konsumsi makanan yang mengandung protein seperti ayam. Makan protein penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan dan membantu kamu untuk tetap merasa kenyang.
  • Konsumsi omega-3. Omega-3 bisa diperoleh dengan mengonsumsi ikan, minyak biji rami, kacang, dan suplemen omega-3. Omega-3 bisa mengurangi nyeri haid dan membantu mengatasi perubahan suasana hati saat haid.
  • Konsumsi cokelat hitam. Selain lezat, cokelat hitam kaya akan zat besi dan magnesium. Kandungan magnesium pada cokelat hitam bisa mengurangi gejala PMS.
  • Minum teh peppermint. Dilansir dari situs Health Line, sebuah studi yang dilakukan tahun 2016 menyatakan bahwa teh ini bisa mengurangi gejala PMS, seperti kram, mual, dan diare.

Buah yang Tidak Boleh Dimakan Saat Haid, Sebaiknya Hindari!

Hindari makanan yang bisa memperburuk gejala saat haid. Selain menghindari dan mengonsumsi makanan-makanan tertentu, kamu bisa meredakan gejala saat haid dengan melakukan olahraga, menggunakan kompres, mengonsumsi obat, atau memijat perut.

Asam lambung atau dikenal juga dengan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan penyakit lambung. Gejala asam lambung yang paling umum, yaitu pangkal mulut terasa asam dan nyeri pada dada sampai tenggorokan.

Kondisi tersebut disebabkan karena asam lambung yang naik dan kembali ke saluran penghubung mulut dan kerongkongan. Jika tidak segera diatasi kondisi penderitanya akan semakin parah dan menimbulkan komplikasi.

Asam lambung adalah

GERD atau asam lambung adalah sebuah penyakit gangguan pencernaan yang dapat memengaruhi cincin otot antara kerongkongan serta perut. Cincin otot ini disebut dengan sfingter esofagus bawah atau LES yang menyebabkan mulas ketika bereaksi.

Ketika seseorang mengalami asam lambung orang tersebut akan merasakan beberapa gejala. Untungnya, gejala ini dapat dikurangi dengan memperbaiki pola makan serta gaya hidup. Untuk kasus yang sudah akut, diperlukan tindakan lebih lanjut dengan bantuan obat-obatan.

Apa gejala asam lambung?

Gejala yang umum dirasakan oleh penderita GERD adalah mulas dan gangguan pencernaan. Ketika semakin parah, akan disertai dengan nyeri dada seperti terbakar dan nyeri terus bergerak ke atas hingga ke tulang dada dan tenggorokan.

Gejala yang dialami mulai dari rasa terbakar, tertekan dan nyeri ulu hati paling lama akan terasa selama 2 jam. Hal tersebut akan semakin buruk ketika baru selesai makan, banyak bergerak bahkan ketika berbaring atau membungkuk akan menambah rasa mulas pada perut.

Banyak penderita akan merasa lebih baik jika dalam posisi berdiri atau dengan bantuan obat antasida untuk membersihkan asam lambung dari tenggorokan. Sehingga, posisi pun menjadi hal penting untuk mengurangi gejala yang dirasakan.

Banyak orang mengira nyeri pada ulu hati merupakan gejala dari penyakit jantung atau serangan jantung. Nah, pada penderita GERD gejala ini juga bisa timbul dan akan semakin memburuk ketika melakukan aktivitas berat seperti olahraga.

Selain rasa nyeri, penderita asam lambung mungkin juga mengalami gejala seperti:

  • Mual dan muntah
  • Mulut terasa bau dan pahit
  • Sulit bernapas
  • Susah menelan ludah atau makanan
  • Email gigi terkikis
  • Terdapat benjolan di tenggorokan

Berbeda dari biasanya, ketika malam hari gejala asam lambung akan sedikit berbeda karena suhu udara yang berbeda yaitu:

  • Batuk yang terus menerus
  • Radang pada tenggorokan
  • Sulit bernapas atau asma yang semakin memburuk dan terjadi tiba-tiba
  • Mengalami gangguan tidur atau sulit tidur

Sejumlah gejala bisa teratasi dengan mudah tanpa bantuan obat seperti dengan istirahat sebentar dan merilekskan tubuh. Namun gejala ulu hati pada penyakit jantung dan GERD tidak dapat dibedakan, jika semakin parah segera hubungi dokter, ya.

Kondisi asam lambung naik

Penyakit asam lambung adalah gangguan yang terjadi pada sistem pencernaan yang dapat mempengaruhi katup antara kerongkongan dan perut menjadi terbuka. Bagian tersebut dikenal dengan otot cincin yang dapat mengatur masuknya makan yang akan dicerna.

Pada umumnya otot cincin ini akan terbuka ketika menelan makanan atau minuman. Ketika makanan sudah masuk ke bagian perut, katup ini otomatis akan tertutup kembali untuk mencegah asam lambung dan isi lambung naik ke kerongkongan.

Pada kasus penderita GERD, otot cincin atau LES akan mengalami gangguan. Sehingga aktivitas menutupnya menjadi lemah dan kaku. Dengan begitu membuat isi perut seperti asam lambung dengan mudah naik menuju ke kerongkongan hingga mulut.

Kondisi tersebut akan terjadi terus menerus ketika lapisan kerongan mengalami iritasi sampai peradangan. Iritasi ini yang akan menimbulkan rasa nyeri dan menjadi gejala bagi setiap penderita penyakit GERD.

Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan GERD pada seseorang:

1. Kondisi kesehatan tubuh

Kondisi tubuh seseorang dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya GERD. Seperti kondisi obesitas, hernia hiatal, kehamilan dan mengalami scleroderma. Kondisi-kondisi ini menjadi salah satu pemicu timbulnya asam lambung.

2. Gaya hidup yang buruk

Hal ini menjadi salah satu penyebab yang paling berpengaruh. Karena, ketika kondisi tubuh sedang baik-baik saja tetapi terus-menerus membiarkan terjadinya kebiasaan buruk, maka tubuh pun akan ikut memburuk seiring waktu berjalan.

Kebiasaan buruk tersebut adalah merokok, makan banyak ketika malam hari, konsumsi makanan berlemak, pedas dan asam berlebih, minuman bersoda, konsumsi alkohol dan kafein berlebih, atau mengonsumsi obat-obatan.

3. Bahaya asam lambung naik

Penyakit asam lambung yang parah dan tidak teratasi dengan baik akan menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Berikut bahaya dari asam lambung yang tak terawat:

  1. Penyakit ulkus esofagus, saat asam lambung akan menggerogoti kerongkongan hingga mengakibatkan luka. Luka ini biasanya akan berdarah dan membuat penderitanya menjadi sulit menelan
  2. Striktur esofagus, kondisi saat asam lambung akan merusak bagian bawah kerongkongan dan menyebabkan jaringan parut. Jaringan parut akan menumpuk dan membuat saluran menjadi sempit.
  3. Barrett Esophagus, ini merupakan kondisi refluks asam lambung akan mengubah sel di jaringan melapisi kerongkongan. Lapisan ini lama kelamaan akan menjadi tebal dan memerah. Kondisi ini juga berisiko tumbuh menjadi kanker.
  4. Masalah pada paru-paru, refluks akan mencapai bagian belakang tenggorokan. Hal ini akan membuat iritasi dan sakit di bagian paru-paru ketika bernapas. Selain itu, suara penderita akan menjadi serak serta mengalami sesak dan batuk dalam waktu yang lama.

Cara mengobati asam lambung naik

Jika Anda berniat untuk mengobati GERD, anda bisa memulainya dengan melakukan hal-hal kecil terlebih dahulu. Seperti memperbaiki kebiasaan dan gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut cara untuk mengobati asam lambung yang naik.

  • Hindari makanan yang dapat memicu refluks kambuh. Yaitu makanan berlemak, makanan pedas, makanan asam, daun mint, coklat, bawang, kopi yang berlebihan dan minuman bersoda.
  • Hindari makan dengan porsi besar sekaligus, hal ini akan membuat perut terkejut dan menimbulkan tekanan pada LES sehingga memicu GERD.
  • Hindari berbaring setelah makan. Setidaknya harus menunggu sekitar 3 jam agar makanan tercerna dengan baik.
  • Menggunakan bantal ketika tidur dan dengan membuat posisi tubuh menjadi lebih tinggi dari perut. Dengan begitu gaya gravitasi akan membantu asam lambung terjaga di posisi yang baik.
  • Berhenti dari kebiasaan buruk merokok dan konsumsi alkohol. Karena dengan konsumsi nikotin, otot pada LES dapat terganggu dan melemah.
  • Coba untuk melakukan diet gluten, yaitu dengan menghindari konsumsi makanan sumber gluten. Seperti biji-bijian barley, rye dan gandum.

Kondisi asam lambung atau GERD merupakan penyakit yang sangat tidak nyaman ketika kambuh. Namun, kamu bisa mencegah dan mengurangi gejala GERD dengan memperbaiki kebiasaan dan gaya hidup sehat.

Petting apakah bisa menyebabkan kehamilan? Ini mungkin pertanyaan yang sering dilontarkan oleh mereka yang punya kehidupan seksual yang aktif. Nyatanya, hubungan seksual tidak harus selalu melibatkan penetrasi. Ada beberapa aktivitas seksual yang bisa dilakukan tanpa penetrasi, salah satunya petting.

Petting bisa dikategorikan sebagai pemanasan sebelum melakukan hubungan. Agar gairah seksual semakin membara. Aktivitas ini juga populer dengan istilah making out atau dry humping (frottage) alias bercumbu tanpa buka baju.

Apa itu petting?

Petting adalah aktivitas seksual tanpa melibatkan penetrasi. Aktivitasnya bisa berupa berciuman, meremas, menjilat, menggigit, atau saling memainkan alat vital. Selama tidak ada penetrasi, maka semua aktivitas seksual tersebut masuk kategori petting.

Kamu tidak harus selalu mencapai orgasme saat petting, tapi aktivitas ini bisa meningkatkan keharmonisan dan keintiman pasangan. Petting menjadi cara yang bagus untuk mengembangkan teknik seksual. Begitu juga bagi kamu yang ingin bermesraan intim bersama pasangan, tapi belum siap untuk penetrasi. Nah, petting menjadi jawaban yang paling tepat.

Petting apa bisa menyebabkan kehamilan?

Banyak pasangan yang saling menggesek alat kelamin saat petting. Sehingga sering muncul pertanyaan, petting apa bisa menyebabkan kehamilan? Ya, tidak sedikit dari mereka melakukan petting sebagai alternatif penetrasi untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan.

Ada dua kategori yaitu, petting berat (heavy petting) dan ringan (lite petting). Aktivitas petting ringan hanya melibatkan ciuman, belaian, remasan, dan gerakan ringan lainnya. Sementara petting berat lebih fokus pada permainan di area bawah pinggang.

Penggunaan mainan seks (sex toy) termasuk pada petting berat. Beberapa contohnya adalah oral seks (ciuman aktif,menjilat alat kelamin), hand jobs, fingering, hingga kedua pasangan mencapai orgasme atau saling masturbasi.

Secara umum, petting adalah aktivitas seksual paling aman untuk menghindari penularan penyakit seksual dan kehamilan. Banyak orang juga menganggap bahwa petting adalah cara paling fantastis untuk menyalurkan gairah seksual tanpa risiko kehamilan.

Petting tidak akan menimbulkan kehamilan, selama aktivitas atau gerakan yang dilakukan termasuk ringan dan tidak akan membuat pria ejakulasi. Berbeda dengan heavy petting yang menimbulkan ejakulasi, kamu harus memperhatikan posisi agar sperma tidak keluar di dekat vagina.

Risiko kehamilan akibat petting

Ketika pasangan kamu ejakulasi di dekat lubang vagina, ada kemungkinan sperma berenang ke saluran reproduksi wanita dan bertemu dengan sel telur, sehingga mengakibatkan kehamilan.

Sebenarnya petting ringan tidak akan menyebabkan kehamilan, apalagi jika pasangan kamu tidak ejakulasi. Petting seperti dry humping (frottage) atau bercumbu tanpa buka baju, akan sangat meminimalisir resiko kehamilan.

Namun jika kamu melakukan petting berat dengan saling menggesekan alat kelamin hingga ejakulasi, maka resiko kehamilan mungkin akan meningkat. Kamu bisa mengatur sendiri resiko kehamilan dengan mempertimbangkan jenis petting yang akan dilakukan.

Menghindari kehamilan saat petting

Menghindari kehamilan bisa kamu lakukan dengan mengendalikan diri. Ajak pasangan untuk berdiskusi tentang aktivitas seksual ini. Berikut adalah hal yang harus kamu perhatikan agar terhindar dari kehamilan:

  1. Melakukannya tanpa buka baju, termasuk celana dalam.
  2. Menghindari permainan di area bawah pinggang.
  3. Hindari ejakulasi di dekat vagina.
  4. Gunakan kondom untuk berjaga-jaga, meskipun tidak melakukan penetrasi.
  5. Gunakan kondom untuk wanita, berjaga-jaga supaya sperma tidak masuk.

Cara melakukan petting yang aman

Jika ingin terhindar dari resiko kehamilan, tentunya kamu harus melakukan petting ringan. Salah satunya dengan meningkatkan gairah seksual seperti berciuman. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

  • Lakukan persiapan. Pastikan bibir kamu lembap dan segar, agar pasangan merasa nyaman selama petting.
  • Lakukan French kiss. Ciuman panas antara pasangan dengan tujuan romantis atau seksual. Kamu harus melakukannya dengan bibir yang terbuka dan melibatkan lidah.
  • Bersikaplah lembut. Kesalahan terbesar yang dilakukan orang selama aktivitas seksual ini adalah terlalu kasar dengan tangan mereka. Lakukan dengan perlahan dan atur ritme gerakan selembut mungkin.
  • Mulai membelai dari bagian atas seperti kepala, leher, dan lengan.
  • Jika ingin lebih aman, sebaiknya jangan terlalu lama bermain di area bawah pinggang.

Petting yang dilakukan dengan aman tidak akan menyebabkan kehamilan, dan tidak menularkan penyakit seksual. Jika kamu terlalu khawatir, siapkan kondom untuk mencegah kehamilan. Jika dilakukan di antara pasangan yang sudah menikah, aktivitas seksual ini justru bisa menambah keharmonisan dan membuat hubungan langgeng, loh.

Perbedaan radang tenggorokan dan amandel terletak pada posisi peradangannya. Keduanya sama-sama berada di pangkal tenggorokan, sehingga rasa sakitnya terkadang tidak bisa dibedakan. Kamu bisa saja terkena radang tenggorokan tapi tidak amandel, atau terserang keduanya secara bersamaan.

Amandel dan radang tenggorokan biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus. Kamu akan merasakan sakit di area pangkal tenggorokan. Rasa sakit tersebut biasanya menyebabkan kamu sulit menelan.

Radang tenggorokan adalah

Radang tenggorokan disebut juga dengan istilah faringitis. Kondisi ini terjadi karena adanya peradangan di area tenggorokan akibat bakteri streptokokus grup A. Bakteri ini bisa hidup di hidung dan tenggorokan.

Terkadang radang tenggorokan juga disertai dengan pembengkakan tonsil (amandel). Hal inilah yang membuat orang sulit membedakan kedua penyakit tersebut. Namun kamu bisa membedakannya dari gejala, karena keduanya menimbulkan gejala yang cukup berbeda.

Radang amandel adalah

Radang amandel (tonsillitis) disebabkan oleh virus atau bakteri menyerang kelenjar tonsil, yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh. Kelenjar tonsil bertugas untuk membunuh kuman yang dapat menyerang saluran pernapasan. Radang amandel bisa menyebabkan kedua tonsil membengkak. Terkadang disertai juga dengan timbulnya kelenjar getah bening.

Mungkin kamu sudah sering mendengar operasi pengangkatan amandel sebagai solusi pengobatan. Operasi terjadi ketika amandel sering kambuh, tidak mempan lagi oleh obat, atau adanya komplikasi penyakit lainnya. Pengobatan amandel tergantung pada penyebabnya. Kamu perlu diagnosis dokter untuk melakukan pengobatan yang tepat.

Penyebab radang tenggorokan

Radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi bakteri streptokokus grup A. Bakteri ini cukup mudah menular. Kamu bisa saja tertular melalui droplets saat bersin dan batuk. Penggunaan gelas yang sama dengan penderita radang tenggorokan.

Menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang terkena droplets bakteri akan mempercepat penyebaran radang tenggorokan. Penyakit ini sangat sering terjadi pada anak-anak. Namun terkadang orang dewasa juga dapat mengalaminya.

Penyebab radang amandel

Tonsilitis atau radang amandel dapat disebabkan oleh berbagai kuman, virus dan bakteri. Namun, penyakit ini paling sering disebabkan oleh virus seperti:

  • Influenza
  • Virus corona
  • Adenovirus
  • Virus epstein-barr
  • Virus herpes simpleks
  • HIV

Sedangkan jenis bakteri yang menginfeksi amandel umumnya adalah:

  • Staphylococcus aureus (MRSA)
  • Chlamydia pneumoniae (chlamydia)
  • Neisseria gonorrhoeae (gonorrhea)

Gejala radang tenggorokan

Radang tenggorokan juga dapat disertai pilek dan batuk, terutama pada anak-anak. Berikut adalah beberapa gejala yang bisa kamu rasakan saat terserang radang tenggorokan:

  1. Kelenjar getah bening di leher membesar dan bertekstur lembut.
  2. Sakit tenggorokan.
  3. Bintik-bintik merah kecil di langit-langit mulut.
  4. Kesulitan atau nyeri saat menelan.
  5. Demam.
  6. Pegal-pegal.
  7. Mual atau muntah, terutama pada anak-anak.
  8. Bengkak, amandel merah dengan garis-garis putih karena nanah.
  9. Sakit kepala.

Gejala radang amandel

Gejala radang amandel cukup mirip dengan radang tenggorokan. Namun ada beberapa hal yang membedakannya. Simak beberapa gejalanya berikut:

  1. Kelenjar getah bening yang besar dan lembut di leher.
  2. Sakit tenggorokan.
  3. Kemerahan dan bengkak pada amandel.
  4. Kesulitan atau sakit saat menelan.
  5. Demam.
  6. Leher kaku.
  7. Sakit perut.
  8. Perubahan warna putih atau kuning di sekitar amandel.
  9. Sakit kepala.
  10. Suara serak atau teredam.
  11. Bau mulut

Cara mengobati radang tenggorokan dan amandel

Sebagian besar perawatan hanya akan meredakan gejala alih-alih benar-benar mengobati kondisi radang. Misalnya, penggunaan obat antiinflamasi untuk menghilangkan rasa sakit akibat demam dan peradangan, seperti acetaminophen (Tylenol) atau ibuprofen (Advil dan Motrin).

Untuk meredakan gejala sakit tenggorokan dan amandel, kamu bisa mencoba pengobatan rumahan berikut ini:

  • Istirahat
  • Minum banyak air
  • Minum cairan hangat, seperti kaldu, teh dengan madu dan lemon, atau sup hangat
  • Berkumur dengan air garam hangat
  • Mengisap permen atau obat pelega tenggorokan
  • Tingkatkan kelembapan di rumah atau kantor dengan menggunakan pelembap udara atau air purifier
  • Minum obat antibiotik sesuai resep dokter

Tonsilitis dan radang tenggorokan adalah penyakit yang menular. Hindari berada di sekitar orang lain saat kamu sedang sakit. Pengobatan rumahan dan banyak istirahat, membuat peradangan tenggorokan dan amandel akan hilang dalam beberapa hari. Temui dokter jika gejala semakin parah atau berlangsung terlalu lama.

Suntik botox adalah perawatan wajah yang populer beberapa waktu belakangan ini. Perawatan ini ampuh untuk menghilangkan garis-garis halus dan kerutan di wajah.

Banyak wanita dan juga pria menyukainya karena jadi salah sau alternatif tampil awet muda senantiasa. Meski begitu botox bukanlah perawatan tanpa kontroversi.

Ada yang beranggapan jika prosedurnya terlalu mahal dan berbahaya. Nah, jika kamu memutuskan untuk melakukan suntik botox, ketahui dulu fungsi sesungguhnya dan apa efek sampingnya?

Apa itu suntik botox?

Suntik botox adalah prosedur medis yang umumnya digunakan untuk mengobati atau mengurangi kerutan di wajah. Suntikan botox dilakukan dengan menggunakan neurotoxin yang disebut onobotulinumtoxin A, yang untuk sementara mencegah otot berkontraksi. Botox adalah singkatan dari botulinum toxin.

Selain untuk keperluan kosmetik, suntikan ini juga dapat mengobati beberapa gangguan medis seperti kejang leher (cervical dystonia), keringat berlebih (hiperhidrosis), kandung kemih terlalu aktif, mata malas, dan migrain kronis.

Botox yang disuntikkan ke kulit akan memblokir sinyal yang dikirim saraf ke otot, sehingga otot tidak bisa berkontraksi. Hal ini akan membuat kerutan pada kulit memudar. Biasanya, prosedur ini digunakan untuk menghilangkan kerutan di dahi, sekitar mata, dan garis mulut.

Namun, suntikan tidak dapat memudarkan kerutan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan atau gaya gravitasi. Hasilnya tidak permanen dan hanya akan bertahan selama 3-6 bulan.

Saat efeknya mulai hilang, garis dan kerutan pada kulit akan muncul kembali. Ini memang cara instan untuk awet muda, tapi kamu biasanya harus melakukannya berulang kali.

Fungsi suntik botox

Fungsi suntik botox

Suntikan botox lebih dikenal untuk perawatan kecantikan, terutama perawatan anti penuaan. Berikut manfaatnya di berbagai bidang:

  1. Dalam bidang kecantikan, prosedur ini bisa mengurangi atau menghilangkan garis halus dan kerutan di sudut luar mata, di antara alis, dan dahi.
  2. Penyuntikan pada daerah ketiak bisa mengurangi keringat berlebihan atau hiperhidrosis.
  3. Menghilangkan sakit kepala non-permanen pada penderita migrain.
  4. Masalah mata, seperti mata juling dan blepharospasm
  5. Gangguan neurologis tertentu, seperti cerebral palsy

Suntik botox di wajah

Suntik botox adalah salah satu prosedur kosmetik paling populer di dunia. Banyak orang memilih menjalani prosedur ini untuk menghilangkan kerutan di wajah. Biasanya suntikan ini dilakukan untuk menghilangkan kerutan di dahi, sudut mata, area kulit di antara alis, garis senyum, dan dagu.

Ada juga klaim yang menyatakan jika prosedur ini bisa membuat wajah terlihat lebih tirus. Namun, dalam beberapa kasus seperti struktur alami wajah yang membuat pipi tembem secara alami atau gangguan hipertrofi rahang, maka hasilnya tidak akan maksimal.

Suntik botox di payudara

Suntikan botox ke payudara disebut Breastox dan berfungsi mengencangkan payudara. Efek krim anestesi dapat mematikan rasa sakit dan pasien diberikan sekitar 12 suntikan ke otot dada pectoralis minor.

Akibatnya, otot-otot yang disuntikkan membeku dan membuat otot-otot lain di belakang payudara mengencang. Cara ini membuat payudara kamu terangkat dan tidak kendur.

Teknik ini paling baik dilakukan pada wanita berusia 20-an dan 30-an dengan payudara cup A dan B. Efek injeksi berlangsung selama dua minggu dan hilang dalam waktu sekitar tiga bulan.

Cara ini bisa menjadi jalan keluar bagi kamu yang ingin penampilan kencang dalam waktu singkat. Namun, sebenarnya kamu juga bisa membuat payudara tidak kendur dan kencang secara alami.

Efek samping suntik botox

Efek samping botox

Secara umum, ini merupakan prosedur yang aman jika dilakukan oleh dokter terlatih. Namun, masih ada beberapa efek samping dan komplikasi setelah injeksi botox, seperti:

  • Nyeri, bengkak, dan memar di tempat suntikan
  • Sakit kepala
  • Kelopak mata turun
  • Garis senyum asimetris
  • Air liur berlebihan dan tak bisa terkontrol
  • Mata kering atau produksi air mata berlebih

Ternyata suntik botox tak hanya berguna untuk kecantikan, ya. Jika dilakukan oleh profesional medis yang tepat, prosedur ini bisa mengobati dan meringankan banyak gejala medis. Jadi, apa kamu tertarik untuk melakukannya?

Selain Pada saat haid, kamu perlu mengonsumsi makanan yang padat nutrisi untuk menghilangkan kram dan rasa kembung. Namun, ada juga beberapa makanan dan minuman tertentu yang sebaiknya dihindari saat haid. Lantas, apa saja minuman yang dilarang saat haid? Nah, simak sampai akhir untuk tahu jawabannya.

Apa itu haid?

Menstruasi atau haid adalah proses keluarnya darah dari vagina. Haid biasanya terjadi pada wanita setiap bulan. Siklus ini berlangsung secara alami. Setiap bulannya, terjadi penebalan dinding rahim pada wanita yang berisi pembuluh darah.

Apabila tidak terjadi kehamilan, dinding rahim itu akan luruh dan keluar bersama dengan darah. Siklus haid yang pertama biasanya akan terjadi pada umur 12 tahun. Siklus ini akan terus terjadi hingga seseorang memasuki masa menopause.

Makan Timun saat Haid Bikin Darah Haid Tak Lancar, Mitos atau Fakta?

Minuman yang dilarang saat haid

minum kunyit untuk menghentikan haid

Selain makanan, minuman juga memberikan pengaruh saat haid. Pengaruh minuman saat haid bergantung pada jenis minuman yang dikonsumsi. Beberapa minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat haid, adalah:

1. Soda dan minuman berkarbonasi lainnya

Mengonsumsi soda dan minuman berkarbonasi bisa menyebabkan kembung. Sehingga, hal ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.

2. Susu

Menurut Bustle, mengonsumsi susu sebenarnya bisa memicu terjadinya kram. Susu biasanya mengandung asam arakidonat yang dapat memicu kram. Kamu bisa mengganti susu sapi dengan susu kedelai.

3. Minuman berkafein

Minuman berkafein dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Selain itu, minum minuman ini juga menyebabkan kecemasan dan ketegangan yang tidak nyaman.

4. Alkohol

Mengonsumsi alkohol bisa menimbulkan kram dan dehidrasi. Dehidrasi bisa mengakibatkan masalah perut. Sebagai gantinya, kamu bisa mencoba untuk minum minuman non alkohol dan rendah alkohol.

Minum Alkohol Saat Haid, Apakah Aman?

Minuman untuk mengurangi gejala haid

Selain menghindari minuman yang dilarang saat haid di atas, kamu juga perlu minum minuman yang menyehatkan. Sewaktu mengalami gejala haid seperti nyeri, kram, ataupun rasa lelah, sebaiknya konsumsi beberapa minuman berikut.

1. Air putih

Salah satu hal yang penting dilakukan saat mengalami haid adalah minum air putih yang cukup. Minum air putih yang cukup akan membantu menghidrasi tubuh. Hasilnya, kamu akan terhindar dari pusing. Selain itu, mengonsumsi air putih juga bisa mengatasi kram dan melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

2. Teh peppermint

Segelas teh peppermint bisa mengurangi gejala yang timbul saat haid. Mengonsumsinya dengan rutin bisa meredakan gejala kram, mengurangi kelelahan, dan mengatasi diare.

3. Jus buah

Mengonsumsi jus buah yang kaya akan air bisa menjaga agar tubuh tetap terhidrasi. Di samping itu, jus buah juga bisa membuat perut dan tubuh merasa lebih nyaman. Pastikan kamu tidak menambahkan terlalu banyak gula pada jus buah untuk mengurangi risiko diabetes.

4. Cokelat hangat

Cobalah untuk mengonsumsi cokelat hangat ketika haid. Cokelat kaya akan zat besi dan magnesium yang mampu meredakan gejala-gejala yang timbul saat haid.

5. Teh jahe

Selain cokelat hangat, kamu juga bisa mengonsumsi teh jahe. Teh jahe bisa mengurangi rasa nyeri dan gejala mual.

6. Yogurt

Saat haid, dianjurkan untuk mengonsumsi minuman yang kaya nutrisi, seperti yogurt. Mengonsumsinya bisa membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah timbulnya nyeri perut.

Selain mengonsumsi dan menghindari beberapa minuman tertentu, kamu perlu menyeimbangkannya dengan mengonsumsi sayur dan buah serta melakukan olahraga.

Pilihan Pelancar Haid Alami Tanpa Efek Samping

Tips menjalani haid yang sehat

Setelah mengetahui apa saja minuman yang dilarang saat haid dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi, berikut ini adalah beberapa tips untuk menjalani haid yang sehat.

  • Minumlah minuman yang kaya nutrisi agar perut tetap merasa nyaman.
  • Kompres perut dengan air hangat untuk meredakan nyeri dan kram.
  • Jika nyeri haid tidak mereda, coba kunjungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
  • Istirahat yang cukup. Hal ini bisa mengatasi rasa lelah dan stres. Tidur yang cukup bisa menjaga pikiran dan tubuh lebih rileks serta kinerja hormon pengatur haid. Upayakan untuk istirahat selama tujuh hingga delapan jam.
  • Melakukan olahraga. Berolahraga bisa meredakan nyeri haid. Berolahraga juga bisa melancarkan haid yang kurang teratur.
  • Menjaga berat badan tetap ideal. Bisakan makan makanan yang sehat. Perbanyak makan sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh. Jika kamu mengalami kesulitan untuk meraih berat badan ideal, kamu bisa meminta bantuan dari dokter.
  • Konsumsi vitamin D. Vitamin D bisa menjaga kesehatan tubuh ketika seseorang mengalami haid. Vitamin ini bisa dijumpai pada salmon, tuna, susu, dan sereal. Kamu juga bisa memperolehnya dengan mengonsumsi suplemen.

Itulah beberapa minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat haid. Ikutilah beberapa tips menjalani haid yang sehat untuk mengurangi gejalanya.

Setelah melahirkan, sang ibu bisa mengalami atonia uteri.  Atonia uteri merupakan kondisi yang terjadi saat uteri tidak bisa melakukan kontraksi pasca melahirkan. Kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan yang menyebabkan risiko kematian.

Karena tergolong berbahaya, ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang kondisi ini, termasuk cara menanganinya. Dengan begitu, diharapkan kondisi ibu bisa cepat pulih dan membaik. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui apa itu atonia uteri, penyebab, gejala, dan cara mengobatinya.

Apa itu atonia uteri?

Atonia uteri adalah kondisi serius yang bisa terjadi setelah melahirkan. Hal ini terjadi ketika uteri gagal melakukan kontraksi setelah melahirkan sehingga bisa menyebabkan risiko kematian. Uteri biasanya melakukan kontraksi untuk menekan pembuluh darah yang menempel pada plasenta. Namun, jika otot-otot uterus melakukan kontraksi yang tidak cukup kuat, hal ini bisa menyebabkan perdarahan yang berlebihan dan tidak terkendali.

Lalu, apakah atonia uteri berbahaya? Kondisi ini tergolong kondisi yang berbahaya karena bisa menjadi penyebab kematian.  Hal itu dapat terjadi jika terlambat dalam mengambil tindakan, membuat diagnosis, dan menerima perawatan.

Kondisi ini tidak selalu dapat dicegah. Sehingga, penting bagi dokter untuk mengetahui cara mengelola kondisi ini. Kondisi tersebut bisa menyebabkan perdarahan yang membahayakan nyawa sang ibu.

Apabila kamu mengalami atonia uteri, kamu perlu segera mendapatkan perawatan untuk menghentikan perdarahan. Diagnosis dini dan pengobatan yang tepat dapat membantu pemulihan.

Penyebab atonia uteri

Penyebab seorang wanita bisa mengalami atonia uteri sebenarnya belum diketahui secara pasti. Tetapi, ada beberapa penyebab yang bisa berkontribusi terhadap terjadinya kondisi ini, antara lain:

  • Proses persalinan yang cukup lama
  • Distensi atau pembesaran rahim yang berlebihan
  • Penggunaan oksitosin, obat, atau anestesi umum selama proses persalinan
  • Pemberian induksi persalinan
  • Makrosomia janin, yaitu ketika ukuran bayi yang dilahirkan lebih besar dari rata-rata
  • Sang ibu berusia lebih dari 35 tahun
  • Mengalami obesitas
  • Polihidramnion, yaitu kondisi saat jumlah air ketuban berlebihan selama masa kehamilan
  • Sudah beberapa kali melahirkan
  • Kehamilan kembar
  • Waktu melahirkan yang terlalu cepat
  • Mempunyai mioma uteri atau fibroid rahim

Gejala atonia uteri

Gejala-gejala yang bisa timbul ketika seorang ibu mengalami kondisi ini meliputi:

  • Perdarahan yang berlebihan dan tidak terkendali
  • Penurunan tekanan darah
  • Sakit punggung
  • Hipotensi ortostatik, yaitu sakit kepala atau pusing
  • Mengalami anemia
  • Mengalami rasa lelah
  • Syok hipovolemik, yaitu syok akibat kekurangan darah

Diagnosis atonia uteri

Kondisi ini biasanya dilakukan diagnosis ketika uteri dalam keadaan rileks dan terjadi perdarahan yang berlebihan. Dokter akan mencari tahu apakah kontraksi uteri berlangsung seperti yang seharusnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis atonia uteri.

  • Dokter biasanya akan memperkirakan kondisi kehilangan darah dengan memperhatikan kain kasa yang digunakan untuk menyerap darah.
  • Dokter melakukan pemeriksaan fisik dan memastikan tidak ada robekan di leher uteri dan memastikan tidak adanya sisa plasenta yang tertinggal di dalam rahim.
  • Dokter juga akan memantau denyut nadi, tekanan darah, jumlah sel darah merah, dan komplikasi yang terjadi.

Cara mengobati atonia uteri

Atonia uteri bisa mengakibatkan perdarahan dan kondisi serius yang membutuhkan penanganan secepatnya. Pengobatan dilakukan untuk menghentikan perdarahan dan mengganti darah yang hilang. Umumnya, kondisi ini ditangani dengan beberapa cara berikut ini.

  • Pemijatan uteri
  • Penggunaan obat uterotonika, termasuk oksitosin, methylergonovine, dan prostaglandin untuk membantu uteri agar bisa lebih cepat melakukan kontraksi
  • Operasi untuk mengikat pembuluh darah
  • Embolisasi arteri uteri untuk memblokir aliran darah ke uteri. Hal ini biasanya dilakukan dengan menyuntikkan zat tertentu.
  • Jika semua perawatan lain tidak berhasil, umumnya akan dilakukan operasi histerektomi atau pengangkatan uteri
  • Mengonsumsi vitamin prenatal, termasuk suplemen zat besi untuk mencegah anemia dan komplikasi lain akibat atonia uteri

Terkadang kondisi serius ini tidak bisa dilakukan pencegahan, apalagi riwayat kesehatan kehamilan seseorang belum diketahui secara jelas. Maka dari itu, ibu hamil perlu secara teratur melakukan konsultasi dengan dokter dan memberikan riwayat kesehatan yang lengkap kepadanya. Tujuannya agar komplikasi ketika melahirkan dapat dicegah.

Adenomiosis atau adenomyosis adalah kondisi yang seringkali ditemukan pada wanita yang mengeluhkan adanya gangguan pada siklus haid.

Hal itu berupa rasa nyeri hingga volume darah yang berlebih ketika sedang haid dan juga nyeri ketika berhubungan seksual.

Gejala-gejala tersebut juga rupanya mirip dengan beberapa kelainan pada sistem organ reproduksi wanita seperti endometriosis, keganasan, polip dan lain sebagainya.

Oleh karenanya, kondisi ini cukup sulit dideteksi. Di samping itu juga, adenomiosis ternyata bisa memengaruhi kesuburan pada wanita, loh.

Dari pada penasaran, yuk, kita simak ulasannya di bawah. Selamat membaca.

Apa itu adenomiosis?

Adenomiosis adalah kondisi dimana jaringan normal yang melapisi rahim (lapisan endometrium) tumbuh ke dalam jaringan dinding otot rahim.

Jaringan tersebut akan terperangkap dan kemudian tetap berfungsi secara normal, yakni menebal dan meluruh setiap siklus menstruasi.

Akibatnya, rahim akan membesar dan terasa nyeri serta volume darah menstruasi semakin banyak.

Adenomiosis memiliki kondisi yang mirip dengan endometriosis karena dapat menimbulkan gejala yang serupa atau tidak bergejala sama sekali.

Namun, kedua kondisi ini memiliki beberapa perbedaan, yakni:

  • Pada adenomiosis, sel-sel yang melapisi rahim tumbuh ke dalam jaringan otot rahim. Sedangkan pada endometriosis, sel-sel tersebut tumbuh di luar rahim, seperti indung telur (ovarium) dan tuba falopi.
  • Walaupun kedua kondisi ini tersebar secara merata pada rentang wanita usia dewasa, seringkali endometriosis dialami oleh wanita berusia 30 – 40 tahun, sedangkan adenomiosis cenderung dialami wanita berusia 40 – 50 tahun.

Dan tidak menutup kemungkinan bahwa wanita dapat mengalami endometriosis sekaligus adenomiosis.

Gejala pada dua kondisi ini biasanya akan mereda setelah wanita masuk periode menopause dimana kadar hormon estrogen telah turun.

gejala adenomiosis
gejala adenomiosis

Gejala adenomiosis

Tingkat keparahan dan gejala adenomiosis yang dialami pada setiap individu dapat bervariasi di setiap siklus menstruasi karena fluktuasi hormon estrogen yang berperan dalam luruhnya dinding rahim.

Sekitar sepertiga wanita dengan kondisi ini bisa tidak mengalami gejala sama sekali, namun beberapa lainnya dapat bergejala hingga mengganggu keseharian mereka.

  • Gejala adenomiosis yang dapat dialami oleh wanita dapat berupa:
  • Pendarahan menstruasi berat (menorrhagia)
  • Nyeri atau kram hebat saat menstruasi (dismenorea)
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Adanya pendarahan di antara dua siklus menstruasi
  • Kram yang semakin bertambah parah
  • Rahim membesar dan terasa nyeri
  • Nyeri pada area panggul
  • Merasakan adanya penekanan pada kandung kemih dan rektum
  • Infertilitas

Perlu diperhatikan bahwa pendarahan menstruasi yang berat pada adenomiosis juga akan meningkatkan risiko anemia defisiensi besi pada wanita.

Jadi, apabila kamu mengalami gejala seperti di atas, kamu perlu berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai ya.

Pemeriksaan adenomiosis

Deteksi adenomiosis biasanya diketahui saat wanita memeriksakan diri ke dokter karena tidak kunjung hamil ataupun mengalami gejala yang menganggu secara signifikan saat haid.

Dokter akan menanyakan riwayat medis terlebih dahulu kemudian melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin akan menyarankan pemeriksaan tambahan lainnya.

Wanita umumnya akan merasakan nyeri pada rahim saat melakukan pemeriksaan manual pada panggul.

Jika saat pemeriksaan dokter mendapati adanya pembesaran pada rahim dan mencurigai adenomiosis maka dokter akan menyarankan pemeriksaan lain seperti:

  • Ultrasound transvaginal, pemeriksaan ini dapat melihat kondisi jaringan lapisan dinding rahim yang berada di dalam jaringan otot rahim. Meski demikian, pemeriksaan ini dapat menyebabkan misdiagnosis karena dapat menyerupai fibroid rahim.
  • Magnetic resonance imaging (MRI). Pemindaian MRI adalah pemeriksaan terbaik untuk mengetahui kondisi penebalan dan pembesaran pada area dinding dalam otot rahim yang dapat mengindikasikan adenomiosis
  • Biopsi endometrium, Kadang-kadang, dokter akan mengambil sampel pada jaringan endometrium untuk diperiksa di bawah mikroskop. Meskipun tidak secara akurat mendiagnosis adenomiosis, pemeriksaan ini dapat menyingkirkan kondisi penyakit lain.

Sebenarnya, berbagai pemeriksaan ini tidak dapat mendeteksi adenomiosis secara akurat.

Satu-satunya cara untuk mengetahui diagnosis adenomiosis adalah ketika wanita mengalami prosedur pengangkatan rahim (histerektomi) yang dilanjutkan dengan pemeriksaan jaringan rahim di bawah mikroskop.

tingkat kesembuhan adenomiosis
tingkat kesembuhan adenomiosis

Tingkat kesembuhan adenomiosis

Tingkat kesembuhan adenomiosis sebenarnya bergantung kepada berat ringannya gejala yang dialami oleh wanita dan keinginan untuk mendapatkan keturunan.

Gejala ringan biasanya dapat ditangani dengan pemberian obat pereda nyeri maupun bantalan pemanas (heating pad) untuk meredakan kram.

Selain itu, dokter juga mungkin akan menyarankan beberapa pilihan terapi jika gejala adenomiosis mengganggu aktivitas dan kualitas hidup sehari-hari. Berikut pilihan terapinya:

  • Obat-obat antiinflamasi, seperti obat ibuprofen dan naproxen dapat digunakan untuk meredakan nyeri dan rasa tidak nyaman
  • Terapi hormonal, dalam bentuk pil seperti kontrasepsi oral, intrauterine device (IUD) seperti progestin, maupun injeksi (Depo-provera) dapat membantu meredakan gejala adenomiosis
  • Embolisasi pembuluh darah rahim (uterine artery embolization), merupakan prosedur untuk menghentikan suplai darah pada area rahim yang dituju. Sumbatan tersebut akan membuat adenomiosis menyusut dan meredakan gejala yang ditimbulkan.
  • Histerektomi, merupakan terapi definitif pada adenomiosis dengan mengangkat seluruh rahim. Prosedur ini tidak disarankan untuk wanita yang masih ingin merencanakan kehamilan.

Gejala adenomiosis yang tidak diobati akan dapat tetap muncul atau bahkan semakin memburuk.

Akan tetapi, pengobatan adenomiosis umumnya tidak diperlukan apabila individu tidak bergejala, tidak merencanakan kehamilan, dan sedang mendekati periode menopause.

Sebenarnya adenomiosis tidak termasuk dalam kondisi yang mengancam jiwa dan dapat hilang sepenuhnya ketika wanita memasuki menopause.

Namun dampak negatif yang ditimbulkannya dapat memengaruhi kondisi fisik dan mental individu. Jadi jangan ragu untuk memeriksakan diri jika kamu memiliki keluhan saat haid ya.

Mengalami mual dan muntah selama kehamilan adalah hal yang lumrah terjadi. Sayangnya, jika muntah selama kehamilan dibarengi dengan adanya darah maka sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja.

Muntah darah selama kehamilan bisa disebabkan karena berbagai hal, termasuk penyakit. Jadi, ibu hamil harus melakukan beberapa upaya pengobatan untuk mengatasinya. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui penyebab, bahaya, dan cara mengatasi muntah darah selama kehamilan.

Ibu hamil muntah darah

Muntah selama kehamilan atau sering disebut sebagai morning sickness biasanya terjadi pada trimester awal atau pertama. Tapi, muntah darah saat hamil yang disebut hematemesis berbeda dengan morning sickness.

Hematemesis biasanya mengindikasikan adanya masalah, gangguan, atau penyakit dalam tubuh. Biasanya, ibu hamil bisa memperhatikan warna muntahan seperti merah tua, cokelat tua, atau merah segar untuk mengetahui penyebab terjadinya muntah darah.

Karena kondisi ini bukanlah situasi yang baik dan normal, tentu saja ibu hamil harus mendapatkan penanganan atau pengobatan lebih lanjut. Nah, untuk membedakan muntah darah dengan morning sickness, coba baca sejumlah tanda muntah darah di bawah ini.

Gejala muntah darah saat hamil

Tanda paling umum yang harus dicermati selama mengalami muntah adalah adanya darah. Biasanya warna muntahan yang tercampur darah akan terlihat merah terang atau cerah, merah tua, ataupun cokelat tua.

Di samping itu, ada beberapa gejala lain yang bisa kamu perhatikan untuk membedakan muntah darah dengan morning sickness biasa seperti:

  • Sering mengalami mual
  • Muntah seperti bubuk kopi atau berpasir
  • Perubahan detak jantung menjadi lebih cepat
  • Masalah penglihatan
  • Mudah merasa pusing
  • Sering mengalami pingsan
  • Sering mengalami sakit perut bagian atas
  • Pusing hingga sakit kepala

Muntah darah selama kehamilan juga bisa menyebabkan ibu hamil jarang buang air kecil. Artinya, salah satu gejala muntah darah yang tidak boleh kamu lewatkan adalah volume urine yang menurun.

Lalu, mengapa ibu hamil dapat mengalami muntah darah? Berikut penjelasannya.

Penyebab ibu hamil muntah darah

Memperhatikan warna muntah darah bisa membantu ibu hamil mengetahui kemungkinan penyebab terjadinya muntah darah. Warna merah tua atau cokelat tua mungkin menandakan adanya cedera pada lambung atau duodenum. Sebaliknya, warna merah segar mungkin menandakan adanya luka robek di daerah kerongkongan.

Terlepas dari warna darah yang terdapat pada muntahan, ibu hamil bisa saja mengalami muntah darah karena:

1. Luka robek pada kerongkongan atau saluran makanan

Ketika ibu hamil mengalami muntah yang berkepanjangan maka kemungkinan besar lapisan kerongkongan terluka hingga robek. Akibatnya, tidak jarang saat muntah dibarengi dengan darah.

2. Masalah tukak lambung

Terjadi pada lapisan perut bagian dalam, luka pada tukak lambung menyebabkan sensasi terbakar di perut dan merusak arteri. Kondisi ini bisa menyebabkan ibu hamil mengalami muntah darah.

3. Gastritis parah

Sama seperti tukak lambung, ketika selaput perut mengalami peradangan atau gastritis maka perut terasa sakit hingga muncul sensasi terbakar. Alhasil, terjadilah muntah yang dibarengi dengan keluarnya darah pada muntahan.

4. Mengalami hipertensi atau penyakit liver

Entah itu tekanan darah tinggi atau rusaknya organ hati karena paparan alkohol jangka panjang ternyata dapat menyebabkan muntah darah selama kehamilan. Biasanya masalah ini akan merusak esofagus sehingga muncullah varises esofagus.

5. Varises esofagus

Masalah esofagus seperti varises atau pembesaran pembuluh darah di esofagus bagian bawah (saluran pencernaan) mungkin tidak menimbulkan rasa sakit. Tapi, kondisi ini berpotensi tinggi menyebabkan pendarahan.

6. Penyakit refluks gastroesofagus (GERD)

Penyebab muntah darah saat hamil berikutnya adalah GERD yang parah. GERD akan menyebabkan asam lambung bocor ke kerongkongan hingga mengiritasi lapisan kerongkongan.

 7. Menelan darah

Dalam beberapa kasus, ibu hamil lebih sering atau cenderung menelan darah yang mungkin keluar sebagai muntah darah. Sebagai contoh, mimisan yang parah sering kali ditelan oleh sang ibu sehingga memicu muntah darah.

8. Gingivitis kehamilan

Karena perubahan hormon, aliran darah pada gusi akan meningkat dan gusi terasa lebih sensitif. Beberapa wanita hamil mungkin mengalami sakit, pembengkakan, hingga pendarahan pada gusi yang menyebabkan adanya darah pada muntahan.

9. Mengalami maag

Luka terbuka pada lapisan perut bisa menyebabkan keluarnya darah saat kamu mengalami muntah. Biasanya warna muntah darah karena sakit maag adalah merah terang hingga gelap.

10. Kekurangan cairan atau dehidrasi

Penyebab muntah darah berikutnya adalah kehabisan cairan. Saat tubuh kekurangan dan membutuhkan cairan, terjadi tekanan berlebih yang menyebabkan kamu memuntahkan pigmen empedu dan darah.

11. Mengalami sirosis

Dipicu oleh kebiasaan minum alkohol berlebih atau memiliki penyakit autoimun, sirosis akan melebarkan pembuluh darah, menyebabkan pecahnya pembuluh darah, serta memengaruhi kondisi kerongkongan dan hati. Akibatnya penderita memuntahkan darah dalam jumlah besar.

Selain beberapa penyebab di atas, muntah darah saat hamil bisa saja terjadi karena kamu kelaparan, menjalani diet yang tidak sehat, mengalami keracunan makanan, hingga sedang menggunakan obat-obatan tertentu.

Meskipun penyebab ini jarang terjadi atau kurang umum, wanita hamil bisa saja mengalami muntah darah karena menelan racun (arensik atau asam korosif), mengalami kanker lambung atau kerongkongan, serta masalah darah (trombositopenia, hemofilia, leukemia, ataupun anemia).

Jadi, apakah muntah darah selama kehamilan bisa dikatakan sebagai kondisi yang berbahaya?

Muntah darah saat hamil berbahaya

Morning sickness selama kehamilan adalah hal yang normal, tapi tidak dengan muntah darah. Meskipun muntah darah saat hamil bukan menandakan keguguran, situasi ini adalah kondisi yang tidak normal dan membutuhkan penanganan medis.

Di sisi lain, muntah darah terjadi karena berbagai hal termasuk penyakit ringan hingga adanya kanker. Terlepas dari banyaknya penyebab muntah darah, kondisi ini akan memengaruhi tekanan darah sang ibu menjadi lebih atau sangat rendah.

Selain lemas dan pusing, penurunan tekanan darah berpotensi menyebabkan sang ibu sering mengalami pingsan. Bukan hanya berbahaya, muntah darah tentu akan memberikan rasa tidak nyaman.
Jadi, wanita yang mengalami muntah darah selama kehamilan harus segera menghubungi dokter, melakukan perawatan, dan menerima pengobatan.

Muntah darah entah itu selama kehamilan ataupun di luar kehamilan bisa menyebabkan risiko komplikasi yang serius. Berikut adalah sejumlah bahaya dan komplikasi dari muntah darah saat hamil:

  • Tersedak
  • Sulit bernapas
  • Sulit menelan
  • Aspirasi atau darah masuk ke dalam saluran pernafasan
  • Anemia atau kekurangan darah
  • Melena atau perubahan warna dan tekstur pada feses

Selain itu, ibu hamil yang sering mengalami muntah darah juga rentan mengalami stres dan depresi, warna pada kulit menjadi lebih pucat hingga pola pernapasan menjadi lebih cepat.

Setelah mengetahui gejala, penyebab, dan bahaya muntah darah, kamu mungkin penasaran bagaimana cara mengatasi muntah darah selama kehamilan. Berikut adalah sejumlah cara yang bisa kamu pertimbangkan.

Cara mengobati muntah darah saat hamil

Sebelum melakukan upaya pengobatan, sebaiknya ibu hamil melakukan pemeriksaan terlebih dahulu pada dokter. Entah itu melalui ultrasound, x-ray, MRI scan, endoscopy, hingga tes darah, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan penyebab utama muntah darah.

Kamu mungkin akan menerima obat-obatan, antibiotik, transfusi darah, atau bahkan perlu menjalankan operasi jika muntah darah terjadi karena hal serius. Di samping itu, kamu bisa melakukan upaya pengobatan rumahan untuk mendukung pengobatan dari dokter.

Tapi, kamu tidak boleh secara sembarangan melakukan upaya pengobatan rumahan ya. Berikut adalah sejumlah cara mengobati muntah darah saat hamil yang bisa kamu pilih:

  • Penuhi asupan cairan tubuh dengan minum air mineral
  • Minum lebih banyak air dan jus buah (cranberry atau raspberry)
  • Terapkan pola makan yang seimbang
  • Hindari makanan berminyak, pedas, dan mentah
  • Perbanyak makanan yang direbus dan sedikit tambahan bumbu
  • Makan dalam porsi kecil namun sering
  • Pastikan tubuh tidak kekurangan istirahat
  • Minum jahe atau teh hangat
  • Penuhi asupan vitamin B-6 dalam tubuh

Selain beberapa cara di atas, jagalah kebersihan di sekitar termasuk rutin mencuci tangan. Tidak lupa, jika kamu mempunyai kebiasaan merokok dan minum alkohol, berhentilah untuk sementara waktu dan ganti kebiasaan ini dengan mengikuti yoga pernatal atau olahraga kehamilan.

Keinginan untuk tampil cantik paripurna setiap saat juga dirasakan ibu hamil. Namun, ada beberapa pantangan tak tertulis di saat kehamilan, termasuk mewarnai rambut. Lantas, bolehkah ibu hamil mewarnai rambut?

Hamil bukan berarti kamu tak boleh tampil cantik dan mengikuti tren. Mewarnai rambut saat hamil sebenarnya boleh saja. Tetapi, perhatikan beberapa hal agar ibu hamil bisa menghindari efek buruk pewarna rambut.

Apakah ibu hamil boleh mewarnai rambut?

Wanita hamil bisa mewarnai rambut mereka. Pasalnya, belum ada bukti ilmiah yang secara jelas membuktikan bahwa mewarnai rambut saat hamil bisa membahayakan ibu dan janin.

Salah satu alasan paling populer mengapa mewarnai rambut saat hamil dianggap berbahaya adalah paparan zat kimia dalam pewarna rambut dapat berdampak langsung pada janin. Banyak ibu hamil cemas dan berpikir bahwa, pewarna rambut bisa masuk melalui kulit kepala dan mencapai aliran darah.

Faktanya, mewarnai rambut hanya membutuhkan bahan kimia yang sangat sedikit dan tidak cukup masif untuk bisa meracuni bayi. Meski begitu, risiko bahan kimia terserap melalui kulit kepala tetap ada, sehingga kamu perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mewarnai rambut.

Wanita dapat mewarnai atau mewarnai rambut mereka selama kehamilan, karena sejumlah kecil bahan kimia ini dianggap tidak berbahaya. Namun, hindari mewarnai rambut jika kulit kepala kamu mengalami iritasi atau infeksi, karena kemungkinan lebih banyak bahan kimia yang terserap akibat kerusakan kulit.

Ingat, selalu konsultasikan dengan dokter mengenai kekhawatiran kamu, karena dokter akan memberikan saran sesuai dengan kondisi kesehatan kamu.

Mewarnai rambut yang aman untuk ibu hamil

Agar lebih aman dalam mewarnai rambut saat hamil, ibu hamil bisa mencoba tips berikut ini:

1. Periksa label kemasan pewarna rambut

Saat membeli pewarna rambut, jangan lupa untuk memeriksa label kemasan dan memperhatikan bahan kimia yang dikandungnya. Wanita hamil tidak disarankan menggunakan pewarna rambut yang mengandung amonia atau pemutih.

Untuk memastikan keamanannya, ibu hamil bisa menggunakan cat atau pewarna rambut yang mengandung bahan alami.

2. Menggunakan sarung tangan

Jika ingin mewarnai rambut sendiri, jangan lupa gunakan sarung tangan, ya. Hal ini penting untuk mencegah paparan bahan kimia melalui kulit tangan dengan pewarna rambut.

Kemudian, lakukan pewarnaan rambut di tempat yang memiliki ventilasi yang baik, sehingga paparan bahan kimia yang terhirup dapat diminimalkan. Jika perlu, kamu juga bisa memakai masker untuk mengurangi paparan bahan kimia dari pewarna rambut.

3. Pilih jenis pewarnaan rambut yang sesuai dengan selera kamu

Kamu bisa menggunakan berbagai cara, mulai dari bleaching hingga highlighting hanya di beberapa bagian saja. Jika kamu memang tidak ingin pewarna rambut menempel di kulit kepala dan akar rambut, maka highlighting bisa jadi pilihan.

4. Ikuti petunjuk penggunaan dengan benar

Selalu ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan pewarna rambut, misalnya dengan memperhatikan kapan harus mengecat dan kapan rambut perlu dibilas. Hal ini penting mengurangi risiko paparan bahan kimia yang dapat diserap melalui kulit kepala.

5. Bilas dengan benar

Setelah selesai, jangan lupa untuk membilas rambut dan kulit kepala hingga bersih, ya. Untuk menjaga kualitas dan warnanya, kamu bisa menggunakan sampo khusus untuk rambut diwarnai.

6. Menggunakan pewarna rambut yang aman untuk ibu hamil

Kamu juga bisa menggunakan pewarna rambut alami untuk ibu hamil atau yang terbuat dari tumbuhan. Pilih pewarna rambut yang tidak mengandung amonia. Juga, pertimbangkan untuk memilih pewarna rambut semi permanen daripada pewarna rambut permanen.

Kapan ibu hamil boleh mewarnai rambut?

Waktu yang disarankan untuk mewarnai rambut adalah setelah trimester kedua kehamilan. Di trimester pertama atau 13 minggu pertama kehamilan adalah proses perkembangan besar bagi janin, sehingga kamu harus meminimalkan risiko dari luar seperti mewarnai rambut.

Jadi, sebaiknya menunggu hingga perkembangan organ bayi dalam kandungan hingga trimester kedua.

Gunakan pewarna rambut alami

Jika ingin mewarna rambut, hindari produk pewarna rambut yang mengandung bahan kimia. Produk pewarna rambut alami dari tumbuhan, seperti henna direkomendasikan karena relatif lebih aman digunakan.

Namun, produk pewarna rambut berbahan henna memiliki variasi warna yang lebih sedikit. Henna asli yang umum dan aman digunakan berwarna oranye atau agak merah dan coklat. Di sisi lain, henna hitam tidak dianjurkan karena biasanya mengandung pewarna sintetis sehingga tidak aman digunakan selama kehamilan.

Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter dan juga praktisi di salon. Dengan perkembangan teknologi, saat ini sudah ada beberapa pewarna rambut alami yang cukup aman.

Ciri-ciri sinusitis memang mirip dengan gejala flu yaitu adanya lendir di dalam hidung atau pilek. Banyak orang yang keliru membedakan flu biasa dan sinusitis. Gejala pilek yang tak kunjung sembuh juga berpotensi adanya infeksi sinusitis. Kamu harus waspada saat mengalami flu dalam waktu lama. Infeksi sinusitis akan lebih baik jika terdeteksi sedini mungkin.

Umumnya sinusitis bersifat akut, yang dapat dipicu oleh pilek atau alergi, gejala ini dapat hilang dengan sendirinya. Namun ada sebagian orang mengalami sinusitis kronis, yang dapat bertahan selama berbulan-bulan. Jika sudah kronis, kamu butuh pertolongan medis agar gejalanya bisa diringankan.

Sinusitis adalah

Sinusitis adalah infeksi atau peradangan yang terjadi pada rongga di area sekitar hidung (sinus). Infeksi sinus secara medis dikenal sebagai sinusitis dan rinosinusitis. Kondisi ini terjadi ketika rongga hidung terinfeksi, bengkak, dan meradang. Penumpukan cairan di sinus dapat menyebabkan kuman tumbuh, yang menyebabkan infeksi sinus.

Berbeda dengan flu biasa, gejala sinusitis biasanya akan menimbulkan sakit kepala, nyeri di area wajah, indra penciumannya hilang, dan terkadang nafasnya berbau logam. Penderita sinusitis sangat sensitif terhadap paparan asap rokok, debu, dan polusi karena dapat memicu kambuhnya sinusitis.

Penyakit sinusitis disebabkan oleh

Sinusitis disebabkan oleh lendir yang memasuki rongga-rongga di sekitar area hidung. Sehingga tidak heran jika penderita sinus akan merasa nyeri pada wajah. Karena rongga yang terisi lendir biasanya mengalami peradangan dan infeksi karena virus atau bakteri.

Pemicu awal sinusitis biasanya karena alergi dan flu yang tidak ditangani dengan tepat. Penderita sinus akan mengalami flu hingga berminggu-minggu. Kondisi lain seperti alergi, polip hidung, dan infeksi gigi juga dapat menyebabkan nyeri dan gejala sinus.

Ciri-ciri sinusitis

Sinusitis akut biasanya akan mereda setelah 10 hari. Berbeda dengan sinusitis kronis yang semakin hari gejalanya semakin parah. Jika kamu penasaran apakah kamu terkena flu biasa atau sinusitis, simak beberapa ciri-cirinya berikut ini:

1. Nyeri di area sekitar hidung

Nyeri wajah adalah gejala umum sinusitis. Setiap rongga berisi udara ini dapat terasa sakit saat kamu mengalami infeksi sinus. Rongga tersebut bisa berada di atas atau bawah mata, juga di dalam rongga hidup akan terasa sakit.

2. Hidung meler

Saat kamu mengalami infeksi sinus, kamu mungkin perlu sering mengeluarkan ingus yang bisa berwarna keruh, hijau, atau kuning. Cairan ingus tersebut berasal dari sinus yang terinfeksi dan mengalir ke saluran hidung.

3. Hidung tersumbat

Sinus yang meradang juga dapat membatasi nafas melalui hidung. Infeksi menyebabkan pembengkakan pada sinus dan saluran hidung dan dapat menyebabkan perasaan “tersumbat”.

4. Sakit kepala

Tekanan terus menerus dan pembengkakan di sinus dapat menimbulkan gejala sakit kepala. Nyeri sinus juga dapat menyebabkan sakit telinga, nyeri pada gigi, rahang, dan pipi.

5. Iritasi tenggorokan dan batuk

Saat cairan dari sinus mengalir ke bagian tenggorokan, hal itu dapat menyebabkan iritasi, terutama dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dapat menyebabkan batuk terus menerus dan mengganggu. Akan lebih buruk lagi ketika kamu sedang berbaring untuk tidur atau saat bangun pagi.

6. Demam

Meskipun tidak banyak dialami penderita sinus, demam juga dapat terjadi seperti infeksi lainnya. Demam karena infeksi sinus biasanya berada dalam kisaran tingkat rendah, yang berarti 100,4 hingga 103°F (38 hingga 39,4°C). Demam adalah sinyal bahwa tubuh sedang melawan virus atau infeksi bakteri dan jamur.

7. Bau mulut (halitosis)

Lendir yang dihasilkan oleh sinus yang terinfeksi dapat berbau tidak sedap dan mengalir ke tenggorokan. Minum banyak air dan sering berkumur atau menyikat lidah dapat membantu mengurangi gejala ini.

Sinusitis kronis

Sinusitis kronis akan menyebabkan jaringan di dalam sinus meradang dan tersumbat untuk waktu yang lama akibat penumpukan lendir. Penyakit ini dianggap kronis setelah kamu mengalami gejalanya sekitar 2 bulan lebih. Biasanya disebabkan oleh pilek, tetapi sinusitis kronis dapat memiliki banyak penyebab lainnya.

Sinusitis kronis akan mengakibatkan sangat sulit bernapas karena penyumbatan dan peradangan jangka panjang. Beberapa gejala yang menandakan sinusitis kamu menjadi kronis, yaitu:

  1. Lendir berwarna kuning atau hijau menetes dari hidung
  2. Kondisi lendir kering atau mengeras menghalangi saluran hidung
  3. Postnasal drip atau lendir bocor ke bagian belakang tenggorokan
  4. Sakit telinga
  5. Merasa mual
  6. Mudah kelelahan
  7. Sakit tenggorokan
  8. Batuk yang terasa lebih buruk saat malam hari
  9. Sakit rahang dan gigi

Cara mengobati sinusitis

Kamu bisa mengobati sinusitis ringan di rumah dengan obat yang dijual bebas atau obat herbal. Namun jika infeksi sinus sudah kronis, kamu harus segera mendapat penanganan dokter. Berikut beberapa cara mengobati sinusitis

Obat bebas

Gunakan semprotan dekongestan hidung, seperti oxymetazoline, dapat membantu meringankan gejala infeksi sinus dalam jangka pendek. Tetapi kamu harus membatasi penggunaannya, tidak boleh digunakan lebih dari 3 hari.

Irigasi hidung

Irigasi hidung dilakukan dengan pembilasan lubang hidung dengan air steril. Sebuah penelitian pada tahun 2009 telah menunjukkan kegunaan efektif dengan cara irigasi hidung, pada orang dengan rinosinusitis kronis, rinitis alergi, dan post nasal drip. Irigasi hidung juga dapat membantu mereka yang menderita sinusitis akut.

Antibiotik

Antibiotik seperti amoksisilin dapat mengobati sinusitis akut yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Asalkan infeksinya belum mendapat perawatan lain seperti semprotan hidung, obat pereda nyeri, atau pembilasan irigasi hidung.

Pengobatan herbal

Gunakan larutan garam untuk melumasi saluran hidung. Cara ini membantu lendir mengalir lebih mudah. Solusi ini juga dapat meredakan pembengkakan. Hirup uap dari air panas atau gunakan pelembab udara untuk membantu mengeluarkan lendir dan mengurangi peradangan.

Operasi sinusitis

Sinusitis kronis yang tidak kunjung sembuh dengan obat apapun, biasanya akan disarankan untuk tindakan operasi. Namun kasus ini cukup jarang terjadi, karena umumnya sinusitis masih dapat disembuhkan dengan obat. Berikut adalah jenis operasi sinusitis yang dapat dilakukan:

a. Operasi sinus endoskopi

Dokter akan memasukkan tabung tipis dengan lampu dan kamera ke dalam sinus. Untuk melihat apakah polip, lendir, atau jaringan lain menghalangi sinus. Kemudian dokter akan mengangkat benda yang menyumbat tersebut. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan menambah ruang pada sinus untuk membantu pernapasan lebih lancar.

b. Operasi deviasi septum (septoplasty) atau operasi hidung (rhinoplasty)

Dokter membentuk kembali dinding di antara lubang hidung atau jaringan hidung. Tujuannya untuk meluruskan atau mengembangkannya. Ini dapat membantu kamu bernapas lebih mudah dari kedua lubang hidung.

Kita tidak bisa tahu kapan virus dan bakteri akan menginfeksi sinus, karena hal itu bisa terjadi kapan saja tanpa sepengetahuan. Merawat gejala flu biasa dengan benar akan mengurangi potensi infeksi sinus. Selain itu, mengetahui ciri-ciri sinusitis dan segera berkonsultasi ke dokter bisa sebagai langkah awal pencegahan infeksi sinus.

Jerawat yang mengganggu bukan masalah lagi, kamu bisa mengandalkan acne patch untuk menyamarkannya. Kini sudah banyak brand yang menjual acne patch terbaik. Selain menyamarkan jerawat, kamu juga bisa menyembuhkan jerawat lebih dengan kandungannya. Umumnya orang menggunakan acne patch untuk jerawat matang.

Produk skincare ini populer dari banyaknya brand-brand kecantikan Korea dan membuat kulit mulus tanpa cela, seperti idola K-Pop. Tren ini juga dipopulerkan oleh para beauty influencer. Mereka menggunakan acne patch untuk menutupi jerawat saat menggunakan make up, sehingga kulit terlihat tanpa cela. Inovasi ini sangat diminati banyak orang, karena jerawat dapat diobati dengan mudah, cepat, dan tidak mengganggu penampilan.

Acne patch adalah

Acne patch atau stiker jerawat adalah plester kecil dengan titik-titik berupa jarum mikro di seluruh permukaannya. Kamu bisa menempelkannya langsung pada jerawat tanpa rasa sakit. Stiker jerawat ini akan mengeluarkan nanah pada jerawat dalam waktu semalam.

Pada acne patch terdapat bantalan tipis atau hidrokoloid yang dapat membalut luka jerawat. Acne patch juga membantu agar jerawat tidak terkontaminasi dengan kotoran, yang dapat menyebabkan peradangan lebih parah. Banyak orang memilih produk ini karena dianggap dapat menyembuhkan jerawat lebih cepat.

Kandungan acne patch

Plester jerawat terbuat dari bahan hidrokoloid. Bahan ini bukanlah hal baru, terutama di bidang medis. Mereka biasanya digunakan untuk membantu menyembuhkan luka pasca operasi dengan mempercepat proses penyembuhan.

Karena manfaatnya yang luar biasa dalam menyembuhkan luka, industri kecantikan mengadaptasi dan membuat plester berukuran kecil yang terbuat dari bahan yang sama untuk membantu mempercepat proses penyembuhan jerawat.

Meskipun tidak dapat mencegah jerawat baru bermunculan, kandungan hidrokoloid pada produk ini dapat dianggap sebagai cara yang benar-benar ringan, lembut, dan efektif untuk mengobati jerawat. Acne patch menjadi pengobatan jerawat sekunder, setelah pengobatan jerawat dengan bahan aktif lainnya seperti salicylic acid dan benzoyl peroxide.

Fungsi acne patch

Fungsi utamanya adalah untuk mengeluarkan nanah jerawat dengan cepat, sehingga proses penyembuhan jerawat dapat dilakukan dengan waktu singkat. Berikut adalah beberapa fungsi yang bisa kamu dapat:

  1. Melindungi jerawat dari debu dan kotoran.
  2. Memungkinkan kamu untuk menggunakan make up tanpa khawatir jerawat terkontaminasi.
  3. Mengangkat komedo putih.
  4. Meredakan peradangan jerawat.

Cara kerja acne patch

Produk kecantikan ini bekerja dengan menyerap nanah pada jerawat. Karena sifat utama hidrokoloid yaitu menyerap air. Cara kerja ini juga membantu mencegah infeksi lebih lanjut dan penghalang fisik yang mendukung proses penyembuhan. Singkatnya, plester jerawat ini bekerja dalam tiga fungsi dasar utama:

5. Menyerap kelembapan berlebih, berupa nanah dan cairan lain yang keluar dari jerawat.

6. Mencegah infeksi, yang mengakibatkan jerawat semakin membesar dan lama sembuhnya.

7. Berfungsi sebagai pencegah kelembapan untuk mempercepat pemulihan dan mencegah pembentukan bekas jerawat.

Ketika jerawat sembuh lebih cepat, kamu akan terhindar dari hiperpigmentasi pasca-inflamasi. Singkatnya, kamu akan terhindar dari bekas jerawat menghitam yang sulit dihilangkan. Bekas jerawat pada kulit biasanya menimbulkan bercak hitam atau merah dan butuh perawatan khusus untuk menghilangkannya.

Apakah acne patch aman?

Tidak ada kandungan yang berbahaya dalam acne patch. Dengan kata lain, produk ini aman untuk digunakan semua jenis kulit. Hanya saja, plester jerawat ini mungkin tidak berfungsi untuk menyembuhkan jerawat. Karena kandungannya hanya dapat membalut luka dengan jarum mikro yang sangat kecil untuk membantu mengeluarkan nanah.

Jangan menggunakan produk ini sebagai pengobatan jerawat secara menyeluruh. Kamu harus menggunakan skincare lain jika ingin mencegah jerawat datang kembali. Begitu juga dengan komedo, beberapa produk mungkin mengklaim dapat mengangkat komedo. Namun kemungkinan produk tersebut, hanya mampu mengangkat komedo putih di permukaan kulit saja.

Acne patch terbaik

Acne patch terbaik tidak hanya mengandung hidrokoloid sebagai pembalut luka saja. Beberapa kandungan lain biasanya untuk memaksimalkan kerja plester jerawat ini. Untuk kamu yang berkulit sensitif, sebaiknya pilih produk dengan klaim vegan friendly.

Berikut adalah kandungannya:

  1. Salicylic acid, membantu mengurangi munculnya noda pada area kulit jerawat.
  2. Niacinamide, membantu mencerahkan area kulit yang berjerawat.
  3. Tea tree oil, mempercepat luka jerawat mengering.
  4. Hyaluronic, memberi kelembaban area berjerawat yang mengering.
  5. Sodium hydroxide, membantu mengurangi jerawat, peradangan, dan noda bekas jerawat.

Tips menggunakan acne patch

Mungkin kamu pernah menggunakannya tapi tidak mendapat hasil memuaskan. Agar kamu mendapat hasil yang maksimal, ikut beberapa tips penggunaannya berikut ini:

  • Cuci muka menggunakan sabun dan keringkan dengan benar
  • Gunakan toner sebagai skincare pertama
  • Tempelkan plester di bagian yang berjerawat
  • Gunakan skincare lain sesuai urutannya
  • Jangan tempel pada jerawat yang sedang meradang dan nyeri, tunggu beberapa hari untuk menempelkannya

Perlu diingat bahwa acne patch bukan solusi jangka panjang untuk jerawatmu. Apalagi jika jerawat disebabkan oleh hormon, sangat mungkin untuk bermunculan kembali. Sebaiknya lakukan perawatan lain untuk menyembuhkan jerawat agar tidak muncul kembali.

Your Cart

Belum ada Pesanan

Belum ada produk di keranjang

Order produk kami di halaman Shop

Lihat Shop