apa itu mioma

Mioma adalah tumor jinak yang tumbuh di dalam atau di sekitar rahim. Ukuran dan gejala mioma akan berbeda bagi setiap orang, bahkan beberapa orang tidak memiliki gejala. Ada kemungkinan hanya satu atau beberapa mioma.

Ukurannya bisa berkisar dari sekecil kacang polong hingga sebesar melon. Ini dapat terletak di dalam rahim atau di permukaan luarnya. Mereka mungkin tumbuh dengan cepat atau lambat. Terkadang mioma juga memengaruhi siklus menstruasi dengan ciri pendarahan menstruasi lebih deras daripada wanita lain.

Mioma Uteri

Mioma uteri atau juga dikenal sebagai fibroid rahim. Beberapa jenis mioma dikategorikan berdasarkan di mana mereka berada, seberapa besar mereka, dan gejala yang mungkin ditimbulkannya.

  • Mioma bertangkai mengembangkan tangkai atau batang yang menempelkannya ke rahim. Batang dapat menjadi bengkok saat tumor tumbuh, menyebabkan rasa sakit yang parah.
  • Subserosa tumbuh di bagian luar dinding rahim dan dapat memberi tekanan pada organ terdekat (seperti kandung kemih) atau mengubah bentuk rahim jika tumbuh cukup besar.
  • Submukosa ditemukan tepat di bawah lapisan rahim dan dapat mendorong ke dalam rongga rahim. Mioma ini jarang terjadi dan dapat menyebabkan pendarahan hebat.
  • Intramural adalah jenis yang paling umum. Mereka terletak di dalam dinding rahim.

Penyebab mioma uteri

Para ahli tidak mengetahui apa yang menyebabkan penyakit ini, tetapi mereka menduga bahwa hormon memiliki peran dalam hal ini. Tingginya kadar estrogen dan progesteron (hormon yang diproduksi oleh ovarium) dapat merangsang pertumbuhan penyakit ini, yang cenderung menyusut ketika kadar hormon ini turun setelah menopause.

Ada hal-hal tertentu yang membuat seseorang lebih mungkin terkena mioma dalam hidupnya:

  1. Riwayat keluarga. Kamu lebih mungkin terkena jika ada anggota keluarga yang juga memilikinya.
  2. Usia. Penyakit ini menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, paling sering muncul pada orang berusia 30-an, 40-an, dan 50-an. Setelah menopause, mioma cenderung mengecil.
  3. Obesitas. Orang yang kelebihan berat badan atau yang memiliki tekanan darah tinggi lebih tinggi risikonya terkena penyakit ini.
  4. Gaya hidup. Sering makan makanan tinggi lemak jenuh seperti daging merah mungkin terkait dengan perkembangan penyakit ini.

Gejala mioma uteri

Gejalanya tergantung pada seberapa besar tumor dan di mana lokasinya. Orang dengan mioma mungkin memiliki gejala yang datang dan pergi. Gejala mungkin bertambah buruk selama siklus menstruasi. Bagi sebagian orang, gejalanya bisa sangat parah dan menyebabkan rasa sakit yang konstan, atau bahkan tanpa gejala sama sekali.

Kemungkinan gejala yang mungkin muncul:

  1. Sembelit atau diare
  2. Menstruasi yang berat, menyakitkan, atau berkepanjangan
  3. Sakit saat berhubungan seks
  4. Sakit punggung bawah
  5. Adanya pendarahan di antara menstruasi
  6. Nyeri panggul
  7. Masalah reproduksi (seperti kesulitan hamil)
  8. Sering merasa lelah
  9. Pembengkakan atau pembesaran perut bagian bawah
  10. Kesulitan buang air kecil

Pengobatan mioma uteri

Sayangnya, kamu tidak dapat menyembuhkan fibroid sendiri. Tetapi kamu dapat melakukan hal-hal yang mengurangi rasa ketidaknyamanan.

Ketika fibroid tumbuh di bagian luar rahim, kamu mungkin menyadari ada sesuatu yang berat di perut. Kamu bisa berbaring dan meletakkan kompres panas atau botol air panas di perut bagian bawah untuk mengurangi rasa sakit. Kamu harus melakukan ini beberapa kali sehari.

Ada beberapa pilihan untuk mengobati mioma, termasuk obat-obatan, pembedahan, atau kombinasi terapi. Berikut beberapa pengobatannya:

  • Obat nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau asetaminofen, yang berguna jika kamu mengalami nyeri ringan dan ketidaknyamanan akibat fibroid.
  • Suplemen zat besi jika kamu mengalami penurunan kadar zat besi akibat pendarahan hebat.
  • Metode birth control seperti pil kontrasepsi, alat kontrasepsi, dan Depo-Provera dapat membantu mengontrol perdarahan menstruasi yang berat.

Ada juga beberapa perubahan gaya hidup yang dapat membantu kamu mengatasi gejala fibroid secara lebih efektif dan dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan, termasuk:

  • Perubahan pola makan
  • Berolahraga
  • Mengelola tingkat stres
  • Menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan atau obesitas

Photo by Sora Shimazaki from Pexels

Share artikel ini
Reference