Makanan yang Dilarang saat sedang haid

Banyak orang mengalami gejala yang tidak nyaman ketika haid. Sebenarnya, mengonsumsi makanan tertentu bisa memperburuk gejala ini. Biasanya, saat haid, timbul gejala-gejala seperti kram, sakit kepala, mual, merasa lelah, hingga perubahan mood.

Jika kamu mengalami gejala-gejala haid yang membuat rasa tidak nyaman, hindari beberapa makanan yang tidak boleh dimakan saat haid. Misalnya, kamu jangan mengonsumsi garam atau alkohol. Makanan apalagi yang sebaiknya dihindari? Yuk baca artikel ini sampai akhir untuk tahu makanan lainnya yang sebaiknya tidak dimakan saat haid.

Kondisi pencernaan saat haid

Ketika mengalami haid, banyak orang terkena diare. Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dikeluhkan. Dilansir dari Hello Sehat, 50 persen orang mengalami gangguan pencernaan saat haid datang, atau bahkan sebelum haid datang. Selain diare, banyak orang juga mengalami sembelit dan perut begah.

Saat haid, wanita bisa mengalami diare karena zat prostaglandin pada tubuh menyebabkan uterus terus berkontraksi. Zat ini juga mendorong kontraksi pada usus. Selain itu, prostaglandin juga bisa menyebabkan diare.

Peningkatan kadar hormon progesteron dalam tubuh sebelum haid juga bisa memberi pengaruh terhadap sistem pencernaan. Sehingga, biasanya tidak hanya diare saja yang menjadi keluhan, namun juga sembelit. Pada penderita endometriosis biasanya lebih rentan mengalami sembelit.

ciri-ciri telat haid karena stres

Makanan yang tidak boleh dimakan saat haid

Saat ini ada banyak mitos dan fakta makanan yang tidak boleh dimakan saat haid. Namun, tidak semua informasi itu benar. Beberapa makanan sebaiknya tidak kamu makan saat haid supaya tidak memperburuk kondisi nyeri atau kram. Beberapa makanan tersebut di antarnya adalah:

Garam

Mengonsumsi banyak garam saat haid bisa menyebabkan kembung. Untuk mengurangi rasa kembung, jangan tambahkan garam ke dalam makanan dan hindari makanan yang mengandung banyak natrium.

Gula

Makan terlalu banyak gula bisa memperburuk perubahan mood. Jika kamu cenderung merasa depresi, murung, atau cemas selama haid, sebaiknya perhatikan asupan gula.

Kopi

Mengonsumsi kopi bisa menyebabkan kembung dan memperburuk sakit kepala. Kopi juga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Jika kamu sering mengalami diare ketika haid, sebaiknya kurangi asupan kopi untuk mencegahnya.

Alkohol

Alkohol bisa memberikan efek negatif terhadap tubuh, termasuk memperburuk gejala haid. Misalnya, alkohol dapat menyebabkan dehidrasi yang bisa memperburuk sakit kepala. Selain itu, mengonsumsi kopi bisa menyebabkan kembung, diare, dan mual.

5 Makanan Pelancar Haid yang Aman Dikonsumsi

Makanan pedas

Banyak orang yang merasa sakit perut setelah makan makanan yang pedas. Biasanya, mereka juga mengalami diare dan mual. Jika perut kamu sukar untuk menoleransi makanan pedas, sebaiknya hindari untuk mengonsumsinya saat haid.

Daging merah

Kadar prostaglandin yang tinggi di dalam tubuh bisa mengakibatkan kram. Meskipun daging merah kaya akan zat besi, makanan ini juga tinggi akan prostaglandin sehingga harus dihindari selama haid.

Makan Timun saat Haid Bikin Darah Haid Tak Lancar, Mitos atau Fakta?

Tips konsumsi makanan sehat saat haid

Agar tubuh tetap sehat saat haid, upayakan untuk mengikuti beberapa tips hidup sehat berikut ini.
Minum air yang cukup. Minum air saat sangat penting agar tubuh tetap terhidrasi. Hal ini bisa mengurangi risiko terjadinya sakit kepala karena dehidrasi.

  • Konsumsi sayur dan buah-buahan. Agar tetap terhidrasi, konsumsi buah-buahan yang kaya air seperti semangka dan mentimun. Sayuran berdaun hijau bisa meningkatkan kadar zat besi untuk mencegah kelelahan, nyeri tubuh, dan pusing.
  • Minum teh jahe yang hangat. Jahe mempunyai efek anti inflamasi yang bisa mengatasi rasa pegal pada otot. Selain itu, jahe bisa mengurangi rasa mual.
  • Konsumsi makanan yang mengandung protein seperti ayam. Makan protein penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan dan membantu kamu untuk tetap merasa kenyang.
  • Konsumsi omega-3. Omega-3 bisa diperoleh dengan mengonsumsi ikan, minyak biji rami, kacang, dan suplemen omega-3. Omega-3 bisa mengurangi nyeri haid dan membantu mengatasi perubahan suasana hati saat haid.
  • Konsumsi cokelat hitam. Selain lezat, cokelat hitam kaya akan zat besi dan magnesium. Kandungan magnesium pada cokelat hitam bisa mengurangi gejala PMS.
  • Minum teh peppermint. Dilansir dari situs Health Line, sebuah studi yang dilakukan tahun 2016 menyatakan bahwa teh ini bisa mengurangi gejala PMS, seperti kram, mual, dan diare.

Hindari makanan yang bisa memperburuk gejala saat haid. Selain menghindari dan mengonsumsi makanan-makanan tertentu, kamu bisa meredakan gejala saat haid dengan melakukan olahraga, menggunakan kompres, mengonsumsi obat, atau memijat perut.

Share artikel ini
Reference