Manfaat daun kelor untuk rahim

Moringa powder in wooden scoop with original fresh Moringa leaves on wooden table close-up. Healthy product, superfood, vitamin.

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan daun kelor, bukan? Tanaman ini biasanya diolah menjadi masakan seperti sup, campuran smoothies, dan masih banyak lagi. Daun kelor dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh, seperti mengurangi kadar gula darah dan peradangan.

Selain itu, ternyata ada juga manfaat daun kelor untuk rahim. Penasaran apa saja manfaatnya tersebut? Langsung saja simak selengkapnya berikut ini!

Apa itu daun kelor?

Daun kelor atau Moringa Oleifera adalah tanaman yang telah digunakan sebagai obat selama bertahun-tahun. Tanaman kelor aslinya berasal dari India tetapi juga tumbuh di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Moringa mengandung berbagai protein, vitamin, dan mineral. Daun ini juga memiliki sifat antijamur, antivirus, antidepresan, dan anti-inflamasi.

Kandungan daun kelor

Ada beberapa kandungan daun kelor yang cukup bermanfaat untuk kesehatan rahim. Moringa mengandung banyak senyawa sehat seperti:

  • vitamin A
  • vitamin B1 (tiamin)
  • B2 (riboflavin)
  • B3 (niasin), B-6
  • folat dan asam askorbat (vitamin C)
  • kalsium
  • kalium
  • besi
  • magnesium
  • fosfor
  • seng
  • rendah lemak dan tidak mengandung kolesterol berbahaya

Manfaat daun kelor untuk rahim

Manfaat kesehatan dari daun kelor khususnya untuk Wanita adalah:

1. Meringankan gejala PMS

Moringa kaya akan vitamin A, C, E dan beberapa vitamin B. Vitamin ini dikenal sebagai “vitamin antioksidan” dan membantu memerangi penyakit dan infeksi. Vitamin A dan E juga membantu menjaga sel tetap sehat, dan mencegah mutasi sel.

Selain itu, vitamin E adalah alat yang membantu dengan PMS misalnya rasa kembung dan kecemasan serta mood swing. Di sisi lain, Wanita membutuhkan vitamin B yang cukup untuk membantu mencegah kelelahan dan meningkatkan fungsi kognitif.

2. Gejala menopause.

Penelitian awal menunjukkan bahwa menambahkan daun kelor segar ke makanan yang kamu konsumsi sehari-hari selama 3 bulan berturut-turut meningkatkan gejala menopause seperti hot flashes dan masalah tidur pada wanita pascamenopause.

3. Mencegah kehamilan

Berdasarkan mitos yang beredar, selain buah pepaya, daun kelor adalah salah satu tumbuhan yang bisa digunakan sebagai obat tradisional pencegah kehamilan.

Mitos tersebut ternyata pernah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat di dalam jurnal berjudul Frontiers Pharmacology.

Meski percobaan ini belum bisa dibuktikan pada manusia karena baru dicoba pada tikus, namun hal ini cukup menjawab bahwa daun kelor memiliki sifat oksitosin yang merangsang kontraksi rahim sehingga mencegah implantasi.

4. Mencegah kerusakan DNA janin

Penelitian lain dari Universitas Hasanudin, Makassar, melaporkan bahwa manfaat daun kelor untuk rahim lainnya datang dari kandungan kolin di dalam tanaman tersebut.

Konsumsi kolin yang cukup dari daun kelor dapat membantu mencegah terjadinya kerusakan DNA single strand pada janin sehingga bayi akan lahir dengan kondisi kesehatan yang baik.

5. Mencegah komplikasi kehamilan

Makan daun kelor selama hamil juga dapat membantu sang calon ibu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Asupan gizi yang baik dan cukup akan meminimalisir kemungkinan terjadinya komplikasi kehamilan, seperti preeklampsia dan keterbatasan pertumbuhan rahim (intrauterine growth restriction atau IUGR) yang sama-sama berpotensi membuat janin dilahirkan sebelum waktunya alias prematur.

Tanpa adanya risiko komplikasi kehamilan, bayi dapat lahir dengan berat badan lahir yang normal. Meski demikian, konsumsi daun kelor tidak serta-merta dapat membantu ibu menaikkan berat badan janin di dalam kandungan.

Cara mengonsumsi daun kelor

Ada beberapa cara mengonsumsi daun kelor yang menyehatkan, yaitu:

  • Diseduh dengan air panas. Cara yang paling mudah yang bisa kamu coba adalah menyeduh daun kelor dengan air hangat kemudian dicampur dengan sedikit lemon dan madu.
  • Campurkan ke dalam smoothie. Daun kelor dalam bentuk utuh atau bubuk dapat kamu tambahkan sebagai campuran smoothie hijau bersama daun mint, nanas dan jeruk nipis.
  • Taburkan ke dalam sup. Kamu juga bisa bisa menaburkan bubuk daun kelor atau menambahkan daun kelor ke dalam resep sup seperti sup seperti asparagus penghilang kembung, sup miso penyeimbang hormon, atau labu dan buncis yang meningkatkan kekebalan tubuh.
Share artikel ini
Reference