FREE ONGKIR MIN ORDER RP 125.000. CEK S&K

Sariawan adalah peradangan yang biasa terjadi di area mulut. Namun nyatanya, peradangan tersebut tidak hanya bisa terjadi di mulut saja, lho. Bahkan, ada pula sariawan di vagina.

Menyerupai mulut, sariawan di vagina adalah luka yang berada di bagian luar vagina. Luka ini bisa bereaksi sangat menyakitkan atau bahkan tidak menyakitkan pada sebagian orang.

Apakah sariawan di vagina sering terjadi? Kira-kira, apa saja penyebabnya? Di artikel kali ini, kita akan membahas sariawan di vagina hingga cara mengatasinya.

Penyebab sariawan di vagina

Terletak di vagina, luka ini bersifat terbuka dan bentuknya menyerupai sebagai ruam. Mengutip dari Web MD, ada beberapa penyebab sariawan di vagina, yakni:

penyebab sariawan di vagina
penyebab sariawan di vagina

1. Infeksi jamur

Tak menutup kemungkinan, salah satu penyebab utamanya adalah infeksi jamur seperti vulvovaginal candidiasis di area vagina yang menyebabkan iritasi, gatal-gatal, sensasi terbakar, dan keputihan.

Dengan iritasi tersebut, infeksi bisa berkembang menjadi ruam dan sariawan.

2. Penyakit menular seksual (PMS)

Adanya penyakit seksual menular atau sexually transmitted disease (STD) juga bisa menjadi penyebab sariawan di vagina.

Beberapa jenis penyakit STD yang bisa mengarah ke sariawan vagina adalah herpes, sifilis, klamidia, kutil kelamin, serta HIV.

3. Virus dan bakteri

Segala macam virus yang memiliki manifestasi pada kulit dapat menyebabkan sariawan di vagina.

Beberapa jenis virus yang dapat menyebabkan sariwan pada vagina berupa cytomegalovirus, paratyphoid, dan varicela zoster.

Sedangkan bakteri yang berperan berupa mycoplasma penumoniae dan streptococcus grup A.

4. Reaksi kulit

Pada dasarnya, kulit vulva atau bagian luar vagina sensitif dan mudah iritasi jika menggunakan produk kewanitaan yang tidak sesuai seperti sabun atau krim penghilang rambut kemaluan.

Jika kamu baru memakai produk tertentu di area vagina dan ternyata tidak cocok, timbulnya reaksi kulit ini juga menyebabkan munculnya sariawan di vagina, lho.

5. Trauma

Apakah kamu pernah merasakan gatal yang hebat di bagian vagina? Jika iya, apakah kamu menggaruknya terus menerus?

Sebaiknya, hindari menggaruk atau menggosok bagian vagina secara kencang jika ada rasa gatal. Sebab, bisa menimbulkan infeksi pada vagina.

6. Penyakit autoimun

Seseorang yang memiliki penyakit autoimun seperti penyakit Crohn’s  atau Bechet’s disease juga memiliki risiko sariawan di vagina.

Hal itu disebakan karena respons autoimun bisa menyebabkan reaksi pada kulit termasuk area kelamin seseorang.

Gejala sariawan di vagina

Secara singkat, kamu perlu menjaga kesehatan dan kebersihan vagina secara rutin dan teratur agar bisa mengurangi risiko terjadinya sariawan di vagina, ya.

Lalu, apakah ada gejala sariawan di vagina? Menurut Medical News Today, luka ini tidak memiliki gejalanya tersendiri, hanya bisa dilihat dari bentuk sariawannya yang sedang terbuka.

Dengan demikian, berikut beberapa gejala sariawan di vagina yang mungkin bisa dialami:

  • Rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Rasa sakit saat berhubungan seksual
  • Rasa gatal
  • Ruam kulit
  • Sulit buang air kecil
  • Keputihan berbau tidak sedap atau tidak normal
  • Kelenjar getah bening atau adanya pembengkakan di area selangkangan
  • Demam
  • Perubahan warna kulit vulva yang tidak normal
  • Nyeri panggul

Cara mengatasi gejala sariawan di vagina

cara mengatasi gejala sariawan di vagina
cara mengatasi gejala sariawan di vagina

Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas dan disertai adanya luka terbuka di area vagina, lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat, ya.

Tidak perlu khawatir, sebab menurut Web MD, sariawan di vagina dapat ditangani dengan beberapa cara, seperti:

1. Mengobati infeksi

Apabila sariawan di vagina disebabkan oleh adanya infeksi PMS, biasanya sang dokter akan mengobati penyebab yang mendasarinya tersebut diikuti dengan sariawan.

Pengobatan yang tepat untuk penderita STD pun beragam tergantung jenis penyakitnya seperti sifilis yang diobati dengan antibiotik.

2. Pemberian antihistamin

Untuk penyebab sariawan di vagina karena reaksi kulit yang tidak cocok pada suatu produk dan penyakit autoimun, biasanya akan diobati dengan antihistamin agar menenangkan respon tubuh terhadap zat yang membuat alergi.

3. Obat anti-jamur

Sedangkan untuk penyebab yang dikarenakan oleh jamur, biasanya akan diberikan perawatan antijamur yang disarankan oleh dokter.

Nah, agar tidak terjadi sariawan di vagina, terdapat beberapa langkah pencegahan yang dapat kamu lakukan, meliputi:

  • Hindari pemakaian celana dan celana dalam yang ketat
  • Menerapkan sifat setia pada satu pasangan seksual
  • Menerapkan perilaku seks yang aman dengan menggunakan kondom ataupun pengaman lainnya
  • Menjaga kebersihan area intim dengan membasuhnya menggunakan air hangat atau sabun khusus serta mengganti celana dalam secara rutin

Meskipun mengganggu aktivitas, kamu tidak perlu khawatir jika memiliki sariawan di vagina karena hal tersebut bisa diobati hingga sembuh jika kamu mendapat pengobatan yang tepat.

Tapi, apabila keluhan gejala kamu tidak membaik, mungkin kamu perlu melakukan pemeriksaan tambahan lain untuk mencari pengobatan yang tepat.

Penting diingat bahwa sariawan pada vagina dapat terjadi kembali meskipun telah diobati.

Dan juga, jika kamu melakukan hubungan seks tanpa pengaman kamu akan berisiko terinfeksi penyakit menular seksual dan mengalami sariawan pada organ intim di kemudian hari.

Flu saat hamil bisa mempengaruhi bayi kamu. Flu merupakan penyakit virus menular yang menyebar melalui batuk dan bersin, penyakit ini tidak sama dengan pilek. Gejalanya cenderung lebih parah dan lama.

Flu saat hamil adalah penyakit serius namun dapat diobati. Orang hamil lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena flu daripada orang yang tidak hamil. 

Ketika didiagnosis lebih awal, perawatan yang aman dapat membantu mengurangi gejala. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasinyal? Simak sampai akhir, ya!

Apa itu flu saat hamil?

Influenza (flu) adalah infeksi pernapasan umum yang disebabkan oleh virus dan mudah menular. Ketika seseorang yang mengalami flu bersin atau berbicara, virus dapat menyebar melalui udara.

Flu saat hamil lebih mungkin menyebabkan penyakit parah daripada flu pada orang yang tidak hamil. Orang hamil yang terkena penyakit ini juga lebih mungkin dirawat di rumah sakit untuk perawatan. Jika kamu sedang hamil dan memiliki gejala penyakit ini, segera cari bantuan medis.

Kamu memiliki risiko yang lebih tinggi terkena flu ketika hamil daripada saat tidak hamil. Sebab, kehamilan dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit. Flu selama kehamilan dapat mempengaruhi perkembangan bayi. 

Demam dapat menyebabkan cacat tabung saraf dan masalah lain pada bayi yang sedang berkembang. Penelitian telah menunjukkan bahwa flu pada kondisi ini dapat meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, dan berat badan lahir yang rendah.

Baca juga: Ibu Hamil Positif COVID, Ini yang Perlu Dilakukan!

Gejala flu saat hamil

obat radang tenggorokan untuk ibu hamil

Gejala flu yang paling umum saat hamil meliputi:

  • Merasakan panas dingin
  • Batuk kering
  • Sakit kepala
  • Kehilangan nafsu makan
  • Hidung tersumbat
  • Nyeri otot yang intens
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan yang biasanya akan memburuk pada hari kedua atau ketiga
  • Demam sedang hingga tinggi.
  • Merasa lelah dan lemah
  • Bersin
  • Kadang-kadang mual dan muntah

Diagnosis flu saat hamil

Untuk melakukan diagnosis flu saat hamil, kamu mungkin akan melakukan tes berikut ini.

  • Rapid influenza diagnostic test (RIDT): Tes ini menunjukkan hasilnya dalam waktu 10 hingga 15 menit
  • Rapid molecular assay: Tes ini akan menunjukkan hasilnya dalam waktu 15 sampai 20 menit

Tenaga medis akan menyeka bagian dalam hidung atau bagian belakang tenggorokan dengan kapas. 

Untuk menangani kondisi tersebut dapat dilakukan dengan cara alami.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menangani kondisi tersebut, antara lain:

  • Istirahat yang banyak
  • Banyak minum air putih agar tidak dehidrasi
  • Berkumurlah dengan air garam hangat, jika sakit tenggorokan atau batuk

Mengonsumsi obat flu untuk ibu hamil dengan aman

obat batuk ibu hamil

Idealnya, kamu harus menghindari minum obat saat hamil, terutama selama 3 bulan pertama. Pilek atau sakit ringan dan nyeri seringkali tidak perlu diobati dengan obat-obatan.

Namun, jika kamu sedang hamil dan merasa perlu minum obat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Beberapa obat yang dapat diminum saat flu, yaitu:

1. Parasetamol

Parasetamol merupakan pilihan yang tepat untuk mengobati nyeri ringan atau sedang dan menurunkan suhu tinggi (demam). 

2. Ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi ibuprofen. Menurut Pregnancy Birth and Baby, NSAID tidak boleh digunakan dalam tiga bulan terakhir kehamilan karena dapat menyebabkan perdarahan, persalinan dan kelahiran yang tertunda, dan masalah jantung atau ginjal pada bayi.

Baca juga: Perbedaan Ibuprofen dan Paracetamol, Mana yang Lebih Efektif? 

Tips mencegah flu saat hamil

Beberapa tips untuk mencegah flu saat hamil, yaitu: 

  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit
  • Jangan terlalu sering menyentuh mata atau hidung
  • Selalu bersihkan seluruh permukaan di rumah dan semprotkan disinfektan
  • Sering mencuci tangan
  • Tidur yang cukup
  • Makan makanan yang sehat dan bergizi
  • Mengurangi stres

Kapan harus ke dokter?

Flu harus ditanggapi dengan serius. Komplikasi flu dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan cacat lahir. Dapatkan bantuan medis segera jika kamu mengalami gejala berikut:

  • Pusing
  • Sulit bernafas
  • Nyeri dada
  • Pendarahan vagina
  • Merasa bingung
  • Muntah parah
  • Demam tinggi yang tidak berkurang meskipun sudah minum obat
  • Berkurangnya gerakan janin

Jika kamu mengalami flu saat hamil, temui dokter sesegera mungkin, terutama saat gejalanya memburuk dalam 5 sampai 7 hari. 

Apa tanda kehamilan yang berusia 1 minggu? Kamu mungkin ingin tahu apa saja yang terjadi selama minggu pertama kehamilan. Sebenarnya, pada minggu pertama kehamilan, kamu hanya akan mengalami gejala umum menstruasi. 

Menurut Health Line, hari pertama kehamilan adalah hari pertama dari siklus menstruasi yang terakhir. Tapi, apakah ciri-ciri hamil 1 minggu pada perut dapat dideteksi? Yuk simak artikel ini agar kamu bisa mengetahui ciri-cirinya!

Bisakah mendeteksi tanda hamil 1 minggu?

Sebenarnya, pada minggu pertama kehamilan, belum ada janin dalam kandungan. sehingga belum bisa untuk dideteksi. Walaupun belum ada janin, tubuh kamu sedang mempersiapkan diri untuk kehamilan. Selama hari-hari pertama kehamilan, sel telur akan dilepaskan dan mulai matang di dalam ovarium. Proses ini disebut siklus ovarium. 

Pada hari-hari pertama kehamilan, kamu akan mengalami menstruasi terakhir dan akan memasuki fase folikular. Awal fase ini berlangsung pada awal periode menstruasi. Hormon FSH atau hormon perangsang folikel akan menyebabkan banyak folikel yang belum matang bersiap untuk ovulasi. 

Namun, pada hari kelima hingga ketujuh dari periode menstruasi kamu, hanya akan satu sel telur yang menjadi dominan. Sel telur ini biasanya menghasilkan lebih banyak estrogen yang merangsang penebalan lapisan rahim.

Lapisan ini merupakan tempat sel telur yang telah dibuahi menanamkan dirinya setelah terjadinya pembuahan dan siap untuk mulai tumbuh.

Baca juga: 5 Cara Menggunakan Tespek Kehamilan yang Tepat!

Mengenal ciri-ciri hamil 1 minggu

Tespek Kehamilan

Sejak hari pertama kehamilan, kamu tidak akan mengalami gejala kehamilan. Gejala kehamilan pertama kemungkinan besar akan terjadi sebulan kemudian ketika melewatkan menstruasi. Tetapi, bisa jadi kamu mengalami gejala menstruasi selama hari-hari pertama kehamilan. Beberapa gejala menstruasi yang umum dirasakan meliputi:

1. Sakit kepala

Ketika kadar hormon berfluktuasi, sakit kepala umum dirasakan oleh para wanita. Maka, tidak heran bila kamu mengalami sakit kepala pada tahap awal kehamilan karena perubahan yang dialami oleh tubuh kamu.

2. Perubahan suasana hati

Perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang intens. Perubahan suasana hati ini mirip dengan gejala PMS, sehingga terkadang sulit untuk mengetahui apakah itu tanda kehamilan atau bukan. 

Baca juga: Mood Swing saat Haid Bisa Diatasi dengan Cara Berikut! 

3. Merasa lelah

Merasa lelah merupakan gejala umum yang bisa muncul satu minggu setelah pembuahan. Hal ini terjadi karena tubuh kamu sedang memproduksi lebih banyak progesteron. Selain itu, volume darah dalam tubuh juga meningkat. Jadi, tidak heran jika kamu mungkin merasa lelah.

4. Diare dan sembelit

Karena kadar hormon terus berubah, sistem pencernaan akan melambat dan menyebabkan sembelit. Kamu bisa mengatasinya dengan makan banyak serat seperti makan buah-buahan.

5. Perut kembung

Perubahan hormonal pada awal kehamilan dapat membuat kamu merasa kembung. Hal ini sangat mirip dengan gejala yang kamu alami pada awal menstruasi. 

6. Mengidam makanan dan nafsu makan meningkat

Tanda kehamilan yang umum lainnya yaitu mengidam makanan. Gejala ini dapat bertahan selama kehamilan. Kondisi ngidam juga biasanya mengacu pada makanan yang tidak umum. Jika makanan tersebut berdampak tidak terlalu baik untuk tubuh, kamu bisa mencari alternatif makanan tersebut. 

Baca juga: Tanda Ovulasi Berhasil Dibuahi, Kenali Tandanya Berikut! 

Apa yang dirasakan saat hamil 1 minggu?

Pada minggu pertama kehamilan, ciri-ciri hamil 1 minggu pada perut mungkin belum terasa. Hal yang perlu kamu perhatikan adalah kamu akan mengalami siklus menstruasi yang terakhir. Perubahan hormonal selama menstruasi akan membuat kamu merasa kembung karena retensi cairan.

Kamu juga bisa merasa kram selama menstruasi atau nyeri perut. Biasanya hal-hal yang kamu rasakan tidak akan berbeda dengan menstruasi yang kamu pernah alami sebelumnya.

Baca juga: Ciri-ciri hamil dari raut wajah.

Cara menjaga kehamilan dengan baik

Setelah mengetahui ciri-ciri hamil 1 minggu pada perut, kamu perlu menjaga kesehatan jika didapati sedang hamil. Selama menstruasi terakhir kamu, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kehamilan dengan baik, yaitu:

1. Mengonsumsi vitamin prenatal

Mengonsumsi vitamin prenatal merupakan sesuatu yang sering disarankan oleh dokter ketika kamu sedang hamil. Vitamin prenatal dapat mencegah masalah serius seperti cacat lahir tabung saraf. Vitamin prenatal biasanya mencakup asam folat, zat besi, kalsium, dan vitamin D.

2. Minum air putih yang cukup

Selama minggu pertama kehamilan, penting untuk menjalankan pola hidup yang sehat. Selain itu, kamu perlu berhenti minum alkohol dan meninggalkan minuman manis yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Minumlah 8 hingga 11 gelas air putih setiap hari.

3. Makan makanan yang bergizi

Makan makanan yang segar dan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, lemak sehat, dan biji-bijian. Hindari makan makanan yang kurang sehat secara berlebihan.

4. Olahraga secara teratur

Penelitian menunjukkan bahwa gejala menstruasi seperti kram bisa hilang lebih cepat ketika berolahraga. Melakukan olahraga secara teratur bisa membuat kamu tetap sehat selama kehamilan. Tetap aktif saat hamil akan meningkatkan kesehatan fisik dan mental kamu.

5. Menghentikan kebiasaan merokok

Merokok bisa berdampak buruk pada kesehatan kamu dan kandungan. Merokok bisa meningkatkan risiko keguguran.

6. Mengurangi stres

Salah satu hal penting yang perlu kamu lakukan untuk merawat diri selama kehamilan yaitu mengurangi stres. Maka, luangkan waktu untuk membuat diri kamu merasa bahagia dan sehat.

Faktanya, kamu bisa melihat adanya beberapa perubahan selama minggu pertama kehamilan. Hormon di dalam tubuh kamu berubah, sehingga kamu merasakan beberapa gejala yang mirip menstruasi. Agar kamu bisa memastikannya dengan baik, coba lakukan tes kehamilan pada saat usia kehamilan sudah cukup untuk dilakukan pengetesan, ya!

Sekitar 10 hingga 15 persen pasangan dalam masa reproduksi menghadapi masalah kesuburan. Tiga penyebab utamanya, yaitu gangguan ovulasi, patologi saluran telur, dan cacat sperma. Prosedur hidrotubasi dapat mengatasi hal ini.

Apakah kamu pernah dengar istilah hidrotubasi? Prosedur ini biasanya dilakukan bagi wanita yang mengalami kesulitan untuk hamil. 

Berdasarkan Women’s Health Melbourne, pada tahun 2015, ditemukan bahwa wanita yang melakukan hidrotubasi memiliki tingkat kehamilan yang lebih tinggi daripada yang tidak. Lantas, apa itu hidrotubasi dan apa saja efek sampingnya?

Apa itu hidrotubasi?

Hidrotubasi adalah pembilasan cairan trans-serviks melalui saluran tuba, biasanya digunakan untuk mendiagnosis infertilitas. Dengan kata lain, hidrotubasi merupakan injeksi obat cair melalui serviks ke dalam rongga rahim dan tuba falopi untuk pelebaran dan perawatan tuba falopi.

Kadang-kadang, saluran tuba falopi bisa menjadi rusak dan tersumbat karena endometriosis atau infeksi seperti klamidia. Kadang-kadang, saluran juga bisa tersumbat karena lendir. Dalam kasus-kasus seperti ini, hidrotubasi dapat membantu mengatasinya. 

Tujuan dari hidrotubasi adalah untuk mengetahui adanya penyumbatan pada saluran tuba dan memastikannya tetap terbuka. Sebab, sumbatan pada saluran telur bisa menimbulkan infertilitas.

Penerapan prosedur hidrotubasi

 

Hidrotubasi merupakan prosedur yang aman dan dapat ditoleransi dengan baik. Penerapan prosedur hidrotubasi meliputi langkah-langkah berikut ini.

  • Sebelum hidrotubasi dijalankan, akan dilakukan histerosalpingografi untuk mendeteksi rahim dan saluran tuba, apakah ada gangguan atau tidak.
  • Pasien akan berbaring dengan terlentang. Prosedurnya dimulai dengan cara yang sama seperti pemeriksaan smear. 
  • Sebelum menjalankan prosedur, dokter akan memberikan obat anti nyeri atau pembiusan, bila memang diperlukan.
  • Dokter menempatkan tabung kecil yang disebut kateter melalui leher rahim.
  • Setelah itu, dokter akan menyuntikkan cairan khusus yang mengandung antibiotik ke dalam tuba falopi agar salurannya tetap terbuka. Cairan ini bisa dilihat dengan jelas dengan foto rontgen yang disebut histerosalpingografi (HSG).
  • Apabila cairannya bisa mengalir melalui saluran tuba falopi tanpa adanya hambatan, artinya saluran telur tidak tersumbat. Sebaliknya, jika cairan tersebut tidak dapat keluar melewati saluran tuba falopi, artinya saluran telur telah tersumbat.
  • Ketika dokter mengetahui bahwa saluran telur sudah tersumbat, maka dokter akan melakukan endoskopi. Prosedur ini dilakukan dengan cara membuat sayatan dan memasukkan alat kecil untuk memeriksa kondisi tuba falopi dengan lebih jelas.

Prosedur hidrotubasi memakan waktu kurang dari dua jam dan pasien dapat kembali ke aktivitas normal segera setelahnya dan tidak diperlukan rawat inap.

Prosedur ini dilakukan pada hari ke-9 hingga ke-10 terhitung dari hari menstruasi pertama dan tidak dilakukan ketika mengalami menstruasi, hamil, alergi, peradangan, maupun pendarahan.

Baca juga: Bagaimana Tanda Detox Rahim Berhasil? Yuk, Simak! 

Manfaat hidrotubasi

Beberapa manfaat hidrotubasi adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan dan memaksimalkan kemungkinan kehamilan
  • Mengurangi dampak saluran tuba yang sempit
  • Dilakukan pada wanita yang mengalami subfertilitas, endometriosis, dan pernah menjalani perawatan IVF

Efek samping hidrotubasi

Menurut Annals of King Edward Medical University, efek samping hidrotubasi antara lain:

  • Nyeri perut ringan (kram) seperti nyeri haid.
  • Nyeri yang terasa di bawah tulang rusuk, bahu, atau leher selama 72 jam setelah prosedur ini dilakukan.
  • Muntah, rasa tidak nyaman, dan pendarahan pada vagina.
  • Infeksi panggul atau infeksi pada tempat masuknya kamera, namun sangat jarang terjadi.
  • Infeksi saluran kemih. Infeksi tersebut dapat terjadi saat bakteri atau kuman ikut masuk ketika hidrotubasi dilakukan. Hal ini dapat diatasi dengan cara minum banyak cairan.
  • Cedera yang terjadi pada kandung kemih, usus, pembuluh darah. Efek samping ini sangat jarang terjadi, hanya 1 dari 1000 wanita yang mengalaminya.
  • Mengalami flek. Hal ini masih tergolong normal.

Itulah beberapa efek samping yang kemungkinan terjadi selama prosedur ini. Untuk mengurangi rasa sakitnya, wanita dapat menjalani prosedur dengan anestesi lokal. 

Baca juga: 10 Penyebab Saat Keluar Flek Coklat Berhari-Hari, Catat Ini Ladies!

Persiapan sebelum melakukan hidrotubasi

Ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum melakukan hidrotubasi, yaitu:

  • Buang air kecil dan buang air besar untuk mengosongkan kandung kemih
  • Puasa minum dan makan, kurang lebih 6 jam sebelum prosedur dilakukan
  • Tidak dalam kondisi demam tinggi
  • Tidak mengalami gangguan pada organ reproduksi
  • Minta penjelasan lengkap dari dokter mengenai prosedur ini supaya tetap merasa tenang, aman, dan tidak tegang

Hidrotubasi telah terbukti meningkatkan potensi kehamilan. Hal ini juga diyakini memiliki manfaat imunologi ke rahim, memberikan embrio kesempatan yang lebih baik untuk bertahan hidup.

Minyak ikan untuk ibu hamil dikenal memiliki segudang manfaat bagi ibu dan janin yang dikandung. Pada dasarnya, minyak ikan merupakan minyak yang didapat dari proses ekstraksi ikan yang telah diolah.

Penggunaannya pun cukup beragam, mulai dari fungsinya sebagai tambahan nutrien pada makanan, kosmetik, cat, dan sebagainya.

Lalu apa saja manfaatnya untuk ibu dan janin yang dikandung? Apakah semua suplemen minyak ikan aman untuk dikonsumsi ibu hamil?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak ulasan artikel berikut ini!

Kandungan dalam minyak ikan

Minyak ikan merupakan sumber penting kandungan omega-3 yang sangat penting untuk ibu dan perkembangan sistem organ bayi.

Sayangnya, omega-3 tidak dapat disintesis sendiri oleh tubuh dan hanya dapat diperoleh dari makanan ataupun suplemen.

Omega-3 berperan dalam menjaga keseimbangan produksi zat prostaglandin.

Prostaglandin sendiri adalah zat yang bisa mengatur banyak fungsi fisiologis seperti pembekuan darah, tekanan darah, inflamasi dan alergi, transmisi saraf, hingga saluran pencernaan.

Nah, selain omega-3, minyak ikan ternyata juga memiliki kandungan lain seperti:

  • Kalori
  • Protein
  • Lemak
  • Karbohidrat
  • Serat
  • Gula
  • Vitamin D
  • Docosahexaenoic acid (DHA)
  • Eicosapentaenoic acid (EPA)

Kandungan pada suplemen minyak ikan biasanya juga diperkaya oleh vitamin E untuk mendukung manfaat dan menjaga agar minyak ikan tidak cepat rusak.

Wah, ternyata kandungan di dalam minyak ikan memang bisa menyehatkan tubuh, ya. Namun, apakah manfaat di atas juga berlaku untuk ibu hamil?

Apakah minyak ikan aman untuk ibu hamil?

Minyak ikan pada dasarnya aman dikonsumsi untuk ibu hamil. Tidak hanya aman, namun juga bermanfaat untuk ibu dan bayi yang dikandung, lho.

Minyak ikan dapat dikonsumsi baik dalam bentuk suplemen atau dengan mengomsumsi ikan pada menu makanan sehari-hari.

Namun, jika kamu sehari-hari mengonsumsi ikan, kamu tidak perlu mengonsumsi suplemen tambahan, ya. Suplemen minyak ikan hanya diberikan apabila selama hamil kamu memiliki asupan ikan sama sekali.

Nah, dosis suplemen minyak ikan harian yang direkomendasikan untuk ibu hamil adalah 300 mg per hari.

Kamu bisa menemukan minyak dengan omega-3 EPA dan DHA dari berbagai pilihan ikan air dingin seperti sarden, teri, salmon, hingga tuna. Namun sebelum mengonsumsinya, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui dahulu, seperti:

1. Proses pembuatan

Pastikan jika proses pembuatan suplemen minyak ikan tersebut sudah memenuhi protokol yang disarankan.

Suplemen minyak ikan yang dibuat dari daging ikan tanpa tambahan kandungan lainnya memang aman untuk dikonsumsi.

Namun, jika suplemen minyak ikan tersebut terbuat dari hati ikan seperti minyak ikan cod, maka tidak aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

Hal ini dikarenakan pada minyak ikan cod, ada kandungan retinol vitamin A yang bisa membahayakan bayi.

Jadi, jika kamu ingin mengonsumsi minyak ikan, pastikan bahwa suplemen tersebut terbuat dari daging ikan asli yang diperkaya kandungan omega-3, ya.

2. Bau

Apakah minyak ikan yang akan kamu konsumsi memiliki bau amis? Mungkin hal itu terdengar wajar karena kebanyakan minyak ikan memang berbau amis.

Namun nyatanya, berbagai penelitian sudah menyebutkan bahwa suplemen minyak ikan berkualitas tinggi tidak memiliki bau sama sekali.

Sebab, bau yang diproduksi hanya akan muncul saat minyak mulai terdegradasi.

3. Rasa

Rasa yang dimiliki suplemen minyak ikan seharusnya segar tanpa ada rasa amis sama sekali. Hal itu menandakan jika minyak ikan dibuat berdasarkan proses yang baik dan kesegarannya terjaga.

Perkumpulan obstetri dan ginekologi Amerika (ACOG) juga merekomendasikan porsi ikan yang boleh dikonsumsi oleh ibu hamil yakni sebanyak 2-3 porsi per minggu setara dengan 0,2-0,3 kilogram ikan dengan kadar merkuri rendah.

Jika kamu tidak yakin dengan jenis ikan apa yang aman untuk dikonsumsi, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter maupun profesional kesehatan lain.

Manfaat minyak ikan untuk ibu hamil

Lantas, bagaimana manfaat minyak ikan untuk ibu hamil? Seperti yang sudah diketahui, minyak ikan memiliki kandungan omega-3 yang tinggi.

Nah, omega-3 ini termasuk ke asam lemak tak jenuh ganda yang bisa menjadi nutrisi baik untuk kesehatan. Manfaat lain minyak ikan untuk ibu hamil yang juga tidak kalah penting meliputi:

  • Imunitas. Saat wanita hamil mengonsumsi suplemen minyak ikan, anak yang dilahirkan juga akan memiliki sistem imun tubuh yang lebih kuat
  • Mood. Anak yang lahir dari ibu yang mengonsumsi suplemen minyak ikan diketahui lebih stabil dan tidak rentan mengalami perubahan suasana hati (mood swings) ataupun tantrum
  • Kandungan nutrisi. Selain kaya akan kandungan asam lemak omega-3, minyak ikan juga diketahui kaya akan vitamin D
  • Kandungan omega-3 EPA pada minyak ikan dapat menyokong jantung, sistem imunitas, dan respon peradangan tubuh
  • Sedangkan kandungan omega-3 DHA menyokong otak, mata, dan sistem saraf pusat yang penting selama masa kehamilan dan menyusui pada wanita.

Maka dari itu, manfaat minyak ikan tidak dapat disepelekan karena memegang peranan dalam perkembangan visual dan neurologis bayi.

Tidak hanya untuk bayi saja, adanya omega-3 EPA dan DHA juga bisa membantu sang ibu untuk mencegah persalinan prematur, menurunkan risiko terjadinya preeklamsia, dan meningkatkan berat badan.

Jika kekurangan omega-3, ibu hamil memiliki risiko tinggi mengalami depresi. Jadi, manfaat minyak ikan untuk ibu hamil tidak hanya dari sisi kesehatan tubuh saja, melainkan ada efeknya dengan kesehatan mental sang ibu.

Maka dari itu, kamu bisa memulai untuk mengonsumsi minyak ikan sejak trimester awal agar bayi memiliki tumbuh kembang yang baik, ya.

Apakah kamu kenal istilah perimenopause? Perimenopause merupakan transisi dari menopause. Wanita bisa mengalaminya pada usia yang berbeda. Selama fase ini, hormon dalam tubuh akan naik dan turun secara tidak teratur.

Karena perubahan hormon tersebut, kamu mungkin mengalami beberapa hal, seperti masalah tidur, ovulasi, dan sebagainya. Namun, sebenarnya apa itu perimenopause? Dan, apa saja gejalanya?

Apa itu perimenopause?

Perimenopause adalah masa transisi sebelum terjadinya menopause. Selama fase ini, kadar hormon estrogen akan menurun.

Karena itu, kamu mungkin akan mengalami beberapa gejala, seperti menstruasi yang tidak teratur atau hot flashes. Perimenopause bisa berlangsung selama waktu yang singkat, namun ada pula yang mengalaminya selama beberapa tahun.

Beberapa orang mungkin menganggap fase ini sama seperti menopause. Padahal, ada beberapa perbedaan yang signifikan. Beberapa perbedaan tersebut akan dibahas pada bab selanjutnya di artikel ini!

Perbedaan menopause dan perimenopause

penyakit yang timbul setelah menopause

Perbedaan menopause dan perimenopause, antara lain:

1. Siklus menstruasi

Pada saat seseorang mengalami menopause, dia akan berhenti mengalami siklus menstruasi. Jadi, menopause ditandai dengan setahun penuh tanpa menstruasi.

Pada masa ini, indung telur tidak dapat lagi melepaskan sel telur. Sedangkan, pada masa perimenopause, wanita biasanya akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur.

2. Waktu terjadinya

Perimenopause bisa terjadi 8 sampai 10 tahun lebih awal dari menopause. Sedangkan, menopause terjadi setelah fase ini berakhir. Setiap wanita bisa mengalaminya pada usia yang berbeda-beda, namun umumnya terjadi antara 40 hingga 50 tahun.

3. Potensi kehamilan

Pada saat perimenopause, wanita masih mengalami menstruasi sehingga masih ada potensi untuk mengalami kehamilan secara alami. Sedangkan, wanita yang sudah menopause tidak bisa lagi mengalami kehamilan secara alami.

10 Ciri-Ciri Haid Menjelang Menopause, Termasuk Haid Tak Teratur?

Gejala perimenopause

Untuk mengetahui terjadinya perimenopause, ada gejala yang bisa kamu perhatikan. Berikut gejala pada fase ini meliputi:

1. Siklus menstruasi tidak teratur

Saat perimenopause, lamanya waktu antara siklus menstruasi bisa lebih lama atau lebih singkat. Aliran darahnya bisa menjadi ringan atau berat. Jika kamu mengalami perubahan secara terus-menerus selama satu minggu, kemungkinan kamu sedang mengalami fase tersebut secara dini.

2. Hot flashes dan masalah tidur

Hot flashes juga sering terjadi selama fase ini. Hot flashes merupakan sensasi panas atau gerah terutama pada wajah, dada, dan leher. Kondisi ini bisa menyebabkan masalah tidur.

3. Perubahan suasana hati

Perubahan suasana hati atau mood swing juga dapat terjadi selama fase ini. Gejala ini dapat diakibatkan oleh gangguan tidur dan hot flashes. 

4. Masalah vagina dan kandung kemih

Saat kadar hormon estrogen di dalam tubuh berkurang, vagina akan kehilangan elastisitas. Estrogen yang rendah juga dapat menyebabkan kamu lebih rentan terhadap infeksi salurah kemih.

5. Menurunkan kesuburan

Gejala dari perimenopause selanjutnya adalah kesuburan menurun. Pada fase ini, saat ovulasi menjadi tidak teratur, kemampuan seseorang untuk hamil jadi menurun juga.

6. Meningkatkan risiko osteoporosis

Selama periode ini terjadi, risiko osteoporosis meningkat. Osteoporosis dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh. Untuk itu, disarankan untuk tetap melakukan olahraga dan menambah asupan vitamin D yang cukup.  

7. Perubahan kadar kolesterol

Penurunan kadar estrogen bisa menyebabkan perubahan kadar kolesterol, yaitu peningkatan kolesterol jahat (LDL) yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Pada saat yang sama, kolesterol baik (HDL) justru akan menurun seiring bertambahnya usia.

Penyebab perimenopause

Perimenopause merupakan proses alami yang disebabkan oleh ovarium yang secara bertahap berhenti bekerja. Akibatnya, siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

Gejala-gejala yang terjadi selama periode ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon di dalam tubuh. Ketika kadar estrogen lebih tinggi, maka kamu akan mengalami gejala yang mirip seperti saat PMS. Namun, ketika kadar estrogen lebih rendah, biasanya kamu akan mengalami hot flashes. 

10 Tips Mengatasi Mood Swings Saat PMS, Aman dan Efektif!

Faktor risiko perimenopause

Faktor-faktor yang dapat membuat kamu lebih cepat mengalami perimenopause pada usia yang lebih dini, yaitu:

  • Merokok. Menopause bisa terjadi 1-2 tahun lebih cepat pada wanita yang memiliki kebiasaan merokok daripada wanita yang tidak merokok.
  • Kemoterapi. Pengobatan kanker yang berupa kemoterapi atau terapi radiasi dikaitkan dengan menopause dini.
  • Histerektomi. Operasi histerektomi dapat menyebabkan menopause terjadi lebih awal. 

Pengobatan perimenopause

Berdasarkan Cleve and Clinic, sebenarnya tidak ada pengobatan untuk menghentikan perimenopause, sebab perimenopause merupakan kondisi yang terjadi secara alami. Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meringankan gejalanya, yaitu:

  • Mengonsumsi obat. Obat-obatan bisa membantu kamu mengatasi perubahan suasana hati atau depresi. 
  • Menggunakan pil KB. Pil KB juga bisa membuat kadar hormon lebih stabil dan meredakan gejala yang kamu alami. 
  • Melakukan terapi estrogen. Terapi ini dilakukan untuk menstabilkan kadar estrogen. 
  • Makan makanan yang sehat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan lemak sehat.
  • Melakukan olahraga dan menghindari makanan dan aktivitas yang bisa memicu hot flashes.
  • Membatasi konsumsi alkohol dan kafein
  • Berhenti merokok

Beberapa wanita mengalami gejala perimenopause yang tidak mengganggu kegiatannya sehari-hari. Tetapi ada pula wanita yang mengalami gejala yang cukup mengganggu aktivitasnya. Jika kamu juga mengalami hal tersebut, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Organ reproduksi bagian luar wanita vagina mencakup vagina, labia, dan klitoris. Penting untuk diketahui bahwa setiap orang memiliki jenis vulva yang unik dan berbeda. 

Ada banyak variasi dalam ukuran, simetri, dan warna vagina seseorang. Jadi, tidak mengherankan bahwa anatomi organ reproduksi wanita juga sangat bervariasi. Kamu mungkin bertanya seperti apa bentuk vagina normal? Simak informasinya dalam berikut ini.

Bagaimana anatomi vagina?

Sebelum mengetahui bagaimana bentuk vagina normal, ada baiknya mengetahui anatomi vagina yang terdiri atas:

  • Vulva: Bagian luar vagina disebut vulva. Bagan vulva terdiri atas labia, uretra, lubang vagina, dan klitoris.
  • Mons pubis: Bagian dari organ reproduksi yang terletak di atas vulva dan bagian depan vagina.
  • Labia majora: Bagian dari bibir luar vagina dan biasanya berwarna merah muda, merah, atau kecoklatan.
  • Labia minora: Lipatan dalam vagina yang berada di dalam labia mayora.
  • Klitoris: Seikat kecil saraf yang berada di bagian atas vagina, di atas uretra, dan memiliki ukuran yang variatif. 
  • Tudung klitoris: Penutup berdaging kecil di atas klitoris
  • Uretra: Lubang kecil di bawah klitoris tempat urin keluar ketika buang air kecil.
  • Pembukaan vagina: Pembukaan ini berada di antara labia mayora dan minora.

Bentuk vagina normal pada wanita

warna vagina sehat

Bentuk vagina wanita cukup variatif. Namun, sebenarnya tidak ada bentuk vagina yang paling normal dan terbaik. Vagina dan setiap komponennya mempunyai beragam warna, bentuk, ukuran, dan bau. 

Sebagian wanita mempunyai labia minora yang ukurannya lebih panjang dari labia mayora. Bentuknya juga bisa berbeda antara sisi kanan dan kirinya. Bahkan, labia yang bentuknya sintetis secara alami sangat jarang ditemukan. 

Kamu tidak perlu mengkhawatirkan bentuk vagina apabila kamu tidak merasa sakit atau menemukan benjolan pada vagina.

Panjang labia mayora baik sebelah kiri maupun kanan sekitar 12 cm dengan kedalaman sekitar 10 cm. Labia minora sebelah kiri umumnya mempunyai panjang sampai 10 cm dan lebar sampai 6,4 cm. Sedangkan, labia minora sebelah kanan mempunyai panjang hingga 10 cm dan lebar sampai 7 cm.

Bentuk-bentuk vagina yang normal, yaitu:

1. Labia asimetris

Vagina mungkin memiliki bentuk yang asimetris, artinya salah satu labia memiliki ukuran yang lebih besar atau lebih kecil dari yang lain. Bentuk seperti normal, dan kamu tidak perlu mengkhawatirkannya.

2. Labia kecil

Labia yang kecil dapat terjadi ketika labia kamu terselip di vulva atau bibir luar vagina kamu lebih besar sehingga menutupi labia minora.

3. Labia dengan bagian luar dan dalam yang besar

Kamu juga bisa memiliki labia yang lebih besar. Merupakan hal yang normal jika labia kamu melewati vulva dan menonjol. 

4. Labia bagian luar lebih menonjol

Selain itu, ada juga bentuk vagina yang normal yang memiliki vagina dengan bibir labia bagian luar yang kecil atau lebih pendek.

5. Labia bagian dalam lebih menonjol

Kamu juga bisa mempunyai vagina dengan labia bagian dalam yang lebih menonjol atau lebih panjang.

6. Klitoris besar atau kecil

Kamu mungkin memiliki klitoris yang lebih besar atau lebih sensitif. Berdasarkan situs Insider, ukuran klitoris berkisar dari ukuran kacang polong kecil sampai ukuran ibu jari.

7. Vagina yang tidak berwarna pink

Warna vagina bisa bervariasi. Tidak semuanya berwarna merah muda. Beberapa diantaranya berwarna cokelat. Namun, bila kulit vagina berwarna merah cerah atau ruam, hal ini dapat mengindikasikan terjadinya infeksi jamur.

Baca juga: Ciri-Ciri Vagina Sehat, Bentuk, Bau, dan Warnanya! 

Kondisi Vagina Normal

menggunakan pakaian dalam yang nyaman

Beberapa tanda bahwa vagina dalam bentuk dan kondisi yang normal dan sehat, antara lain:

1. Tidak merasa gatal

Vagina yang sehat seharusnya tidak gatal. Gatal pada vagina sering terjadi karena infeksi, menopause, atau bisa juga akibat kelainan kulit tertentu atau penyakit menular seksual (PMS).

Gatal pada vagina dapat menyebabkan sensasi terbakar dengan kemerahan dan pembengkakan di dalam dan sekitar area vagina. 

Baca juga: Cara Mengatasi Vagina Gatal

2. Memiliki bau yang tidak menyengat

Jika bau vagina menyengat dan tidak sedap, kamu perlu mengunjungi dokter untuk pemeriksaan. Bau vagina dapat berubah dengan perubahan hormonal selama kehamilan, menopause, dan siklus menstruasi.

3. Tidak ada rasa sakit

Berbagai infeksi dapat mempengaruhi vulva atau vagina, menyebabkan rasa sakit dan terkadang rasa panas. Sakit di vagina menandakan masalah.

Untuk mengetahui penyebab nyeri vagina, kamu perlu memeriksakan diri ke dokter sedini mungkin.

Ciri bentuk vagina wanita yang tidak normal

Tidak ada bentuk vagina yang tidak normal. Setiap wanita masing-masing memiliki bentuk vagina yang berbeda. Namun, vagina dapat dikatakan dalam kondisi yang tidak normal bila memiliki ciri-ciri berikut ini.

1. Kering

Kekeringan dapat menyebabkan iritasi. Konsultasikan dengan dokter kamu untuk meredakan gejala ini. Meningkatkan asupan air dan mengatur pola makan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi hal ini.

Baca juga: Penyebab Vagina Kering dan Cara Mengatasinya! 

2. Lepuh

Lepuh pada vagina bukanlah kondisi dan bentuk yang normal. Sebagian besar, hal ini merupakan indikasi penyakit menular seksual atau infeksi dan memerlukan pengujian lebih lanjut. 

3. Sensasi terbakar

Jika vagina merasakan sensasi terbakar, hal Ini adalah gejala umum akibat dari infeksi saluran kemih dan dapat diobati dengan antibiotik. 

4. Bau yang aneh

Vagina yang sehat memiliki baunya sendiri. Bau yang tidak normal dan amis bisa menjadi indikasi vaginosis atau ketidakseimbangan pH. Vaginosis bisa diobati dengan antibiotik.

Faktor berubahnya bentuk vagina pada wanita

Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan perubahan pada vagina dari waktu ke waktu:

1. Melahirkan

Bentuk vagina yang normal dapat berubah setelah melahirkan. Melahirkan melalui persalinan pervaginam merupakan faktor utama yang membawa perubahan pada vagina.

Meskipun otot-otot vagina cukup kuat dan elastis, prosedur persalinan yang berat menyebabkan perubahan pada jalan lahir termasuk vagina.

2. Penuaan

Elastisitas vagina cenderung menurun saat umur seseorang bertambah. Seiring bertambahnya usia, kadar estrogen akan menurun membuat vagina kering.

Selain itu, penuaan juga membuat vagina kurang fleksibel, dan mengubah tingkat pH-nya.

Baca juga: 14 Cara Merawat Vagina yang Benar!

Tips menjaga kesehatan vagina

Cara Menjaga kesehatan bentuk vagina, antara lain:

  • Pertahankan hubungan monogami dengan pasangan yang bebas dari infeksi menular seksual. 
  • Dapatkan vaksinasi. Vaksinasi dapat melindungi kamu dari HPV, virus yang terkait dengan kanker serviks.
  • Lakukan latihan Kegel. Latihan kegel dapat membantu mengencangkan otot-otot dasar panggul, kebocoran urin, atau kelemahan dasar panggul.
  • Cari tahu informasi mengenai obat-obatan yang sedang kamu konsumsi. Diskusikan penggunaan obat dan kemungkinan efek samping vagina dengan tenaga medis.
  • Batasi jumlah alkohol yang kamu minum, dan jangan merokok. Penyalahgunaan alkohol kronis dapat mengganggu fungsi seksual. Penyalahgunaan zat juga dapat menyebabkan kesehatan fisik dan mental yang buruk, yang dapat mempengaruhi fungsi seksual.
  • Melakukan pemeriksaan rutin. Hal ini dapat membantu memastikan bahwa masalah yang mempengaruhi vagina didiagnosis sesegera mungkin. 

Vagina setiap orang berbeda dan dapat bervariasi dalam warna, bentuk, dan simetri. Vagina bisa berubah seiring bertambahnya usia. Penampilan vagina dipengaruhi oleh proses penuaan dan seberapa baik kamu merawatnya.

Kanker ovarium adalah kondisi dimana muncul sel abnormal yang bersifat ganas pada ovarium, tetapi tidak menular ke manusia lain. Nah, kanker sendiri bermacam-macam mulai dari paru-paru, payudara, hingga ovarium.

Menurut data milik Global Cancer Observatory pada tahun 2018, Indonesia memiliki sekitar 13.310 kasus kanker ovarium setiap tahunnya. Apakah kanker yang satu ini membahayakan nyawa?

Yuk, cari tahu penjelasannya!

Tentang kanker ovarium

Kanker ovarium adalah tumbuhnya sel-sel baru di bagian ovarium atau indung telur. Sel-sel tersebut dapat berkembang biak sangat cepat hingga menghancurkan jaringan tubuh lainnya yang sehat.

Menurut The University of Kansas Cancer Center, kanker ini berada di urutan ke-5 sebagai penyebab kematian karena kanker pada wanita. Bahkan, kanker ovarium menyebabkan lebih banyak kematian daripada kanker di sistem reproduksi wanita yang lainnya.

Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa penderita kanker ovarium tidak bisa sembuh, ya. Hingga saat ini, ada berbagai cara pengobatan yang bisa dilakukan oleh si penderita.

Gejala kanker ovarium

Sebelum membahas cara pengobatannya, ada beberapa gejala umum yang perlu kamu ketahui. Namun, saat pertama kali kankernya berkembang, tidak banyak gejala yang bisa dilihat.

Jika gejalanya terjadi, biasanya ini berkaitan juga dengan kondisi kesehatan orang tersebut. Nah, beberapa gejalanya berupa:

  • Perut kembung
  • Cepat merasa kenyang saat makan
  • Penurunan berat badan
  • Area panggul yang tidak nyaman
  • Mudah lelah
  • Sakit punggung
  • Sembelit
  • Sering buang air kecil
  • Penyebab kanker ovarium

Jangan Abaikan, Ini Ciri Ciri Kanker Ovarium yang Perlu Diwaspadai!

Lantas, apa yang menyebabkan seseorang bisa terkena kanker ovarium? Menurut para dokter, kanker ini berasal dari sel-sel di sekitar ovarium mengalami mutasi dalam DNA mereka. Nah, perubahan tersebut menciptakan massa sel kanker yang terus hidup dan mematikan sel-sel sehat.

Lalu, sel kanker yang terus tumbuh tersebut akan menyerang setiap jaringan di dekatnya hingga menyebar ke bagian tubuh yang lain. Selain itu juga, ada beberapa faktor yang ternyata juga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker seperti:

  • Usia yang sudah lanjut
  • Perubahan gen yang diwariskan
  • Riwayat keluarga
  • Obesitas
  • Terapi penggantian hormon
  • Endometriosis (adanya jaringan yang melapisi dinding rahim)
  • Menstruasi di umur yang terlalu muda dan menopause di umur yang terlalu tua
  • Belum pernah hamil

Pengobatan kanker ovarium

Beberapa terapi kanker ovarium yang umum diberikan adalah:

1. Operasi

Operasi ini bentuknya sangat beragam, mulai dari pengangkatan satu ovarium, dua ovarium, rahim dan ovarium, atau yang dikhususkan untuk membedah kanker stadium lanjut.

2. Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel yang tumbuh dengan ganas. Biasanya, obat kemoterapi disuntikkan ke pembuluh darah atau bisa juga dengan cara diminum.

3. Terapi hormon

Nah, pengobatan lainnya untuk penderita kanker ovarium adalah terapi hormon. Terapi ini dilakukan untuk memblokir efek hormon estrogen pada sel kanker ovarium. Cara ini bisa dipilih untuk jenis kanker yang tumbuhnya lambat.

4. Terapi target

Tak lupa, pilihan pengobatan yang bisa kamu pilih ialah terapi target. Di sini, pengobatan akan difokuskan untuk menyerang target sel kanker hingga berujung pada matinya sel.

Jadi, penderita kanker ovarium masih memiliki harapan kehidupan dengan cara rutin melakukan pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter.

Tips pencegahan kanker ovarium

Apakah ada cara alami yang bisa mencegah seseorang terkena kanker ovarium? Melansir dari berbagai sumber, hingga saat ini belum ada cara yang disebut ampuh mencegah kanker ini.

Namun, ada beberapa hal yang bisa menurunkan risiko seseorang untuk terkena kanker seperti:

  • Menggunakan pil KB selama 5 tahun atau lebih
  • Telah melahirkan
  • Menyusui
  • Melakukan ligasi tuba

Itu dia beberapa hal mengenai kanker ovarium yang perlu kamu ketahui mulai dari pengertian, gejala, penyebab, pengobatan, hingga tips pencegahan.

Jika kamu merasakan gejala yang disebutkan di atas, segerakan diri untuk periksa ke dokter agar bisa ditangani lebih lanjut, ya.

Apa Saja Makanan untuk Penderita Kista Ovarium? Ini Daftarnya!

Preeklamsia adalah kondisi serius pada tekanan darah ketika memasuki usia kehamilan lebih dari 20 minggu.

Tekanan darah pada preeklamsia mengalami peningkatan diikuti dengan meningkatnya kadar protein pada urin (proteinuria) dan kerusakan organ lain pada tubuh.

Hal ini tentunya akan membahayakan ibu maupun janin yang dikandung. Karena itu, preeklamsia perlu segera diobati untuk mencegah risiko komplikasi fatal pada ibu dan janin.

Untuk dapat terhindar dari komplikasi fatal penyakit ini, yuk cari tahu lebih lanjut tentang ciri-ciri preeklamsia hingga langkah pengobatannya. Berikut ulasannya!

Apa penyebab preeklamsia pada ibu hamil?

Sebelum membahas ciri-ciri preeklamsia, gangguan kehamilan ini memiliki beberapa penyebab utama, lho.

Menurut para ahli, pada saat awal kehamilan, pembuluh darah akan berkembang dan memasok oksigen serta nutrisi ke plasenta.

Namun jika seseorang mengalami preeklamsia, pembuluh darah ini tidak bisa bekerja dengan baik.

Biasanya, hal ini disebabkan oleh sirkulasi darah di plasenta yang mengarahkan ibu hamil kepada tekanan darah tidak teratur. Jadi, plasenta bisa menjadi penyebab utama terjadinya preeklamsia.

Namun selain itu, ada beberapa kondisi dan faktor lain yang bisa membuat ibu berisiko mengalami preeklamsia, yakni:

  • Mengalami preeklamsia pada kehamilan sebelumnya
  • Hamil lebih dari 1 bayi
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Diabetes tipe 1 atau 2 sebelum kehamilan
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan autoimun seperti lupus
  • Penggunaan teknologi bantu reproduksi seperti in vitro fertilization (IVF)
  • Obesitas
  • Riwayat keluarga
  • Ibu berusia 35 tahun atau lebih
  • Komplikasi pada kehamilan sebelumnya
  • Lebih dari 10 tahun sejak kehamilan sebelumnya

Ciri-ciri preeklamsia

Ciri-ciri preeklamsia pada awalnya adalah peningkatan tekanan darah diatas 140/90 mmHg dan adanya protein dalam urin.

Hal ini umumnya tidak disadari oleh wanita ketika hamil dan diketahui saat kamu melakukan pemeriksaan rutin kehamilan pada dokter atau bidan.

Bersamaan dengan tingginya tekanan darah, ciri-ciri preeklamsia atau gejala lain yang dapat berkembang lebih lanjut, berupa:

  • Nyeri kepala
  • Pandangan atau penglihatan menjadi kabur atau sensitif terhadap cahaya
  • Tampak adanya bintik-bintik gelap pada penglihatan
  • Nyeri perut sisi kanan atas
  • Pembengkakan pada wajah, tangan, pergelangan kaki dan kaki

Apabila kamu mengalami gejala tersebut di atas, kamu perlu segera menghubungi layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Sebab, apabila dibiarkan, kondisi tersebut dapat semakin memburuk dan menyebabkan komplikasi seperti:

  • Gangguan ginjal
  • Kejang (eklamsia)
  • Sindrom HELLP
  • Stroke

Diagnosa preeklamsia

Lantas, bagaimana cara diagnosa preeklamsia? Biasanya, diagnosa ini akan terjadi jika ibu hamil memiliki tekanan darah yang tinggi setelah 20 minggu yang diikuti beberapa gangguan seperti:

  • Protein dalam urin menunjukkan gangguan ginjal
  • Tanda-tanda masalah pada ginjal
  • Jumlah trombosit darah yang rendah
  • Adanya cairan di paru-paru
  • Sakit kepala susah hilang
  • Gangguan penglihatan

Nah, untuk mendiagnosanya, dokter akan melakukan tes dahulu, seperti:

  • Tes darah. Sampel darah akan diambil untuk diuji di laboratorium dahulu agar mengetahui jumlah trombosit darah.
  • Cek urin. Selain itu, melakukan cek urin hingga hasilnya keluar selama 24 jam juga bisa menjadi pilihan agar mengetahui seberapa baik ginjal berfungsi.
  • USG janin. Berpengaruh terhadap bayi, melakukan tes USG janin bertujuan agar memantau tumbuh kembangnya janin saat sang ibu terkena preeklamsia.
  • Tes non-stress atau profil biofisik. Tes non-stress dilakukan untuk memeriksa detak jantung bayi agar mengetahui kesehatan fisik sang bayi.

Pengobatan preeklamsia

Jika kamu memiliki ciri-ciri preeklamsia di atas dan sudah melakukan diagnosa ke dokter dengan hasil positif, kamu memerlukan perawatan dan pengobatan, lho.

Biasanya, sang dokter akan merekomendasikan untuk sang ibu mengonsumsi beberapa jenis obat seperti yang ada di bawah ini.

Obat antihipertensi

Tujuan mengonsumsi obat antihipertensi adalah menurunkan tekanan darah. Saat kamu mengonsumsinya secara rutin, diharapkan tekanan darah yang tinggi bisa menurun secara perlahan hingga tidak memiliki risiko yang besar pada janin.

Obat antikonvulsan

Selain itu, mengonsumsi obat antikonvulsan juga penting. Kandungan di dalamnya adalah magnesium sulfat yang berguna untuk mencegah kejang.

Kortikosteroid

Tentu, kortikosteroid kerap menjadi rekomendasi para dokter agar paru-paru bayi saat dilahirkan pun sehat.

Jadi, jika kamu mengalami ciri-ciri preeklamsia di atas segera periksakan diri ke dokter dan ikuti beberapa anjuran yang bisa menyembuhkanmu dari preeklamsia, ya.


Penulis: Nabila Ramadhani

Menjadi salah satu jenis orientasi seksual, sebenarnya apa itu panseksual? Menurut Google Trends, term pansexual dulunya tidak terlalu banyak dicari oleh orang.

Namun di pertengahan 2010, term ini dan istilah lainnya seperti “non-biner” mulai banyak dicari di Google.

Kalau kamu sendiri, apakah sudah mengetahui apa itu panseksual? Banyak dikaitkan dengan biseksual, ternyata kedua orientasi seksual tersebut sangat berbeda, lho.

Apa saja perbedaannya? Lalu, bagaimana cara kerja panseksual di dalam sebuah hubungan? Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

Apa itu panseksual?

Mengutip dari Verywell Mind, panseksual diambil dari penggabungan kata pan (Bahasa Yunani) yang berarti semua dan juga seksual. Lantas, apa itu panseksual?

Panseksual adalah orientasi seksual di mana seseorang bisa tertarik secara romantis, emosional atau seksual kepada semua orang tanpa memandang jenis kelamin tertentu.

Meskipun bisa tertarik tanpa memandang jenis kelamin, orang yang memiliki orientasi panseksual tetap memiliki standarnya tersendiri.

Menurut wawancara yang dilakukan antara Verywell Mind dengan dr. Sera Lavelle, psikolog klinis dari Amerika Serikat, seorang panseksual tidak akan merasa bahwa jenis kelamin menjadi faktor utama dalam menentukan ketertarikan pada seseorang.

Jadi, tanda utama dari seseorang yang panseksual adalah ketertarikan mereka tidak hanya pada laki-laki saja, melainkan juga kepada perempuan serta non-biner (identitas gender yang tidak menyatakan bahwa ia laki-laki atau perempuan).

perbedaan panseksual dan biseksual
perbedaan panseksual dan biseksual

Perbedaan panseksual dan biseksual

Sejauh ini, kamu sudah mengetahui apa itu panseksual. Namun jika dilihat dari pengertiannya, orientasi ini sering dibilang mirip dengan biseksual. Benarkah hal tersebut?

Melansir dari Web MD, kedua orientasi seksual tersebut memanglah serupa, tetapi tak sama.

Biseksual adalah orientasi ketertarikan pada 2 atau lebih jenis kelamin, tetapi tidak semuanya. Sedangkan panseksual adalah orientasi yang tertarik pada seluruh jenis kelamin.

Namun, memang istilah biseksual terdengar lebih sering. Jadi, kebanyakan orang menyebut dirinya biseksual karena lebih dikenal di masyarakat.

Bagaimana panseksual bekerja dalam hubungan?

Lalu, bagaimana panseksual bekerja dalam hubungan? Menurut Web MD, seseorang dengan orientasi panseksual biasanya pernah menjalani hubungan yang beragam.

Layaknya hubungan yang dijalankan kebanyakan orang, seseorang yang berhubungan dengan panseksual perlu mendiskusikan berbagai batasan yang ada.

Lebih baik untuk tidak membuat asumsi tersendiri tentang hal-hal seperti monogami, tindakan seksual tanpa persetujuan, hingga preferensi umum lainnya.

Sebab, setiap orang tentunya memiliki preferensi yang berbeda dan perlu dihormati. Maka dari itu, cobalah untuk berkomunikasi mengenai cara kerja di dalam hubungan jika kamu memiliki pasangan yang panseksual.

Mitos dan kesalahpahaman tentang panseksual

mitos dan kesalahpahaman tentang panseksual
mitos dan kesalahpahaman tentang panseksual

Setelah mengupas tentang apa itu panseksual, perbedaannya dengan biseksual, serta cara kerjanya di dalam sebuah hubungan, ada banyak juga mitos yang beredar mengenai orientasi seksual yang satu ini.

Mengutip dari Stonewall UK, berikut ini mitos dan kesalahpahaman tentang panseksual yang sering disebut oleh banyak orang.

1. Panseksual dan biseksual adalah sama

Banyak orang yang beranggapan jika kedua orientasi seksual tersebut sama. Namun seperti yang sudah dijelaskan di atas, keduanya ini sangat berbeda, lho.

Mungkin terdengar mirip, tetapi panseksual terbilang lebih luas daripada biseksual.

2. Transphobic atau transphobia

Transphobic atau yang lebih sering dikenal dengan transphobia adalah perasaan tidak suka pada seseorang yang melakukan transgender.

Banyak sekali kesalah pahaman atau anggapan bahwa panseksual adalah transphobia.

Nyatanya, orientasi seksual ini tidak memiliki rasa kebencian sama sekali pada seseorang yang melakukan transgender.

Sebab, mereka tidak memandang jenis kelamin tertentu dalam memilih pasangan.

3. Individu panseksual tertarik pada semua orang

Panseksual memang tertarik pada seseorang tanpa jenis kelamin tertentu. Namun, bukan artinya mereka bisa tertarik pada semua orang.

Hal ini dikarenakan mereka memiliki preferensi tersendiri yang menentukan kriteria seseorang yang mereka sukai.

Nah, itulah pembahasan mengenai apa itu panseksual, cara kerjanya di dalam sebuah hubungan, serta berbagai kesalahpahaman banyak orang terhadap orientasi seksual yang satu ini.

Pada akhirnya, tidak ada cara yang dianggap paling benar atau paling salah dalam menentukan orientasi seksual.

Jadi, kamu hanya perlu mengenali diri sendiri lebih dalam lagi agar tahu apa yang dirimu mau.

Kebanyakan ibu hamil memiliki fase mengidam di mana ingin untuk mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Nah, di fase ini, tak sedikit calon ibu yang menginginkan es krim untuk dikonsumsi. Sebab, manfaat es krim untuk ibu hamil ternyata cukup beragam.

Namun, selain manfaatnya, nyatanya es krim memiliki risiko juga jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, ibu hamil juga perlu memperhatikan kandungan yang ada di dalam es krim dahulu sebelum mengonsumsinya agar tidak memiliki efek samping.

Nah, di artikel kali ini, kita akan membahas kandungan nutrisi, manfaat, serta risiko makan es krim berlebih pada ibu hamil. Yuk, kita bahas bersama!

Kandungan nutrisi pada es krim

Pada umumnya, ibu hamil mengalami perubahan hormonal yang salah satunya membuat mereka ingin mengonsumsi sesuatu.

Menurut penelitian dari Healthline, 50-90% wanita di Amerika Serikat mengalami fase mengidam saat hamil.

Biasanya, rasa mengidam muncul pada akhir trimester pertama hingga trimester kedua.

Jika kamu termasuk salah satu calon ibu yang sedang mengidam es krim, ketahui beberapa kandungan nutrisi di bawah ini agar tidak salah memilih.

  • Kalori
  • Lemak
  • Kolesterol
  • Protein
  • Karbohidrat
  • Gula
  • Kalsium

Nah, untuk es krim berjenis premium yang teksturnya lebih lembut, biasanya kandungan gula, lemak, dan kalorinya lebih tinggi.

Sedangkan untuk es krim yang diklaim tidak ada tambahan gulanya, biasanya mengandung pemanis buatan yang mengakibatkan gangguan pencernaan.

Manfaat es krim untuk ibu hamil

kandungan es krim
manfaat es krim untuk ibu hamil

Melihat kandungannya di atas, apakah ada manfaat es krim untuk ibu hamil? Atau mengonsumsinya hanya menyebabkan efek samping saja?

Ternyata, kamu bisa mendapatkan beberapa manfaat es krim untuk ibu hamil seperti yang ada di bawah ini.

1. Membentuk tulang bayi

Es krim memiliki kandungan kalsium dan fosfor di dalamnya. Maka dari itu, manfaat es krim untuk ibu hamil ini bisa membantu pertumbuhan dan kepadatan tulang serta tumbuhnya gigi janin di dalam kandungan.

2. Menambah berat badan

Menurut Mayo Clinic, ibu hamil perlu memiliki berat badan yang ideal setidaknya naik sebanyak 11-16 kilogram selama masa kehamilan.

Salah satu cara menambah berat badan adalah dengan cara mengonsumsi es krim.

Tapi, konsumsilah penganan ini secukupnya karena kalori di dalam es krim terbilang cukup banyak.

3. Mengurangi stres

Tentu, ibu hamil kadang memiliki rasa stres karena adanya perubahan hormon.

Nah, manfaat es krim untuk ibu hamil ini bisa memproduksi hormon thrombotonin yang mampu mengurangi rasa stres.

4. Mengurangi rasa mual

Apakah kamu sering merasakan mual di trimester pertama? Jika iya, es krim bisa menjadi solusinya, lho. Sebab, makanan yang dingin mampu mengurangi refleks muntah.

Mendukung kesehatan pencernaan

Manfaat es krim untuk ibu hamil bisa mendukung kesehatan pencernaan jika ada kandungan yogurt di dalamnya.

Hal ini dikarenakan adanya serat probiotik dan tingginya protein di dalam yogurt.

Risiko makan es krim berlebih pada ibu hamil

Ternyata, ada begitu banyak manfaat es krim untuk ibu hamil, ya. Namun, jika dikonsumsi secara berlebih, kamu bisa mendapatkan berbagai risiko seperti:

1. Diabetes

Apakah kamu menderita diabetes? Kalau iya, kuantitas es krim yang dikonsumsi harus dikurangi agar kadar gula darah bisa terkontrol.

Jika tidak, kemungkinan terjadinya diabetes gestasional bisa terjadi di mana tekanan darah akan naik secara drastis.

Jika demikian, bayi akan mendapatkan masalah seperti sulit bernapas hingga rendahnya kadar gula darah saat lahir.

2. Infeksi

Menurut Mom Junction, wanita yang sedang hamil rentan mengalami infeksi seperti toksoplasmosis atau listeriosis yang disebabkan oleh parasit atau bakteri.

Nah, jika kamu mengonsumsi es krim yang tidak higienis, risiko infeksi tersebut bisa mengenai janin.

Itu dia beberapa penjelasan mengenai kandungan nutrisi, manfaat es krim untuk ibu hamil, serta risikonya jika makan secara berlebihan.

Kalau kamu sangat menginginkan es krim untuk dikonsumsi, cobalah membuatnya sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang menyehatkan, ya.

Selain itu, kurangi juga kandungan gula saat membuat es krim di rumah. Dengan begitu, risiko di atas bisa dikurangi.

Dikenal sebagai salah satu buah yang menyegarkan dan mengandung vitamin C, ternyata manfaat lemon untuk kesehatan juga sangat menarik, lho.

Biasanya, kebanyakan orang mengonsumsi buah lemon dengan cara mengirisnya dan dimasukkan ke dalam minuman atau dijadikan sebagai jus.

Sebab, tidak banyak yang memakan lemon saja seperti buah lain pada umumnya karena rasanya yang sangat asam.

Meskipun demikian, kandungan yang ada di dalamnya bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat, lho.

Kira-kira, apa saja kandungan, manfaat, hingga efek samping lemon? Yuk, cari tahu semuanya di sini!

Kandungan nutrisi lemon

Mengutip dari Healthline, secara umum, lemon mengandung sangat sedikit lemak dan protein.

Utamanya, mereka memiliki kandungan air sebanyak 88-89% dan karbohidrat 10%. Sedangkan dalam lemon yang berukuran sedang, biasanya terdapat 20 kalori.

Agar lebih jelas, berikut ini kandungan nutrisi lemon yang bisa kamu dapatkan saat mengonsumsinya:

  • Karbohidrat. Jenis karbohidrat yang terdapat di dalam buah lemon adalah glukosa, fruktosa, sukrosa.
  • Serat. Jenis serat utama di dalam lemon ialah pektin yang termasuk serat larut. Dengan mengonsumsi serat larut, kadar gula darah di tubuh bisa berkurang, lho.
  • Vitamin dan mineral. Disebut sebagai buah yang kaya akan vitamin, tak heran jika lemon memiliki vitamin C, vitamin B, dan potassium di dalamnya.

    kandungan lemon
    kandungan nutrisi lemon

Dengan berbagai kandungan nutrisi di atas, lalu apa saja manfaat yang bisa didapatkan?

Manfaat lemon untuk kesehatan

Melansir dari Healthline, berikut ini manfaat lemon untuk kesehatan.

1. Mendukung kesehatan jantung

Mengikuti anjuran kesehatan, tubuh kita memerlukan asupan vitamin C sebanyak 51% setiap harinya. Nah, kamu bisa mengonsumsinya karena di dalam sebuah lemon, terdapat 31 miligram vitamin C yang setara 51% kandungan di dalamnya.

Menurut penelitian dari NCBI, perpustakaan nasional di bidang kesehatan, makan buah dan sayuran yang kaya vitamin C dan serat bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke.

2. Mengontrol berat badan

Manfaat lemon untuk kesehatan lainnya adalah bisa mengontrol berat badan.

Hal ini dikarenakan saat seseorang mengonsumsinya, serat pektin yang larut di dalam perut bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

3. Mencegah batu ginjal

Batu ginjal adalah benjolan kecil yang terbentuk karena adanya limbah yang menumpuk dan mengkristal di bagian ginjal.

Terbilang cukup umum, kamu bisa mencegah adanya batu ginjal karena kandungan asam sitrat dari lemon.

Sebab, asam sitrat bisa meningkatkan volume urin serta menciptakan pH urin sehingga kecil kemungkinan batu ginjal untuk tumbuh.

Namun, manfaat ini belum sepenuhnya dianggap valid karena masih membutuhkan penelitian tambahan.

4. Mencegah anemia defisiensi besi

Anemia defisiensi besi adalah anemia yang terjadi karena tubuh kekurangan zat besi dari makanan yang kamu konsumsi setiap harinya.

Biasanya, usus akan sulit menyerap zat besi dari sumber nabati yang ada di dalam tubuh.

Namun, manfaat lemon untuk kesehatan yang memiliki kandungan vitamin C dan asam sitrat bisa membantu penyerapan zat besi sebanyak mungkin, lho.

5. Mengurangi risiko kanker

Menurut beberapa jurnal penelitian dari NCBI, adanya bahan kimia di dalam lemon telah terbukti mencegah adanya kanker pada hewan.

Namun, hal ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya kepada manusia.

6. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Manfaat lemon untuk kesehatan lainnya ini bisa meningkatkan kesehatan pencernaan.

Hal ini dikarenakan adanya kandungan pektin sebagai serat larut di dalam lemon bisa membuat usus dan pati menjadi lebih sehat.

Efek samping konsumsi lemon

efek samping konsumsi lemon
efek samping konsumsi lemon

Ternyata, ada banyak manfaat lemon untuk kesehatan, ya. Namun nyatanya, mengonsumsi lemon juga memiliki berbagai efek samping, lho. Apa saja, ya?

1. Kerusakan gigi

Jika kamu mengonsumsi buah lemon secara berlebihan, tidak menutup kemungkinan jika gigi akan menjadi rusak.

Sebab, lemon memiliki berbagai jenis asam yang berpengaruh kepada hipersensitivitas dentin.

Untuk mengurangi risiko kerusakan gigi, kamu bisa rutin minum air putih sehabis mengonsumsi lemon.

2. Migrain

Lemon memiliki tyramine dan monoamine alami yang bisa menyebabkan sakit kepala. Maka dari itu, kamu bisa meminimalisir rasa sakit kepala dengan cara mengurangi konsumsi lemon.

3. Memperburuk gejala GERD

Menurut beberapa penelitian, efek samping mengonsumsi lemon juga bisa membuat gejala refluks (GERD) pada seseorang seperti nyeri ulu hati atau mulas semakin parah, lho.

Apalagi jika kamu mengonsumsinya melebihi batas normal harian.

4. Memperburuk sariawan

Menurut Health Shots, jika kamu memiliki sariawan di area mulut, sebaiknya berhenti dulu dalam mengonsumsi lemon karena mampu memperburuk sariawan.

Itu dia berbagai manfaat lemon untuk kesehatan serta efek sampingnya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Namun, kamu bisa mengonsumsinya dalam jumlah normal saja agar tidak terkena efek sampingnya, ya.

Pada tanggal 14 Juni 2022 silam, RM, Jin, Suga, V, Jungkook, Jimin, serta J-Hope BTS mengonfirmasi bahwa mereka akan melakukan hiatus atau istirahat sebagai grup selama beberapa waktu ke depan.

Mereka mengabarkan hal tersebut melalui saluran Youtube secara live yang ditonton oleh jutaan penggemarnya.

Telah berdiri sebagai grup sejak tahun 2013, tentunya kabar tersebut sangatlah mengejutkan banyak pihak.

Apalagi, mereka baru saja mengadakan konser di Seoul, Los Angeles, hingga Las Vegas. Namun, kabar hiatus BTS bukanlah pertanda buruk.

Bahkan, masing-masing anggotanya saat ini sedang aktif membuat beberapa proyek pribadi.

Contohnya, Jungkook yang baru saja merilis lagu Left and Right yang dinyanyikan duet bersama Charlie Puth.

Kemudian, beberapa waktu lalu, V BTS juga sempat merilis cuplikan lagu yang dikabarkan sedang ia buat melalui media sosial Twitter.

Selain itu, J-Hope BTS juga baru saja merilis lagu solonya yang berjudul MORE pada tanggal 1 Juli tahun 2022.

Tidak berhenti sampai di situ, ternyata ia melanjutkan proyeknya dengan merilis album solo berjudul Jack In The Box pada tanggal 15 Juli 2022.

jhope more concept photo
Jhope ‘MORE’ concept photo|@bts.bighitofficial/instagram

J-Hope adalah anggota BTS pertama yang merilis debut solo resmi

Bernama asli Jung Hoseok, J-Hope adalah anggota BTS dengan tahun kelahiran 1994 dan berasal dari Gwangju, Korea Selatan.

Sebagai salah satu anggota boy group paling terkenal di dunia, J-Hope dikenal memiliki karakteristik yang menyenangkan, ramah, dan juga mudah tertawa.

Dibandingkan dengan anggota yang lainnya, J-Hope adalah anggota BTS pertama yang merilis debut solo resmi, lho. Apalagi, ia merilis album yang terdiri dari beberapa lagu di dalamnya.

Selain itu, J-Hope BTS juga sudah mengonfirmasi kehadirannya sebagai bintang tamu di acara musik Lollapalooza pada tanggal 28-31 Juli di Chicago, Amerika Serikat.

Kemungkinan, ia akan membawakan lagu-lagu solo yang ada di album Jack In The Box, lho.

Nah, dalam rangka merayakan keberhasilannya merilis album solo, J-Hope mengadakan pesta pada tanggal 14 Juli 2022 dan mengundang berbagai selebriti terkenal dari Korea Selatan, seperti:

  • Para anggota BTS (RM, V, Jimin, Jin, Jungkook, dan Suga)
  • Cha Eunwoo
  • Jessi
  • Kim Young Kwang
  • Coogie
  • Love Ran
  • Sik-K
  • Loco
  • Peakboy
  • Tiger JK

Tak hanya itu, ada puluhan nama lainnya yang juga ikut datang meramaikan pesta perayaan J-Hope BTS. Di dalam pesta tersebut, J-Hope mengambil tema layaknya berdansa di club.

Lantas, seperti apa konsep dan tema dalam albumnya tersebut?

Album Jack In The Box

Jack in the box
Jhope|@uarmyhope/instagram

Nah, Jack In The Box adalah album solo pertama milik J-Hope BTS yang bisa didengarkan saat ini. Mengutip dari Billboard, album ini dirilis melalui label Big Hit Music yang juga menaungi BTS.

Sampul dari albumnya pun dibuat dengan kerja samanya bersama KAWS, seniman dan desainer terkenal dari Amerika Serikat.

Dilansir dari beberapa sumber yang mewawancarainya, J-Hope berkata jika albumnya ini terisi oleh berbagai aspirasi atau idenya yang sudah lama ia miliki serta menjelaskan sisi dirinya yang berbeda.

Selain itu, ia juga berkata bahwa ingin mencoba sesuatu yang baru hingga akhirnya melahirkan album Jack In The Box.

Istimewanya lagi, J-Hope BTS tidak berperan hanya sebagai penyanyi saja di album solonya, lho.

Bahkan, ia merangkap sebagai penulis lagu, perencana konsep, desain, hingga musik video yang dibuat.

Lalu, apa saja lagu Album Jack In The Box?

lagu album Jack in the box
Jhope|@uarmyhope/instagram

Di dalam album Jack In The Box, ada 10 lagu yang bisa kamu dengarkan melalui berbagai platform streaming online. Berikut ini judul lagunya.

  • Intro
  • Pandora’s Box
  • MORE
  • STOP
  • = (Equal Sign)
  • Magix Box: Reflection
  • What If…
  • Safety Zone
  • Future
  • Arson

Hingga saat ini, ia baru saja merilis video musik dari 2 lagu yang ada di album tersebut, yakni MORE dan Arson.

Nah, kamu bisa menonton musik videonya melalui aplikasi Weverse atau kanal Youtube HYBE Labels.

Jadi, bagaimana? Apakah kamu sudah mendengarkan seluruh lagu milik J-Hope BTS?

Filler hidung merupakan prosedur yang dilakukan dengan menyuntikkan asam hialuronat di bawah kulit untuk mengubah struktur hidung. Biasanya, hasilnya hanya bertahan sementara saja, tidak permanen. Selain itu, pemulihannya lebih cepat daripada bedah plastik.

Filler hidung merupakan prosedur yang relatif baru, sehingga efek samping jangka panjangnya masih perlu diteliti lebih lanjut. Maka, ketika kamu memutuskan untuk melakukan filler hidung, kamu perlu mempertimbangkan efek sampingnya. Lantas, apa saja efek samping filler hidung?

Mengenal lebih jauh tentang filler hidung

Filler hidung adalah prosedur yang dilakukan untuk mengubah bentuk hidung dalam jangka waktu tertentu dan tidak permanen.

Prosedur ini biasanya direkomendasikan bagi mereka yang ingin mengatasi benjolan di hidung. Meskipun dinilai lebih praktis dibandingkan bedah plastik, namun melakukan prosedur ini tentu tidak bebas dari risiko.

Filler hidung umumnya dilakukan oleh pasien yang memiliki kelainan bentuk hidung. Filler hidung dilakukan untuk menghaluskan benjolan kecil yang ada di hidung, membuat ujung hidung lebih menonjol, menambahkan volume ke hidung, dan mengangkat ujung hidung.

Teknik ini menambah volume hidung, sehingga bukan pilihan yang tepat bagi orang yang memiliki hidung yang besar.

Manfaat Filler Hidung

Manfaat filler hidung, antara lain:

  1. Menambahkan volume hidung
  2. Menonjolkan ujung hidung agar terlihat mancung
  3. Menghaluskan permukaan hidung menjadi lebih rata
  4. Meluruskan hidung yang sedikit bengkok
  5. Menghaluskan kontur hidung
  6. Membuat hidung lebih simetris

Baca juga: 10 Cara Alami Mengencangkan Payudara, Aman dan Ampuh

Kelebihan dan kekurangan filler hidung

Tentunya filler hidung ini memiliki kelebihan yang disukai banyak orang. Kelebihan filler hidung adalah:

  • Prosedurnya cepat, hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam, lebih cepat daripada operasi plastik
  • Hasilnya bisa langsung terlihat
  • Perubahan bersifat reversibel
  • Tidak ada sayatan

Kekurangan filler hidung adalah:

  • Hasilnya bersifat sementara
  • Dapat menyebabkan komplikasi vaskular
  • Dapat menyebabkan nekrosis, meskipun jarang terjadi

Berapa lama bertahan filler hidung?

Menurut Health Line, filler hidung dapat mengubah tampilan hidung dengan hasil yang sementara saja. Hasilnya dapat bertahan selama 4 bulan hingga 3 tahun.

Hal tersebut juga tergantung pada kondisi kulit kamu dan bahan yang disuntikkan ke area hidung. Jika bahan yang digunakan untuk jangka panjang, filler dapat bertahan lama. 

Prosedur filler hidung dan manfaatnya

Dibandingkan dengan bedah plastik, filler hidung memiliki prosedur yang lebih sederhana. Seluruh prosesnya memakan waktu sekitar 15 hingga 45 menit. Prosedur filler hidung, yaitu:

  • Setelah mendiskusikan hasil yang diinginkan, dokter akan meminta pasiennya berbaring dengan wajah yang dimiringkan. 
  • Kemudian, dokter akan memberikan anestesi topikal untuk membuat kulit mati rasa dan meminimalkan rasa sakit.
  • Setelah anestesi mulai bekerja, dokter akan menyuntikkan filler ke area sekitar hidung.

Baca juga: Alami sampai Medis, Ini Deretan Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah

Efek samping filler hidung

Setiap prosedur memiliki risiko. Hidung memiliki pembuluh darah dan dekat dengan mata, sehingga prosedur ini lebih teknis dan rumit daripada prosedur filler lainnya. Efek samping filler hidung, antara lain:

  • Kemerahan dan sensitif
  • Memar di area yang disuntik
  • Pembengkakan
  • Infeksi

Dalam sebuah studi yang dilakukan tahun 2019 terhadap 150 orang yang menjalani filler hidung, sekitar 1,82 persen orang mengalami komplikasi. Kemungkinan komplikasi yang serius meliputi:

  • Kematian jaringan
  • Komplikasi vaskular
  • Kehilangan penglihatan
  • Demam

Tips menghindari efek samping 

Ada kemungkinan bahwa jarum yang salah tempat dapat menyebabkan pendarahan yang terlihat di bawah kulit atau kerusakan pada penglihatan. Untuk menghindari beberapa komplikasi tersebut, maka filler hidung harus dilakukan oleh profesional yang berlisensi.

Untuk menghindari atau meringankan efek sampingnya, kamu juga perlu melakukan hal-hal berikut ini.

  • Tidak menggunakan riasan
  • Tidak melakukan olahraga berat
  • Menghindari produk wajah yang mengandung asam
  • Tidak melakukan spa

Kapan harus ke dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter apabila kamu mengalami beberapa hal berikut ini.

  • Demam
  • Penglihatan kabur
  • Kemerahan atau memar yang menyebar dan memburuk setelah tiga hari
  • Gatal-gatal atau gejala lain dari reaksi alergi

Setelah melakukan filler hidung, area yang disuntik biasanya akan terasa sakit, bengkak, dan kemerahan. Hasilnya akan terlihat dalam waktu satu atau dua minggu. Namun, perlu diingat bahwa hasil dari filler hidung tidak permanen.

Pernahkah kamu mendengar penyakit miastenia gravis? Penyakit ini adalah penyakit autoimun yang mempengaruhi sistem neuromuskular. Sehingga, menyebabkan memiliki kelemahan otot yang semakin memburuk.

Gejalnya awalnya kelopak mata terkulai hingga pada akhirnya penderita mungkin akan merasa sulit untuk mengendalikan leher dan anggota tubuhnya Lantas, apa yang dimaksud miastenia gravis dan apa saja gejala-gejalanya?

Apa yang dimaksud dengan miastenia gravis?

Miastenia gravis adalah penyakit autoimun kronis yang ditandai dengan otot yang mengalami kelemahan dan kelelahan dengan cepat.

Penyakit ini diakibatkan oleh antibody yang menghancurkan komunikasi antara saraf dan otot, sehingga mengakibatkan otot rangka melemah.

Penderita miastenia gravis biasanya akan kesulitan untuk mengendalikan ototnya. Bahkan, kemungkinan mereka tidak bisa menggerakkan otot-otot di mata, wajah, leher, maupun anggota tubuh lainnya. 

Menurut Cleve and Clinic, miastenia gravis lebih sering menyerang wanita yang berusia 20 sampai 40 tahun dan pria yang berusia 50 sampai 80 tahun. Penyakit ini dapat terjadi pada segala usia tetapi jarang terjadi pada anak-anak.

Baca juga: Apa itu Alopecia Areata? 

Gejala miastenia gravis

Gejala miastenia gravis meliputi:

  • Salah satu atau kedua kelopak mata terkulai (ptosis)
  • Penglihatan ganda (diplopia)
  • Gangguan berbicara. 
  • Kesulitan menelan. Kamu mungkin jadi mudah tersedak, sehingga sulit untuk makan dan minum. 
  • Leher, lengan, dan kaki melemah. Kelemahan pada kaki ini dapat mempengaruhi cara berjalan kamu. Otot leher yang lemah akan membuat kamu sulit untuk mengangkat kepala.
  • Kelemahan tungkai.
  • Dalam kasus yang jarang terjadi, penderita mungkin mengalami sesak napas atau masalah pernapasan yang lebih serius.

Baca juga: Kenali Gejala Autoimun pada Wanita yang Umum Terjadi! 

Penyebab miastenia gravis

Miastenia gravis tidak menular. Penyebab penyakit miastenia gravis, antara lain:

1. Antibodi

Penyakit ini umumnya berkembang ketika antibodi di dalam tubuh menyerang reseptor normal pada otot, sehingga memblokir bahan kimia yang diperlukan untuk merangsang kontraksi otot. Sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang bagian tubuh yang sehat.

2. Kelenjar timus

Kelenjar timus adalah kelenjar di dada yang merupakan bagian dari sistem kekebalan. Masalah pada kelenjar timus sering dialami oleh penderita miastenia gravis. Kebanyakan dari mereka mempunyai kelenjar timus yang lebih besar dari biasanya. 

Faktor risiko miastenia gravis

Faktor-faktor yang dapat memperburuk dan meningkatkan risiko miastenia gravis, antara lain:

  • Kelelahan
  • Riwayat penyakit autoimun lainnya, seperti lupus dan rheumatoid arthritis
  • Infeksi
  • Prosedur operasi
  • Stres
  • Beberapa obat, seperti beta blocker, quinidine gluconate, quinidine sulfate, quinine (qualaquin), fenitoin, anestesi tertentu dan beberapa antibiotik
  • Kehamilan
  • Periode menstruasi
  • Penyakit tiroid

Pengobatan miastenia gravis

Gejala miastenia gravis dapat dikendalikan. Tujuan dari pengobatan adalah untuk meningkatkan fungsi otot dan mencegah masalah menelan dan pernapasan. Pengobatan miastenia gravis meliputi:

1. Konsumsi obat-obatan

Obat-obatan seperti obat antikolinesterase, steroid, atau obat-obatan yang menekan obat-obatan imunosupresan bisa digunakan.

Antikolinesterase dikonsumsi untuk meningkatkan sinyal antara saraf dan otot sehingga meningkatkan kekuatan otot.

Imunosupresan, termasuk kortikosteroid digunakan untuk mengurangi peradangan dan mengurangi produksi antibodi abnormal tubuh.

2. Timektomi

Timektomi merupakan operasi pengangkatan kelenjar timus. Operasi ini bertujuan untuk mengurangi gejala-gejala yang dialami oleh penderita.

3. Antibodi monoklonal

Pada prosedur ini, penderita akan menerima infus protein rekayasa biologis intravena (IV). Protein akan menekan sistem kekebalan yang terlalu aktif.

Cara mencegah miastenia gravis

Saat ini belum diketahui cara yang tepat untuk mencegah miastenia gravis. Jika kamu mengalami miastenia gravis, lakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah eksaserbasi.

  • Jagalah kebersihan dan hindari orang sakit agar tidak terkena infeksi
  • Bila alami infeksi, segera diobati
  • Hindari kelelahan
  • Kendalikan stres

Kapan harus ke dokter?

Segera konsultasikan ke dokter apabila kamu mengalami beberapa hal berikut ini.

  • Kesulitan bernapas
  • Kesulitan melihat, seperti penglihatan kabur atau ganda dan kelopak mata terkulai
  • Kesulitan mengunyah dan menelan
  • Kesulitan berjalan
  • Lengan dan kaki terasa lemah
  • Kesulitan untuk mengangkat kepala
  • Bicara cadel
  • Kelelahan kronis

Miastenia gravis merupakan kondisi jangka panjang. Biasanya akan mempengaruhi sebagian besar tubuh, menyebar dari mata dan wajah ke area lain. Perawatan umumnya akan membantu mengendalikan gejalanya.

Kamu mungkin sudah tak asing lagi dengan senam lantai. Masih ingat dengan gerakan senam lantai tersebut? Tentunya, gerakan-gerakan tersebut memiliki manfaat untuk tubuh.

Beberapa manfaatnya seperti untuk kekuatan otot, bahkan untuk meredakan stres, lho. Tertarik mencobanya untuk kebugaran tubuh? Yuk, kenali lagi gerakan-gerakan senam lantai di artikel ini. Baca artikelnya sampai selesai, yaa.

Mengenal apa itu senam lantai? 

Gerakan dalam senam lantai termasuk dalam salah satu gerakan olahraga dengan banyak variasi yang menyenangkan baik untuk pria atau wanita.

Banyak gerakan senam lantai yang sudah familiar karena gerakan-gerakan ini kerap diajarkan di sekolah dan menjadi mata pelajaran khusus olahraga. 

Senam lantai juga kian menyenangkan karena dapat disebut dengan latihan bebas. Penambahan perkakas senam biasanya hanya digunakan untuk menambahkan kekuatan, kelemasan, ketangkasan, hingga keseimbangan.

Senam lantai akan mengedepankan fokus dalam gerakan tubuh di setiap variasi senamnya. Apa saja gerakan dalam senam lantai?

Baca juga: Senam Pilates Bikin Badan Ramping? Ini Manfaat Gerakannya!

Macam-macam gerak dalam senam lantai

gerakan senam lantai

Melansir dari Master Class, terdapat 14 jenis gerakan dalam senam lantai yang biasanya sering dipraktekkan baik untuk pesenam pria dan wanita. Gerakan tersebut antara lain:

  1. Back handspring: Gerakan senam dengan berguling yang melibatkan posisi flip ke belakang ke posisi handstand dan kemudian kembali ke posisi berdiri seperti semula.
  1. Front handspring: Pesenam akan berlari dan melakukan gerakan handspring belakang, lalu bergerak mundur berkebalikan dengan back handspring.
  1. Front walkover: Pesenam melakukan handspring depan dengan menggerakkan kaki satu demi satu menghasilkan gerakan mulus dan lancar.
  1. Back walkover: Kebalikan dari walkover dimana pesenam melakukan gerakan ke depan di mana sekali lagi kaki pesenam bergerak dengan lancar satu demi satu.
  1. Somersault: Gerakan ini dikenal sebagai jungkir balik ke depan, ini melibatkan flip ke depan di sepanjang lantai dengan cara lutut terselip/dalam posisi memutar.
  1. Backward somersault: Kebalikan dari gerakan jungkir balik, dengan lutut terselip dan memutar ke belakang di matras lantai.
  1. Cartwheel: Melakukan rotasi tubuh ke samping, pesenam mulai dalam posisi berdiri, kemudian berputar ke samping, tangan pesenam di lantai dan kaki dalam posisi terbelah, dan pesenam terus berputar dalam posisi berdiri.
  1. Roundoff: Manuver gaya jungkir balik pesenam akan melibatkan setengah posisi rotasi, terdapat jeda singkat dalam posisi handstand lalu ke posisi berdiri semula.
  1. Aerial cartwheel: Ini melibatkan gerakan jungkir balik pesenam yang dilakukan di udara, tangan pesenam tidak menyentuh tanah.
  1. Aerial walkover: Mirip dengan aerial cartwheel dimana pesenam melakukan gerakan memutar penuh tanpa menyentuh tanah. Pesenam tidak seperti jungkir balik, pesenam melakukan walkover udara lalu jatuh ke depan, bukan ke samping.
  1. Straight jump: Lompatan ke depan, pesenam menjaga kaki lurus saat penerbangan dan saat mendarat.
  1. Scissors leap: Lompatan ke depan di mana kaki-kaki pesenam bergerak dengan gerakan gaya gunting.
  1. Split leap: Lompatan lari ke depan, pesenam akan melakukan posisi split saat mengudara.
  1. Cross handstand: Varian pada handstand di mana letak tangan pesenam berdekatan di tanah.

Gerakan senam lantai ini termasuk dalam gerakan senam indah, lalu bagaimana langkah melakukan gerakan senam lantai dasar?

Langkah-langkah dalam gerakan senam lantai

Gerakan dalam senam lantai mempunyai beberapa langkah gerakan dasar yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan biasanya gerakan ini sering dilakukan di sekolah, seperti:

1. Guling depan

  • Pesenam berdiri tegak
  • Tangan lurus di samping badan
  • Angkat tangan ke depan, bungkuk dan letakkan telapak tangan di matras, posisi kaki pesenam lurus. 
  • Masukkan kepala di antara dua tangan
  • Sentuh bahu ke matras
  • Berguling ke depan
  • Lipat lutut, tarik dagu dan lakukan posisi seperti merangkul lutut
  • Pesenam melakukan jongkok dan kemudian berdiri tegak kembali

2. Guling belakang

  • Pesenam jongkok dengan kedua kaki rapat dan melakukan gerakan mengangkat tumit
  • Kepala menuduk hingga dagu rapat ke dada dan gerakan kaki menolak ke arah belakang
  • Posisi punggung menyentuh matras dan lipat tangan ke bagian atas siap untuk melakukan tolakan.
  • Kaki mengayun melewati kepala dibantu tangan lalu ujung kaki mendarat dengan sikap jongkok

3. Gerakan guling lenting

  • Pesenam membungkuk dan bertumpu pada kaki membentuk posisi segitiga sama sisi, punggung dalam posisi tegak lurus, tungkai lurus dan rapat, jari bertumpu pada lantai.
  • Lakukan gerakan guling ke belakang dengan hentakan tangan kuat, kepala dan badan membusur dan melayang.
  • Kaki rapat badan dengan lengan pada posisi atas

4. Kayang

  • Pesenam perdiri menumpu pada pinggung
  • Kaki ditekuk, tangan ditekuk dan kepala dilipat ke arah belakang
  • Tangan berputar ke belakang menyentuh matras
  • Posisi badan melengkung seperti busur

Baca juga: Senam untuk Mengecilkan Perut dan Paha

5. Handstand

  • Berdiri tegak, satu kaki ke depan
  • Badan membungkuk dan tangan menumpu matras selebar bahu lengan, pandangan ke depan dan pantat di dorong tinggi.
  • Tungkai mengayun ke belakang dan kencangkan otot pada perut
  • Kaki lurus keatas segaris badan dan lengan
  • Pandangan ke arah tumpuan yangan dan badan menjulur ke atas

6. Headstand

  • Membungkuk dan tumpuan pada tangan dan dahi. Dahi dan tangan membentuk gerakan segitiga sama sisi
  • Angkat tungkai ke atas bersamaan dan seimbangkankan panggul dan punggung membusur
  • Badan diarah berdiri keatas dengan tumpuan pada kepala dan kedua tangan

7. Lompat jongkok

  • Lari secepat mungkin dna badan condong ke depan
  • Kaki melakukan tolakan dan badan melayang 
  • Kedua tangan menolak, lutut dilipat kea rah dada dan mulai gerakan mendarat
  • Mendarat dengan lutut mengeper, lengan merentang ke atas

8. Meroda

  • Berdiri tegak menyamping, kaki dibuka, tangan lurus ke samping
  • Jatuhkan badan ke kiri dan lalu memutar dengan tumpuan kaki dan tangan bergantian
  • Angkat badan dan meluruskan lengan ke posisi semula

Adapun semua gerakan senam lantai dasar ini cukup sulit dan membutuhkan konsentrasi untuk setiap gerakannya. Namun jika terus dilakukan, maka gerakan akan mudah dan cepat dipraktikkan. Apa saja manfaat gerakan dalam senam lantai?

Baca juga: Sit Up untuk Melatih Otot Perut! 

Manfaat gerakan senam lantai

Beberapa manfaat saat melakukan gerakan dalam senam lantai antara lain:

  • Melatih koordinasi yang baik antara semua anggota tubuh
  • Membantu meningkatkan kekuatan semua otot dalam tubuh, tet utama otot kaki, dada, lengan, punggung, bokon, betis, paha dan otot lainnya.
  • Menguatkan tulang karena dilatih untuk menahan beban tubuh sehingga dapat menghindari penyakit osteoporosis.
  • Membantu tubuh kaku menjadi lebih lentur karena memberikan fleksibilitas, kelincahan dan kecepatan otot dalam melakukan setiap gerakan.
  • Secara tidak langsung akan menjadi latihan untuk daya tahan tubuh dan membentuk perlindungan secara otomatis. Risiko penyakit akan lebih rendah saat rutin melakukan gerakan senam lantai.
  • Mencukupi kebutuhan olahraga yaitu 30 menit sehari dan sebagai solusi aktivitas fisik yang ringan namun menyehatkan.
  • Membakar kalori tubuh karena melibatkan semua anggota tubuh untuk bergerak dan melakukan senam
  • Dapat dimanfaatkan sebagai peningkatan perilaku disiplin diri sehingga tetap sehat, rajin berlatih dan menambah konsentrasi.
  • Mengatasi stress dan depresi, menimbulkan perasaan senang dan mengurangi risiko berbagai penyakit.

Semua gerakan dalam senam lantai sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Yuk mulai lakukan gerakan dasar senam lantai dan rasakan manfaatnya untuk tubuh dan kesehatan kamu!

Siapa yang tiap pagi suka minum teh hangat? Teh adalah salah satu minuman yang kerap dihidangkan saat bersantai pagi atau sore hari. Segelas teh dapat membuat harimu semakin hangat dan bersemangat.

Tidak hanya seduhan tehnya saja yang mampu membuat kamu lebih sehat, ternyata ampas teh juga menyimpan segudang manfaat, khususnya untuk wajah.

Bagi kamu yang sedang mengalami masalah wajah, yuk coba kulit apa saja manfaat ampas teh untuk wajah. Lets go~

Manfaat ampas teh untuk wajah

Ternyata masalah wajah seperti kulit kusam, kotor dan berjerawat bisa diatasi dengan ampas teh. Bahkan, sejak dulu, manfaat ampas teh untuk wajah sudah banyak digunakan.

Nah, apa saja manfaat ampas teh untuk wajah? Berikut ini daftar manfaatnya.

1. Mengempeskan kantong mata

Ampas teh sangat bermanfaat untuk kamu yang sering mengalami mata panda dan lingkaran hitam. Kandungan kafein dalam teh dapat mengecilkan pembuluh darah yang terdapat di bawah mata.

Pembuluh ini dapat menyebabkan mata bengkak dan membentuk kantong mata. Tanin dalam teh mengencengkan dan menghilangkan kantong mata.

2. Mengatasi jerawat

jenis jerawat, ampas teh untuk atasi jerawat

Jerawat terjadi karena terdapat kotoran atau sebum pada wajah yang menyumbat pori-pori. Dalam sebuah riset Jurnal Antioxidants, teh mengandung polifenol yang dapat mengurangi produksi minyak di kulit sehingga tidak menyumbat dan menyebabkan jerawat pada kulit.

Ampas teh juga diketahui mempunyai kandungan antimikroba, antioksidan dan anti radang sehingga dapat meredakan jerawat aktif, mengempeskan dan menghilangkan masalah wajah ini.

Baca juga: 8 Penyebab Jerawat di Dada, Mulai dari Sabun hingga Makanan!

3. Meredakan iritasi dan kulit kemerahan

Ampas teh dapat meredakan berbagai pembengkakan, iritasi dan kemerahan yang kerap terjadi pada kulit wajah.

Potensi manfaat ampas seperti ampas teh hijau dapat menghindari berbagai penyakit kulit seperti dermatitis hingga psoriasis.

Teh dapat dipakai dan ditempelkan pada area yang bermasalah apabila terdapat reaksi negatif pada kulit.

4. Membantu kulit tampak lebih muda

Teh hijau mempunyai kandungan antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG). Kandungan ini dapat meremajakan sel kulit sehingga membuat kulit tampak lebih muda.

EGCC dapat melawan berbagai tanda penuaan seperti kulit kusam, kasar, keriput dan membuat kulit lebih kencang engan kandungan vitamin e untuk menjafa kadar kolegen kulit wajah.

Baca juga: Deretan Manfaat Kolagen untuk Kulit Lebih Cerah dan Awet Muda! 

5. Mencerahkan warna kulit

Kulit yang menjadi gelap karena paparan sinar matahari dapat lebih cerah dengan penggunaan ampas teh secara rutin.

Ampas teh dapat digosokkan secara perlahan pada bagian wajah dan bilas hingga bersih. Ampas teh juga dapat mencerahkan warna kulit dan dapat meratakannya dengan penggunaan rutin dna teratur.

6. Meringankan mata merah

Menempelkan ampas atau kantong teh pada mata dapat membantu meringankan mata merah.

Mata sering kemerahan karena iritasi dan rutin menempelkan kantong teh diketahui  dapat meringankan iritasi yang kerap dialami mata.

7. Menyingkirkan sel kulit mati

Sel kulit mati pada wajah dapat menyebabkan berbagai masalah seperti kulit wajah kusam, jerawat, flek hitam hingga penuaan.

Ampas teh dapat membantu proses pengelupasan sel kulit mati dan mempercepat sel kulit baru sehingga kulit menjadi lebih sehat dan terbebas dari berbagai masalah wajah.

8. Digunakan sebagai toner dan pembersih wajah

jenis jenis toner

Ampas teh ternyata dapat digunakan sebagai pengganti jenis skin care toner dan pembersih wajah kamu, lhoo.

Ampas teh dapat bermanfaat sebagai pembersih kotoran yang menyumbat pori, menjaga kulit tetap terhidrasi sehingga dapat digunakan sebagai toner dan pembersih alami wajah.

9. Menenangkan kulit pasca cukur

Kulit wajah terasa gatal dan kemerahan setelah bercukur? Cobalah tempelkan kantong teh hitam di bagian bekas cukur baik pada wajah atau anggota badan lain.

Kandungan tanin dalam ampas teh dapat bekerja dengan baik menenangkan bagian kulit yang luka atau kemerahan akibat cukur.

10. Pelembab bibir dan kulit kering

Bibir dan kulit yang kering dapat kembali terhidrasi dengan menggunakan ampas teh. Coba pakai ampas teh dan tempelkan pada kulit atau bibir yang terasa kering dan mengelupas.

Dengan pemakaian rutin, maka bibir dan kulit akan kembali lembab dan dingin karena ampas teh dapat digunakan sebagai moisturizer alami.

Baca juga: 6 Manfaat Teh Hitam untuk Kesehatan hingga Kecantikan

Kandungan ampas teh yang bermanfaat

Pada dasarnya, manfaat ampas teh untuk wajah dapat dirasakan saat kamu memilih teh yang tepat. Teh mempunyai bermacam jenisnya dan manfaatnya pun bisa berbeda-beda antara satu dengan lainnya.

Varietas teh yang berbeda juga dapat memiliki potensi manfaat kesehatan yang berbeda. Terdapat beberapa varietas teh dengan kandungan:

1. Antioksidan

Zat dalam teh ini dapat membantu kerusakan yang disebabkan oleh sel molekul radikal bebas. Senyawa yang berperan yaitu katekin, polifenol, flavonoid yang dapat mengurangi risiko akan penyakit tertentu.

2. Kafein

Teh alami mengandung kafein yang dapat menjadi kelebihan dan kekurangan. Kafein dalam satu sisi dapat membantu tetap waspada dan terjaga, namun terlalu banyak juga dapat menyebabkan sakit kepala dan masalah tidur.

3. Hidrasi

Teh merupakan tanaman air yang kaya akan kandungan air sehingga dapat menghidrasi dan menghindari kulit kering.

Apakah semua jenis teh celup atau ampas teh dapat digunakan untuk masker wajah?

Jenis kantong teh celup yang bisa digunakan untuk wajah

Jenis teh yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai masalah dan kebutuhan wajah, antara lain:

  • Teh hijau
  • Teh hitam
  • Rooibos
  • Chamomile
  • Lavender
  • Calendula
  • Fennel
  • Fenugreek

Berbagai macam teh ini dapat dimanfaatkan sebagai masker wajah secara langsung sesuai dengan kebutuhan.

Cara menggunakan ampas teh untuk wajah

Masker Wajah Alami untuk Kulit
masker wajah alami

Manfaat ampas teh untuk wajah tentunya akan maksimal jika digunakan dengan benar dan tepat. Berikut ini berbagai cara untuk menggunakan ampas teh sebagai perawatan wajah di rumah.

1. Masker teh celup

Membuat masker alami dari teh celup sangat mudah dna tidak membutuhkan waktu yang banyak, berikut caranya:

  • Seduh teh celup dalam air panas
  • Peras cairan dari kantong teh celup
  • Tunggu sampai kantong teh menurun suhunya hingga mencapai suhu ruangan
  • Simpam kantong dalam lemari es
  • Tempelkan kanting pada kelompak mata atau area kulit lain yang ingin dirawat
  • Biarkan selama 10-15 menit
  • Lakukan rutin dan sering

2. Masker teh dan campuran bahan alami

Membuat masker dari teh dan campuran berbagai bahan alami lainnya dapat digunakan untuk masker harian atau mingguan, caranya:

  • Siapkan ampas teh yang baru diseduh.
  • Buka kantong dan keluarkan isinya.
  • Tambahkan 1 sdm madu dan 1 sdm soda kue.
  • Campur semua bahan hingga menjadi pasta.
  • Tambahkan air jika terlalu kental.
  • Bersihkan wajah secara menyeluruh.
  • Oleskan masker dengan kuas hingga merata ke seluruh area wajah.
  • Pijat wajah untuk menghilangkan sel kulit mati.
  • Diamkan 10-15 menit
  • Bilas dengan air hangat

Manfaat ampas teh untuk wajah ini dapat membantu berbagai permasalah wajah dari ringan hingga sedang. Gunakan ampas teh yang aman dan tidak mengundang reaksi alergi pada wajah.

Jika terjadi alergi, maka segera konsultasi dan ganti jenis teh alami lain yang mempunyai manfaat sama.

Bagi wanita, memasuki masa menopause bisa dikatakan memulai babak baru dalam hidup. Pada masa ini, berbagai perubahan fisik mulai terjadi. Selain tidak mengalami haid lagi, kamu mungkin juga mengalami gejala lain, seperti perubahan suasana hati dan berbagai gejala lain yang nanti akan dibahas di artikel ini.

Faktanya, usia menopause pada setiap wanita berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga riwayat medis. Agar lebih jelas, yuk kita bahas detailnya, mulai tanda-tanda, hingga ciri-ciri haid sebelum menopause. 

Berapa usia menopause? 

Menopause adalah akhir dari siklus menstruasi seorang wanita, biasanya ditandai dengan berhentinya haid selama 12 bulan berturut-turut.

Menopause biasanya dimulai pada usia 45-55 tahun. Meski begitu, rata-rata wanita mengalami menopause pada usia 51 tahun, meskipun sebenarnya usia menopause berbeda-beda untuk setiap wanita.

Jika menopause terjadi sebelum usia 45 tahun, kondisi tersebut disebut menopause dini. Sebaliknya, jika seorang wanita belum mengalami menopause pada usia 55 tahun, kondisi ini termasuk menopause lambat.

Meski usia seseorang saat menopause biasanya tidak jauh berbeda dengan usia menopause di satu keluarga, bukan berarti jika ibu atau saudara perempuanmu mengalami menopause sebelum waktunya. 

Katakanlah di bawah usia 45 tahun, kamu juga akan mengalami hal yang sama. Menopause dini tersebut dapat disebabkan oleh kondisi yang belum tentu kamu alami.

Ternyata Perempuan Punya 4 Siklus Musim Atau Fase Menstruasi

Tanda-tanda memasuki usia menopause

gejala menopause dini

Gejala menopause umumnya muncul setelah perimenopause, yaitu beberapa bulan atau tahun sebelum haid berhenti.

Durasi dan tingkat keparahan gejala menopause bervariasi dari orang ke orang. Ada beberapa tanda-tanda usia menopause yang perlu kamu ketahui, yaitu:

1. Perubahan siklus haid

Gejala menopause yang paling umum adalah haid yang tidak teratur. Haid bisa menjadi  lebih lambat atau lebih awal dari biasanya (oligomenore). Umumnya terdapat lebih sedikit atau malah lebih banyak darah yang keluar selama haid.

13 Penyebab Haid Tidak Teratur dan Cara Mengobatinya

2. Perubahan penampilan fisik

Selain perubahan siklus haid, gejala menopause selanjutnya adalah perubahan kondisi atau penampilan fisik. Ini termasuk rambut rontok, kulit kering, payudara kendur, dan penambahan berat badan.

3. Perubahan psikologis

Wanita yang mengalami menopause seringkali lebih sensitif dan memiliki suasana hati yang gampang berubah. Oleh karena itu, di usia menopause, wanita kerap mengalami stres atau bahkan depresi karena perubahan tersebut.

4. Sulit tidur

Memasuki masa menopause, wanita mungkin mengalami insomnia atau sulit tidur. Mereka mudah terbangun di malam hari dan sulit untuk tidur kembali.

Tubuh berkeringat bisa menjadi alasan wanita sulit tidur. Kondisi ini disebabkan oleh penurunan kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh. Selain itu, stres berlebihan juga bisa memicu insomnia.

Wajib Coba, Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid Ini!

5. Vagina kering

Ciri-ciri haid sebelum menopause bisa ditandai dengan keringnya vagina. Penurunan produksi estrogen dan progesteron dalam tubuh wanita selama menopause dapat menyebabkan penurunan produksi ‘pelumas alami’ vagina, yang dapat menyebabkan vagina kering.

Kekeringan vagina sering digambarkan sebagai ketidaknyamanan, rasa gatal atau terbakar di sekitar vagina, atau bahkan nyeri saat berhubungan.

6. Gairah seksual menurun

Selain kekeringan dan kurangnya elastisitas vagina, penurunan estrogen yang terjadi saat menopause juga bisa membuat klitoris kurang sensitif terhadap rangsangan seksual.

Tanda menopause ini dapat menyebabkan penurunan gairah seks dan menyebabkan wanita kesulitan mencapai orgasme.

5 Penyakit yang Timbul Setelah Menopause, Waspadai!

Ciri-ciri haid menjelang menopause

Haid menjelang menopause ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur. Siklus haid biasanya mulai muncul lebih lambat atau lebih awal dari biasanya. Nah, berikut ciri-ciri haid menjelang menopause yang perlu kamu ketahui:

  1. Siklus haid mulai berantakan
  2. Darah yang keluar saat haid bisa lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya
  3. Perubahan suasana hati 
  4. Berkurangnya dorongan atau keinginan untuk berhubungan seks
  5. Badan terasa panas, seperti demam
  6. Keringat berlebihan
  7. Detak jantung lebih cepat
  8. Sakit kepala
  9. Vagina kering dan nyeri
  10. Sulit tidur

Ciri-ciri haid menjelang menopause biasanya tidak jauh berbeda dengan tanda-tanda usia menopause. Hal ini terjadi karena haid yang tidak teratur dan mulai berhenti merupakan tanda-tanda usia menopause.

Bingung Kapan Haid? Ini Ciri-ciri Menstruasi Akan Datang

Kehamilan membuat perbedaan besar dalam keadaan fisik dan emosional. Perubahan tersebut seringkali menimbulkan perasaan cemas dan stres. Ciri-ciri stres pada ibu hamil bisa ditandai dengan beberapa gejala, seperti sering menangis dan sebagainya.  

Nah, stres yang berlebihan selama kehamilan dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu hamil dan janin  dalam kandungan. Oleh karena itu, kamu harus tahu apa saja ciri-ciri stres pada ibu hamil dan bagaimana cara mengatasinya.

Ciri-ciri stres pada ibu hamil

Kondisi mental ibu hamil sama pentingnya dengan kesehatan fisiknya. Pasalnya, kondisi mental yang tidak sehat dapat mempengaruhi kesehatan tubuh dan janin dalam kandungan.

Termasuk jika ibu hamil sedang mengalami stres. Berikut ini ciri-ciri stres pada ibu hamil. 

1. Sering menangis

Perubahan hormon selama kehamilan  membuat ibu hamil lebih sensitif dan lebih mudah menangis untuk mengekspresikan emosinya.

Hal ini biasanya  wajar, tetapi suami dan orang yang dicintai perlu menemani ibu hamil agar ia tetap merasa lebih aman dan nyaman.

2. Nafsu makan menurun

Nafsu makan biasanya akan bertambah seiring berjalannya waktu dalam masa kehamilan. Jika terjadi penurunan selera makan secara tiba-tiba, bisa jadi hal ini merupakan ciri-ciri stres pada ibu hamil.

Kita perlu mencari tahu penyebabnya karena turunnya nafsu makan dapat berakibat kurang baik bagi kesehatan janin, karena janin memerlukan gizi yang cukup untuk tumbuh kembangnya.

Jika selera makan ibu hamil tidak kunjung membaik, segeralah bawa ibu hamil ke dokter.

3. Mengabaikan kesehatan janin

Akibat stres berat, ibu hamil bisa saja mengabaikan kesehatan janinnya. Jika dibiarkan, hal ini akan menghambat perkembangan janin dan menimbulkan berbagai risiko tidak hanya bagi ibu tetapi juga janin.

4. Suasana hati yang berubah-ubah

Ciri-ciri stres pada ibu hamil juga ditandai dengan  perubahan suasana hati yang dramatis atau mood swing. Keadaan hipersensitivitas yang konstan atau emosi yang tidak terkendali dapat merusak kesehatan janin dan ibu.

Penyebab stres pada ibu hamil

ibu hamil susah tidur malam apa solusinya

Jika ibu hamil menunjukkan tanda-tanda stres selama kehamilan,  penting bagi suami dan orang terdekatnya untuk menemukan penyebab stres pada ibu hamil.

Dengan menyelidiki penyebabnya,  pengobatan lebih mudah dilakukan. Nah, apa saja sih penyebab stres pada ibu hamil yang umum terjadi?

1. Cemas berlebihan tentang kehamilan

Kecemasan tentang kehamilan sering terjadi pada ibu hamil, terutama yang baru pertama kali menjalani masa kehamilan.

Hal ini ditandai dengan ketakutan tidak menjadi orang tua yang baik bagi anak, ketakutan akan keguguran, ketakutan tidak bisa merawat bayi, dan ketakutan berlebihan lainnya.

Ini adalah perasaan yang wajar selama kehamilan, tetapi hal ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Segera berkonsultasi dengan dokter jika hal ini terjadi.  

Baca juga: Kenali Kondisi Cemas Berlebihan dan Efeknya Pada Tubuh!

2. Tekanan ekonomi

Tekanan ekonomi dapat menyebabkan stres pada ibu hamil. Biaya melahirkan dan mengasuh anak yang tidak bisa dibilang murah bisa menjadi beban  bagi calon ibu.

Jika stres karena alasan tekanan ekonomi terjadi pada ibu hamil, suami dan orang-orang terdekat dianjurkan untuk sering mengajak ibu hamil berbicara dan mencoba memastikan bahwa semua akan baik-baik saja.

3. Tekanan dari orang-orang terdekat

Tanpa disadari, orang-orang yang dekat dengan ibu hamil, seperti teman, keluarga, dan tetangga, mungkin mengatakan atau melakukan hal-hal yang mengganggu ibu hamil.

Mungkin kata-kata dan tindakan ini tidak dimaksudkan untuk menyakiti hati ibu hamil, tetapi tetap dapat membuatnya tertekan. 

Beberapa di antaranya seperti komentar tentang bentuk tubuh ibu hamil, bentuk perut yang ‘tidak sempurna’, makanan yang dimakan, dan sebagainya. Ibu hamil membutuhkan dukungan dan afirmasi positif untuk menghindari kondisi stres karena hal ini.

4. Hormon

Perubahan hormon juga menjadi penyebab munculnya ciri-ciri stres pada ibu hamil. Perubahan hormon ini bisa membuat ibu hamil lebih sensitif, mudah tersinggung, frustrasi, dan lebih mudah menangis.

Tips atasi gejala stres pada ibu hamil

tips senam hamil

Memang wajar jika ibu hamil merasa stres, tapi hal ini perlu dikelola dengan baik. Nah, bagaimana cara mengatasi stress pada ibu hamil?

1. Fokus pada diri sendiri

Jika kamu adalah seorang ibu hamil, kamu sebaiknya mulai fokus pada diri dan kesehatanmu. Kamu bisa fokus pada makanan lezat atau hal-hal kecil seperti gerakan janin menendang perutmu.

Jika kamu fokus pada sesuatu yang menarik, kamu akan lebih mudah membangun hubungan dengan bayi yang belum lahir. Sensasi ini membantumu mengontrol stres dengan lebih baik selama kehamilan.

2. Ikut yoga atau senam prenatal

Coba ikut latihan senam prenatal untuk membantumu fokus pada kondisi mental dan fisikmu beserta kondisi kesehatan janin.

Yoga selama kehamilan adalah olahraga yang baik bagi ibu hamil untuk bisa tetap aktif dan dapat mengurangi rasa sakit saat persalinan. Biasanya, ada sesi meditasi di akhir kelas yoga untuk membantu menghilangkan stres.

3. Berusaha tetap tenang

Setiap ibu hamil memiliki cara unik untuk menenangkan pikiran mereka yang lelah. Pilihlah cara yang kamu sukai, seperti mendengarkan musik, berjalan-jalan santai, duduk di taman, atau sekedar berbicara dengan teman dekat.

4. Curhat dengan ibu hamil lain

Terkadang berbagi cerita dan pengalaman selama masa kehamilan dengan ibu hamil lain dapat membantu menghilangkan stres.

Di sini kamu diingatkan lagi untuk tidak merasa sendiri karena ternyata ada orang lain yang mengalami hal yang sama sepertimu.

5. Mencari dukungan keluarga

Faktor yang sangat membantu ibu hamil dalam mengelola stres adalah dukungan yang mereka terima dari keluarga, teman, dan orang-orang di sekitarnya.

Dukungan ini sangat diperlukan agar ibu tetap bahagia dan terhindar dari stres. Hindari pertengkaran kecil dengan orang-orang di sekitar agar tidak semakin membebani pikiranmu.

6. Konsultasi dengan ahli

Jika stres terjadi terus-menerus, cobalah untuk konsultasi dengan ahli agar kamu bisa tahu bagaimana cara mengatasi stres yang kamu alami, terutama jika stres yang kamu alami mulai mengganggu aktivitasmu sehari-hari. Tidak hanya pada dokter kandungan, kamu bisa konsultasi dengan psikiater atau psikolog.

Nah, itulah beberapa ciri-ciri stres pada ibu hamil yang perlu kamu ketahui dan bagaimana cara menanganinya. Yuk, share artikel ini kepada keluarga atau temanmu yang sedang dalam masa kehamilan!

Meski gerakannya mungkin terlihat mirip dengan yoga, senam pilates dan yoga adalah dua hal yang berbeda. Senam pilates sendiri merupakan versi yoga yang lebih modern. Manfaat dari senam ini diantaranya dapat membuat tubuh kamu kencang kembali. 

Nah, jika kamu tertarik mencoba senam ini, ada baiknya ketahui dulu seluk beluk senam pilates secara tuntas. Cari tahu juga manfaat dan gerakannya supaya impian body goals kamu tercapai. Penasaran bagaimana itu? Baca selengkapnya berikut ini!

Apa itu senam pilates?

Senam pilates adalah jenis senam yang melibatkan serangkaian gerakan lambat tapi terfokus disertai dengan pernapasan dalam.

Setiap gerakan dirancang untuk fokus pada penggunaan otot yang tepat untuk memastikan tubuh terus bergerak, meningkatkan koordinasi motorik, mengatur pola pernapasan, dan kesadaran tubuh.

Jenis senam ini pertama kali dikembangkan sekitar abad ke-20 oleh seorang atlet veteran Jerman bernama Josef Pilates sebagai bentuk latihan fisik yang berfokus pada pemulihan dan penguatan tubuh.

Prinsip senam ini adalah menyatukan pemahaman antara tubuh dan jiwa sehingga keduanya dapat bekerja sama untuk membantu kita tetap fit dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mencapai koordinasi antara pikiran dan tubuh ini, senam ini melibatkan teknik pernapasan teratur, latihan keseimbangan dan postur, konsentrasi, dan latihan untuk mengontrol gerakan dan kekuatan otot.

Baca juga: Yuk Coba Senam untuk Mengecilkan Perut dan Paha, Gampang Kok!

5 Manfaat senam pilates untuk wanita

sena mengecilkan perut dan paha

Seperti jenis olahraga lainnya, senam ini juga memiliki sejuta manfaat. Berikut beberapa manfaat senam pilates untuk wanita yang bisa kamu peroleh.

1. Memperbaiki bentuk dan postur tubuh

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, melakukan senam ini secara teratur dapat memperbaiki bentuk dan postur tubuh.

Ini karena senam pilates melatih otot inti tubuh, seperti punggung bawah, glutes, dan otot perut, untuk bekerja secara harmonis.

Selain itu, senam ini juga menyeimbangkan koordinasi tubuh untuk menjaga postur tubuh yang baik saat duduk atau berdiri.

2. Membuat tubuh menjadi lebih tegap

Senam pilates sangat dianjurkan jika kamu menghabiskan waktu duduk di tempat kerja. Terkadang, tubuh cenderung membungkuk saat duduk.

Dengan senam ini, otot inti tubuh menjadi lebih rileks dan kuat. Ini membantu tubuh menjadi lebih tegap.

3. Membuat otot tubuh lebih kencang

Otot punggung, otot perut, dan otot dasar panggul berperan dalam hampir setiap gerakan tubuh. Senam pilates mengencangkan dan meningkatkan kekuatan otot-otot ini, membuat tubuhmu menjadi lebih stabil dan kuat.

4. Menjaga berat badan ideal

Senam ini dapat membakar kalori. Hal ini berguna untuk menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan yang ideal.

Untuk efek yang maksimal, sebaiknya dibarengi dengan diet bergizi seimbang dan olahraga.

5. Meringankan nyeri punggung atau otot

Senam pilates dapat membantu dalam pengobatan nyeri punggung bawah kronis. Latihan ini memperkuat dan meningkatkan elastisitas otot, yang dapat mempercepat pemulihan nyeri otot dan meredakan nyeri punggung.

Untuk efek maksimal, terapi dengan senam ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. 

Baca juga: Manfaat Zumba untuk Kebugaran Tubuh!

Apa saja gerakan senam pilates?

Senam kegel untuk merapatkan miss v
People and active exercises concept. Beautiful European young woman with darkhair, dressed in sportswear, raises legs for stretching before aerobics, poses on fitness mat, isolated on grey wall

Nah, setelah tahu apa saja manfaat senam pilates untuk tubuh, kamu pasti penasaran tentang apa saja gerakan senam ini yang populer. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pilates 100

Gerakan ini menargetkan kekuatan bokong dan punggung atas. Cara melakukannya adalah:

  1. Mengambil posisi tidur dengan telapak tangan rata di lantai
  2. Angkat kakimu dari lantai dan tekuk lutut lalu dan dekatkan ke leher
  3. Di saat menekuk lutut, angkat kepala, leher, dan punggung dari lantai
  4. Rentangkan kaki pada sudut 60 derajat. Lakukan gerakan ini 5 kali, lalu istirahat.

2. Single leg circles

Gerakan ini menargetkan kekuatan bokong. Cara melakukannya adalah:

  1. Berbaring di lantai
  2. Naikkan satu kaki ke atas hingga membentuk sudut 90 derajat
  3. Lakukan gerakan ini bergantian antara kaki kanan dan kiri hingga 5 repetisi.

3. Mermaid

Mermaid merupakan salah satu gerakan dalam senam pilates yang dilakukan dengan memanjangkan dan membuka tubuh bagian samping. Caranya:

  • Duduklah di lantai dengan satu kaki ke depan dan satunya lagi ke belakang
  • Angkat tanganmu ke atas
  • Lengkungkan tubuh ke kiri dan ke kanan seperti sedang melakukan stretching.

4. Criss cross

Gerakan dalam senam pilates ini membantu menguatkan otot pada bagian pinggul, bahu, bokong, dan obliques. Caranya melakukan senam ini:

  1. Berbaring lalu angkat kepala hingga leher sedikit
  2. Letakkan kedua tangan di belakang kepala
  3. Di saat meletakkan kepala di belakang, angkat kedua kaki hingga membentuk sudut 45 derajat
  4. Gerakkan kaki berganti seperti sedang mengayuh sepeda
  5. Lakukan latihan ini selama 3 set dan ulangi 10 kali.

Nah, itu dia beberapa fakta, manfaat, dan gerakan yang umum dalam senam pilates. Kamu tertarik melakukan olahraga ini?

Your Cart

Belum ada Pesanan

Belum ada produk di keranjang

Order produk kami di halaman Shop

Lihat Shop