Cara meredakan nyeri haid secara alami

Nyeri menstruasi mungkin sudah menjadi hal yang umum dirasakan setiap bulannya. Nyeri menstruasi beragam rasanya mulai dari ringan hingga sangat berat sehingga harus menghentikan aktivitas sehari-hari.

Tidak hanya nyeri, sejumlah gejala pun dapat dirasakan saat wanita mengalami haid. Apakah haid bisa diredakan secara alami? Yuk ketahui cara meredakan nyeri haid agar tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari kamu.

Cara meredakan nyeri haid secara alami

Cara meredakan nyeri haid secara alami akan membantu meringankan nyeri haid namun tidak serta merta menghilangkanya.

Penting untuk mengingat bahwa setiap teknik atau cara ini tidak selalu berhasil, namun kamu dapat mencobanya terutama untuk kondisi nyeri yang ringan hingga sedang. Cara meredakan nyeri haid antara lain:

1. Perbanyak minum air

Minum air memang akan menyebabkan kembung dan membuat perut kurang nyaman, namun hal ini menjadi salah satu cara untuk meredakan sakit haid.

Minum air hangat dapat membantu meningkatkan aliran darah sehingga mengurangi kontraksi rahim.

2. Minum teh herbal

Teh herbal seperti teh chamomile, air jahe, dan adas mempunyai sifat anti inflamasi sehingga mengurangi kejang otot dan kontraksi pada rahim. Cara ini sangat ampuh membuat nyeri haid menjadi reda serta dapat mengurangi stres dan insomnia.

Cara Membuat Ramuan Kayu Manis untuk Memperlancar Haid, Wajib Coba!

3. Konsumsi makanan anti inflamasi

Konsumsi makanan anti inflamasi ternyata dapat mengurangi nyeri haid karena dapat mengendurkan raim dan meningkatkan aliran darah.

Makanan pereda nyeri haid seperti tomat, nanas, buah beri, jahe, kunyit, sayuran hijau, ikan berlemak hingga salmon dapat mengurangi peradangan dan meredakan nyeri haid dengan mudah.

4. Sediakan camilan

Sediakan camilan sehat rendah gula seperti pisang atau buah lain yang dapat meredakan nyeri. Coba roti atau kacang tawar dan hindari camilan mengandung garam atau gula tinggi yang dapat menyebabkan peradangan.

5. Minum kopi tanpa kafein

Jika kamu ingin minum kopi, maka pilihlah kopi tanpa kafein agar terhindar dari kram yang lebih menyakitkan. Kopi juga dapat diganti dengan camilan tinggi protein agar meningkatkan energi yang hilang saat datang bulan.

6. Konsumsi suplemen makanan

Suplemen dengan tinggi vitamin D dapat dengan mudah menyerap kalsium sehingga dapat mengurangi peradangan.

Selain itu, cobalah untuk mengonsumsi suplemen seperti vitamin E, omega-3, magnesium dan jenis nutrisi lain agar kram tidak terlalu menyakitkan.

Wajib Coba, Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid Ini!

7. Pakai bantal pemanas

Cobalah pakai bantal pemanas agar dapat membantu otot menjadi rileks dan dapat meredakan ketegangan. Mandi dengan air panas atau pakai bantal pemanas yang ditaruh di atas perut sampai nyeri mereda.

8. Olahraga ringan

Olahraga ringan selama haid bisa membantu meredakan nyeri karena hormon endorphin terlepas sehingga mengurangi stres, mengendurkan otot dan menjadikan kamu lebih bahagia.

Coba lakukan yoga selama 15 menit atau berjalan santai menikmati udara segar di luar rumah ya, ladies!

9. Mengurangi stres

Kram akan semakin parah jika kamu merasa stress, coba kurangi tingkat stress dengan melakukan teknik seperti meditasi, yoga atau atur napas sehingga stress dapat berkurang dan berdampak pada nyeri yang juga berkurang.

10. Mencoba pijat relaksasi

Pijatan lembut dapat mengurangi kram otot dan relaksasi sehingga penting untuk dicoba saat kamu merasa nyeri haid terasa parah.

Pijat juga baik untuk mengurangi nyeri menstruasi pada wanita dengan endometriosis. Cara memijat yang tepat untuk meringankan nyeri dapat dilakukan di area perut atau seluruh tubuh sehingga meredakan kram menstruasi.

Selain itu masih ada cara redakan nyeri seperti minum obat pereda nyeri yang dapat mengurangi nyeri haid seperti ibuprofen, mencoba pengobatan alternatif seperti metode akupuntur hingga memulai kontrasepsi hormonal untuk mengontrol kelahiran dan meredakan nyeri haid.

Nyeri haid dapat diredakan dengan cara-cara alami dan aman seperti diatas ya, ladies. Namun apa yang harus dilakukan jika nyeri haid terasa semakin parah padahal kamu sudah mencoba berbagai metode di atas?

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan PMS dan Haid!

Penyebab nyeri haid

gejala nyeri haid

Lebih dari separuh wanita ternyata dapat mengalami nyeri haid yang biasa disebut dengan dismenore.

Nyeri ini bisa terasa 1-2 hari selama siklus setiap bulannya. Terdapat gejala lain yang biasanya menyertai di saat wanita mengalami menstruasi seperti sakit kepala, punggung dan perut yang sakit hingga rasa tidak nyaman.

Cara meredakan nyeri haid bisa diatasi dengan mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Setiap wanita mengalami gejala haid yang berbeda-beda.

Ada yang biasa saja, namun ada juga yang setiap bulan mengalami gejala haid yang parah. Penyebab dari nyeri haid yang parah antara lain:

1. PMS atau sindrom pre menstruasi

PMS mempengaruhi 90% wanita yang sedang mengalami haid. PMS dapat terasa beberapa hari menjelang haid dan akan berlanjut 1-2 hari selama masa siklus.

Selain nyeri perut, PMS juga dapat menyebabkan kram, kelelahan dan suasana hati yang tidak menentu.

2. PMDD atau gangguan dysphoric pre menstruasi

Bentuk gangguan PMS ini lebih parah dari PMS biasa dan menyerang 5% wanita saat mengalami menstruasi.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan wanita mengalami PMDD seperti tingkat stress, depresi dan riwayat keluarga. Gejalanya mirip dengan PMS biasa namun terasa lebih menyakitkan dan intens.

3. Penyakit tertentu

Nyeri haid yang parah juga dapat disebabkan beberapa penyakit tertentu seperti:

  • Fibroid atau jaringan lunak yang tumbuh di rahim.
  • Kista ovarium atau kantung cairan yang terbentuk di dalam tubuh dan berkembang di ovarium.
  • Pip atau penyakit radang panggul yaitu ketika rahim dan ovarium mengalami infeksi.
  • Endometriosis yaitu lapisan rahim yang tumbuh di luar rahim.
  • Adenomyosis yaitu kondisi saat endometriosis dapat dikelola, namun menyebabkan kram yang parah.

Jika sudah dilakukan pemeriksaan dan nyeri haid yang dirasakan adalah nyeri haid biasa, maka kamu bisa melakukan beberapa perawatan di rumah. 

Kapan harus ke dokter?

kapan harus ke dokter
kapan harus ke dokter

Cara meredakan nyeri haid diatas sangat berguna untuk nyeri haid yang ringan hingga sedang. Banyak wanita yang berhasil meredakan nyeri haid atau bahkan nyeri dapat hilang dengan sendirinya. Namun kamu sebaiknya segera menemui dokter apabila terasa gejala seperti:

  • Rasa sakit atau nyeri yang konsisten dan mengganggu aktivitas sehari-hari
  • Rasa sakit yang memburuk dan semakin berat dari waktu ke waktu
  • Pendarahan menstruasi yang tidak biasa, terlalu sedikit atau terlalu banyak
  • Sudah berusia lebih dari 25 tahun

Jika kamu merasakan nyeri haid yang parah, segera temui dokter agar bisa mendapatkan diagnosis dan menerima perawatan yang sesuai ya, ladies!

Share artikel ini
Reference