Setiap skincare mempunyai bahan aktifnya tersendiri sehingga penggunaanya pun berbeda antara satu produk dengan produk lain. Bahan aktif dalam skincare umumnya akan mengacu pada tujuan skincare tersebut, apakah memperbaiki atau mempertahankan kesehatan kulit. 

Begitu juga dengan retinol, bahan aktif vitamin A ini kerap digunakan dalam produk skincare untuk berbagai keperluan. Aturan penggunaanya juga perlu dipahami agar tidak meninggalkan efek samping khusus disamping fungsi retinol untuk wajah yang sudah banyak dibuktikan keampuhannya. Simak selengkapnya dalam ulasan kali ini, yuk!

Apa itu retinol?

Melansir dari laman Harvard Medical School, retinol adalah zat retinoid yang dibuat dari vitamin A. Pada tahun 1970an, zat ini banyak digunakan sebagai obat jerawat namun seiring perkembangan zaman, zat ini juga diketahui dapat mencegah penuaan dini.

Produk anti aging ini disebut mempunyai kemampuan dalam merangsang produksi kolagen dalam kulit, membuat tekstur kulit lebih halus dan mempercepat pembaharuan sel kulit yang mati. 

Fungsi retinol untuk wajah cukup banyak dan retinol dibagi dalam beberapa tingkat kekuatan. Beberapa produk yang bebas dibeli umumnya mengandung retinyl palmitate, retinaldehyde, retinol, atau adapalene. Kandungan adapalene memang kerap ditemukan dalam produk yang dapat mengobati jerawat

Retinol yang mempunyai efek lebih kuat seperti tazarotene dan tretinoin memerlukan resep khusus karena memiliki pengaruh kuat di kulit. Efek yang cepat terjadi pada kulit juga berisiko memicu iritasi sehingga penggunaanya harus hati-hati.

Rata-rata perkembangan kulit setelah memakai retinol yaitu sekitar 3 bulan pemakaian dan semua hasilnya menunjukkan pemakaian dalam jangka panjang sesuai aturan. 

Menilik dari bahan dan kandungan dalam retinol, apa saja fungsi retinol untuk wajah?

Apa fungsi retinol untuk wajah

Sebagai turunan vitamin A, retinol memang menjadi skincare favorit yang diminati banyak penggiat kecantikan. Fungsi retinol untuk wajah antara lain:

1. Mencegah penuaan dini

Retinol diketahui dapat memelihara fungsi lapisan kulit terluar (epidermis) sebagai pelindung tubuh. Menjaga lapisan kulit tetap terhidrasi dan meningkatkan produksi kolagen.

Tidak heran jika retinol banyak digunakan sebagai pencegahan gejala penuaan dini seperti garis garis dan kerutan pada wajah. Tretinoin yang umum digunakan sebagai skincare retinol dapat merangsang aliran darah sehingga kulit menjadi lebih sehat.

Baca juga: Penuaan Dini Bisa Terjadi Sebelum Usia 35, Begini 9 Cara Atasinya!

2. Mengobati masalah jerawat

jenis jerawat

Jerawat dengan kondisi ringan hingga sedang sering diresepkan retinol sebagai salah satu obatnya. Retinol dapat membuka pori-pori kulit sehingga obat dapat menyerap dengan baik.

Fungsinya dalam mengobati jerawat adala meredakan peradangan kulit dan mengurangi produksi sebum. Jerawat yang muncul akan mereda dan tidak timbul jerawat baru lagi karena masalah telah diatasi.

3. Mengendalikan gejala psoriasis

Retinoid dengan jenis tazarotene mempunyai manfaat bagi penderita psoriasis (peradangan kulit penyebab kulit bersisik, tebal dan gatal). Dokter biasanya akan memberikan resep dan menganjurkan setetes kecil retinol sebelum tidur. Bahan ini secara aktif dapat memperbaiki dan mengatasi gejala psoriasis.

Dimana zat ini membantu mengendalikan gejala yang terjadi dengan cara mengatasi pertumbuhan kulit yang lambat, memperbaiki kulit bersisik dan menebal, meredakan bengkak dan kemerahan pada kulit, hingga mengatasi psoriasis yang terjadi pada kuku. 

4. Menghilangkan milia

Fungsi retinol untuk wajah juga bisa untuk menghilangkan milia. Benjolan kecil yang tumbuh di dahi, hidung dan kelopak mata disebut dengan milia.

Benjolan ini termasuk sulit dihilangkan dan serum retinol dengan jenis tretinoin dapat mengikis milia, mencegah pertumbuhan milia baru hingga meratakan kembali tekstur kulit.

5. Memperbaiki tekstur kulit

Kandungan dalam retinoid dapat masuk ke bawah lapisan epidermis sehingga memberikan efek pengelupasan dan proses regenerasi kulit. Lapisan baru yang terbentuk akan lebih lembut dan lebih baik dari sebelumnya.

6. Memudarkan bintik hitam

Bintik hitam merupakan efek buruk dari sinar matahari. Retinol dapat memudarkan bintik hitam dan memperbaiki kerusakan akibat efek buruk sinar matahari. Retnol juga dapat mengatasi hiperpigmentasi kulit sehingga warna kulit akan jauh lebih merata.

7. Meningkatkan elastisitas kulit

Rangsangan retinol dalam produksi kolagen kulit wajah aan meningkatkan ketebalan epidermis sehingga kulit lebih kenyal, elastis dan jauh dari kulit kering.

Dengan fungsi retinol untuk wajah yang begitu banyak, bagaimana cara aman memakai skincare dengan kandungan retinol?

Bagaimana cara memakai retinol yang aman?

Manfaat retinol untuk wajah

Fungsi retinol untuk wajah akan lebih maksimal jika digunakan dengan tepat. Tips dalam menggunakan retinol agar aman, yaitu:

1. Gunakan pada kulit kering

Penggunaan retinol untuk kulit saat lembab akan membuat kulit cepat mengering sehingga sebaiknya menggunakan saat kulit benar-benar kering.

Berikan jeda pemakaian jika kamu ingin menggunakan pelembab sebelum retnol sehingga kandungannya akan mudah terserap pada kulit.

2. Gunakan retinol secukupnya

Banyak orang yang mengetahui manfaat retinol sehingga terkadang menggunakan produk ini terlalu banyak, sering dan konsentrasi tinggi.

Sebaiknya gunakan retinol dengan konsentrasi rendah khususnya bagi pemilik kulit sensitif. Konsentrasi dapat ditingkatkan secara perlahan seiring berjalannya waktu.

3. Gunakan pada malam hari

Produk retinol umumnya menggunakan botol warna gelap karena zat photolabile dapat rusak jika terkena cahaya terang atau sinar matahari. Dianjurkan menggunakan pada malam hari agar fungsi retinol untuk wajah dapat maksimal. 

4. Hentikan penggunaan retinol selama hamil

Retinol sebaiknya dihentikan penggunaanya selama masa kehamilan karena dalam dosis besar meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi. 

5. Kandungan yang tidak boleh dipakai bersamaan dengan retinol

Retinol tidak boleh dipakai bersamaan dengan produk yang mengandung benzoil peroksida atau produk eksfoliasi seperti kandungan dalam produk eksfoliasi yaitu Alpha-Hydroxy Acid (AHA) dan Beta-Hydroxy Acid (BHA).

Campuran dari bahan tersebut dapat membuat kulit iritasi, mengelupas dan kering. Gunakan bahan-bahan tersebut dalam waktu yang berbeda.

Efek samping memakai retinol

Cara melembabkan kulit kering

Fungsi retinol untuk wajah akan terasa jika digunakan sesuai dengan aturan. Banyak orang yang menggunakannya tanpa resep dan aturan sehingga memicu efek samping. Berikut efek samping yang kerap dirasakan saat menggunakan retinol tanpa aturan:

  • Kulit iritasi dan kering
  • Terdapat perubahan warna kulit
  • Kulit sensitif terpapar sinar matahari
  • Kulit bengkak, melepuh, merah dan keras

Retinol disarankan dipakai pada malam hari sehingga dapat menghindari sinar matahari saat penggunaan krim. Namun jika terpaksa, gunakan tabir surya atau pelembab minimal SPF 30 atau lebih tinggi untuk mencegah kerusakan kulit. 

Pada ibu hamil juga tidak disarankan karena turunan vitamin A berisiko mengganggu perkembangan janin, memicu kelainan tulang belakang pada bayi baru lahir. Penggunaan retinol dapat dikonsultasikan dengan dokter agar tidak menimbulkan efek samping bagi kulit.

Dengan manfaat retinol yang besar ini, apakah retinol lebih baik dari vitamin C?

Baca juga: Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil! Bye Masalah Kulit!

Retinol vs vitamin C, bisa dipakai bersama? 

Retinol dan vitamin C memang sama-sama baik untuk perawatan kulit dan kedua bahan ini memang umum digunakan dan popular sebagai bahan aktif produk kecantikan.

Meskipun sama-sama bermanfaat, penggunaan keduanya juga perlu diperhatikan agar maksimal diserap oleh kulit. Retinol dikenal sebagai bahan ampuh dalam perawatan kulit.

Namun disisi lain juga terdapat reaksi yang berbeda karena cara kerja retinol yang tidak pasti sedangkan pada vitamin C dapat memerangi berbagai masalah kulit yang hampir sama dengan retinol.

Cara terbaik untuk memperoleh manfaat keduanya adka menggunanakn vitamin C pada pagi hari agar melindungi kulit dari kerusakan akibat sel radikal bebas dan retinol pada malam hari. Dengan begitu fungsi retinol untuk wajah dan vitamin C akan sama sebagai produk kecantikan jika digunakan dengan tepat.

Keduanya tidak dapat digunakan bersamaan secara berlapis agar setiap bahan dapat berfungsi maksimal dengan manfaatnya masing-masing.

Share artikel ini
Reference