Cara Menghilangkan Bau Badan Secara Alami

Bau badan biasanya muncul saat seseorang banyak berkeringat. Namun, pemicu sebenarnya bukanlah keringat, melainkan bakteri pada kulit. Ketika tubuh banyak berkeringat, bakteri cenderung tumbuh di kulit, memecah protein yang terkandung dalam keringat menjadi asam dan membuat bau badan menjadi tidak sedap.

Nah, agar tahu cara menghilangkan bau badan secara alami, yuk simak penjelasan berikut ini!

Apa itu bau badan?

Dalam dunia media, bau badan disebut juga hiperhidrosis. Kondisi ini sering muncul saat tubuh berkeringat. Nah, ternyata penyebab bau badan sendiri sebenarnya bukanlah keringat, tetapi bakteri. Keringat manusia pada dasarnya tidak berbau. Bau badan terjadi ketika bakteri dalam tubuh bertemu dengan keringat dan mengubahnya menjadi asam.

Bakteri penyebab bau badan adalah bakteri anaerob. Bakteri ini dapat tumbuh melalui keringat. Nah, bau badan disebabkan oleh pemecahan protein keratin oleh bakteri di permukaan kulit.

Penyebab bau badan

Bukan hanya bakteri, ternyata ada beberapa faktor penyebab bau badan yang lain, lho! Yuk, simak di sini!

1. Obesitas

Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas biasanya cenderung memiliki bau badan. Hal ini karena orang dengan obesitas memiliki banyak pori-pori yang tersembunyi dalam lipatan tubuhnya. Area tersebut biasanya hangat, beruap, dan gelap, sehingga bakteri penyebab bau badan bisa berkembang dengan pesat di sana. Akibatnya, bau tidak sedap pun muncul.

2. Infeksi

Kulit yang terinfeksi juga bisa menyebabkan bau badan. Bakteri yang ditemukan pada kulit yang terinfeksi dapat menghasilkan keringat dan urea. Keringat ini akhirnya menimbulkan bau yang tidak sedap. Oleh karena itu, jika ada bagian kulit yang terinfeksi, harus segera diobati untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.

3. Makanan yang dikonsumsi

Nutrisi yang terkandung dalam makanan tentunya baik untuk kesehatan. Namun, makanan tertentu juga mengandung zat yang bisa menyebabkan bau badan. Beberapa makanan seperti bawang merah, bawang putih, dan kari adalah sumber bau badan yang paling sering ditemukan karena rempah-rempah ini mengandung senyawa allicin.

Sementara brokoli, kol, kubis Brussel, dan sayuran lain yang termasuk dalam famili Brassicaceae juga bisa membuat keringat yang dihasilkan tubuh menjadi bau. Ini karena kandungan belerang dan sulfidanya.

4. Penyakit tertentu

Terkadang munculnya keringat berlebih juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit tertentu, salah satunya seperti diabetes. Pengidap diabetes kronis kesulitan mengontrol kadar gula dalam darah. Jadi, untuk mengganti glukosa, tubuh memanfaatkan lemak sebagai bahan bakar pengganti.

Nah, proses ini akan menghasilkan senyawa bersifat asam dalam jumlah yang cukup banyak. Selain diabetes, penyakit lainnya yang juga bisa menyebabkan bau badan, seperti gagal ginjal, kadar gula darah rendah, liver, dan disfungsi metabolisme.

5. Konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa obat tertentu memiliki efek samping, seperti membuat tubuh memproduksi keringat dalam jumlah berlebihan saat tertelan. Obat-obatan yang menyebabkan bau badan antara lain antipsikotik dan antidepresan. Penggunaan aspirin dan asetaminofen yang berlebihan juga dapat menyebabkan keringat berlebih.

6. Gangguan Metabolisme

Selain karena sakit, masalah bau badan juga bisa disebabkan oleh trimethylaminuria, yakni gangguan metabolisme di mana tubuh tidak dapat memecah hormon trimetilamina yang ditemukan dalam makanan tertentu. Hormon yang tidak tercerna ini dikeluarkan melalui keringat, urin, dan nafas.

Tips mengatasi bau badan yang ampuh

Bau badan kerap membuat kita tidak percaya diri. Oleh karena itu, kamu harus tahu cara merawat badan agar tidak bau. Yuk, ikuti tips mengatasi bau badan berikut ini!

1. Mandi teratur

Mandi teratur 1-2 kali setiap hari adalah cara paling sederhana untuk menghilangkan bau badan. Saat mandi, pastikan area yang berkeringat dicuci hingga bersih.

2. Pakai sabun antibakteri

Untuk menghilangkan bau badan, kamu bisa menggunakan sabun antibakteri saat mandi. Sabun ini dapat mengurangi jumlah bakteri penyebab bau badan, sehingga bau badan pun akan berkurang. Namun, sabun ini mungkin tidak cocok untuk orang dengan kulit sensitif. Jadi, lakukan tes sederhana dulu di sedikit area kulitmu sebelum memutuskan untuk mengaplikasikan sabun antibakteri ke seluruh tubuhmu.

3. Keringkan badan dengan benar

Setelah mandi, selalu ingat untuk mengeringkan tubuh, terutama bagian tubuh yang banyak berkeringat seperti ketiak. Caranya usap lembut bagian tubuh dengan handuk hingga kering, sehingga bakteri penyebab bau badan sulit berkembang biak.

4. Kenakan pakaian yang bersih

Pastikan kamu memakai pakaian yang bersih. Untuk mengurangi keringat berlebih, kenakan pakaian yang dapat menyerap keringat, khususnya bahan katun. Pakaian yang terbuat dari bahan tersebut tidak memberikan rasa hangat pada tubuh sehingga kamu tidak gampang berkeringat.

5. Perhatikan asupan makanan

Beberapa jenis makanan dapat membuatmu lebih berkeringat dan memicu munculnya bau badan. Makan tersebut termasuk makanan yang pedas dan berlemak, serta makanan yang mengandung komponen aroma yang kuat seperti bawang. Membatasi asupan jenis makanan tersebut dapat mengurangi bau badan.

6. Lakukan teknik relaksasi

Rutinitas relaksasi seperti yoga dan meditasi dapat membantu mengendalikan stres yang merangsang keringat berlebih dan menyebabkan bau badan.

7. Gunakan deodoran

Bau badan umumnya dikaitkan dengan bau ketiak. Ini karena ketiak adalah bagian yang berkeringat. Produk yang mengandung deodoran, antiperspirant, atau kombinasi keduanya dapat digunakan untuk memerangi bau ketiak. Selain itu, kamu juga disarankan mencukur bulu ketiak secara teratur. Dengan rutin melakukan keduanya, kamu dapat terhindar dari bau ketiak.

Cara menghilangkan bau badan secara alami

Selain menerapkan tips di atas, kamu juga bisa mencoba menghilangkan bau badan dengan bahan-bahan alami berikut ini:

Baking soda

Taburkan baking soda pada ketiak dan bilas dengan air setelah 10 menit. Baking soda dapat menetralkan asam dan basa serta mengurangi bau badan. Selain itu, bahan alami ini tidak meninggalkan noda pada pakaian.

Cuka apel

Cuka apel dipercaya mampu membunuh bakteri penyebab bau badan. Campurkan cuka apel dan air, lalu oleskan ke area tubuh yang rentan terhadap bau badan. Meskipun efektif melawan bau badan, perlu diketahui bahwa cuka apel bersifat asam dan dapat mengiritasi kulit. Jadi, hati-hati ya, jangan sampai memakainya secara berlebihan.

Tea tree oil

Tea tree oil memiliki sifat antibakteri yang dapat mengurangi jumlah bakteri penyebab bau badan pada kulit. Kamu bisa mengoleskan minyak ini ke ketiakmu sebagai deodoran alami.

Daun sirih

Karena sifat antibakterinya, daun sirih dapat berperan sebagai deodoran alami. Untuk mendapatkan manfaat daun sirih, kamu bisa mengkonsumsi daun sirih rebusan daun sirih atau membasuh kulit dengan air daun sirih saat mandi.

Nah, kamu bisa mencoba berbagai perawatan cara menghilangkan bau badan secara alami yang sudah dijelaskan di atas untuk mengatasi keluhan bau badan. Namun, jika bau badan tetap ada, periksalah ke dokter untuk penanganan yang tepat.

Share artikel ini
Reference