Manfaat Cuka Apel untuk Diet
Hidup Sehat

Mengonsumsi Cuka Apel Bisa untuk Diet, Mitos atau Fakta?

Putri Aprillia | Desember 24, 2021
Share

Apakah kamu pernah mendengar bahwa cuka apel dapat bermanfaat untuk diet? Mengonsumsi cuka apel dipercaya dapat membantu kamu menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, apakah hal tersebut fakta atau hanya mitos belaka?

Di artikel ini, kamu akan mempelajari fakta tentang cuka apel, manfaat, serta cara mengonsumsinya. Dengan begitu, kamu bisa memanfaatkan cuka apel secara maksimal untuk menurunkan berat badan.

Cuka apel untuk diet, mitos atau fakta?

Cuka apel adalah hasil fermentasi jus apel yang diperas. Proses ini mirip seperti yang dilakukan untuk pembuatan alkohol. Lalu, apakah cuka apel dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan? Berdasarkan penelitian, mengonsumsi cuka apel dalam jangka panjang dapat membantu untuk menurunkan berat badan lebih cepat dan mudah.

Dalam penelitian tersebut, orang dewasa gemuk yang mengonsumsi 1 sendok teh (15ml) cuka apel mengalami penurunan berat badan hingga 1.2 kg dalam 12 minggu. Sementara, jika mengonsumsi 2 sendok teh (30ml) cuka apel, dapat mengalami penurunan berat badan hingga 1.7 kg dalam 12 minggu.

Manfaat cuka apel untuk diet

Setelah mengetahui fakta mengenai cuka apel, kira-kira apa saja sih manfaat cuka apel sehingga berguna untuk diet? Nah, untuk lebih jelasnya, yuk kita bahas lebih detail manfaat cuka apel untuk diet di bawah ini!

1. Menurunkan kadar gula darah

Penelitian menunjukkan bahwa cuka apel dapat memicu peningkatan sensitivitas insulin sekitar 19-34%. Nah, jika sensitivitas insulin meningkat, maka gula yang berasal dari makanan karbohidrat tinggi dapat diserap dengan baik oleh tubuh dan kadar gula darah dalam keadaan seimbang.

Penelitian lain menunjukkan bahwa setelah partisipan makan roti putih, cuka apel dapat membantu untuk menurunkan kadar gula darah sebanyak 34%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa cuka apel dapat membantu menekan rasa ingin memakan makanan manis, sehingga dapat mencegah terjadinya diabetes tipe 2.

2. Menurunkan kadar lemak perut

Hasil sebuah penelitian yang dilakukan pada 175 orang gemuk menunjukkan bahwa partisipan yang mengkonsumsi 1 sendok makan cuka apel setiap hari kehilangan rata-rata 1,2 kg. Sementara itu, partisipan yang mengkonsumsi 2 sendok makan cuka apel setiap hari kehilangan rata-rata 1,7 kg dari berat badannya.

Kedua kelompok tersebut pun mengalami penurunan lemak visceral, yaitu lemak berbahaya yang dapat menyebabkan perut kembung serta sering dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis yang disebabkan oleh obesitas.

3. Melancarkan Pencernaan

Kalau kamu kerap mengalami masalah pencernaan, misalnya sembelit, mengonsumsi cuka apel mungkin bisa membantu karena bahan ini bisa jadi solusi yang tepat. Menurut para ahli, cuka apel merupakan diuretik alami yang dapat mencegah dan mengatasi perut kembung dan sembelit. Cuka apel dapat membuat perutmu menjadi lebih nyaman, lebih sehat, dan lebih ramping. Inilah mengapa cuka apel untuk diet menjadi cara yang efektif.

Meskipun demikian, meminum cuka apel tidak menjadi satu-satunya cara yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan berat badan. Agar mendapat hasil yang lebih baik, kamu tetap harus mengurangi asupan kalori dan rajin olahraga.

4. Meningkatkan metabolisme

Menurut study, cuka apel ternyata mampu meningkatkan enzim AMPK (AMP-activated protein kinase). Enzim tersebut merupakan enzim pada setiap sel yang mempengaruhi proses pengolahan energi. Jadi, saat AMPK aktif, ia akan membakar lemak untuk dijadikan sumber energi. Nah, dengan mengonsumsi cuka apel, kamu bisa meningkatkan kerja enzim AMPK dan proses pembakaran lemak menjadi energi lebih cepat.

Cara mengkonsumsi cuka apel

Mengkonsumsi cuka apel tidak mudah bagi sebagian orang. Bukan hanya rasanya yang tidak begitu enak ketika diminum langsung, baunya pun mungkin kurang nyaman di penciumanmu. Oleh karena itu, kamu bisa coba mengkonsumsi cuka apel dengan cara lain, yaitu:

  • Mencampurkan cuka apel dengan air untuk mencegah penumpukan asam lambung. Campurkan 1 sendok makan cuka sari apel dengan 1 gelas air dan minum sebelum makan.
  • Mencampurkan salad dengan cuka apel. Tambahkan 2 sendok makan cuka apel ke saus salad. Dengan memakan buah atau sayur yang dicampur dengan cuka apel, kamu dapat menurunkan kadar gula darah sehingga mendorong keberhasilan penurunan berat badan.
  • Mencampur dengan madu. Cara penyajiannya dapat dengan mencampurkan 2 sendok makan cuka dan madu ke dalam segelas air hangat. Minumlah campuran ini secara teratur setiap pagi dan sore agar kamu mendapatkan hasil yang maksimal.

Efek samping konsumsi cuka apel untuk diet

Meskipun cuka apel untuk diet terbilang efektif dan sudah terbukti secara ilmiah, namun kamu tidak bisa mengkonsumsinya secara berlebihan ya! Hal ini dikarenakan ada beberapa efek samping yang dapat terjadi pada tubuhmu jika mengkonsumsi cuka apel secara berlebihan. Apa saja sih efek samping tersebut?

1. Memperlambat proses pengosongan perut

Cuka apel dapat mencegah lonjakan gula darah dengan memperlambat laju makanan meninggalkan lambung dan memasuki saluran pencernaan. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, cuka apel justru berbahaya karena dapat memperlambat penyerapan makanan dari saluran pencernaan ke dalam aliran darah. Hal ini menyebabkan makanan tetap berada di perut dalam durasi yang lebih lama yang membuat perut tidak kosong secepat biasanya.

2. Gangguan pencernaan

Karena tingkat keasaman yang cukup tinggi, cuka apel dapat memperburuk sakit maag atau menyebabkan seseorang menjadi mual. Cuka apel juga dapat menyebabkan tenggorokan membengkak karena asam. Namun, efek samping ini mungkin jarang terjadi. Meskipun demikian, orang dengan gangguan pencernaan atau orang yang sering kesulitan menelan tidak disarankan untuk mengkonsumsi cuka apel untuk diet.

3. Kerusakan gigi

Berbagai studi menunjukkan bahwa makanan dan minuman dapat merusak email gigi. Jika terus terkikis, email gigi akan mengalami kerusakan lebih lanjut yang membuat gigi berlubang, apalagi jika cuka apel dikonsumsi secara langsung.

Bukan hanya itu, mengonsumsi cuka apel dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yang lama dapat membuat gigi menjadi sensitif dan kuning.

4. Menurunkan jumlah kalium dan mineral tulang

Mengkonsumsi terlalu banyak cuka apel untuk diet ternyata berbahaya karena dapat menurunkan kadar kalium dalam tubuh, lho! Ketika cuka apel dicerna, tubuh harus melepaskan lebih banyak potasium. Nah, kadar kalium rendah dapat menyebabkan sembelit, kerusakan otot, kelelahan, hingga detak jantung tidak teratur.

Jadi jika kamu ingin mengkonsumsi cuka apel untuk diet, jangan lupa konsultasi ke dokter terlebih dahulu ya!

Reference
Share