tata cara bayar zakat

Setiap bulan Ramadhan, puasa dan salat memang menjadi ibadah yang terus dilakukan oleh umat muslim, namun jangan lupa bahwa zakat juga menjadi salah satu kewajiban yang perlu ditunaikan.

Zakat fitrah adalah ibadah zakat yang ditunaikan pada bulan Ramadan dengan tujuan menyucikan diri serta bersedekah sebagai bentuk kepedulian.

Ada hukum, ketentuan dan cara bayar zakat fitrah yang perlu kamu ketahui agar tahu berapa zakat yang dikeluarkan untuk setiap orang. Simak ulasan lengkapnya di sini yuk!

Hukum membayar zakat fitrah

hukum bayar zakat

Melalui situs badan amil zakat nasional, zakat yang dilakukan pada bulan Ramadan ini juga dapat disebut dengan zakat al-fitr.

Zakat ini wajiba dilakukan baik laki-laki atau perempuan bulan dan dilakukan pada bulan Ramadan.

Hukum membayar zakat ini adalah wajib yang dapat diperjelas dengan firman Allah SWT berikut ini:

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk,” (QS. Al-Baqarah: 42-43).

Selain itu juga ada dalam hadits sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang berbunyi:

“Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan zakat fitrah (pada bulan Ramadhan kepada setiap manusia),” (HR. Bukhari – Muslim).

Tentunya dengan adanya hukum wajib membayar zakat bagi seorang muslim, jika tidak ditunaikan makan akan ada azab atau sanksi yang menjadi akibatnya.

Adapun Ketika zakat fitrah ini terlupakan, maka ada kewajiban untuk tetap melunasinya meskipun waktunya Sudah terlambat.

Waktu untuk membayara zakat diutamakan apda hari terakhir hari Ramadan dan sunah Ketika dibayarkan menjelang subuh saat solat idul fitrri akan dilaksanakan.

Zakat yang dikeluarkan setelah solat idul fitri selesai akan diangaga sebagai sedekah biasa dan bukan sebagai zakat fitrah. Jadi berhati-hati dan segera tunaikan zakat fitrah sebelum lebaran ya!

5 Resep Minuman untuk Lebaran yang Menyegarkan, Cobain!

Ketentuan bayaran zakat fitrah

Dalam membayar zakat, ada ketentuan yang perlu diketahui. Zakat fitrah juga wajib dibayarkan untuk diri sendiri dan orang-orang yang menjadi tanggungannya seperti dalam keluarga, misalnya suami, istri, anak dan sebagainya.

Kelompok orang yang wajib untuk membayar zakat fitrah yaitu:

  • Laki-laki
  • Perempuan
  • Orang dewasa
  • Orang tua
  • Anak-anak
  • Orang yang merdeka dan bukan budak

Ketentuan dalam membayar zakat itu sendiri yaitu wajib memberikan dalam bentuk makanan pokok seperti besar dengan berat 2,5 kg atau 3,5 liter setiap orang.

Jika ingin diberikan dalam bentuk uang maka disamakan dengan harga beras sebesar 2,5kg.

Makanan pokok yang diberikan untuk dizakatkan mempunyai kualitas yang bagus dan sama seperti makanan yang dimakan setiap hari.

Cara membayar zakat fitrah

tata cara bayar zakat yang benar

Mengutip dari laman dompet dhuafa, ada ketentuan islam dalam cara membayar zakat fitrah yang dapat kamu ikuti, yaitu:

1. Membayar zakat dengan makanan sehari-hari

Memberikan beras atau makanan pokok sehari-hari sebesar 2,5kg dan berikan dengan kualitas terbaik seperti beras yang dikonsumsi sehari-hari.

Jika ingin berzakat dengan uang tunai, maka uang harus setara dengan harga beras 2,5 kg.

2. Menentukan jumlah tanggungan zakat

Hukumnya wajib membayar zakat untuk diri sendiri dan tanggungan yang ada di dalam keluarga seperti istri, anak-anak dan orang tua jika ingin dibayarkan zakatnya.

3. Menemukan badan zakat atau amil yang terpercaya

Ada banyak Lembaga yang menerima pembayaran zakat. Zakat bisa dilakukan di tempat terdekat seperti masjid atau situs zakat terpercaya untuk mengurus zakat yang disalurkan.

5 Inspirasi Outfit Lebaran Untuk Keluarga, Biar Tambah Kompak!

4. Melakukan niat zakat

Jangan lupa untuk membaca niat zakat. Niat zakat berbeda-beda sesuai dengan tujuannya seperti terbagi dalam beberapa niat berikut ini:

  • Niat untuk diri sendiri: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardu karena Allah Taala.”
  • Niat zakat untuk diri sendiri dan keluarga: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardu karena Allah Taala.”
  • Niat zakat utnuk anak perempuan: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……(sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.”
  • Niat zakat untuk anak laki-laki: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……(sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.”
  • Niat zakat untuk yang diwakilkan: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Taala.”
  • Niat zakat untuk istri: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardu karena Allah Ta’ala.”

5. Memperhatikan batasan waktu membayar zakat

Zakat fitrah dapat mulai digunakan selama bulan Ramadan hingga menjelang akhir Ramadan.

Batas akhirnya adalah pagi hari sebelum idul fitri dan dibayarkan di masjid terdekat dengan menyerahkan uang tunai atau beras sesuai ketentuan.

6. Berdoa setelah membayar zakat

Selanjutnya setelah zakat dibayarkan, segera berdoa kepada allah dengan doa berikut:

Rabbanaa taqabbal minna innaka antas samii’ul ‘aliim(u). Artinya: “Ya Allah terimalah (amal ibadah) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

7. Iklas dalam membayar zakat

Membayar zakat fitrah merupakan kewajiban seorang muslim yang memerlukan keikhlasan dalam menjalankannya.

Jangan pernah mengungkit dan membicarakan kembali jumlah zakat yang dibayarkan serta ikhlas terhadap zakat yang telah ditunaikan.

Sudah tau kan cara bayar zakat fitrah, hukum dan keutamaanya? Yuk segera bayar dan jangan tunda hingga Ramadan usai ya!


Penulis: Nur Azizah

Share artikel ini
Reference