manfaat kulit pisang

Pisang merupakan buah yang banyak digemari, termasuk di Indonesia. Banyak orang mengolahnya menjadi pisang goreng, kolak, dan berbagai jenis makanan lainnya. Selain rasanya lezat, pisang mengandung banyak serat yang baik untuk kesehatan.

Saat makan pisang, kebanyakan orang akan membuang kulitnya. Namun, selain buahnya, sebenarnya kulit pisang juga memiliki manfaat. Ingin tahu apa saja manfaat kulit pisang? Yuk simak artikel berikut hingga selesai, ya!

Mengenal apa itu pisang dan manfaatnya

Pisang adalah buah yang memiliki rasa manis dan tekstur yang lembut. Buah ini cukup populer di seluruh dunia. Kulitnya tebal dan berserat. Pisang menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan.

Berdasarkan Web MD, pisang hijau yang kurang matang umumnya lebih efektif dalam mengatasi masalah pencernaan. Sedangkan, pisang yang lebih matang telah terbukti efektif dalam membantu sel darah putih menangkal penyakit dan infeksi.

Namun, sebenarnya selain daging buahnya, kulitnya juga memiliki manfaat. Kulit pisang bisa dijadikan sebagai pupuk organik. Selain itu, kulit pisang juga dapat dikonsumsi dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Kandungan kulit pisang

Sama seperti pisang, kulit pisang juga mengandung banyak nutrisi. Kulit pisang mengandung:

  • Fenolat
  • Karotenoid
  • Polifenol
  • Kalium
  • Vitamin B6
  • Vitamin B12
  • Magnesium
  • Serat
  • Protein
  • Asam amino esensial
  • Lemak tak jenuh
  • Flavonoid
  • Tanin

Di dalam kulit pisang terdapat senyawa yang bersifat antimikroba dan anti inflamasi yang bisa menangkal bakteri, jamur, dan ragi.

10 manfaat kulit pisang yang baik untuk tubuh

Karena mengandung banyak nutrisi dan antioksidan, kulit pisang bisa memberikan manfaat. Berikut ini adalah beberapa manfaat kulit pisang.

1. Membuat rambut lebih lembut dan berkilau

Menurut Health Line, kulit pisang sangat baik digunakan sebagai bahan masker rambut. Masker rambut yang terbuat dari kulit pisang bisa membuat rambut lebih berkilau dan lembut. Kandungan antioksidan pada kulit pisang dinilai dapat menetralkan radikal bebas sehingga bisa menjaga rambut tidak rontok dan sehat.

2. Membuat pupuk tanaman

Alih-alih membuang kulit pisang langsung ke tempat sampah, banyak orang memanfaatkannya untuk berkebun. Misalnya, kamu bisa membuat pupuk organik dari kulit pisang.

3. Mengatasi depresi

Tingginya kandungan triptofan dalam pisang dipadukan dengan vitamin B6 dalam kulit pisang bisa membantu meringankan beberapa gejala depresi dan gangguan mood lainnya. Triptofan dapat meningkatkan mood dan vitamin B6 dapat meningkatkan kualitas tidur.

4. Menjaga sistem pencernaan

Kulit pisang mengandung banyak serat. Oleh karena itu, kulit pisang bisa mengurangi masalah pencernaan, seperti sembelit dan diare. Tentunya mengonsumsi kulit pisang aman dan nikmat dimakan dengan beberapa cara.

5. Menjaga kesehatan mata

Vitamin A sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin ini terdapat di dalam pisang dan kulit pisang. Maka dari itu, vitamin A bisa menjaga agar mata tetap sehat.

6. Menurunkan risiko kanker

Kulit pisang mengandung polifenol, karotenoid, dan antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas penyebab penyakit kanker. Makan kulit pisang, terutama yang berwarna hijau bisa meningkatkan kadar antioksidan dan membantu mengurangi risiko penyakit kanker. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami apakah kulit pisang memang efektif untuk menurunkan risiko kanker pada manusia.

7. Meredakan gatal

Pada kasus psoriasis, eksim, teriknya matahari, dan gigitan serangga yang menimbulkan rasa gatal, kulit pisang dapat digunakan untuk mengurangi rasa gatal. Caranya dengan mengoleskan kulitnya pada area yang terkena.

8. Menjaga kesehatan gigi

Penyakit gingivitis dan periodontitis disebabkan oleh bakteri. Berdasarkan penelitian, ekstrak kulit pisang dapat mencegah pertumbuhan bakteri tersebut. Menggosokkan kulit pisang pada gusi dan gigi diyakini bisa menjaga kesehatan gusi dan gigi serta memutihkannya.

9. Mengatasi sakit kepala

Untuk mengatasi sakit kepala, kebanyakan orang menggunakan kompres. Bila kamu sedang tidak memiliki kompres, kamu bisa menggunakan kulit pisang sebagai alternatifnya. Caranya cukup mudah, yaitu dengan meletakkan kulit pisang yang telah didinginkan pada dahi dan belakang leher.

10. Menangani kemasukan suban

Kemasukan serpihan kayu pada kulit memang terasa perih. Bila tidak segera memperoleh penanganan, bisa terjadi infeksi atau bengkak. Mengambilnya menggunakan peralatan tertentu biasanya akan mendorongnya ke dalam. Maka dari itu, letakkan kulit pisang pada suban kurang lebih selama 15 menit. Melakukan ini diyakini dapat memudahkan kamu untuk mengambil suban.

Manfaat kulit pisang untuk wajah

Kulit pisang yang kaya antioksidan, serat, dan nutrisi lainnya ternyata memiliki manfaat bagi kulit wajah. Manfaat kulit pisang bagi kesehatan kulit wajah, antara lain:

  • Mencerahkan kulit
  • Mengurangi kerutan
  • Melembabkan kulit
  • Membantu menghidrasi kulit
  • Menyamarkan bekas jerawat

Untuk memperoleh manfaat tersebut, kamu dapat mengoleskannya pada wajah. Walaupun belum teruji secara klinis, namun kandungan dalam kulit pisang yang mencakup senyawa bersifat anti inflamasi, antimikroba, dan antioksidan terbukti efektif memberikan manfaat terhadap kesehatan kulit wajah.

Apakah kulit pisang aman digunakan rutin?

Kulit pisang aman digunakan rutin, apabila dengan cara yang benar. Dilihat dari nutrisinya, kulit pisang aman untuk digunakan, asalkan kamu mencucinya terlebih dahulu agar bersih dari kotoran, pupuk, atau pestisida yang mungkin masih menempel pada kulit pisang.

Tips dan cara menggunakan kulit pisang

Berbeda dengan daging buah pisang yang umumnya lembut dan manis, kulit pisang cenderung keras dan lebih pahit. Saat menggunakannya, sebaiknya ikuti beberapa tips berikut ini.

  • Sebelum kamu mengonsumsi kulitnya, sebaiknya cuci terlebih dahulu kulitnya secara menyeluruh agar lebih higienis. Hal ini dilakukan untuk membersihkan pestisida yang mungkin masih ada pada permukaannya.
  • Bila kamu berencana untuk menggunakan kulit pisang sebagai obat atau perawatan kulit, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Tujuannya untuk mengetahui apakah penggunaan kulit pisang aman untuk kondisi dan obat-obatan yang saat ini kamu konsumsi.
  • Lebih baik pilih kulit yang berasal dari pisang organik
  • Pastikan untuk memilih pisang yang sangat matang, karena pisang ini biasanya memiliki kulit yang lebih manis dan lebih tipis

Cara untuk mengonsumsi kulit pisang:

  • Dicampur ke dalam smoothie
  • Digoreng dan dijadikan karamel untuk topping es krim
  • Dipanggang dengan kayu manis dan gula
  • Dibuat menjadi cuka dan ditambahkan ke salad
  • Direbus
  • Tambahkan ke dalam tumisan, kari, dan sandwich

Cara menggunakannya kulit pisang untuk wajah:

  • Cuci kulit pisang sampai benar-benar bersih
  • Gosok bagian dalam kulit pisang, yaitu bagian putihnya ke wajah
  • Tunggu sampai sekitar lima belas menit
  • Bilas menggunakan air dingin

Makan kulit pisang memang bisa mengurangi limbah. Selain itu, karena mengandung banyak nutrisi penting, kulitnya bisa mendatangkan bagi kesehatan tubuh. Namun, untuk membasmi hama pada pisang, seringkali orang menggunakan pestisida. Maka dari itu, jika kamu tertarik untuk mencoba kulit pisang, jangan lupa untuk mencucinya terlebih dahulu, ya!

Share artikel ini
Reference