Cara Mengatasi Gigitan Serangga Bengkak dan Gatal
Hidup Sehat

6 Cara Obati Gigitan Serangga yang Menyebabkan Bengkak dan Gatal

Putri Aprillia | Desember 21, 2021
Share

Kamu tentu sudah sering menemukan serangga, baik di dalam ruangan atau alam terbuka sekalipun. Beberapa gigitan serangga pun dapat menyebabkan bengkak dan gatal pada kulit. Bahkan, beberapa kondisi gigitan serangga juga bisa menyebabkan keluhan yang lebih serius, seperti demam.

Gigitan serangga yang menyebabkan bengkak dan gatal biasanya akan mereda dalam jangka waktu pendek. Tapi, tidak menutup kemungkinan juga akan terjadi dalam waktu yang cukup lama sehingga mengganggu aktivitas kamu. Untuk mengobatinya, simak cara lengkapnya hanya di artikel ini.

Penyebab gigitan serangga bengkak dan gatal

Serangga sering melakukan gigitan pada manusia. Ada serangga yang menyengat ketika merasa terancam dan ada juga yang menyengat karena memang untuk makan. Gigitan dan sengatan ini dapat menimbulkan efek yang ringan hingga serius.

Kulit yang mengalami sengatan atau gigitan serangga dapat menyebabkan reaksi seperti bengkak, gatal, dan disertai benjolan merah. Situasi seperti ini sering terjadi dan lebih berisiko saat kamu melakukan aktivitas outdoor.

Gigitan serangga bengkak dan gatal bisa disebabkan oleh serangga-serangga berikut ini:

  • Nyamuk. Pada umumnya, gigitan nyamuk hanya menimbulkan rasa gatal. Tetapi, gigitan nyamuk dari jenis tertentu bisa mengakibatkan penyakit malaria, infeksi virus zika, dan demam berdarah.
  • Kutu. Kutu dapat menyebabkan penyakit bubonic plague dan penyakit lyme.
  • Lalat. Ada lalat yang dapat menyebabkan penyakit leishmaniasis dan penyakit tidur melalui gigitannya.
  • Lebah. Sengatan dari lebah juga mengandung racun. Jika sengatannya tidak cepat dicabut, maka akan memicu reaksi alergi yang serius.
  • Tawon. Sengatan dari tawon mengandung racun, tidak berbeda dengan sengatan lebah. Jika lebah biasanya hanya melakukan sengatan dalam satu kali, tawon biasanya akan menyengat selama berkali-kali.
  • Semut api. Semut ini akan menyengat ketika merasa sarangnya diganggu. Saat menyengat, semut ini mengeluarkan racun yang disebut solenopsin.

Selain itu, sengatan dan gigitan juga dapat disebabkan oleh kalajengking dan tungau. Risiko terkena sengatan dan gigitan serangga bengkak dan gatal akan lebih tinggi, jika kamu berada dalam kondisi ini:

  • Memiliki hobi memelihara serangga seperti lebah dan tawon
  • Melakukan banyak aktivitas outdoor
  • Bertempat tinggal di daerah dengan iklim tropis
  • Memiliki hewan peliharaan yang tidak diberi obat kutu
  • Bertempat tinggal dekat pekarangan yang basah atau lahan

Kandungan dalam gigitan serangga

Pada umumnya, gigitan dan sengatan lebah mengandung racun. Misalnya, saat melakukan gigitan dan menghisap darah dari manusia, nyamuk akan memasukkan air liur yang mengandung antikoagulan dan protein. Hal ini akan menyebabkan kekebalan tubuh melepaskan histamin yang membantu sel darah putih melawan racun dari gigitan serangga.

Serangga lainnya juga mengeluarkan racun saat menggigit atau menyengat. Salah satu contohnya adalah semut api yang mengeluarkan racun yang disebut solenopsin.

Efek samping dari gigitan serangga

Ada dua jenis efek samping yang dapat timbul, yaitu efek samping ringan dan berat yang diakibatkan reaksi anafilaksis. Reaksi anafilaksis harus ditangani oleh medis. Namun, pada umumnya gigitan atau serangga menyebabkan efek samping yang bersifat ringan, seperti:

  • Nyeri
  • Panas, kaku, atau kesemutan
  • Rasa gatal
  • Ruam pada kulit
  • Kemerahan
  • Bengkak

Sebagian besar gigitan serangga bengkak dan gatal tidak menimbulkan gejala berat. Tapi, ada kemungkinan gejala yang akan kamu alami menjadi lebih parah. Segera hubungi dokter jika mengalami efek samping karena reaksi anafilaksis, seperti:

  • Mengalami sesak napas
  • Nyeri di dada
  • Mengalami kejang otot
  • Kesulitan berbicara dan menelan
  • Linglung
  • Bengkak pada bagian bibir kelopak mata atau tenggorokan
  • Tiba-tiba pusing, mual, muntah, hingga pingsan
  • Kram
  • Detak jantung menjadi sangat cepat
  • Bekas gigitan yang tidak kunjung membaik lebih dari dua hari
  • Gejala infeksi parah seperti demam tinggi dan area bekas gigitan bernanah
  • Luka atau pembengkakan yang terjadi sangat luas (lebih dari 10 cm)

Efek samping dari gigitan serangga pada umumnya terlihat sama. Jika kamu ragu dan ingin menentukan serangga apa yang menyebabkan efek samping tersebut, kamu bisa melakukan identifikasi melalui ciri-ciri berikut.

Cara mengobati gatal gigitan serangga

Jika kamu mengalami gigitan serangga yang bersifat ringan, berikut cara umum untuk mengatasi masalahnya:

  1. Jika kamu berada di luar ruangan maka segera masuk ke dalam ruangan. Pindah ke tempat yang lebih aman agar kamu tidak mengalami gigitan yang lebih banyak.
  2. Jika yang menggigit adalah serangga bersengat seperti lebah, lepaskan sengatan yang menempel pada kulit terlebih dahulu.
  3. Bersihkan area tersebut dengan air bersih yang mengalir atau jika perlu, gunakan sabun.
  4. Jika bengkak yang kamu alami cukup parah dan terasa nyeri, gunakan air es atau air dingin untuk mengompres bagian tersebut.
  5. Kurangi rasa gatal akibat alergi gigitan serangga dengan obat antihistamin.
  6. Mengoleskan obat salep pada bagian yang disengat atau digigit.

Salep gatal yang ampuh untuk mengatasi gigitan serangga

Sebelum mengobati gigitan dan sengatan serangga bengkak dan gatal dengan salep, kamu perlu memastikan bahwa area yang digigit atau disengat sudah dibersihkan. Setelah itu, gunakanlah obat salep berikut ini.

Salep calamine

Salep ini dipakai untuk mengatasi rasa sakit dan gatal yang timbul karena gigitan serangga, cacar air, alergi, luka bakar ringan, dan lain-lain. Obat ini hanya bisa dipakai sebagai obat luar saja. Tidak boleh ditelan dan jangan diaplikasikan pada bagian mata, mulut, dan daerah genital. Cara memakainya cukup mudah. Tinggal oleskan salep pada daerah yang digigit atau disengat, Jika kondisi tidak membaik, segeralah memberi tahu dokter.

Hidrokortison

Hidrokortison dikemas dalam bentuk krim, lotion, suntik, tablet, dan salep. Obat ini dapat membuat respon sistem kekebalan menurun. Hal ini bisa mengurangi bengkak dan nyeri. Pakai obat ini sesuai dengan arahan dari dokter. Sebelum menggunakan obat salep ini, cuci tangan dengan sabun. Oleskan salep pada kulit secara merata.

Jika gejala semakin memburuk, maka minta tolonglah kepada orang sekitar. Usahakan untuk langsung mendapatkan pertolongan medis. Jangan sampai masalah gigitan serangga bengkak dan gatal ini berakibat fatal.

 

Reference
Share