sammoxin obat untuk apa

Sammoxin sendiri adalah obat antibiotik yang biasanya digunakan untuk mengobati berbagai infeksi dari penyebab bakteri, seperti infeksi saluran kemih, dan infeksi saluran pencernaan. Obat ini bekerja dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri dalam tubuh terhambat.

Obat ini mengandung amoxicillin, yaitu antibiotik yang secara aktif menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri dalam tubuh terhambat.

Sammoxin obat untuk apa? sebenarnya digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri sensitif, misalnya otitis media akut, faringitis akibat streptococcus, pneumonia, infeksi kulit, hingga infeksi saluran kemih.

Sammoxin obat apa?

Sammoxin merupakan obat yang memiliki kandungan zat amoxicillin trihydrate yang berguna mengatasi infeksi bakteri yang rentan, gonore tanpa komplikasi, abses gigi, hingga infeksi saluran kemih akut tanpa komplikasi.

Fluimucil 200 mg Obat Apa? Ini Manfaat Lainnya Selain Mengencerkan Dahak!

Dengan kandungan amoxicillin di dalamnya, antibiotik ini dapat menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri di dalam tubuh terhambat.

Sammoxin termasuk dalam obat keras, pembelian dan penggunaannya juga memerlukan rekomendasi dokter. Obat ini dapat dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa dengan berat badan sekitar 20 kg. Sementara bagi ibu hamil penggunaan obat ini harus dikonsultasikan dulu dengan dokter.

Manfaat sammoxin

Sammoxin obat untuk apa? berikut berbagai manfaat dari obat Sammoxin, diantaranya :

  • Mengobati infeksi akibat kuman yang sensitif terhadap sammoxin (Amoxicillin) seperti otitis media akut, faringitis akibat streptococcus, pneumonia, infeksi kulit, infeksi saluran kemih, infeksi Salmonella, penyakit Lyme, dan infeksi klamidia.
  • Mencegah endokarditis bakteri pada orang berisiko tinggi selama perawatan gigi
  • Mencegah adanya infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae.
  • Mengobati berbagai infeksi seperti, infeksi saluran pencernaan, pernapasan, saluran kemih, hingga infeksi kulit dan jaringan lunak.

Kandungan amoxicillin dalam obat Sammoxin ini berperan menghambat pertumbuhan sel-sel bakteri untuk meminimalisir adanya infeksi. Tidak hanya menghambat, amoxicillin juga menghentikan multiplikasi dan membunuh bakteri penyebab infeksi di dalam tubuh.

Molaneuron Obat Apa? Ketahui Detailnya Tentang Obat Peradangan Saraf Ini

Efek Sammoxin

Beberapa kemungkinan efek samping Sammoxin meliputi:

  • Efek samping yang umum termasuk mual, muntah, ruam, dan kolitis antibiotik.
  • Terkadang diare juga bisa terjadi.
  • Efek samping yang jarang termasuk perubahan mental, sakit kepala ringan, insomnia, kebingungan, kecemasan, kepekaan terhadap cahaya dan suara, dan pemikiran yang tidak jelas.
  • Perawatan medis harus dilakukan jika tanda-tanda efek samping muncul. Hal ini karena jika seseorang mengalami reaksi hipersensitivitas, orang tersebut akan syok anafilatik yang mengakibatkan tekanan darah turun secara drastis dan bisa berakibat fatal.

Tips konsumsi antibiotik yang benar

anoxi obat apa

Sammoxin obat untuk apa? biasanya digunakan untuk mengobati infeksi penyebab bakteri. Berikut adalah beberapa tips aman konsumsi antibiotik, antara lain:

1. Minum antibiotik sesuai anjuran dokter

Umumnya, antibiotik akan diresepkan oleh dokter dalam waktu 7 hingga 14 hari. Meski pada beberapa kasus ada juga yang diberikan untuk rentang waktu yang lebih singkat, namun intinya dokter akan menentukan berapa lama pengobatan antibiotik tersebut efektif bagi kamu untuk bertahan hidup.

2. Minum antibiotik

Pada dasarnya obat antibiotik akan lebih efektif jika diminum saat perut kosong. Meski begitu, ada juga yang menganjurkan agar obat ini diminum sekitar 1 hingga 2 jam sebelum atau sesudah makan.

3. Habiskan antibiotik sesuai resep

Sammoxin obat untuk apa? digunakan untuk mengobati berbagai infeksi. Jika kamu berhenti minum antibiotik sebelum waktunya, hal ini akan membuat bakteri jahat dalam tubuh menjadi kebal terhadap pengobatan antibiotik di kemudian hari.

Hal ini karena bakteri jahat yang tersisa bisa bertahan dalam tubuh kamu, kemudian membangun pertahanan terhadap kandungan dari obat antibiotik yang masuk dalam tubuh.

4. Jangan memberikan antibiotik kepada orang lain

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kondisi tubuh seseorang akan selalu mengalami perubahan. Setiap orang juga memiliki riwayat penyakit yang unik pada masing-masing.

Studi pada hewan menunjukkan efek samping, sementara studi pada wanita hamil tidak menunjukkan risiko untuk janin pada setiap trimester.
_

Penulis: Annisa Sukarno

Share artikel ini
Reference