nexium obat apa

Nexium (esomeprazole) adalah obat yang digunakan untuk mengobati GERD, bisul, dan kondisi terkait asam lambung lainnya. Itu milik kelas obat yang disebut penghambat pompa proton. Efek samping nexium termasuk sakit kepala, sembelit dan mual, dan dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan patah tulang.

Nexium obat apa? sebenarnya obat ini mengandung esomeprazole yang digunakan untuk mengatasi masalah lambung dan esofagus.

Nexium sendiri digunakan untuk mengobati penyakit gastroesophageal reflux (GERD), sindrom Zollinger-Ellison, dan dikombinasikan dengan antibiotik untuk mengobati sakit maag yang disebabkan oleh infeksi H. pylori. Nexium merupakan obat keras, sehingga membutuhkan resep dokter untuk menggunakannya.

Nexium obat apa?

venaron hd obat apa

Nexium merupakan salah satu obat yang paling banyak digunakan di Amerika Serikat untuk kondisi terkait refluks asam. Banyak orang menyebutnya sebagai “pil ungu”.

Obat ini digunakan untuk mengobati kondisi terkait asam lambung yang serius pada orang dewasa dan anak-anak di atas satu tahun.

Resep Nexium juga memungkinkan kerongkongan sembuh pada orang dewasa dengan GERD serius, mencegah tukak lambung pada orang yang memakai NSAID dan mengobatinya, serta mencegah tukak lambung yang dapat disebabkan oleh bakteri.

Manfaat Nexium

Nexium tidak hanya digunakan untuk mengobati asam lambung, berikut berbagai kegunaan obat nexium, antara lain:

  • Mengobati penyakit GERD
  • Mengobati esofagitis refluks erosif
  • Mencegah kekambuhan esofagitis yang ada
  • Mengobati sindrom Zollinger-Ellison
  • Pemberantasan tuntas H. pylori penyebab tukak lambung biasanya dikombinasikan dengan antibiotik
  • Mengobati tukak lambung yang terkait dengan penggunaan NSAID

Efektif Atasi Infeksi, Kenali Fungsi Obat Thiamphenicol

Nexium obat apa? memang lebih sering digunakan untuk mengobati ulkus duodenum akibat infeksi H. pylori yang bisa menyebabkan terjadinya tukak lambung.

Dosis obat

syalox obat apa
syalox obat apa

Dosis yang tepat sesuai anjuran dokter. Dosis nexium yang umum digunakan adalah sebagai berikut:

Dewasa

  • Esofagitis refluks erosif: 40 mg/hari selama 4 minggu, dapat dilanjutkan hingga 8 minggu.
  • Pencegahan kekambuhan esofagitis yang telah sembuh: 20 mg/hari.
  • Terapi gejala GERD: 20 mg/hari selama 4 minggu. Dosis pemeliharaan 20 mg/hari.
  • Sindrom Zollinger-Ellison: 40 mg dua kali sehari.
  • Pemberantasan H pylori: 20 mg dengan 1 g amoksisilin dan 500 mg klaritromisin, semua dosis dua kali sehari selama 7 hari.
  • Ulkus lambung yang diinduksi oleh NSAID: 20 mg/hari selama 4-8 minggu.
  • Pencegahan ulkus lambung dan duodenum akibat penggunaan NSAID: 20 mg/hari.

Anak-anak 12-18 tahun
Untuk terapi GERD: 20 mg/hari.

Petunjuk penggunaan obat

paranervion obat apa

Diminum satu jam sebelum makan, dikonsumsi dengan cara ditelan utuh, dan tidak dikunyah atau pun dihancurkan.
Bagi yang kesulitan menelan, tablet dapat dilarutkan dalam 1/2 gelas air non-karbonasi dan cairan lain tidak boleh digunakan. Aduk sampai tablet larut merata menjadi butiran halus dan diminum sekaligus segera atau dalam waktu 30 menit setelah larut.

Solusinya juga bisa diberikan melalui selang nasogastrik. Jika digunakan pada pasien dengan gangguan hati berat, dosis maksimal adalah 20 mg. Orang tidak boleh menggunakan obat ini selama lebih dari 14 hari berturut-turut, kecuali diarahkan oleh dokter.

Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa penggunaan jangka panjang nexium dan penghambat pompa proton lainnya meningkatkan risiko patah tulang pinggul pada orang berusia di atas 50 tahun.

Sementara itu, pada sebuah studi tahun 2010 dari Archives of Internal Medicine menemukan bahwa kemungkinan 25% lebih tinggi untuk mengalami patah tulang pada pergelangan tangan atau tulang belakang pada wanita pascamenopause setelah mengonsumsi obat nexium.

Termasuk Obat Keras, Sebenarnya Spasminal Obat Apa?

Efek samping obat nexium

Nexium obat apa? sering digunakan untuk mengobati penyakit asam lambung dan GERD. Obat ini juga memiliki efek samping umum seperti sakit kepala dan mual. Efek samping yang serius termasuk kerusakan ginjal dan patah tulang.

Berikut ini adalah berbagai efek samping, seperti:

  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Nafsu makan menurun
  • Diare
  • Mulut terasa kering
  • Bengkak
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Bayi yang mengonsumsi Nexium mungkin mengalami enzim hati yang tidak normal, napas cepat, dan regurgitasi.
  • Anak-anak yang menggunakan Nexium mungkin mengantuk.

Pastikan konsumsi obat nexium sesuai dosis, dan petunjuknya. Segera hubungi dokter jika memiliki efek samping serius untuk mendapat solusi yang tepat.

Penulis: Annisa Sukarno

Share artikel ini
Reference