makanan penurun darah tinggi

Menerapkan gaya hidup sehat dengan memperhatikan asupan makanan dapat membantu menurunkan kadar tekanan darah tinggi yang melampaui batas normal, apalagi jika kamu penderita hipertensi. Lalu, apa saja makanan penurun darah tinggi?

Daftar makanan penurun darah tinggi

Kamu dapat menekan darah tinggi dengan rajin mengonsumsi makanan penurun darah tinggi yang cepat dan ampuh berikut ini:

1. Jeruk 

Jeruk adalah satu satu makanan penurun darah tinggi yang kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa tumbuhan untuk menjaga kesehatan jantung.

2. Salmon dan ikan lainnya

Jika takut makan sesuatu yang berlemak karena takut darah tinggi, kamu salah. Pada dasarnya, tubuh kita membutuhkan lemak, khususnya lemak alami dari ikan.

Ikan berlemak adalah sumber lemak omega-3 yang sangat baik yang bermanfaat bagi jantung. Lemak ini membantu mengurangi kadar tekanan darah dengan menurunkan peradangan.

Kadar lemak omega-3 yang lebih tinggi dalam makanan, terutama ikan dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi pada orang dewasa muda yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung atau diabetes.

3. Sayuran berdaun hijau

Selada dan bayam adalah contoh sayuran berdaun hijau yang dapat menurunkan tekanan darah. Sayuran hijau ini adalah sumber nutrisi seperti potasium dan magnesium untuk mendukung tekanan darah dalam kadar normal. 

Bayam adalah sayuran berdaun hijau yang kaya akan senyawa nabati untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu, juga mengandung antioksidan, potassium, kalsium, dan magnesium yang dapat mendukung kesehatan jantung.

Seperti Apa Sakit Kepala saat Hipertensi? Ini Ciri-Cirinya!

4. Pisang

Buah yang satu ini kaya akan potasium, nutrisi yang terbukti menurunkan tekanan darah. Satu buah pisang berukuran mengandung 375 mg potasium atau sekitar 11% asupan harian yang direkomendasikan untuk pria dan 16% untuk wanita. 

5. Blueberry

Buah yang satu ini mengandung resveratrol, zat yang membantu mengendurkan pembuluh darah. Blueberry juga kaya akan antosianin, pigmen yang meningkatkan kesehatan jantung. 

Menurut studi pada 2019 yang diterbitkan dalam Journals of Gerontology, orang yang minum jus blueberry segar tanpa tambahan apa pun setiap hari selama 28 hari mengalami penurunan tekanan darah sebesar 5 mmHg.

6. Kacang-kacangan

makanan penurun darah tinggi yang cepat dan ampuh

Makanan yang tergolong ke kacang-kacangan kaya akan magnesium dan potasium, dua mineral yang terbukti menurunkan tekanan darah. Kacang-kacangan juga kaya serat dan lemak sehat yang membantu mengendalikan kolesterol, meningkatkan kesehatan arteri, dan mengurangi tekanan darah.

Menurut studi 2019 yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, orang yang mengganti 5% lemak jenuh dalam menu makanannya dengan kacang kenari mengalami penurunan tekanan darah selama 6 minggu. Namun, perlu diingat, kacang yang dipilih adalah kacang segar tanpa natrium atau garam.

7. Yoghurt

Mengkonsumsi yoghurt secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Menurut penelitian pada 2021 yang diterbitkan dalam International Dairy Journal, yoghurt juga kaya akan probiotik, bakteri baik yang dapat mengendalikan tekanan darah. 

Ulasan pada 2014 yang diterbitkan dalam Hypertension Journal misalnya menyimpulkan bahwa konsumsi probiotik secara teratur mengurangi tekanan darah sistolik (angka teratas) hampir 3,6 mmHg dan tekanan darah diastolik (angka bawah) sekitar 2,4 mmHg.

Makanan Apa yang Aman untuk Penderita Hipertensi? Ini Dia Daftarnya!

8. Kentang

Kentang kaya akan zat potasium. Dalam 1 kentang berukuran sedang, mengandung sekitar 600 mg potasium. Potasium menurunkan ketegangan pada arteri yang mengurangi tekanan darah.

9. Tomat

Tomat kaya akan potasium dan likopen, nutrisi yang dapat menurunkan tekanan darah dan kesehatan jantung secara keseluruhan. Penelitian pada 2021 menemukan bahwa kandungan likopen dalam ekstrak tomat secara signifikan menurunkan tekanan darah pada orang sehat dan mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

Itulah beberapa makanan penurun darah tinggi untuk menjaga agar tekanan darah tetap stabil. Pastikan kamu tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup serta menghindari minuman manis. Selain itu, berolahragalah setidaknya 30 menit setiap hari untuk menjaga kesehatan jantung.


Penulis: Sabrina Mulia Rhamadanty

Share artikel ini
Reference