tbc anak

Setelah terinfeksi bakteri TB, anak-anak lebih mungkin terkena penyakit TB dibandingkan orang dewasa. Tapi tenang dulu, karena tbc anak umumnya lebih cepat sembuh dibandingkan orang dewasa. 

Dibandingkan dengan anak-anak, penyakit TBC pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh infeksi TB di masa lalu yang menjadi aktif bertahun-tahun kemudian. Hal ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lemah karena suatu alasan. 

Lalu, bagaimana pengobatan TBC anak agar sembuh lebih cepat? Yuk, simak pengobatan yang tepat untuk tbc pada anak!

TBC anak apakah menular?

penyakit ginjal pada anak

TBC disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis. Bakteri TB menyebar dari orang ke orang melalui udara. Bakteri TB dilepaskan ke udara ketika seseorang dengan penyakit TB pada paru-paru atau tenggorokan batuk, berbicara, atau bernyanyi. Orang di sekitarnya dapat menghirup bakteri ini dan terinfeksi.

Seperti yang kita tahu, orang dengan penyakit TB pada paru-paru atau tenggorokan, dapat menyebarkan bakteri kepada orang lain yang menghabiskan waktu bersama mereka setiap hari. Sehingga penderita tbc umumnya harus diisolasi, atau meminimalisir kontak dengan orang lain.

Apa Kandungan Tepat dalam Makanan untuk Penderita TBC Usus?

Namun hal ini tidak berlaku pada anak kecil, anak-anak lebih kecil kemungkinannya untuk menyebarkan bakteri TB kepada orang lain. Hal ini karena bentuk penyakit TB yang paling sering terlihat pada anak-anak biasanya kurang menular daripada bentuk yang terlihat pada orang dewasa.

Gejala TBC anak

Gejala dapat terjadi sedikit berbeda pada setiap anak, dan tergantung pada usia anak. Gejala TB aktif yang paling umum pada anak yang lebih muda meliputi:

1. Demam

2. Penurunan berat badan

3. Pertumbuhan yang buruk

4. Batuk

5. Kelenjar yang membengkak (beberapa mungkin mulai mengalirkan cairan melalui kulit)

6. Menggigil

Sedangkan, gejala TB aktif yang paling umum pada anak yang lebih besar meliputi:

7. Batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu

8. Nyeri di dada

9. Darah dalam dahak

10. Kelemahan

11. Kelelahan

12. Kelenjar yang membengkak (beberapa mungkin mulai mengalirkan cairan melalui kulit)

13. Penurunan berat badan

14. Penurunan nafsu makan

15. Demam

16. Berkeringat di malam hari

17. Menggigil

Bentuk penyakit TB yang paling umum terjadi pada paru-paru, tetapi penyakit TB juga dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya. Gejala penyakit TB di bagian tubuh lain tergantung pada area yang terkena. Bayi, anak kecil, dan anak dengan gangguan sistem kekebalan tubuh (misalnya, anak dengan HIV) memiliki resiko tertinggi terkena bentuk TB yang paling parah. 

Selain Paru-paru, Ternyata TB Juga Bisa Menyerang Tulang Belakang

Obat TBC anak

manfaat minyak ikan untuk anak

Penyakit TB pada anak-anak diobati dengan mengonsumsi beberapa obat anti-TB selama 4, 6, atau 9 bulan, tergantung pada rejimen pengobatan. Menurut CDC, tidak merekomendasikan rejimen pengobatan TB rifapentin-moksifloksasin selama 4 bulan untuk anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun atau memiliki berat badan di bawah 40 kilogram.

Jika anak berhenti minum obat sebelum selesai, anak dapat menjadi sakit lagi. Jika obat tidak diminum dengan benar, bakteri yang masih hidup dapat menjadi kebal terhadap obat tersebut. TB yang kebal terhadap obat lebih sulit dan lebih mahal untuk diobati, dan pengobatannya berlangsung lebih lama (sampai 18 sampai 24 bulan).

Pengobatan infeksi tb laten untuk anak

Tb laten adalah kondisi saat bakteri TB sudah ada dalam tubuh, tapi tidak berkembang biak. Pengobatan dianjurkan untuk anak-anak dengan infeksi TB laten untuk mencegah mereka mengembangkan penyakit TB. Selain itu, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan ahli TB anak sebelum pengobatan dimulai.

Anak-anak di atas usia 2 tahun dapat diobati untuk infeksi TB laten dengan isoniazid-rifapentin sekali seminggu selama 12 minggu. Pengobatan alternatif untuk infeksi TB laten pada anak termasuk rifampisin setiap hari selama 4 bulan atau isoniazid setiap hari selama 9 bulan. 

Kedua pengobatan ini sama-sama dapat diterima. Akan tetapi, penyedia layanan kesehatan harus meresepkan rejimen yang lebih pendek dan lebih nyaman, jika memungkinkan.  Pasien anak-anak, lebih mungkin menyelesaikan rejimen pengobatan yang lebih pendek.

Yang tak kalah penting, bayi, anak kecil, dan anak yang mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh dengan infeksi TB laten, atau anak yang melakukan kontak dekat dengan seseorang yang memiliki penyakit TB menular, memerlukan pertimbangan khusus karena mereka memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit TB. 

__________

Penulis: Afifa

Share artikel ini
Reference