tanda-tanda pcos pada wanita jangan diremehkan

Sejak pubertas, wanita mengalami pasang surut atau perubahan hormon. Saat hormon seimbang, biasanya tubuh akan baik-baik saja. Namun, ketika hormon tidak seimbang, berbagai masalah kesehatan bisa saja muncul, salah satunya sindrom ovarium polikistik (PCOS). Lalu, apa tanda-tanda PCOS pada wanita?

PCOS adalah gangguan metabolisme dan hormonal yang memengaruhi sekitar 10% wanita. Sindrom ini terjadi ketika ovarium menghasilkan jumlah androgen (hormon seks pria yang biasanya ada pada wanita dalam jumlah kecil) yang tidak normal.

Wanita bisa terkena PCOS kapan saja setelah pubertas. Namun paling banyak kasus ini terjadi pada wanita yang berusia 20 sampai 30-an. Lantas, apa penyebab dan apa saja tanda-tanda PCOS pada wanita?

Apa itu PCOS?

Sindrom ovarium polikistik adalah kondisi hormonal yang kompleks yang secara harfiah diterjemahkan sebagai “banyak kista”. Kondisi ini mengacu pada banyak folikel yang terbentuk sebagian di ovarium, yang masing-masing berisi sel telur dan jarang tumbuh hingga dewasa atau menghasilkan telur yang bisa dibuahi.

Jika kamu menderita PCOS, ovarium akan menghasilkan hormon dalam level tinggi atau disebut dengan androgen. Hal ini menyebabkan hormon reproduksi menjadi tidak seimbang. Akibatnya, penderita PCOS sering mengalami siklus haid tidak teratur, terlambat haid, dan ovulasi yang tidak bisa diprediksi.

10 Makanan Untuk Penderita PCOS yang Menyehatkan!

Lalu, apa penyebab PCOS pada wanita?

Kabar mengejutkannya, meski 10 juta wanita di seluruh dunia memiliki PCOS, namun para ahli belum mengetahui penyebab pastinya. Dokter Andrea E. Dunaif, profesor kedokteran di Mount Sinai Health System di New York City mengungkapkan, ada hubungan genetik yang kuat antara perempuan dalam keluarga terkait masalah PCOS.

Misalnya, jika saudara perempuanmu didiagnosis menderita PCOS, kamu memiliki risiko sekitar 40% untuk memiliki kondisi tersebut. Penyebab potensial lainnya termasuk perubahan dalam rahim, khususnya paparan hormon yang disebut hormon anti-Mullerian.

Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang memperburuk gejala PCOS, di antaranya:

1. Tingkat hormon androgen yang lebih tinggi

Tingkat androgen yang tinggi mencegah indung telur melepaskan sel telur yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Ovulasi yang tidak teratur juga dapat menyebabkan kantung kecil berisi cairan berkembang di ovarium.

2. Resistensi insulin

Resistensi insulin berarti tubuh tidak memproses insulin dengan benar yang menyebabkan kadar glukosa tinggi dalam darah. Peningkatan kadar insulin menyebabkan ovarium membuat dan melepaskan hormon androgen. Peningkatan hormon androgen akan menekan ovulasi dan berkontribusi pada gejala PCOS lainnya.

3. Peradangan

Wanita dengan PCOS sering mengalami peningkatan peradangan di tubuh. Terlebih jika mereka memiliki masalah kelebihan berat badan. 

Jangan Keliru, Ini Perbedaan PCO dan PCOS yang Wajib Kamu Ketahui!

Tanda-tanda PCOS pada wanita

tanda-tanda pcos pada wanita penyebab dan pengobatannya

Untuk mencegahnya berkembang lebih lanjut, kamu perlu memahami tanda-tanda PCOS pada wanita. Namun, perlu diingat, tidak semua wanita memiliki setiap gejala yang sama. Berikut tanda-tanda PCOS pada wanita yang perlu kamu waspadai:

  1. Haid tidak teratur
  2. Pertumbuhan rambut abnormal
  3. Obesitas
  4. Penggelapan kulit terutama di lipatan leher, ketiak, selangkangan, dan di bawah payudara
  5. Kista
  6. Infertilitas
  7. Rambut menipis
  8. Ovarium yang besar atau memiliki banyak kista
  9. Potongan kecil kulit berlebih di leher atau ketiak (skin tag)
  10. Pertambahan berat badan, terutama di sekitar perut (abdomen)

Apa saja pengobatan untuk PCOS?

Pengobatan untuk PCOS tergantung pada sejumlah faktor, seperti usia, seberapa parah gejalanya, dan kondisi kesehatanmu secara keseluruhan. Jenis pengobatan juga tergantung pada apakah kamu ingin hamil di kemudian hari.

Jika berencana untuk hamil, pengobatan untuk PCOS mungkin termasuk:

  • Perubahan pola makan dan aktivitas
  • Obat untuk menginduksi ovulasi (melepaskan sel telur) 
  • Pembedahan
  • Fertilisasi in vitro (IVF)

Jika tidak berencana untuk hamil, pengobatan meliputi:

  • Alat kontrasepsi hormonal. Pilihannya meliputi pil KB , tambalan, suntikan, cincin vagina atau alat kontrasepsi dalam rahim (IUD).
  • Obat sensitisasi insulin
  • Obat untuk memblokir androgen

Tips PCOS Diet Untuk Menurunkan Berat Badan

Bisakah PCOS dicegah?

Tidak ada cara yang terbukti dapat mencegah PCOS, tetapi kamu dapat melakukan beberapa cara untuk mengurangi gejalanya dan risikonya. Misalnya, mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan menjaga berat badan tetap ideal.

Dengan mengelola gejala dan memilih gaya hidup sehat, kamu dapat mencegah komplikasi yang timbul akibat resistensi insulin dan tekanan darah tinggi, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Lantas, kapan sebaiknya harus menemui dokter? Jika mengalami tanda-tanda PCOS pada wanita, seperti siklus menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut di wajah dan tubuh yang tidak normal, ada gejala diabetes seperti rasa haus atau lapar yang berlebihan, sebaiknya temui dokter dan lakukan konsultasi.


Penulis: Silvia Wardatul

Share artikel ini
Reference