Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah leukimia, tapi mungkin bertanya-tanya penyakit apa itu? Penyakit tersebut sering disebut kanker darah dan cukup berbahaya. 

Namun, jika dapat terdeteksi sedini mungkin, pengobatan penyakit ini masih dapat dioptimalkan. Nah, supaya lebih jelas lagi mengetahui gejala hingga pengobatannya, yuk baca artikel ini sampai selesai!

Apa itu penyakit leukemia?

leukemia adalah

Leukemia adalah jenis kanker darah yang terjadi akibat peningkatan jumlah sel darah putih dalam tubuh.

Padahal, sel darah putih dapat melindungi tubuh dari bakteri, virus, jamur, dan zat asing. Oleh karena  itu, adanya gangguan produksi sel darah putih dapat berbahaya bagi tubuh.

Leukimia sendiri dapat menyerang orang dewasa dan anak-anak. Salah satu tantangan dalam mendeteksi penyakit ini adalah kesulitan dalam menemukan gejalanya pada tahap awal.

Kadang-kadang, gejala awalnya mirip dengan gejala penyakit lain. Jika leukimia tidak terdeteksi dengan cepat, kondisi tersebut dapat berubah menjadi kronis yang meningkatkan risiko kematian bagi penderitanya. Karena itu, penting sekali untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit leukimia.

Nah, agar kamu memahami lebih detail apa itu penyakit leukimia, simak artikel ini yuk!

12 Penyebab Kanker Payudara, Ini Gejala dan Cara Mengobatinya!

Penyebab leukemia

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, leukemia terjadi akibat gangguan pada sel darah putih yang menyebabkan pertumbuhannya tidak terkendali.

Meskipun penyebab leukimia belum diketahui dengan pasti, terdapat beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena leukemia, antara lain:

  • Riwayat keluarga
  • Kelainan genetika, seperti down syndrome 
  • Kelainan darah, seperti sindrom mielodisplasia
  • Kebiasaan merokok
  • Pengobatan kanker sebelumnya yang menyebabkan seseorang memiliki risiko lebih tinggi mengalami leukemia.
  • Paparan bahan kimia, seperti benzena.

Meskipun faktor-faktor ini diduga berhubungan dengan peningkatan risiko, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang dengan faktor risiko ini akan mengalami leukemia. 

Adenovirus Ganas? Ketahui Fakta dari Virus Ini

Gejala leukemia

mengurangi demam

Pada tahap awal, leukemia kerap tidak menunjukkan gejala yang bisa dideteksi. Gejala biasanya muncul setelah sel kanker berkembang dan mulai menyerang sel-sel tubuh.

Gejala tersebut juga bisa berbeda-beda tergantung pada jenis leukemia yang dialami oleh penderitanya. Tapi secara umum, penderita leukemia dapat mengalami keluhan sebagai berikut:

  • Demam disertai menggigil
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Mimisan
  • Adanya gejala anemia
  • Bintik merah di kulit
  • Memar pada tubuh
  • Keringat berlebihan
  • Gampang terkena infeksi
  • Pembengkakan di area leher
  • Perut tidak nyaman

Selain gejala-gejala di atas, ada beberapa gejala lain yang lebih berat yang mungkin dialami oleh penderita leukimia, yaitu:

  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Nyeri tulang
  • Tubuh kejang
  • Linglung
  • Otot hilang kendali

Gejala leukemia pada anak

Sama seperti leukimia yang terjadi pada orang dewasa, leukemia pada anak terjadi ketika sel-sel darah putih yang seharusnya melawan infeksi mengalami gangguan.

Sel-sel ini mulai tumbuh tidak terkendali, mengambil alih peran sel darah sehat, dan membuat anak lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi.

Gejala leukemia pada anak bisa bervariasi. Beberapa tanda yang sering muncul meliputi:

  • demam yang berlangsung lama
  • kelelahan terus-menerus
  • hilangnya nafsu makan
  • penurunan berat badan
  • nyeri pada tulang atau sendi
  • sering mengalami infeks
  • kulit pucat, mudah memar
  • pembengkakan pada kelenjar getah bening

Jika melihat gejala-gejala tersebut pada anak, segeralah bawa anak ke dokter. Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mendiagnosis dan menentukan jenis leukemia yang dialami anak.

Setelah diagnosis ditegakkan, perawatan yang diberikan dapat beragam tergantung pada jenis leukemia, usia anak, dan faktor-faktor lainnya. 

Pengobatan yang dilakukan

konsultasi dokter

Leukimia adalah penyakit yang sangat ditakuti oelh banyak orang. Oleh karena itu, leukimia harus diatasi dengan pengobatan yang tepat. Ada beberapa pengobatan leukimia yang umum dilakukan, yaitu:

1. Kemoterapi

Terapi dengan kemoterapi merupakan metode pengobatan yang sering digunakan untuk mengatasi leukemia.

Metode ini melibatkan penggunaan berbagai jenis obat untuk menghancurkan sel-sel kanker. Obat-obatan yang digunakan dalam kemoterapi dapat berupa pil atau disuntikkan langsung ke dalam pembuluh darah.

2. Terapi imun

Terapi imun digunakan dengan obat-obatan yang membantu meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh.

Dengan meningkatnya imun tubuh, tubuh akan lebih efektif dalam melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh.

3. Terapi radiasi

Terapi radiasi adalah salah satu cara pengobatan yang menggunakan sinar-X atau sinar berenergi tinggi.

Terapi ini ditujukan untuk membasmi dan menghentikan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Radiasi akan difokuskan pada area tertentu yang terinfeksi banyak sel kanker.

4. Transplantasi sumsum tulang belakang

Transplantasi sumsum tulang belakang merupakan pengobatan yang dilakukan dengan cara mengganti sumsum tulang yang terinfeksi sel kanker dengan sumsum tulang sehat, bisa berasal dari tubuh sendiri atau donor.

aJika butuh donor, pihak medis harus menemukan pendonor yang memiliki sumsum tulang belakang yang cocok dengan penderita leukimia.

Selain melakukan pengobatan, menjaga kesehatan tubuh juga penting untuk mencegah penyakit leukimia. Rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selamat hidup sehat!


Penulis: Hutri Cika Agustina Berutu

Share artikel ini
Reference