ciri-ciri telat haid karena stres

Membedakan ciri-ciri telat haid karena stres dan penyebab lainnya cukup mudah, karena stress menjadi penyebab umum dari siklus haid yang tidak lancar. Setiap orang memiliki kemampuan manajemen stress yang berbeda-beda, hal ini juga akan mempengaruhi kelancaran haid.

Jika stres akut, kamu menstruasi mungkin hanya terlambat beberapa hari. Namun beberapa orang yang mengalami stres kronis atau parah, siklus menstruasi mereka bisa berhenti berbulan-bulan tanpa menstruasi.

Mengapa stres bisa membuat telat haid

Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari, bagi kamu yang mengalami siklus menstruasi berkisar antara 21 hingga 35 hari, tenang saja karena itu juga masih normal. Setiap siklus biasanya akan mengalami keterlambatan beberapa hari, dan masih dalam anggapan siklus yang normal.

Bingung Kapan Haid? Ini Ciri-ciri Menstruasi Akan Datang

Siklus menstruasi melibatkan lebih dari sekadar darah dan kram perut. Ada beberapa fase yang akan dialami oleh rahim, menstruasi akan datang lebih dulu ketika lapisan rahim luruh. Setelah 2 hingga 7 hari pendarahan, fase folikuler dimulai, diikuti oleh ovulasi sekitar hari ke-14: alias prime baby making time.

Ketika folikel melepaskan sel telur, fase luteal dimulai. Seluruh proses memakan waktu rata-rata 25 hingga 30 hari. Ketika tingkat stres memuncak selama fase-fase ini, otak memberi sinyal pada tubuh untuk membanjiri dirinya sendiri dengan hormon yang mengaktifkan mode fight-or-flight

Hormon-hormon ini akan menghentikan fungsi tubuh yang tidak penting untuk menghindari ancaman, termasuk sistem reproduksi.

Ciri-ciri telat haid karena stres

bau darah haid dan darah awal kehamilan

Hipotalamus adalah bagian otak yang mengontrol menstruasi, yang sensitif terhadap faktor eksternal seperti olahraga, tidur, dan stres. Ketika bekerja dengan benar, hipotalamus dapat melepaskan kimia yang merangsang kelenjar pituitari, yang kemudian merangsang ovarium untuk melepaskan hormon estrogen dan progesteron yang memicu menstruasi.

Saat sedang stress, otak akan mengeluarkan hormon kortisol yang menghambat kelancaran interaksi hipotalamus/hipofisis/ovarium dan mengakibatkan menstruasi yang tidak teratur. Tidak hanya menstruasi yang terganggu, masa ovulasi juga bisa berhenti sementara karena stres.

Jika kamu masih ragu apakah stress yang kamu alami mempengaruhi siklus mens atau tidak, simak beberapa ciri-cirinya berikut ini:

  • Haid telat lebih dari 5 hari
  • Haid lebih panjang dari biasanya atau lebih singkat
  • Tidak haid selama berbulan-bulan
  • Kram perut saat haid terasa lebih menyakitkan
  • Siklus menstruasi sangat tidak teratur

Cara mengembalikan siklus haid yang berantakan karena stres

Kamu mungkin kamu akan merasa semakin stress saat tahu siklus menstruasi menjadi berantakan. Saat hal ini terjadi, kamu harus belajar untuk mengelola stress agar suasana hati menjadi lebih tenang. Hal ini juga dilakukan sebagai cara mengembalikan siklus haid yang berantakan karena stres.

13 Penyebab Haid Tidak Teratur dan Cara Mengobatinya

Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi stres dan mengembalikan siklus menstruasi:

1. Luangkan waktu untuk bersantai

Cara terbaik untuk mengurangi stres adalah dengan bersantai. Meditasi, olahraga, menulis, baca buku, mewarnai, musik, dan merajut adalah cara untuk bersantai.

Kamu mungkin tidak tahu cara mana yang akan berhasil sampai mencobanya satu persatu. Jika sudah tahu kegiatan mana yang membuatmu relax, kamu bisa menjadikannya sebagai pelarian saat stress kembali menyerang.

2. Kurangi kafein dan alkohol

Alkohol dan kafein dapat meningkatkan kadar kortisol, lebih baik kamu mengurangi asupan keduanya saat menghadapi perubahan besar dalam hidup, melewati masa sulit, atau mendekati siklus menstruasi. Sebagai gantinya, kamu bisa mencoba minuman tanpa kafein atau teh herbal yang diketahui memiliki efek menenangkan, seperti chamomile atau lavender.

Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan, Wajah, dan Saat Haid

3. Utamakan tidur berkualitas

Mendapatkan tidur yang lebih baik seringkali merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi stres. Seringkali, kita fokus pada kuantitas tidur, padahal kualitas juga penting. Kebanyakan orang membutuhkan sekitar 7-9 jam tidur untuk benar-benar menyegarkan diri. Mempertahankan jadwal dan rutinitas tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Menghindari layar hp dan computer selama beberapa jam sebelum tidur, mengenakan masker kecantikan, dan menyalakan irama white noise dapat membuat kamu lebih mudah tertidur. Cara ini akan memungkinkan tubuh untuk jatuh ke dalam ritme tidur yang tepat dan dapat menurunkan kemungkinan insomnia.

Share artikel ini
Reference