bau darah haid
Period Stigma & Taboo

Penyebab Bau Darah Haid Busuk, Atasi Dengan Cara Ini

Imelda Rahmawati | Maret 17, 2022
Share

Bau darah haid memiliki aroma yang berbeda dengan darah biasa. Bahkan banyak orang yang menyebutnya sebagai “darah kotor”, sehingga tidak heran jika baunya menusuk hidung. Apalagi saat kamu membiarkan pembalut sampai penuh darah, baunya akan semakin tercium tidak sedap.

Aroma darah haid yang tidak sedap ini memunculkan banyak produk pembalut dengan parfum, sehingga bau dapat tersamarkan oleh aroma wangi yang lebih kuat. Namun penggunaan pembalut dengan pewangi sangat tidak dianjurkan, karena dapat menimbulkan iritasi pada area vulva.

Apa itu darah haid?

Darah haid adalah cairan yang dikeluarkan setiap bulan saat wanita mengalami periode menstruasi. Tidak sama seperti darah biasa, warna darah haid biasanya lebih gelap seperti hitam atau coklat. Teksturnya pun tidak selalu encer, biasanya darah ini bertekstur kental atau berupa gel.

Darah akan rutin dikeluarkan dari rahim wanita setiap bulannya. Normalnya haid akan terjadi setiap 21-35 hari. Jika darah tidak keluar pada jangka waktu tersebut, mungkin saja ada masalah pada kesehatan organ reproduksimu.

Bau darah haid yang sehat

Haid yang sehat akan sedikit berbau darah, bahkan mungkin sedikit berbau logam dari zat besi dan bakteri. Baunya berbeda-beda pada setiap wanita, ada yang berbau sangat kuat dan ada juga yang tidak tercium sama sekali.

Nah, bau darah yang terlalu kuat atau berbau sangat busuk, bisa menandakan ada masalah pada area vagina atau rahim. Kamu harus curiga jika darah haid yang baru keluar dari vagina langsung tercium sangat bau.

Kenapa darah haid bau?

Darah haid dapat menghasilkan bau yang mungkin berbeda setiap bulannya. Hal tersebut karena beberapa kandungan seperti sel telur, jaringan rahim, dan beberapa zat lain keluar secara bersamaan.

Darah tersebut akan semakin bau jika kamu membiarkannya menempel terlalu lama pada pembalut. Bau tersebut biasanya hanya akan tercium saat hari-hari pertama haid, ketika aliran darah sedang deras. Darah menstruasi yang hanya keluar sedikit biasanya tidak akan menimbulkan bau.

Penyebab darah haid berbau busuk

Bau darah yang sedikit lebih kuat biasanya tidak menandakan bahaya atau penyakit apapun. Hal itu sangat wajar terjadi, karena tubuh kamu membuang komponen yang tidak diperlukan tubuh. Namun jika baunya sangat busuk dan mengganggu, mungkin ini penyebabnya:

1. Adanya bakterial vaginosis

Jika darah menstruasi berbau amis, maka itu menunjukkan bahwa kamu mungkin menderita vaginosis bakteri. Kondisi ini adalah sejenis infeksi yang dapat diobati dengan antibiotik. Bakteri tersebut bercampur dengan darah, dan menimbulkan reaksi dengan kandungan zat besi. Proses inilah yang menciptakan bau aneh.

2. Tidak menjaga kebersihan vagina

Haid atau tidak haid, menjaga kebersihan vagina adalah sesuatu yang wajib dilakukan. Jika darah menstruasi berbau seperti bawang, itu merupakan indikasi bahwa kamu kurang menjaga kebersihan vagina. Bersihkan vagina dari depan ke belakang, hindari treatment douching karena akan menimbulkan efek buruk pada vagina.

3. Perubahan keseimbangan pH vagina

Jika darah haid sedikit berbau manis, maka kamu tidak perlu khawatir karena itu normal. Kondisi ini terjadi ketika tingkat pH vagina bergeser ke arah yang lebih asam. Keseimbangan pH vagina biasanya 3,8-4,5.

Apakah darah haid berbau busuk berbahaya?

Bau darah haid yang busuk umumnya tidak berbahaya. Seperti penjelasan di atas, hal itu terjadi karena adanya campuran bakteri pada darah. Kamu bisa mengatasinya dengan sering mengganti pembalut. Namun jika bau busuk disertai dengan gejala berikut, kamu harus segera hubungi dokter:

  • Cairan vagina berwarna kuning atau hijau
  • Pendarahan haid lebih banyak dari biasanya
  • Sakit perut dan panggul tidak tertahankan
  • Kram yang lebih buruk dari biasanya
  • Demam

Cara menghilangkan darah haid bau busuk

Menghilangkan bau darah yang busuk sebenarnya tidak sulit. Kamu hanya perlu lebih rajin untuk menjaga kebersihan area vagina. Berikut beberapa cara menghilangkan bau yang bisa kamu lakukan:

  1. Sering ganti pembalut. Begitu juga dengan pemakaian menstrual cup, tampon, dan produk lainnya.
  2. Jangan melakukan douching. Karena dapat mengganggu keseimbangan pH dan meningkatkan bakteri.
  3. Gunakan celana katun yang adem dan tidak menahan hawa panas.
  4. Jaga kebersihan area vagina. Tidak perlu menggunakan produk pembersih, kamu bisa melakukannya dengan sering mengganti celana dalam dan memastikan area vagina selalu kering.

Sedikit bau tidak perlu membuat kamu begitu khawatir, karena hal itu tidak bahaya dan biasa terjadi. Hindari produk-produk kewanitaan yang dapat mengganggu keseimbangan pH, karena hal tersebut adalah awal dari munculnya bau busuk saat haid.

Reference
Share