Donor darah saat haid
Period Period Lifestyle

Bolehkah Donor Darah Saat Haid? Ini Syaratnya!

Putri Aprillia | Maret 18, 2022
Share

Untuk menjadi pendonor darah, kamu harus memiliki tubuh yang dalam kondisi sehat. Namun, mengingat ada beberapa persyaratan khusus untuk donor darah, tidak sedikit orang yang mempertanyakan keamanan donor darah saat haid.

Hal ini dikarenakan saat haid, wanita mengeluarkan sejumlah darah dari tubuh mereka. Bagi sebagian orang, hal ini mungkin jadi pertimbangan tentang apakah boleh dorong darah saat haid.

Bolehkah donor darah saat haid?

Sebelum memutuskan untuk mendonorkan darah, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan donor darah terlebih dahulu.

Kamu perlu tahu bahwa satu kali donor darah akan mengurangi 470ml dari tubuh, yang setara dengan 8% dari total volume darah orang dewasa. Tubuh mengisi kembali volume darah yang hilang dalam 24-48 jam dan memulihkan sel darah merah dalam 10-12 minggu.

Jadi, bagaimana jika wanita melakukan donor darah saat menstruasi? Perlu kamu ketahui sebelumnya bahwa saat menstruasi, rata-rata wanita mengeluarkan darah sebanyak 6-8 sendok teh atau hanya sekitar 30-40 mililiter.

Pada saat yang sama, pada haid yang mengeluarkan volume darah yang lebih banyak, volume perdarahan wanita menstruasi dapat mencapai lebih dari 80 ml dalam satu periode haid, yang berlangsung hingga 7 hari.

Nah, jika kamu ingin donor darah namun kamu sedang menstruasi, kamu tetap bisa melakukannya. Namun, kamu harus memperhatikan kondisi tubuh kamu.

Kondisi melakukan donor darah saat haid

Kamu bisa melakukan donor darah saat haid asalkan memenuhi persyaratan donor darah berikut ini:

  • Tingkat hemoglobin (Hb) memadai yakni setidaknya 12,5 g/dl
  • Tidak mengalami pendarahan yang berlebihan dan berkepanjangan
  • Tidak ada nyeri haid yang berlebihan

Jika tidak memenuhi persyaratan di atas, kamu disarankan donor darah dulu. Karena jika memaksakan diri, maka akan ada efek negatifnya bagi tubuh, seperti badan lemah, pusing, dan sesak nafas. Lemah Selain itu, donor darah saat haid dapat menyebabkan keluhan lain terkait penurunan kadar Hb.

Kamu bisa mengonsumsi makanan penambah darah terlebih dulu jika kamu ingin melakukan donor darah. Makanan yang bisa kamu konsumsi misalnya, tomat, sayuran hijau, salmon, dan masih banyak lagi.

Bahaya donor darah saat haid

Jika berbicara tentang donor darah saat haid, sebenarnya banyak pendapat yang berbeda-beda. Namun, secara medis kamu disarankan tidak melakukan donor darah, dan menunggu hingga masa haid selesai, apalagi jika kamu sedang mengalami gangguan kesehatan.

Hal ini karena ketakutan bahwa jika kamu kehilangan darah selama masa haid, lalu memutuskan untuk melakukan donor darah, kamu akan mengalami anemia. Namun, hal ini tentunya juga akan disesuaikan dengan situasi tubuhmu dan standar operasional prosedur phlebotomist.

Jika dokter di tempat donasi menilai bahkan kamu dalam kondisi sangat sehat dan kemungkinan tidak akan mengalami anemia, dokter mungkin mengizinkan kamu untuk melakukan donor darah. Tetapi jika dokter tidak mengizinkannya, lebih baik menunggu sampai masa haid selesai.

Demikian beberapa informasi yang perlu kamu ketahui tentang donor darah saat menstruasi. Nah, jika kamu memang ada niat donor darah namun kamu sedang dalam periode menstruasi, sebaiknya konsultasi ke dokter dulu ya!

Reference
Share