stroke telinga

Baru-baru ini jagat dunia maya Twitter dihebohkan oleh cuitan viral dari komika ternama, Kiky Saputri yang membahas mengenai stroke telinga. Melalui akun @kikisaputrii, perempuan kelahiran Garut ini menyebutkan bahwa mertuanya pernah didiagnosis stroke telinga akibat pendengarannya terganggu.

Namun, saat menjalani pengobatan di Singapura, mertua Kiky justru mendapatkan diagnosis baru, yaitu hanya flu biasa dan pendengaran yang terganggu itu justru efek dari flu tersebut. Berkat cuitan tersebut, tak sedikit warganet yang penasaran dengan stroke telinga.

Lantas, apa itu stroke telinga dan apa penyebabnya? Yuk simak penjelasannya lebih lanjut!

Apa itu stroke telinga?

Stroke telinga merupakan istilah yang menggambarkan gangguan sensorineural mendadak atau sudden sensorineural hearing loss yang juga dikenal sebagai tuli mendadak. 

Gangguan pendengaran sensorineural atau kerap disebut SNHL adalah gangguan pendengaran yang diakibatkan oleh hilangnya atau rusaknya sel-sel rambut kecil di koklea pada telinga bagian dalam. Sel-sel rambut kecil di koklea ini mengirimkan suara dari telinga bagian dalam melalui saraf pendengaran ke otak.

Ada berbagai jenis gangguan pendengaran sensorineural. Kamu bisa saja mengalami gangguan pendengaran sensorineural dengan sangat cepat dan terjadi di satu telinga (gangguan pendengaran unilateral) atau di kedua telinga (gangguan pendengaran bilateral). 

Tak hanya itu, gangguan pendengaran sensorineural juga bisa berupa gangguan pendengaran frekuensi tinggi atau gangguan pendengaran frekuensi rendah. Kondisi ini bisa terjadi secara langsung atau dalam rentang beberapa hari. Selama waktu ini, suara secara bertahap menjadi teredam atau redup.

Kondisi ini paling sering menyerang orang berusia antara 30 dan 60 tahun. Orang dengan SSHL sering memgalami gangguan pendengaran saat bangun di pagi hari. Tak hanya itu, orang dengan tuli mendadak mungkin juga merasakan satu atau lebih dari gejala, seperti rasa telinga penuh, pusing, dan telinga berdenging seperti tinitus.

Ketahui Penyebab Masalah Kulit Telinga Kering dan Mengelupas

Penyebab stroke telinga

Berbagai gangguan yang memengaruhi telinga dapat menyebabkan stroke telinga, tetapi hanya sekitar 10% orang yang didiagnosis dengan gangguan pendengaran ini memiliki penyebab yang teridentifikasi. Berikut penyebab “stroke telinga” yang perlu kamu ketahui:

  1. Infeksi
  2. Kondisi neurologis, seperti multiple sclerosis
  3. Penyakit meniere atau kelainan yang menyerang telinga bagian dalam
  4. Penyakit lyme yang ditularkan melalui gigitan kutu
  5. Cedera kepala atau trauma
  6. Mendengar suara keras terlalu lama
  7. Penyakit sistem kekebalan tubuh
  8. Masalah sirkulasi darah
  9. Pertumbuhan jaringan abnormal atau tumor
  10. Penyakit pembuluh darah dan sirkulasi darah terganggu
  11. Penuaan
  12. Efek samping obat-obatan tertentu yang mengobati kanker atau infeksi parah
  13. Penyakit autoimun

Tak hanya itu, bayi juga berisiko lahir dengan gangguan pendengaran sensorineural ini. Hal ini karena:

  • Infeksi yang ditularkan dari ibu ke anak, seperti rubella, sifilis, atau herpes
  • Genetik atau faktor keturunan
  • Toxoplasma gondii, yaitu parasit yang melewati rahim
  • Berat lahir rendah

Ternyata Ini Cara Mengobati Telinga Mengeluarkan Cairan Kuning dan Berbau

Bagaimana pengobatannya?

penyebab dan cara mengobati stroke telinga

Sudden sensorineural hearing loss adalah kondisi medis yang serius dan membutuhkan perhatian medis segera. Pasalnya, orang dengan kondisi stroke telinga dapat mengalami gangguan pendengaran yang secara bertahap memburuk dari waktu ke waktu. 

Namun, sekitar 50& orang dengan SSHL unilateral dapat pulih dalam waktu dua minggu apabila mendapatkan perawatan segera. Di samping itu, kemajuan teknologi yang digunakan untuk alat bantu dengar dan implan koklea membantu meningkatkan komunikasi bagi orang-orang yang mengalami gangguan pendengaran.

Jika kamu mengalami gejala stroke telinga, seperti suara teredam, ketidakmampuan untuk mendengar dengan baik ketika ada banyak kebisingan, kesulitan mendengar suara bernada tinggi, pusing, dan tinnitus, sebaiknya segera hubungi dokter.

Terapi pengobatan dini dapat menyelamatkan pendengaranmu. Steroid adalah pengobatan yang paling umum dan dapat mengobati banyak gangguan dan biasanya bekerja dengan mengurangi peradangan dan pembengkakan, serta membantu tubuh melawan penyakit. 

Steroid harus digunakan sesegera mungkin untuk mendapatkan efek terbaik. Jika kamu menunda pengobatan selama lebih dari 2-4 minggu, kemungkinan tidak dapat membalikkan atau mengurangi gangguan pendengaran permanen.

Selain itu, dokter mungkin juga meresepkan antibiotik jika penyebab gangguan pendengaran adalah infeksi. Jika kondisi autoimun menyebabkan sistem kekebalan menyerang telinga bagian dalam, dokter mungkin akan meresepkan obat yang dapat menekan sistem kekebalan.

Dalam beberapa kasus, jika gangguan pendengaranmu tergolong parah, tidak menanggapi pengobatan yang diberikan, dan gangguan terjadi pada kedua telinga, dokter mungkin menyarankan agar kamu menggunakan alat bantu dengar.

Bahkan, pada kasus terburuk, pengobatan stroke telinga memerlukan pembedahan untuk memasukkan implan koklea ke dalam telinga. Namun, perlu diketahui bahwa implan tidak sepenuhnya memulihkan pendengaran, tetapi dapat memperkuat suara ke tingkat yang lebih normal.

Jangan Buru-Buru Panik, Ini Cara Menghilangkan Benjolan di Belakang Telinga

Mengingat kondisi stroke telinga ini termasuk masalah yang membutuhkan segera perawatan, maka penting bagi kamu untuk segera hubungi dokter apabila mengalami gejala terkait gangguan pendengaran ini ya, Yoonies!


Penulis: Silvia Wardatul

Share artikel ini
Reference