haid 2 hari bulan depan positif hamil

Secara umum, wanita akan mengalami menstruasi setiap 21 hingga 35 hari sekali. Setiap durasi menstruasi biasanya berlangsung sampai 2 sampai 7 hari saja. Namun, pada setiap siklus menstruasi, wanita bisa mengalami durasi yang bervariasi.

Jika kamu mengalami menstruasi dengan durasi 2 hari saja, kamu pasti ingin tahu apakah hal ini normal atau tidak. Lantas, benarkah menstruasi hanya 2 hari bulan berikutnya positif hamil? Simak artikel ini sampai habis untuk tahu faktanya.

Menstruasi hanya 2 hari apakah normal?

Banyak wanita biasanya mengalami pendarahan saat menstruasi selama 3 sampai 5 hari. Jangka waktu menstruasi yang seperti ini dianggap normal. Namun, ada yang mengalaminya sampai lebih dari 5 hari. Dan, sebagian wanita lainnya mengalami menstruasi dalam waktu yang singkat, misalnya dalam waktu 2 hari saja.

Nah, menstruasi yang berlangsung hanya 2 hari bisa dikatakan normal asalkan volume darahnya 10-80 mL pada setiap siklusnya. Apabila menstruasi kamu hanya berlangsung selama 2 hari saja, dan hal ini memang sudah sering terjadi, tandanya pola menstruasi kamu bisa dikatakan normal.

Jadi, tidak usah khawatir dengan hal ini, karena hal ini cukup normal. Lamanya durasi menstruasi sebenarnya bergantung pada seberapa banyak darah yang keluar. Apabila menstruasi yang kamu alami hanya berlangsung selama 2 hari saja, biasanya darah yang keluar pun lebih banyak. Tetapi, jika hal ini tidak biasa, atau kamu juga mengalami perubahan lainnya yang muncul secara tiba-tiba, segera periksakan diri ke dokter.

Penyebab durasi menstruasi menjadi lebih singkat

Lamanya siklus menstruasi dapat berubah, tergantung pada banyak faktor. Ada banyak faktor penyebabnya, yaitu:

1. Kehamilan

Kehamilan bisa saja menjadi alasan terjadinya menstruasi yang hanya berlangsung selama satu sampai dua hari saja. Hal ini disebut juga dengan pendarahan implantasi. Kondisi ini terjadi karena, sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim.

Jadi, mitos atau fakta menstruasi hanya 2 hari bulan berikutnya positif hamil? Ada kemungkinan kehamilan terjadi jika menstruasi hanya berlangsung 2 hari. Namun, untuk memastikannya, kamu perlu mengeceknya dengan test pack, atau memeriksakan diri ke dokter.

2. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik bisa terjadi saat sel telur yang sudah dibuahi menempel pada tuba fallopi, ovarium, atau leher rahim, bukan pada rahim. Tanda terjadinya kehamilan ektopik yaitu pendarahan pada vagina yang disertai dengan nyeri panggul.

3. Pemakaian kontrasepsi

Penggunaan pil KB hormonal, suntikan serta alat kontrasepsi (IUD) bisa menyebabkan siklus menstruasi yang lebih pendek. Hormon dalam pil KB dapat menipiskan lapisan rahim sehingga mempersingkat siklus menstruasi.

4. Konsumsi obat-obatan

Obat-obatan tertentu juga dapat mempengaruhi lamanya menstruasi berlangsung. Misalnya obat-obatan seperti obat pengencer darah, antidepresan, steroid, herbal, dan tamoxifen.

5. Tingkat stres

Tingkat stres yang tinggi bisa mempengaruhi hormon. Hal ini dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Ketika kamu mengalami stres, kamu akan mengalami menstruasi yang tidak teratur, lebih pendek, atau lebih ringan daripada biasanya. Bahkan, kamu mungkin tidak mengalami menstruasi sama sekali.

6. Penurunan berat badan yang drastis

Kehilangan berat badan secara signifikan bisa menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur. Gangguan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia nervosa bisa menyebabkan menstruasi berhenti.

7. Penyakit tiroid

Penyakit tiroid bisa menyebabkan tubuh kamu memproduksi terlalu banyak atau sedikit hormon tiroid. Hormon ini berperan penting dalam siklus menstruasi. Saat tubuh tidak menghasilkan jumlah hormon yang tidak tepat, menstruasi akan menjadi tidak teratur, bahkan lebih pendek daripada biasanya.

8.Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS bisa menyebabkan tubuh kamu menghasilkan lebih banyak hormon pria daripada biasanya. Ketidakseimbangan hormon ini bisa menghentikan terjadinya ovulasi. Akibatnya, kamu memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek atau bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali.

Ada beberapa kondisi lain yang bisa menjadi penyebab menstruasi berlangsung lebih singkat, yaitu:

Setelah mengetahui penyebab menstruasi berlangsung dalam waktu singkat, maka anggapan bahwa menstruasi hanya 2 hari bulan berikutnya positif merupakan hal yang mungkin saja terjadi.

Apakah menstruasi sedikit tanda hamil?

Pendarahan atau menstruasi yang sedikit bisa menjadi tanda awal kehamilan. Gejala ini muncul karena penempelan embrio pada rahim. Umumnya, darah ini keluar sekitar 8 sampai 10 hari sesudah terjadinya pembuahan atau bahkan lebih awal dari siklus menstruasi. Munculnya darah saat hamil umumnya disertai dengan kram pada perut. Gejala ini biasanya terjadi sampai trimester kedua.

Namun, menstruasi yang keluar sedikit tidak hanya menjadi tanda adanya kehamilan. Sedikitnya darah yang keluar bisa terjadi karena berbagai faktor seperti stres, perubahan hormon, dan sebagainya. Selain terjadi pendarahan, tanda-tanda kehamilan meliputi:

  • Perut kembung disertai sembelit atau konstipasi
  • Mual dan muntah (morning sickness)
  • Merasa lelah
  • Kram perut
  • Perubahan pada payudara, seperti ukurannya yang lebih besar, lebih lembut, dan halus

Tetapi, untuk memastikan adanya kehamilan, sebaiknya kamu memakai test pack. Jika hasilnya positif, kamu bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Cara mengatasi menstruasi yang lebih singkat

Beberapa hal yang sebaiknya kamu lakukan saat ini jika mengalami menstruasi yang lebih singkat dan darahnya sedikit, yaitu:

  • Melakukan istirahat yang cukup dan mempunyai waktu tidur yang cukup
  • Mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang
  • Usahakan untuk tidak terlalu lelah, batasi aktivitas fisik yang berat
  • Menjaga berat badan yang ideal
  • Jangan melakukan diet yang ketat
  • Melakukan olahraga secara teratur
  • Mengendalikan stres

Kapan harus ke dokter saat menstruasi hanya 2 hari?

Agar bisa mengetahui penyebab dari keluhanmu secara jelas, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan menanyakan mengenai keluhan kamu, melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan lainnya yang dibutuhkan.

Kamu perlu segera memeriksakan diri ke dokter ketika menstruasi yang berlangsung 2 hari baru saja dialami, atau bukan hal yang biasanya terjadi. Misalnya, jika kamu sudah tidak mengalami menstruasi selama 2 bulan kemudian timbul bercak selama 2 hari saja, hal ini tidak normal.

Lamanya waktu menstruasi juga bisa terjadi karena masalah hormon, masalah pada tiroid, dan sindrom PCOS. Oleh sebab itu, jika kamu mengalami menstruasi yang singkat dan disertai dengan gejala yang berbeda dari menstruasi yang sebelumnya, segera periksakan diri ke dokter.

Faktanya, ketika kamu mengalami menstruasi yang singkat saja, misalnya hanya dalam 2 hari saja, hal ini termasuk normal. Jadi, kamu tidak perlu khawatir. Namun, jika kondisi ini disertai dengan beberapa gejala lain, kamu perlu segera mencari bantuan medis, ya.

Share artikel ini
Reference