makanan untuk penderita dispepsia

makanan untuk penderita dispepsia

Dispepsia adalah istilah medis untuk menggambarkan gejala yang berhubungan dengan sistem pencernaan, seperti rasa tidak enak di perut, mulas, atau kembung. 

Oleh sebab itu, penderita dispepsia memiliki beberapa makanan yang bisa untuk dikonsumsi serta dipantang.

Namun, perlu diketahui dahulu bahwa kondisi dispepsia ini berbeda dengan GERD. 

Dispepsia  merupakan masalah pada sistem pencernaan yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah dengan lambung atau usus, infeksi, atau reaksi terhadap obat-obatan tertentu. 

Sedangkan GERD adalah masalah medis di mana asam lambung naik ke kerongkongan karena lemahnya katup bagian bawah esofagus.

Memang, jika dilihat secara sekilas, kedua gejala dari kondisi medis tersebut cukup mirip. Namun, biasanya GERD juga diikuti dengan nyeri ulu hati berupa sensasi terbakar. 

Jadi, apa saja makanan yang boleh dikonsumsi untuk penderita dispepsia?

Makanan untuk penderita dispepsia

Kamu menderita dispepsia? Tak perlu khawatir, kamu tetap bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan lezat yang juga aman dan menyehatkan, seperti berikut ini.

  • Makanan rendah lemak

Makanan yang mengandung lemak tinggi lebih sulit untuk dicerna dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan, mulas, dan gangguan perut lainnya. 

Oleh sebab itu, kamu bisa mengonsumsi makanan rendah lemak, seperti daging tanpa lemak, kalkun, ayam, dan ikan. 

Selain itu, cobalah metode memasak yang lebih sehat daripada menggoreng, seperti mengukus, merebu, dan memanggang. 

Untuk susu, kamu juga dapat memilih yang rendah lemak sebagai pengganti susu murni, karena dapat mengiritasi lambung dan memperlambat pencernaan.

  • Yoghurt

Sejak dulu, yoghurt dikenal sebagai makanan terbaik untuk mengatasi masalah pencernaan. Hal ini dikarenakan yoghurt adalah sumber makanan yang kaya akan bakteri ramah atau probiotik, sehingga dapat melancarkan pencernaan. 

Namun, perlu diingat bahwa kamu harus memilih yoghurt tanpa tambahan gula agar fungsi kesehatannya maksimal.

  • Wortel

Selain bagus untuk kesehatan mata, wortel termasuk dalam jenis sayuran yang mengandung mineral dan enzim. 

Tak heran, saat kamu mengunyah wortel, tubuh dapat meningkatkan produksi air liur, sehingga bisa mempercepat proses pencernaan dan mengurangi risiko dispepsia. Kamu juga dapat membuat kebiasaan minum segelas jus wortel di pagi hari.

  • Jahe

Makanan lainnya untuk penderita dispepsia adalah jahe. Sebab, jahe dapat meningkatkan aliran enzim usus untuk memperbaiki pencernaan. 

Bila ingin mengonsumsinya, kamu dapat mengunyah beberapa irisan jahe yang ditaburi sedikit garam setelah makan berat untuk mencegah gangguan pencernaan.

  • Daun kemangi

Tahukah kamu kalau daun kemangi termasuk dalam daftar makanan untuk penderita dispepsia?

Yap! Kemangi memiliki sifat karminatif sehingga bisa mengobati gangguan pencernaan, refluks asam, dan gas usus.

  • Biji adas

Adas merupakan tanaman yang masih satu keluarga dengan wortel. Kalau kamu memiliki gangguan pencernaan karena gemar mengonsumsi makanan pedas, maka bisa mengatasinya dengan biji adas. 

Sebab, biji adas kaya akan minyak atsiri yang membantu mengontrol perut kembung dan mengurangi mual.

Makanan yang harus dihindari penderita dispepsia

Selain makanan yang boleh dikonsumsi, penderita dispepsia juga memiliki beberapa jenis makanan yang pantang atau tidak boleh dikonsumsi. 

Bukan tanpa alasan, hal tersebut bertujuan untuk melancarkan pencernaan penderita dispepsia.

Idealnya, makanan yang harus dihindari penderita dispepsia adalah yang terlalu berlemak dan panas, seperti berikut ini.

  • Hidangan pedas
  • Gorengan
  • Minuman berkarbonasi
  • Minuman berkafein dan alkohol
  • Cokelat
  • Makanan asam, seperti buah jeruk dan tomat
  • Daging merah yang mengganggu sistem pencernaan

Gaya hidup sehat untuk penderita dispepsia

Terlepas dari jenis makanan yang dikonsumsi, sebagai penderita dispepsia, kamu juga perlu menerapkan gaya hidup sehat. 

Dengan begitu, kamu dapat menjaga sistem pencernaan tubuh agar tetap lancar. Ini dia beberapa gaya hidup sehat yang bisa kamu terapkan sebagai penderita dispepsia.

  1. Saat makan, kamu harus mengunyahnya secara perlahan hingga tekstur makanan menjadi halus.
  2. Makanlah dalam porsi kecil namun sering. Hal ini dianjurkan agar dapat mencegah gejala dispepsia. 
  3. Hindari merokok karena asapnya dapat mengiritasi usus.
  4. Minum air yang cukup. Asupan cairan yang terpenuhi akan membantu fungsi dan kesehatan usus
  5. Olahraga secara rutin dengan durasi selama 30-60 menit setiap hari. Jangan langsung berolahraga setelah makan, tunggulah sekitar 1 jam.
  6. Batasi waktu makan maksimal 3 jam sebelum tidur.
  7. Hindari risiko obesitas dengan menjaga berat badan yang ideal
  8. Hindari memakai pakaian yang ketat, terutama pada area perut.

Itu dia berbagai jenis makanan dan gaya hidup yang dianjurkan untuk penderita dispepsia.

Intinya, kamu hanya perlu menghindari jenis makanan yang mengandung lemak dan memiliki rasa pedas.

Selain itu, hal tersebut juga perlu didukung oleh pengaturan pola hidup yang sehat.

Share artikel ini
Reference