macam-macam diet

macam-macam diet

Bukan hanya sekedar menurunkan berat badan, diet sehat sebenarnya penting dilakukan untuk menjaga kesehatan termasuk memenuhi nutrisi dalam tubuh.

Sayangnya mengubah pola makan dalam diet mungkin terasa sulit. Terlebih lagi, ada banyak macam-macam diet yang mungkin belum tentu cocok dan efektif untuk kamu.

Oleh karena itu, sebelum menjalankan diet, coba pahami dulu macam-macam diet di bawah ini.

Apa itu diet?

Diet adalah kegiatan mengubah atau mengatur pola makan khusus untuk menjaga kesehatan. Umumnya, diet bertujuan untuk menekan nafsu makan, mengurangi asupan makanan, hingga membatasi asupan kandungan makanan tertentu.

Nah, meskipun diet jadi salah satu pilihan terbaik untuk menurunkan berat badan, manfaat diet sebenarnya tidak semata hanya untuk menurunkan berat badan.

Mengubah pola makan menjadi lebih sehat memberikan manfaat seperti menghindari diri dari beberapa penyakit.

Manfaat diet

Diet memang paling dikenal sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan.

Padahal, diet sehat yang dijalankan dengan benar sebenarnya menawarkan manfaat lain seperti menjaga kesehatan tubuh.

Berikut adalah manfaat diet mulai dari risiko obesitas hingga penyakit kanker:

  • Mengurangi risiko obesitas atau kelebihan berat badan
  • Melindungi tubuh dari penyakit jantung
  • Mencegah penyakit diabetes
  • Menurunkan risiko stroke
  • Membantu mencegah hipertensi
  • Mencegah kemungkinan penyakit kanker
  • Mempertahankan massa otot
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Meningkatkan kesehatan otak
  • Mengurangi peradangan
  • Membantu pendiet kenyang lebih lama
  • Meningkatkan insulin pada penderita diabetes tipe 2
  • Mengurangi lemak perut yang berbahaya
  • Mengurangi risiko kolesterol dan kadar trigliserida

Manfaat diet mungkin bisa berbeda-beda tergantung dari jenis atau macam diet yang kamu jalani. Kamu mungkin berpotensi untuk terhindar dari hipertensi jika menjalankan diet rendah garam.

Lantas, apa saja macam-macam diet yang bisa kamu pilih?

Macam-macam diet

Hadir dengan berbagai macam jenis, tidak semua jenis diet bisa efektif dan cocok untuk kamu yang ingin menjalankan diet. Artinya, orang mungkin akan cocok dengan satu diet tertentu sementara kamu tidak. Jika kamu bingung dengan diet apa yang harus kamu pilih, kamu bisa melihat macam-macam diet berikut ini:

1. Diet intermiten

Membatasi asupan kalori harian, diet intermiten (intermitten fasting) bekerja dengan cara membatasi waktu kamu untuk makan.

Maksudnya, kamu mungkin perlu membatasi asupan kalori hingga 8 jam per hari. Diet ini memiliki beberapa metode yang populer seperti metode 16/8, diet 5:2, dan the warrior diet.

2. Diet nabati

Sering dikenal dengan vegetarisme atau veganisme, diet tinggi nabati dilakukan dengan cara mengonsumsi lebih banyak produk nabati dan membatasi produk hewani.

Diet tinggi nabati juga hadir dengan jenis lain seperti flexitarian yang mengizinkan kamu untuk menyantap produk hewani dalam jumlah sedang.

3. Diet rendah karbohidrat

Membatasi asupan karbohidrat dan menambah protein serta lemak adalah cara kerja diet rendah karbohidrat.

Diet rendah karbohidrat juga hadir dalam jenis seperti diet Atkins, diet ketogenik atau keto, serta rendah karbohidrat dan diet tinggi lemak (LCHF).

4. Diet paleo

Dapat mengurangi lemak perut, diet jenis ini menyarankan kamu untuk makan makanan utuh. Artinya, diet paleo mengizinkan kamu untuk menyantap berbagai jenis buah dan sayur, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

5. Diet rendah lemak

Membatasi asupan lemak hingga 30% dari kalori harian, diet macam ini mengajak kamu untuk membatasi produk hewani seperti daging-dagingan.

Biasanya diet rendah lemak menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki masalah terkait kelebihan berat badan atau obesitas.

6. Diet mediterania

Bertujuan untuk menurunkan risiko penyakit jantung, diet Mediterania juga terbukti mampu menurunkan berat badan.

Bekerja dengan cara membatasi makanan olahan, produk susu, daging, serta telur, diet Mediterania membantu memerangi peradangan dan menetralkan radikal bebas.

7. Diet DASH

Dikenal sebagai diet mencegah atau mengobati tekanan darah tinggi, Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) diet mengajak kamu untuk makan lebih banyak buah, sayur, biji-bijian, serta daging tanpa lemak.

Jika menjalankan diet ini, kamu harus mengurangi garam, daging merah, gula tambahan, dan lemak.

8. Diet dukan

Diet  ini terdiri dari empat fase yakni 2 fase penurunan berat badan dan 2 fase menjaga berat badan.

Pendiet diharuskan mengonsumsi makanan tinggi protein dan dedak gandum kemudian dilanjutkan dengan sayuran tinggi serat tanpa pati dengan beberapa karbohidrat dan lemak.

9. Diet atkins

Sama seperti diet dukan yang terbagi menjadi empat fase, diet atkins terdiri dari fase induksi yang hanya mengizinkan kamu makan karbohidrat di bawah 20 gram per hari selama dua minggu dan fase pengenalan karbohidrat sehat.

Diet atkins bermanfaat untuk mengurangi lemak perut terutama yang ada di rongga perut.

10. Diet zona

Disebut sebagai diet rendah glikemik, diet zona awalnya diciptakan untuk mengurangi peradangan akibat diet, menurunkan berat badan, dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Diet macam ini mengharuskan pendiet untuk membatasi karbohidrat hingga 35 sampai 24% kalori harian dan protein dari lemak hingga 30%.

11. Diet karnivora

Macam-macam diet selanjutnya adalah diet karnivora yang dinilai cukup unik. Pendiet yang menjalankan diet karnivora akan membatasi semua makanan nabati dan lebih banyak mengonsumsi produk hewani.

12. Diet ketogenik

Mengharuskan pendiet untuk membatasi asupan karbohidrat, diet ketogenik atau keto tidak hanya digunakan untuk menurunkan berat badan tetapi juga mengontrol gejala diabetes tipe 2.

Sayangnya, tidak semua pendiet cocok untuk menjalani diet keto yang membatasi asupan karbohidrat pada tingkat tertentu.

13. Diet mayo

Terbagi menjadi dua fase, diet mayo berfokus pada makan dengan asupan kalori tertentu.

Singkatnya, diet mayo adalah pola diet yang mengizinkan pendiet untuk menyantap karbohidrat sedang hingga tinggi, rendah lemak, serta protein sedang.

14. Diet nordik

Berasal dari wilayah Nordik, diet ini berfokus pada makanan berbasis rumahan dan membatasi asupan makanan olahan.

Diet Nordik menggabungkan berbagai jenis buah, kacang, daging, makanan laut, biji-bijian, sayur, bahkan rempah-rempah.

15. Diet pescetarian

Menyingkirkan produk hewani dari menu makanan, diet pescatarian adalah diet vegan plus seafood. Artinya, diet ini mengharuskan kamu untuk banyak menyantap produk nabati dan tidak akan menyantap produk hewani kecuali makanan laut seperti ikan-ikanan.

Saat kamu mempertimbangkan salah satu dari macam-macam diet di atas, pastikan kamu memilih diet yang tepat.

Meskipun satu diet terdengar menawarkan lebih banyak manfaat, diet tersebut belum tentu cocok dan menyehatkan tubuh kamu.

Oleh karena itu, carilah diet sehat yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.

Diet sehat

Diet sehat adalah pengaturan atau perubahan pola makan dengan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi atau asupan dalam tubuh.

Artinya, menjalankan diet bukan hanya sekedar mengurangi, menghindari, atau bahkan tidak menyantap makanan tertentu, tapi juga tetap memenuhi kebutuhan nutrisi dan mineral tubuh.

Diet sehat biasanya dijalankan dengan menggabungkan makanan yang beraneka ragam seperti kacang-kacangan, buah-buahan, produk hewani, hingga karbohidrat dari gandum, jagung, dan umbi-umbian.

Intinya, diet yang sehat adalah diet yang tetap memperhatikan asupan nutrisi.

Bila kamu masih kebingungan dengan memilih berbagai macam diet yang sehat untuk tubuh, kamu bisa membaca tips di bawah ini.

Tips memilih diet yang sehat

Mempertimbangkan dan memilih diet tepat yang sehat untuk kebutuhan tubuh memang bukanlah hal yang mudah.

Jika kamu mengalami saat di mana kamu menjalankan satu diet tertentu tanpa merasakan suatu manfaat maka, kemungkinan besar diet tersebut tidaklah efektif dan cocok untuk kamu.

Untuk mencegah kesalahan dalam pemilihan diet, coba ikuti beberapa tips memilih diet yang sehat berikut:

  • Pilihlah diet berdasarkan kondisi tubuh dan bukan karena mengikuti hasil orang lain
  • Tetapkan diet sesuai dengan tujuan utama yang ingin kamu capai
  • Prioritaskan makanan utuh
  • Pastikan kamu mengonsumsi buah, sayur, dan biji-bijian
  • Tetap penuhi kebutuhan kalori harian dengan makanan berprotein
  • Pastikan kamu menghindari gula tambahan, lemak jenuh atau lemak trans, serta kolesterol

Saat mempertimbangkan berbagai macam diet, ingatlah untuk tidak memilih diet berdasarkan hasil atau keberhasilan pendiet lain. Satu diet tertentu mungkin akan bekerja dengan baik pada orang lain sementara tidak untuk kamu, ataupun sebaliknya.

Share artikel ini
Reference