minum kopi saat haid

Para wanita penikmat kopi mungkin akan gelisah memikirkan tentang minum kopi saat haid. Banyak informasi yang beredar bahwa hal itu akan membuat gejala haid menjadi lebih parah. Mulai dari nyeri kram perut, pusing, dan naik turun mood.

Namun tidak sedikit juga wanita yang tetap meminumnya karena merasa kopi menjadi teman terbaik mereka saat sedang haid. Jadi sebenarnya boleh atau tidak ya minum kopi saat sedang haid? Yuk cari tahu jawabannya!

Minum kopi saat haid apakah boleh?

Kamu boleh minum kopi saat haid, tidak ada yang melarang asalkan meminumnya dalam jumlah yang wajar. Apalagi jika kamu sudah biasa minum kopi setiap hari, kemungkinan besar tidak akan ada gejala khusus yang tiba-tiba muncul saat kamu sedang haid. 

Namun, jika kamu tidak biasa minum kopi, berhati-hatilah karena kafein di dalamnya membuat gejala haid menjadi lebih parah. Cafein sebenarnya tidak hanya ada dalam kopi, tapi juga ada pada teh, soda, dan minuman tertentu lainnya.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan Association of Reproductive Health Professionals mengatakan untuk menghindari kafein demi meredakan gejala PMS dan nyeri payudara.

Meski begitu, orang memiliki kepekaan dan reaksi yang berbeda terhadap kafein sehingga pernyataan tersebut tidak bisa disamaratakan.

Kafein kopi tidak hanya memengaruhi gejala haid seperti nyeri payudara, tapi juga dapat memengaruhi hormon reproduksi. Menurut sebuah studi, kafein akan membuat periode menstruasi menjadi lebih panjang, lebih deras, dan cenderung tidak teratur.

Cara Memperlancar Haid, Konsumsi Makanan dan Minuman Ini!

 

Efek samping minum kopi saat haid

efek samping minum kopi saat haid

Kafein memblokir hormon yang dapat membuat pembuluh darah (yang ada di dalam rahim) lebih kecil, memperlambat aliran darah. Kopi juga dapat menyebabkan peradangan dan kembung, menambah sakit perut. Jadi, minum kopi bisa membuat kram semakin parah. 

Selain itu, efek samping minum kopi saat haid yang akan ditimbulkan di antaranya;

1. Mengganggu tidur

Energi rendah dan kelelahan adalah gejala umum yang terkait dengan menstruasi dan dapat disebabkan oleh fluktuasi hormon. Kadar estrogen turun drastis dalam beberapa hari sebelum menstruasi yang dapat membuat kamu merasa kehabisan energi. 

Tingkat energi yang rendah selama menstruasi juga bisa disebabkan oleh kekurangan zat besi. Semua kondisi itu akan lebih buruk lagi jika kamu sulit tidur karena kafein dan menjadi tidak bersemangat.

2. Memengaruhi suasana hati

Gejala lain yang harus dialami banyak wanita selama menstruasi adalah perubahan suasana hati, termasuk kecemasan dan menangis. Ini dapat menjadi lebih buruk jika kamu mengalami ketidakseimbangan hormon, ini dapat disebabkan oleh dominasi progesteron atas estrogen.

Kafein merangsang sistem saraf simpatik dan memicu pelepasan adrenalin. Terlalu banyak kopi dapat membuat kamu merasa gugup, gelisah dan cemas serta memberi tekanan pada kelenjar adrenal. Hal ini membuat perubahan suasana hati menjadi lebih ekstrim.

3. Mengganggu pencernaan 

Banyak wanita akan mengalami buang air besar pada hari-hari sebelum menstruasi karena, dalam persiapan untuk menstruasi, banyak darah diarahkan ke perut dan organ reproduksi, sehingga proses lain dapat terganggu.

Jika kamu menambahkan konsumsi kafein berlebihan ke dalam situasi ini, segalanya bisa menjadi lebih sulit.

4. Menyebabkan dehidrasi

Penting untuk memastikan untuk minum cukup air putih terutama selama menstruasi. Jika kamu tidak minum cukup air atau rentan diare selama menstruasi, kamu bisa berisiko mengalami dehidrasi.

Ini bisa disertai dengan energi yang rendah, kembung, dan kram menstruasi. Kafein dapat membuat kamu buang air kecil lebih sering sehingga memperburuk tubuh yang dehidrasi.

5. Mengganggu penyerapan nutrisi

Mendapat nutrisi maksimal selama menstruasi menjadi hal yang penting, terutama untuk mengurangi berbagai gejala menyakitkan selama mens.

Kafein dapat bertindak sebagai diuretik, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Dengan meningkatkan frekuensi buang air kecil, kamu akan banyak kehilangan nutrisi penting melalui urin.

Beragam Obat Menstruasi untuk Redakan Kram Perut

Alternatif minuman pengganti kopi saat sedang haid

Jika kafein pada kopi terlalu beresiko dan memberikan banyak dampak negatif, kamu bisa menggantinya dengan minuman kafein lain yang tidak kalah enak. Berikut beberapa rekomendasinya:

  • Teh hitam: Ada lebih sedikit kafein dalam teh daripada rata-rata secangkir kopi.
  • Teh hijau matcha: Ini memiliki sekitar sepertiga jumlah kafein dari secangkir kopi.
  • Kombucha: Minuman bersoda yang terbuat dari ragi yang difermentasi dengan teh, memiliki sedikit kafein, tetapi masih kurang dari secangkir kopi.
  • Chicory: Akar chicory dapat digunakan untuk membuat minuman yang rasanya seperti kopi, tetapi lebih ringan dan bebas kafein. Namun, itu mungkin memicu reaksi alergi pada beberapa orang.
  • Ginseng: Teh herbal ini tidak mengandung kafein, tetapi dapat membantu meningkatkan energi dan meningkatkan kinerja mental.

Menghindari hal yang memberatkan gejala haid menjadi langkah yang tepat, kamu akan lebih nyaman selama masa haid tanpa nyeri dan bad mood yang parah.

Share artikel ini
Reference