Makanan anti inflamasi

Inflamasi atau peradangan merupakan salah satu respon tubuh akan penyakit. Radang ini bisa terjadi dan semakin parah apabila tidak segera ditangani. Beruntungnya, saat ini sudah banyak diketahui makanan anti inflamasi yang dapat mengurangi peradangannya.

Makanan jenis ini tentu sangat bermanfaat untuk kamu yang mengalami radang atau mencegah terjadinya peradangan. Kira-kira apa saja makanan anti inflamasi tersebut? Lalu, bagaimana kerja makanan ini dan apa manfaatnya bagi tubuh? Yuk coba kulik di sini.

Pengertian anti inflamasi

Makanan yang mengandung anti inflamasi adalah makanan yang dapat melawan peradangan. Peradangan sendiri merupakan kondisi di mana kekebalan tubuh merespon adanya kerusakan sel. Proses respons ini terjadi pada sel darah putih dan komponen yang menyusun daya tahan tubuh, sehingga akan melindungi tubuh dari infeksi dan benda asing dari luar. Ada 2 tipe peradangan atau inflamasi, yaitu:

  • Akut. Tipe radang ini berlangsung singkat tergantung pada penyebabnya. Misalnya berhubungan dengan infeksi/cedera.
  • Kronik.Tipe radang ini berlangsung lambat dan tidak seberat radang akut. Berlangsung selama beberapa bahkan lebih dari 6 minggu. Biasanya tipe radang ini berhubungan dengan stress atau penyakit autoimun.

Gejala peradangan atau inflamasi

Setidaknya ada 5 gejala yang dapat terjadi saat tubuh terserang peradangan sehingga kamu dapat bersiap. Gejala radang antara lain:

  • Nyeri. Sensasi ini berasal dari respon tubuh akibat cedera atau respon senyawa kimia yang memicu nyeri.
  • Kemerahan. Adanya peningkatan aliran darah pada area radang.
  • Bengkak. Adanya penumpukan cairan di area radang.
  • Peningkatan suhu. Peningkatan aliran darah pada area radang.
  • Fungsi menurun. Kondisi radang membuat fungsi tubuh menurun atua terbatas.

Beberapa gejala ini dapat diredakan dengan konsumsi makanan yang mengandung anti inflamasi, lho. Apa saja jenis makanannya?

Makanan anti radang

Selain dengan konsumsi obat-obatan, peradangan bisa juga diredakan dengan mengonsumsi makanan anti inflamasi. Berikut ini jenis makanan yang dapat menjadi anti inflamasi:

1. Ikan

Jenis makanan ini sangat mudah ditemukan dan mengandung omega-3 sebagai senyawa yang dapat melawan radang. Ikan mengandung yang juga dapat mencegah radang menjalar ke sel-sel lain. Sumber omega-3 terbaik dan rendah merkuri dapat ditemukan pada ikan sarden, salmon, teri, tuna, dan herring.

2. Buah beri

Buah beri mengandung antioksidan yang biasa disebut antosianin. Zat ini memiliki efek anti inflamasi dan mengurangi risiko penyakit. Jenis buah beri seperti stroberi, bluberi, rasberi, dan blackberries. dapat kamu jadikan makanan anti inflamasi terbaik dan sangat aman dikonsumsi.

3. Kacang-kacangan

Kacang merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik untuk melawan radang. Kacang-kacangan juga kaya akan asam linolenat yang menghasilkan omega-3 sebagai zat anti inflamasi. Salah satu jenis kacang yang memiliki omega-3 tertinggi adalah kacang kenari. Adapun jenis kacang yang baik dikonsumsi lainnya adalah almond, pistachio, biji chia.

4. Brokoli

Sayuran tinggi zat gizi ini termasuk dalam makanan anti radang. Jenis sayur ini baik untuk menurunkan risiko kanker dan jantung. Brokoli mengandung sulforaphane yang merupakan senyawa antioksidan. Zat ini dapat melawan radang dan mengurangi kadar sitokin yang dapat memicu penyakit. Sayuran hijau gelap lain yang dapat menghambat radang antara lain bayam, kale, kol brussel dan wasabi.

5. Alpukat

Alpukat dianggap sebagai superfood karena membantu menyehatkan jantung. Alpukat mengandung potasium, magnesium, serat, dan lemak tak jenuh yang dapat menyehatkan jantung. Selain itu, alpukat memiliki senyawa anti inflamasi alami yang dapat mengurangi radang pada sel kulit.

6. Bawang putih

Bawang putih dikenal mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Kandungan dialil disulfida dalam bawang putih mampu menghambat peradangan. Zat ini akan membatasi efek dari sitokin pro-inflamasi sehingga mampu cegah kerusakan tulang rawan dan radang.

7. Teh hijau

Teh hijau mengandung senyawa polifenol yaitu epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang dapat mencegah radang dan meredakan radang urus. Namun, kamu perlu hati-hati dan bijak karena minum teh hijau dalam porsi besar, karena dapat mengganggu kualitas tidur kamu.

Makanan yang dapat menyebabkan radang

Makanan anti inflamasi banyak ditemukan dalam dapur rumah dan mudah didapatkan. Namun, kamu juga harus tau apa saja makanan yang dapat menyebabkan radang sehingga lebih berhati-hati dalam mengkonsumsinya.

Makanan yang dapat menyebabkan radang antara lain:

  • Karbohidrat olahan, seperti roti dan kue kering
  • Kentang goreng dan makanan gorengan lainnya
  • Soda dan minuman manis
  • Daging merah (burger/steak) dan daging olahan (sosis/hotdog)
  • Margarin dan mentega
  • Kandungan dari bahan alami anti inflamasi

Makanan anti inflamasi sangat baik dikonsumsi karena mempunyai kandungan anti radang yang sangat cepat direspon tubuh. Peradangan merupakan suatu hal yang wajar terjadi, namun jika sudah berlebihan tentunya akan menimbulkan masalah atau penyakit baru.

Makanan ini mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Zat asing ini dapat merusak sel tubuh dan membuat seseorang mudah sakit. Siapkan selalu makanan anti radang yang akan membantu mencegah radang terjadi pada tubuh kamu ya.

Manfaat dari makanan anti inflamasi

Lalu apa manfaat dari makanan anti radang? Makanan ini dapat mencegah peradangan terjadi pada tubuh kamu sehingga terbebas dari segala keluhan atau penyakit yang tidak diinginkan. Manfaatnya sangat besar dan mengandung banyak zat untuk tubuh dalam melawan radang.

Pilih makanan anti radang kesukaan kamu untuk menjaga kesehatan pribadi. Jika sudah dalam kondisi peradangan yang parah, kamu selalu bisa segera konsultasi ke dokter dan mendapat perawatan terbaik, ya.

Share artikel ini
Reference