cara agar vagina wangi
Period Period Hacks

Cara Agar Vagina Wangi Dan Terhindar Dari Infeksi Bakteri

Imelda Rahmawati | April 30, 2022
Share

Sebagian wanita rela merawat kewanitaannya menggunakan berbagai produk. Padahal, setiap wanita memiliki bau vagina yang khas. Namun, tak dipungkiri ada juga yang menginginkan vagina mereka beraroma wangi.

Lalu, bagaimana cara agar vagina wangi? ternyata, kamu perlu menerapkan beberapa hal. Yuk cari tahu selengkapnya berikut ini.

Kondisi vagina yang wangi

Setiap vagina memiliki bau yang khas, dan berbeda setiap orang. Namun, pada dasarnya vagina mengeluarkan sedikit bau asam seperti cuka. Hal ini karena ada berbagai hal yang mempengaruhi bau vagina, seperti kadar bakteri, keasaman vagina, keringat, dan kebersihan area kewanitaan.

Umumnya, vagina normal baunya sedikit asam. Hal ini disebabkan adanya tingkat pH pada area vagina yang cukup tinggi, dan bisa membunuh bakteri jahat yang menyebabkan infeksi pada vagina.

Pada dasarnya, ada bakteri jahat dan bakteri baik di area vagina. Kedua bakteri ini harus seimbang, agar vagina dalam kondisi sehat. Saat bakteri jahat lebih banyak atau sedang mengalami kondisi tertentu, biasanya bau vagina akan berubah. Selain itu, setiap aroma juga bisa menunjukkan kondisi vagina kamu.

Cara agar vagina wangi

Agar vagina wangi kamu tetap sehat, aman dan bersih, kamu bisa menerapkan cara-cara berikut ini, antara lain: berikut beberapa cara agar semuanya tetap sehat, aman, dan bersih:

  1. Jaga kebersihan vagina dengan mencuci bagian luar dengan sabun dan air. Untuk bagian dalam, vagina kamu cukup bagus untuk merawatnya sendiri.
  2. Gunakan pakaian dalam katun
  3. Usap dari depan ke belakang untuk menghindari ISK.
  4. Usahakan tetap terhidrasi untuk membantu mencegah infeksi.
  5. Setelah berhubungan seks, kencing ternyata membantu menghilangkan bakteri berbahaya.
  6. Cuci mainan seks dan simpan di tempat yang bersih dan kering

Vagina wangi secara alami

Miss V atau vagina yang berbau tidak sedap tentu akan membuat kamu insecure. Kabar baiknya adalah bahwa masalah ini dapat diselesaikan dengan beberapa cara.
Namun, Hindari sembarangan menggunakan produk yang belum teruji secara klinis untuk menghilangkan bau tak sedap dari vagina.

Misalnya, apa yang kamu makan mempengaruhi setiap bagian tubuh kamu termasuk vagina kamu. Hal ini karena kesehatan vagina dan usus kamu saling berkaitan.

Pada dasarnya, jika usus kamu sehat, maka vagina kamu juga akan sehat. Tak perlu dikatakan, vagina yang sehat akan bebas infeksi, memiliki pH yang tepat, dan tidak akan memiliki bau yang menyengat.

Beberapa cara agar vagina wangi dan terhindar dari bau maupun infeksi bakteri, yaitu:

1. Konsumsi seledri

Seledri penuh dengan vitamin C dan karena itu dapat membantu memulihkan ekologi bakteri vagina. Selain itu, kandungan klorofil dalam salad essential membantu menjaga aroma kewanitaan kamu.

2. Kayu manis

Sementara semua hal jeruk dan asam membantu menjaga pH vagina kamu, kayu manis adalah rempah-rempah alkali yang dapat membantu menetralkan kelebihan keasaman di sana.

3. Nanas

salah satu buah yang kaya akan vitamin C, vitamin B, serta serat. Mampu meningkatkan kesehatan pada usus kamu, tapi juga bisa menjaga bau alami pada area vagina kamu dengan cara menjaganya tetap sehat, serta mencegah terjadinya infeksi.

4. Berhenti merokok dan kurangi minum alkohol

Merokok dan minum minuman beralkohol dapat mengubah bau keringat. Hal yang sama berlaku untuk bau vagina. Hal tersebut hanya akan membuat vagina kamu bau lebih asam, dan pahit.

Pewangi vagina

Pada dasarnya, setiap orang memang harus menjaga kebersihan area kewanitaan. Namun, cara merawatnya tidak boleh sembarangan. Apalagi jika kamu menggunakan produk yang belum teruji secara klinis. Selain tidak aman, juga bisa membahayakan.

Pasalnya, kini banyak berbagai produk kewanitaan yang dijual secara bebas di pasaran, dan memiliki kandungan bahan kimia. Niat ingin menjaga kesehatan dan kebersihan vagina, malah bisa berbahaya efeknya jika digunakan.

Ada sebuah penelitian dari University of Guelph di Kanada yang mengungkapkan bahwa produk-produk kebersihan kewanitaan, termasuk pewangi vagina, berisiko membuat kamu mengalami infeksi jamur vagina dan infeksi saluran kemih (ISK).

Sebisa mungkin kamu bisa menghindari pembersih vagina, maupun pewangi vagina, atau produk yang belum teruji.

Sabun pewangi vagina yang aman

Jika kamu ingin vagina kamu tetap wangi, sebetulnya cara paling mudah adalah menjaganya tetap bersih dan segar. Selain itu, vagina juga punya bau khas yang seharusnya tidak perlu malu untuk mengakuinya, loh.

Jangan sekali-kali menyemprot vagina dengan parfum karena kandungan parfum yang keras bisa membuat vagina rentan terkena bakteri dan infeksi.

Kamu bisa melakukan cara agar vagina wangi dengan memilih produk yang aman. Selain Itu, hindari bahan yang dapat mengubah pH vagina dan membuatnya kering. Hal ini bisa menyebabkan iritasi atau infeksi.

Tips menjaga kebersihan vagina agar wangi

Berikut tips menjaga kebersihan vagina agar tetap harum, antara lain:

1. Konsumsi makanan sehat

Kamu bisa mencoba makan lebih banyak buah, sayuran hijau, dan produk probiotik seperti yogurt. Makanan ini mampu mencegah tumbuhnya bakteri jahat dan bisa membuat vagina harum dan segar secara alami. Di sisi lain, makanan dengan bau yang menyengat seperti bawang putih bisa membuat vagina kamu berbau tidak sedap.

2. Jaga agar vagina tetap kering

Lingkungan yang terlalu lembab akan menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis bakteri penyebab penyakit. Juga, berhati-hatilah saat mencuci vagina setelah buang air kecil. Pastikan kamu menyiram airnya dari depan ke belakang. Hal ini karena dapat mencegah bakteri jahat masuk ke dalam vagina dan menyebabkan bau tidak sedap.

3. Cuci vagina dengan cara yang benar

Untuk mencuci vagina yang benar, kamu hanya membutuhkan air hangat. Bersihkan hanya bagian luar vagina saja. Setelah itu, keringkan dengan menepuk-nepuk area vagina secara lembut, jangan digosok.

4. Hindari produk berbau bunga atau buah-buahan

Mengapa demikian? hal ini supaya vagina kamu tidak berbau amis. Karena pada dasarnya, vagina yang normal memiliki bau yang khas, yaitu sedikit asam. Kamu tidak perlu menggunakan berbagai produk agar vagina berbau seperti bunga atau buah-buahan. Pasalnya, vagina kamu adalah area sensitif yang tidak tahan dengan bahan kimia asing.

Kandungan bahan pembersih kewanitaan yang harus kamu hindari

Jika kamu ingin menggunakan sabun pembersih kewanitaan yang aman, pastikan kamu menghindari berbagai bahan dalam sabun yang bisa membahayakan kondisi vagina kamu. Berbagai bahan yang harus kamu hindari, antara lain:

  • Sulfat (Sodium Lauryl Sulfate): Sulfat adalah senyawa yang biasa digunakan pada deterjen, merupakan bahan utama yang biasa digunakan pada produk sabun, shampo. Pada kulit di area vulva, sulfat terbukti bisa menyebabkan iritasi.
  • Paraben: Bahan kimia yang banyak digunakan sebagai pengawet buatan dalam kosmetik dan produk perawatan tubuh. Jika digunakan bisa menyebabkan iritasi pada kamu yang memiliki kulit sensitif.
  • Parfum : Parfum mengandung ratusan bahan kimia. Bahan kimia ini dapat menyebabkan iritasi kulit yang parah dan dapat mengubah pH vulva dan area vagina, hal ini menyebabkan kamu lebih rentan terhadap infeksi bakteri.
  • Gliserin: Produk gula yang dapat meningkatkan produksi jamur, dan membuat kamu rentan terhadap infeksi jamur.
  • Minyak Mineral: Ini dapat mengubah pH vagina dan dapat terjadi infeksi.

Melakukan cara agar vagina wangi sebenarnya boleh saja. Namun, berbagai cara agar vagina tetap wangi ternyata berbahaya. Pastikan kamu menggunakan produk yang aman, untuk menjaga dan merawat vagina supaya terhindar dari infeksi bakteri.

Reference
Share