PMS pria

Seperti halnya wanita, pria juga mengalami pergeseran dan perubahan hormon. Setiap hari, kadar testosteron pria naik di pagi hari dan turun di malam hari. Kadar testosteron bahkan dapat bervariasi dari hari ke hari.

Beberapa orang mengklaim bahwa fluktuasi hormon ini dapat menyebabkan gejala yang menyerupai gejala sindrom pramenstruasi (PMS), termasuk depresi, kelelahan, dan perubahan suasana hati, sehingga disebut pms pria

Apa pria bisa menstruasi?

Cara Ngadepin Pasangan PMS

Pria tidak bisa mengalami menstruasi, tapi pria juga bisa mengalami gejala yang mirip PMS (pre menstruation syndrome) pada wanita. Beberapa orang menyebutnya dengan “man-struation” atau “periode pria”.

Menurut terapis seks Janet Brito, PhD, LCSW, CST, Menstruasi dan perubahan hormon seorang wanita adalah hasil dari siklus reproduksi alamiahnya. Perubahan hormon yang dialaminya adalah sebagai persiapan untuk kemungkinan pembuahan. Sedangkan pria maupun cisgender tidak mengalami siklus ini, mereka juga tidak memiliki rahim yang menebal untuk mempersiapkan sel telur yang telah dibuahi. 

5 Cara Menghilangkan Sakit Perut saat PMS, Wajib Kamu Coba!

Namun, Brito mencatat bahwa kadar testosteron pria dapat bervariasi, dan beberapa faktor dapat mempengaruhi kadar testosteron. Saat hormon ini bergeser dan berfluktuasi, pria mungkin mengalami gejala yang mirip dengan pms.

Apa itu irritable male syndrome?

Penulis Jed Diamond, PhD. Diamond menciptakan istilah Irritable Male Syndrome (IMS) dalam bukunya yang berjudul sama, untuk menggambarkan fluktuasi hormon dan gejala yang ditimbulkannya, berdasarkan fenomena biologis yang diamati pada domba jantan.

IMS seharusnya merupakan hasil dari hormon yang turun naik, khususnya testosteron. Namun, tidak ada bukti medis tentang IMS. Meski begitu, memang benar bahwa testosteron memainkan peran penting dalam kesehatan fisik dan mental pria, dan tubuh manusia bekerja untuk mengaturnya. 

Ini 6 Cara Menghadapi Pasangan PMS, Pria Wajib Tahu

Tetapi faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan IMS dapat menyebabkan kadar testosteron berubah. Hal ini diperkirakan dapat menyebabkan gejala yang tidak biasa.

Faktor-faktor yang dapat memengaruhi kadar hormon meliputi:

  • Usia (kadar testosteron pria mulai menurun sejak usia 30 tahun)
  • Stres
  • Perubahan pola makan atau berat badan
  • Penyakit
  • Kurang tidur
  • Gangguan makan

Fakta tentang pms pria

Berikut ini adalah hal-hal terpenting yang perlu kamu ketahui seputar IMS:

IMS sangat umum terjadi

Penelitian Lincoln menunjukkan bahwa IMS umum terjadi pada semua mamalia jantan dan penelitian saya menunjukkan bahwa IMS umum terjadi pada pria yang testosteronnya berada di bawah tingkat yang sehat.

Penurunan testosteron adalah bagian normal dari penuaan pada pria

Banyak pria yang kadar testosteronnya turun terlalu jauh dan akibatnya adalah meningkatnya iritabilitas, kemarahan, dan depresi. 

Testosteron rendah hanyalah salah satu penyebab umum IMS

Ya, testosteron rendah bukan hanya penyebabnya. Menurut penelitian, ada empat penyebab umum IMS lainnya yaitu:

  1. Perubahan kimiawi otak, sering dikaitkan dengan diet yang terlalu tinggi protein dan terlalu rendah karbohidrat sehat.
  2. Stres kronis menyebabkan pria menjadi lebih mudah tersinggung dan marah, sering kali tanpa mengenali penyebabnya.
  3. Ketidakseimbangan hidup, bisa juga disebabkan karena faktor ekonomi, sosial, dll.
  4. Tanggung jawab laki-laki yang berubah dengan cepat. Terkadang laki-laki diminta untuk lebih peduli dan sensitif, tetapi juga lebih tegas dan sukses di tempat kerja.

 

Sifat mudah tersinggung dan marah bisa jadi salah satu gejala depresi

Ketika pria melampiaskan sifat mudah tersinggung dan marah kepada orang lain, mereka merasa tidak enak dengan diri mereka sendiri dan hal ini sering kali berkontribusi pada depresi. Selain itu, pria yang depresi juga sering kali lebih mudah tersinggung dan marah, tetapi kita tidak sering mengenali hal ini sebagai gejala depresi. 

IMS, depresi, dan menopause pria saling berkaitan

Jika pria yang kamu kenal menunjukan tanda IMS seperti mudah marah, suasana hati yang naik turun, ingatlah bahwa IMS, depresi, dan menopause pria saling berkaitan. Memang masih perlu banyak penelitian dalam hal ini. 

Mengenali pms pria dan cara mengatasinya mungkin akan memerlukan bantuan dari ahli seperti psikolog atau dokter. Jika kamu merasa pria di sekitarmu menunjukan tanda-tanda IMS, cobalah membantunya mengenali dan menyadari kondisinya dengan baik.

_____________

Penulis: Afifa

Share artikel ini
Reference