tahap pembentukan payudara
Period Siklus Menstruasi

Tahap Pembentukan Payudara, Ternyata Mulai Dalam Kandungan

Imelda Rahmawati | April 10, 2022
Share

Pada masa perkembangan remaja, pertumbuhan payudara merupakan hal yang membuat was-was. Hal ini karena ukuran payudara perlahan bisa bertambah ukurannya. Namun, pertumbuhan pembentukan payudara pada setiap anak, bisa berbeda-beda kapan mulainya, loh.

Lantas, apa saja tahap pembentukan payudara? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Tahap pembentukan payudara

Setiap anak, memiliki masa pertumbuhan payudara pada saat usia yang berbeda-beda. Beberapa mengalami perkembangan payudara yang lebih cepat, normal, dan lebih lambat.

Bila diperkirakan, rata-rata pertumbuhan payudara pada remaja umumnya terjadi saat anak berusia 8-13 tahun. Payudara remaja yang baru tumbuh bersama indung telur mulai memproduksi hormon seks, yaitu estrogen. Berikut adalah tahap pembentukan payudara pada anak remaja, antara lain:

  • Puting susu sudah mulai tumbuh sejak lahir, tetapi seluruh area dada masih rata.
  • Munculnya benjolan payudara yang sangat terasa di bawah setiap puting dan akan terus “mengangkat” ke area dada lainnya. Ini akan menyebabkan area di sekitar puting susu yang disebut areola tampak lebih besar.
  • Payudara akan menjadi sedikit lebih besar seiring dengan berkembangnya jaringan payudara.
  • Areola serta puting akan membentuk seperti gundukan kedua di bagian atas jaringan payudara.
  • Payudara menjadi bulat dengan puting yang terlihat terangkat. Ini adalah tahap terakhir dari pertumbuhan payudara

Selain itu, nutrisi, faktor keturunan, hingga perubahan hormonal yang terjadi di dalam tubuh juga mempengaruhi pertumbuhan payudara.

Ukuran payudara

Ukuran payudara kamu sedikit banyak dipengaruhi oleh faktor keturunan. Jika ibu kamu memiliki payudara besar, kemungkinan besar kamu akan mewarisi “karakteristik” yang sama. Begitu juga sebaliknya.

Lingkar dada wanita Indonesia dengan tinggi sekitar 160 sentimeter (cm) berkisar 32-34 dengan volume 250-350 cc alias kisaran cup A-C. Wanita dari Filipina dan Malaysia dinobatkan sebagai negara dengan wanita berpayudara terkecil di dunia. Namun demikian, tidak sedikit wanita Indonesia yang memiliki ukuran payudara lebih dari 36. Hal ini bergantung pada hormon estrogen setiap orang.

Bahkan jika kamu mengetahui ukuran cup bra kamu saat ini, ukuran payudara kamu akan berubah dari waktu ke waktu. Misalnya sebelum dan saat menstruasi, saat hamil, saat menopause, dan jika berat badan kamu bertambah.

Biasanya payudara kamu akan mengecil kembali ke ukuran semula setelah menstruasi kamu selesai, setelah berhasil menurunkan berat badan, atau setelah kamu selesai menyusui.

Begitu juga dengan perubahan bentuk. Seiring bertambahnya usia, payudara akan melorot atau tampak turun secara alami, membuatnya tampak lebih besar dari yang seharusnya. Penyebab lain dari dada yang cacat termasuk gravitasi, merokok, dan posisi tidur.

Hal-hal yang memengaruhi pembentukan payudara

Berikut ini adalah berbagai hal yang dapat mempengaruhi tahap pembentukan payudara, antara lain:

1. Ada faktor keturunan

Genetika atau faktor keturunan juga bisa menentukan pertumbuhan dan ukuran payudara. Faktor keturunan memang memiliki peran penting dalam mempengaruhi ukuran payudara. Namun, bukan berarti ukuran atau payudara seorang wanita akan sama persis dengan payudara ibunya.

2. Berat badan

Payudara kamu adalah bagian tubuh yang kompleks. Payudara terdiri dari jaringan ikat atau pendukung, kelenjar dan saluran susu, dan jaringan lemak.

Perlu diketahui para wanita, jika komposisi lemak dalam tubuhnya cukup banyak, tak bisa dipungkiri ukuran payudaranya juga lebih besar.

3. Faktor usia

Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia akan mengalami perubahan, termasuk pada payudara. Pada masa remaja hingga dewasa, ukuran payudara akan terus membesar atau bertambah.

Oleh karena itu, mengonsumsi makanan bergizi dan menggunakan bra yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan payudara yang sehat.

Pada usia lanjut, jaringan yang mempertahankan bentuk payudara akan mengendur. Oleh karena itu, semakin tua seorang wanita, semakin kendur dan semakin kecil ukuran payudaranya.

4. Kehamilan

Saat hamil, ukuran payudara wanita juga bisa berubah menjadi lebih besar. Namun, perubahan ini tidak permanen.

Setelah ibu melahirkan dan menyusui bayinya selama beberapa waktu, payudaranya akan kembali ke ukuran atau bentuk sebelum hamil.

5. Olahraga

Olahraga juga dapat mempengaruhi ukuran dan bentuk payudara wanita. Jika kamu sering melakukan latihan yang fokus pada penguatan otot dada, payudara kamu bisa terlihat lebih besar dan kencang.

Gangguan pembentukan payudara

Kelainan payudara terjadi ketika payudara seorang gadis gagal berkembang secara normal, atau ketika masalah kesehatan lain muncul pada payudara.

Kelainan payudara mungkin ada saat lahir, atau mungkin terjadi selama masa pubertas ketika payudara seorang gadis mulai berkembang, umumnya antara usia 8 dan 13 tahun. Beberapa gangguan seperti:

  1. Abses payudara
  2. Payudara yang berbeda secara signifikan dalam ukuran – terutama pada tahap awal perkembangan payudara
  3. Puting terbalik atau kearah dalam
  4. Payudara atau puting hilang
  5. Payudara atau puting ekstra
  6. Ukuran payudara terlalu besar
  7. Payudara yang kurang berkembang atau kurang berkembang
  8. Kurangnya pigmentasi areola, ditandai dengan kulit di sekitar puting susu

Sebenarnya tahap pembentukan payudara sudah mulai terbentuk saat masih dalam kandungan, dan pada setiap anak dimulai pada usia yang berbeda. Beberapa mengalami perkembangan payudara yang lebih cepat, normal, dan lebih lambat.

Reference
Share