Gangguan kepribadian paranoid

Orang dengan gangguan kepribadian paranoid biasanya memiliki kecurigaan dan ketakutan yang berlebihan. Mereka cenderung merasa sulit atau bahkan curiga terhadap orang lain dan berpikir mereka sangat berbeda dari kebanyakan orang.

Apakah kamu juga merasakan hal demikian? Agar lebih jelas, simak penjelasan tentang gangguan kepribadian paranoid di bawah ini.

Apa itu gangguan kepribadian paranoid?

Gangguan kepribadian paranoid (GKP) atau paranoia adalah gangguan kepribadian yang mempengaruhi keadaan mental, fungsi, dan perilaku penderitanya. Orang dengan gangguan ini seringkali sulit memahami berbagai situasi dan berhubungan dengan orang lain. Akibatnya, penderita sering mengalami perasaan ragu dan tidak percaya pada orang lain.

Orang dengan gangguan kepribadian ini juga enggan menyampaikan perasaannya kepada orang lain, terus menyimpan dendam, dan meyakini bahwa semua orang dan kejadian dapat mengancam keselamatannya.

Karena pola pikir dan perilaku demikian, orang dengan gangguan ini sering mudah tersinggung dan bermusuhan dengan orang lain. Hal ini membuat mereka sulit melakukan aktivitas sosial, pekerjaan, dan sekolah secara normal.

Ciri-ciri gangguan kepribadian paranoid

Gejala khas gangguan kepribadian ini adalah mereka sangat sulit didekati atau karena selalu curiga terhadap orang lain. Mereka berpikir bahwa orang lain memiliki niat buruk terhadap mereka.

Selain itu, berikut beberapa ciri-ciri orang dengan gangguan paranoid:

  • Selalu curiga bahwa orang lain memiliki motif tersembunyi atau ingin menyakitinya
  • Kesulitan bekerja sama dengan orang lain
  • Sangat sensitif terhadap kritik
  • Kesulitan memahami masalah pribadinya
  • Mengisolasi diri secara sosial
  • Keraguan terhadap kesetiaan orang lain
  • Mudah marah dan memusuhi orang lain
  • Keras kepala, suka berdebat, dan selalu menganggap dirinya paling benar

Nah, untuk mengetahui apakah seseorang mengalami gangguan kepribadian ini dan untuk mengetahui penyebab penyakit ini, diperlukan pemeriksaan profesional.

Penyebab gangguan kepribadian paranoid

Penyebab gangguan kepribadian ini masih belum diketahui. Namun, faktor-faktor tertentu diketahui menempatkan seseorang pada risiko lebih tinggi terkena paranoia, seperti:

  • Trauma psikologis, misalnya menjadi korban pelecehan seksual atau kekerasan fisik
  • Gangguan mental tertentu, seperti gangguan kecemasan, depresi, dan skizofrenia
  • Stres berat
  • Gangguan otak, seperti demensia, stroke, epilepsi, dan Parkinson
  • Insomnia
  • Konsumsi alkohol jangka panjang serta penggunaan narkotika

Cara mengatasi gangguan kepribadian paranoid

Berikut berbagai macam cara mengatasi gangguan kepribadian paranoid:

1.Terapi Keluarga

Keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan kesehatan mental seseorang, termasuk ketika kita berbicara tentang penyembuhan gangguan mental. Keluarga berperan sebagai support bagi pasien sehingga pengobatan yang diberikan lebih efektif.

2.Psikoterapi

Psikoterapi membantu penderita mengenali diri mereka sendiri dan gejala yang mereka alami. Dengan menyadari gejala yang muncul, penderita bisa mengendalikan pikiran yang seharusnya tidak muncul.

3.Terapi Perilaku Kognitif

Tidak hanya akan menawarkan terapi pemahaman diri, dokter juga akan memberikan terapi perilaku kognitif untuk mengajarkan penderita bagaimana mengubah cara berpikir mereka, sehingga mereka tidak terus merasa cemas, takut, dan ragu.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang gangguan kepribadian paranoid. Yuk, bagikan artikel ini biar lebih banyak orang tahu

Share artikel ini
Reference