Tes Kesehatan Mental

Ketika melewati masa-masa sulit, seseorang sering memiliki perasaan negatif, seperti cemas, tertekan, sulit konsentrasi, dan ingin menghindari orang lain. Jika gejala-gejala seperti ini mulai mengganggu kehidupan kamu, carilah bantuan agar cepat pulih.

Salah satu langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah melakukan tes kesehatan mental. Tes ini bisa dilakukan dengan menjawab pertanyaan secara lisan, melakukan tes fisik, atau mengisi kuesioner. Tes ini dapat memberikan beberapa manfaat. Penasaran apa saja manfaatnya? Simak informasi lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Apa itu tes kesehatan mental?

Tes kesehatan mental adalah tes yang dilakukan untuk menilai apakah seseorang memiliki masalah mental dan jenis perawatan yang akan membantunya. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan oleh dokter, psikiater, atau psikolog. Tes kesehatan mental juga dapat digunakan untuk membantu diagnosis beberapa gangguan neurologis, penyakit tertentu, atau kemungkinan penyalahgunaan obat.

Hal-hal yang mempengaruhi kesehatan mental

Mengetahui hal-hal apa saja yang bisa mempengaruhi kesehatan mental dapat membantu kamu mencegah terjadinya gangguan kesehatan mental. Faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan mental terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Faktor Biologis

Faktor biologis meliputi kondisi fisik, otak, genetik, sensorik, dan kondisi pasca melahirkan.

2. Faktor Psikologis

Faktor psikologis berkaitan dengan ikatan emosional yang dimiliki oleh seseorang dengan teman dan keluarganya. Hal ini juga berkaitan dengan kemampuan kognitif dan kondisi emosi yang belum stabil. Beberapa hal yang bisa memberi pengaruh terhadap kondisi psikologis adalah:

  • Kondisi lingkungan yang penuh polusi dan berisik
  • Rasa kehilangan akibat meninggalnya orang terdekat, keguguran, berpisah dengan teman dan keluarga,
  • serta berakhirnya hubungan dengan pasangan
  • Kekerasan dalam lingkungan keluarga yang berupa kekerasan fisik dan verbal
  • Kehilangan pekerjaan, menganggur, kehilangan bisnis, dan mengalami kerugian
  • Situasi sosial budaya seperti status sosial, hubungan dengan keluarga, hubungan sosial, dan konflik sosial
  • Mengalami perundungan, baik secara fisik dan verbal
  • Merasa kesepian dan mengalami isolasi sosial

Tujuan tes kesehatan mental

Memiliki hasil dari tes kesehatan mental bisa memberikan dokter gambaran mengenai cara berpikir, bernalar, dan mengingat. Dari tes kesehatan mental akan dinilai kondisi emosi seseorang melalui berbagai pertanyaan dan pemeriksaan fisik.

Berikut ini tujuan tes kesehatan mental adalah:

  • Mendiagnosis kondisi kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, skizofrenia, depresi pasca kelahiran, gangguan makan, dan penyakit psikotik
  • Mendiagnosis patologi neurologis, seperti penyakit Alzheimer
  • Membedakan masalah kesehatan mental dan fisik
  • Menilai seseorang yang dirujuk karena masalah di sekolah, pekerjaan, rumah, atau dalam situasi sosial. Misalnya, diagnosis Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau gangguan kepribadian.
  • Mendiagnosis adanya penyalahgunaan obat atau zat

Manfaat tes kesehatan mental

Masalah kesehatan mental tidak bisa dianggap remeh. Jika masalah kesehatan mental terlambat dideteksi, hal ini dapat menyebabkan kualitas hidup yang memburuk, bahkan keinginan untuk bunuh diri. Oleh karena itu, tes kesehatan mental perlu dilakukan apalagi bila seseorang memiliki risiko untuk mengalaminya.

Pada dasarnya, manfaat tes kesehatan mental adalah mendeteksi dengan lebih cepat risiko seseorang untuk mengalami gangguan mental. Jika risiko ini bisa terdeteksi dengan cepat, tentu saja psikolog dan psikiater bisa menangani masalahnya dengan lebih baik. Hasilnya, masalah yang lebih besar akibat dari gangguan mental, seperti penyalahgunaan narkoba dan keinginan untuk bunuh diri dapat dicegah.

Kapan harus melakukan tes?

Apabila kamu memiliki risiko untuk mengalami masalah kesehatan mental, seperti mengalami stres yang berat, tekanan batin, dan mempunyai riwayat keluarga dengan masalah kesehatan mental, tidak usah ragu untuk melakukan tes kesehatan mental. Tes kesehatan mental juga penting dilakukan jika seseorang mengalami berbagai gejala berikut ini.

  • Sering merasa sedih dan mudah emosi
  • Memiliki self esteem yang rendah
  • Mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi
  • Sering merasa khawatir, takut, dan cemas secara berlebihan
  • Sering merasa lelah dan kurang energi
  • Mengalami kesulitan dalam mengatasi stres
  • Selalu menghindari komunikasi dengan orang lain
  • Pernah atau memiliki keinginan untuk melukai diri sendiri
  • Pernah mencoba atau memiliki keinginan untuk bunuh diri
  • Memiliki ketergantungan terhadap rokok, minuman beralkohol, judi, dan narkoba

Indikator tes kesehatan mental

Melalui berbagai penelitian, masalah kesehatan mental dapat dikenali melalui gejala-gejala awal yang muncul. Sehingga, masalah ini dapat ditangani sebelum semakin buruk. Untuk mengenali gejala-gejala tersebut, perlu dilakukan tes kesehatan mental. Beberapa indikator kesehatan mental yang dapat dijadikan penilaian, antara lain:

Fisik

Salah satu gejala masalah kesehatan mental adalah mudah merasa lemas dan lelah, dan hal ini berlangsung berulang kali. Selain itu, masalah kesehatan mental juga ditandai dengan adanya penurunan atau kenaikan berat badan yang drastis, gangguan pola tidur dan makan, dan perubahan penampilan. Di samping itu, orang-orang yang menderita masalah kesehatan mental juga bisa mengalami sakit kepala, mual, keringat berlebih, dan jantung berdebar.

Perilaku

Indikator lainnya yang digunakan untuk memeriksa kesehatan mental adalah perilaku. Salah satu tanda adanya masalah kesehatan mental yang bisa dikenali adalah perubahan perilaku. Orang dengan gangguan mental berperilaku yang berbeda dari biasanya, misalnya melakukan penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol, mengasingkan diri dari keramaian, dan mengabaikan kewajiban.

Emosi

Orang dengan masalah kesehatan mental dapat merasa sedih secara tiba-tiba dan biasanya tidak disertai dengan alasan yang jelas. Hal ini biasanya bisa berlangsung sekitar dua minggu bahkan lebih. Perubahan mood-nya bisa berlangsung dengan cepat. Misalnya, hari ini merasa sangat sedih dan keesokan harinya merasa sangat senang.

Psikologi

Gangguan psikologis yang dialami oleh penderita masalah kesehatan mental bisa beragam. Bahkan, kondisi ini dapat semakin buruk seiring berjalannya waktu. Beberapa gangguan psikologis itu adalah sering merasa menyesal, penurunan daya ingat, sulit konsentrasi, rasa khawatir yang berlebihan, menyalahkan diri sendiri, bersikap negatif terhadap kehidupan dan orang lain, hingga keinginan untuk bunuh diri.

Inilah beberapa indikator yang digunakan untuk memeriksa kesehatan mental. Apabila kamu mengalami gejala-gejala yang mengarah pada gangguan kesehatan mental, segera lakukan konsultasi dengan dokter spesialis kesehatan jiwa.

Tes kesehatan mental kemenkes

Kementerian kesehatan RI telah menyediakan tes kesehatan mental yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat umum. Layanan ini tersedia dalam bentuk aplikasi dengan nama Sehat Jiwa. Dengan aplikasi ini, masyarakat umum dapat memeriksa kesehatan jiwa secara mandiri. Aplikasi ini akan melakukan pemeriksaan terhadap tiga aspek utama, yaitu daya ingat, emosi, dan tingkat depresi seseorang.

Apabila seseorang mendapatkan hasil bahwa kondisi kejiwaannya tergantung, aplikasi ini telah terhubung dengan psikolog klinis dan psikiater sehingga penggunanya dapat melakukan konsultasi secara virtual. Layanan yang disiapkan oleh pemerintah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan dan perawatan yang layak terkait dengan masalah kesehatan mental.

Jika kamu mengalami satu atau lebih gejala masalah kesehatan mental, segera lakukan pemeriksaan agar situasinya tidak memburuk, ya.

Share artikel ini
Reference