kenapa menstruasi sedikit

Siklus menstruasi setiap wanita umumnya berbeda-beda. Beberapa wanita mungkin mengalami perdarahan yang lebih ringan dari umumnya. Kondisi ini dikenal sebagai hipomenorea. Hal itu dapat disebabkan oleh berbagai hal.

Meskipun ini adalah gejala normal bagi wanita, namun tetap saja jika kondisi tersebut terjadi, kamu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Nah, biar kamu lebih tahu detail tentang apa itu menstruasi sedikit dan kenapa menstruasi sedikit bisa terjadi, yuk simak penjelasan berikut ini!

Apa itu menstruasi sedikit?

Menstruasi sedikit atau hipomenorea adalah suatu kondisi di mana lebih sedikit darah yang keluar selama periode haid. Kondisi ini sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan karena setiap wanita dapat mengalami perubahan siklus menstruasi.

Wanita dengan hipomenorea biasanya mengalami gejala berikut:

  • Siklus haid datang lebih cepat.
  • Pembalut yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan biasanya.
  • Darah haid pada hari pertama dan kedua lebih sedikit dari biasanya.
  • Pendarahan haid sering hanya berupa flek darah.

Hipomenorea bisa terjadi karena masalah kesehatan tertentu. Meskipun demikian, beberapa wanita tidak memiliki masalah kesehatan tetapi mengalami kondisi ini, bisa saja karena dipengaruhi faktor genetik.

Kenapa menstruasi sedikit?

Ada beberapa penyebab kenapa darah haid sedikit bisa dialami oleh beberapa wanita, yaitu:

1. Faktor genetik

Menstruasi sedikit dapat disebabkan oleh faktor genetik. Oleh karena itu, jika periode haid pendek atau perdarahan haid lebih sedikit, coba cek apakah ibu atau saudara perempuanmu mengalami kondisi yang sama.

2. Faktor usia

Menstruasi sedikit umumnya terjadi pada remaja yang baru saja melewati masa pubertas dan wanita yang mendekati menopause. Kondisi ini bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan kadar hormon yang berperan dalam siklus haid.

3. Gaya hidup

Merokok, olahraga berlebihan, dan stres mempengaruhi siklus menstruasi dan dapat menyebabkan penurunan berat badan dan penambahan berat badan secara tiba-tiba. Jika menstruasi sedikit yang kamu alami terjadi karena stres, kamu dapat mengatasinya dengan berbagai cara, mulai dari terapi relaksasi, meditasi, hingga melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan.

4. Penggunaan alat kontrasepsi

Penggunaan kontrasepsi oral, implan, atau suntikan dapat mengurangi kuantitas darah haid dan memperpendek periode haid. Hal ini terjadi karena kontrasepsi oral dapat mengencerkan lapisan rahim dan menunda kehamilan.

5. Kehamilan

Kondisi menstruasi sedikit juga bisa menjadi tanda kehamilan, juga dikenal sebagai pendarahan implantasi. Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang dibuahi oleh sperma tumbuh menjadi embrio dan menempel pada dinding bagian dalam rahim. Proses adhesi ini dapat menyebabkan noda darah keluar dari vagina.

6. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan menghentikan ovulasi. Kondisi ini juga membuat periode menstruasi pasien menjadi lebih ringan dan pendek.

7. Sindrom Asherman

Sindrom Asherman menyebabkan sedikit atau tidak ada perdarahan haid pada wanita. Beberapa wanita mengalami nyeri sebelum haid tetapi tidak ada perdarahan haid.

Apakah menstruasi sedikit berbahaya?

Pertanyaan kamu tentang kenapa menstruasi sedikit sudah terjawab. Tapi kamu mungkin bertanya-tanya apakah menstruasi sedikit berbahaya atau tidak.

Hipomenorea memang tidak berbahaya, namun jika kondisi perdarahan menstruasi sedikit sering terjadi, ini bisa jadi pertanda adanya masalah pada tubuhmu. Oleh karena itu, jika kamu mengalami satu atau beberapa gejala berikut, segera periksa kesehatanmu ke dokter.

  • Tidak haid selama lebih dari 3 bulan berturut-turut, tapi tidak hamil
  • Siklus haid tidak teratur
  • Sakit dan nyeri berlebihan saat haid

Nah, walaupun sekarang kamu tahu bahwa hipomenorea tidak berbahaya, jika perdarahan haid ini berlanjut selama beberapa waktu, kamu tetap perlu berhati-hati. Konsultasikanlah ke dokter dan tanyakan kenapa menstruasi sedikit kamu alami.

Share artikel ini
Reference