Gejala Gigitan Kutu Kasur
Hidup Sehat

Kenali Gejala Gigitan Kutu Kasur dan Cara Mengobatinya

Putri Aprillia | Desember 28, 2021
Share

Kasur merupakan tempat paling aman dan nyaman bagi semua orang untuk beristirahat. Sayangnya, kamu mungkin belum menyadari adanya bahaya yang juga mengintai di kasur tersebut. Sebut saja gejala gigitan kutu kasur yang sering terabaikan.

Padahal, ada banyak bahaya akibat gigitan kutu kasur. Nah, agar kamu juga mengerti apa itu kutu kasur dan cara menanganinya, mari simak pembahasannya berikut ini!

Apa itu kutu kasur

Kutu Kasur adalah hewan parasit berbentuk lonjong dan berwarna cokelat yang sering ada di kasur. Hewan ini akan berdiam di kasur hingga keadaan menguntungkan mereka. Ukuran kutu yang tinggal di kasur tergolong kecil.

Namun, ketika kutu kasur ini berhasil menggigit dan menghisap darah seseorang, maka warnanya akan berubah menjadi kemerahan dan bentuk tubuhnya juga berubah menjadi sedikit bulat. Parahnya lagi, kutu ini bisa berkembang dan berjalan secara cepat di atas kasur.

Namun, tahukah kamu mengapa kasur kamu dihinggapi oleh kutu? Sebenarnya, kutu ini tidak bisa terbang. Jadi, pergerakan mereka akan sedikit terbatas.

Kasur yang ada kutunya bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan, seperti:

  • Jarang mengganti sprei dan menggunakannya dalam waktu lama walaupun sudah kotor dan lembab.
  • Sering menaruh pakaian kotor atau pakaian yang sudah digunakan di atas tempat tidur.
  • Jarang menjemur kasur apalagi berada di kawasan lembab.
  • Tidak sengaja membawa kutu kasur dari tempat lain.

Sebenarnya, kutu kasur ini datang karena alasan kebersihan. Sebab, kutu tersebut sangat gemar berada di tempat yang kotor dan lembab.

Ciri-ciri digigit kutu kasur

Lantas apa saja gejala, tanda, atau ciri-ciri digigit kutu kasur? Tentu saja jika kutu telah menggigit kamu, akan ada tanda yang ditinggalkan seperti:

  1. Bintik atau benjolan kecil kemerahan yang terasa kasar dan gatal.
  2. Rasa nyeri yang menjalar di sekitar gigitan kutu kasur tersebut.
  3. Menggigil, badan panas, dan kulit sekitar bekas gigitan terasa hangat.
  4. Ada pembengkakan kelenjar getah bening.
  5. Keluar nanah atau cairan pada bengkak bekas gigitan.

Bentol akibat digigit kutu kasur

Pada sebagian orang, ciri-ciri ini memang tidak tampak. Tapi, bagi orang yang memiliki kulit sensitif, maka akan muncul ruam alergi dan bentol-bentol. Namun, ternyata masih banyak yang menyamakan bentol gigitan kutu kasur dengan bentol akibat digigit nyamuk.

Padahal, bentol akibat kutu kasur ini terlihat lebih kecil dan juga berkelompok membentuk garis lurus. Gigitan ini hanya akan terjadi di malam hari, karena kutu kasur ini adalah hewan nocturnal atau hewan yang akan beraktivitas pada malam hari.

Cara mengobati gigitan kutu kasur

Sebenarnya, gigitan kutu kasur yang menimbulkan gejala benjolan, gatal, hingga nyeri ini akan berkurang dan hilang dengan sendirinya. Namun, terkadang ada orang yang mengalami rasa gatal tidak tertahankan. Sehingga, terlalu sering menggaruk hingga kulit di sekitar benjolan dapat mengalami luka.

Tentu saja ini akan menimbulkan masalah lebih lanjut. Sebab, ketika ada luka gores atau terbuka di sekitar gigitan tersebut, maka akan lebih mudah terkena infeksi. Untuk itu, disarankan mengunjungi dokter jika mengalami rasa gatal yang serius atau nyeri parah. Sebenarnya, gigitan kutu ini bisa kamu hindari dengan cara:

  • Selalu membersihkan tempat tidur dan mengganti sprei secara berkala.
  • Jangan biarkan pakaian kotor menumpuk di atas kasur.
  • Gunakan vakum untuk menghisap debu atau parasit kecil di atas kasur.
  • Jemur kasur jika terlihat lembab dan kotor.
  • Tidur dengan pakaian tertutup seperti menggunakan kaus kaki dan pakaian panjang.
  • Jika ada retakan pada tembok dinding kamar, maka perbaiki segera mungkin.
  • Bersihkan diri sebelum tidur di atas kasur setelah berada di luar kamar.
  • Bersihkan sprei secara teratur.

Secara umum, gigitan kutu kasur sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Hanya akan menimbulkan reaksi alergi seperti benjolan, gatal, nyeri, hingga demam ringan. Namun, yang paling penting adalah menjaga kebersihan badan dan ruangan tempat tidur kamu agar terhindar dari berbagai parasit yang berbahaya.

Reference
Share