hatha yoga

Hatha yoga adalah cabang yoga yang berkaitan dengan penguasaan tubuh. Istilah ini berasal dari bahasa Sansekerta ha, yang berarti “matahari”, dan tha, yang berarti “bulan”, yang mengarah pada interpretasi umum bahwa praktik Hatha dirancang untuk menyatukan dan menyeimbangkan dua energi ini. 

Bagi wanita, melakukan hatha yoga mempunyai banyak manfaat. Yuk, simak ulasannya.

Apa itu hatha yoga?

Secara tradisional, hatha yoga menawarkan filosofi hidup total, menggabungkan bagaimana kita berhubungan dengan pengalaman eksternal dan internal sebagai jalan menuju kedamaian batin. Salah satu teks kuno yang paling menonjol tentang yoga Hatha adalah Sutra Yoga Patanjali, serangkaian 196 kata-kata mutiara yang ditulis dalam bahasa Sansekerta sekitar tahun 400 Masehi.

Patanjali menggambarkan yoga Hatha sebagai jalan beruas delapan, terdiri dari delapan disiplin pikiran-tubuh yang harus dikuasai. Semua latihan fisik yoga lainnya seperti Vinyasa, Ashtanga dan Iyengar berasal dari tradisi yoga ini.

Yoga jenis ini telah dipraktikkan selama ribuan tahun. Tradisi ini muncul di perbatasan India dan Nepal. Para yogi Hatha kuno hidup sebagai pertapa, terlibat dalam disiplin yoga Hatha sebagai sarana eksperimen diri. Konsep Hindu seperti reinkarnasi dan karma merupakan pusat pemikiran mereka.

Dalam istilah modern, yoga Hatha dikaitkan semata-mata dengan latihan fisik, biasanya melibatkan urutan asana (postur yoga) dan pranayama (teknik pernapasan). Dalam pengertian ini, yoga Hatha umumnya dipraktikkan lebih lambat dan dengan postur yang lebih statis daripada yang ditemukan dalam gaya seperti Ashtanga atau Vinyasa.

Berbagai hal yang diajarkan dalam hatha yoga

Manfaat hatha yoga

Format khusus dari sesi yoga hatha akan bervariasi dari guru ke guru dan kelas ke kelas, tetapi biasanya akan ada semacam “latihan pemusatan”. Latihan ini dapat berupa posisi duduk atau telentang dan mungkin melibatkan meditasi sederhana, latihan pernapasan, atau bahkan hening sejenak.

Setelahnya, kamu dapat melalui serangkaian gerakan (memutar, membungkuk, melipat) yang membentuk “pose puncak”. Kemudian, setelah mencapai pose itu, kamu dapat melakukan serangkaian gerakan untuk mengimbangi beberapa pose sebelumnya. 

Hatha juga berfokus pada latihan pernapasan yang sesuai dengan gerakan (biasanya pada kecepatan yang lebih lambat daripada yang mungkin kamu lakukan di vinyasa), dan kelas dapat mencakup meditasi dan nyanyian juga.

Apa pun format kelas hatha-mu, ketahuilah bahwa kamu tidak harus melakukan setiap pose, dan juga tidak perlu menahan pose selama kata instruktur. Kamu bisa istirahat kapan pun kamu mau.

Manfaat melakukan hatha yoga

Para yogi telah lama menggembar-gemborkan manfaat menenangkan dan kesehatan dari berlatih yoga. Saat ini, telah banyak penelitian yang membuktikan klaim tersebut.

National Institutes of Health’s National Center for Complementary and Integrative Health (NIH NCCIH) menganalisis lusinan studi peer-review. Mereka menemukan bukti yang menunjukkan bahwa yoga mungkin bermanfaat untuk kondisi berikut:

1. Kecemasan dan depresi

Yoga dapat membantu meringankan kecemasan sehari-hari dan gejala depresi. NCCIH meninjau 68 studi yang tentang yoga tidak menemukan bukti konklusif untuk mendukung efektivitasnya dalam mengelola gangguan kecemasan, depresi, atau PTSD.

2. Arthritis dan fibromyalgia

Ada beberapa penelitian yang mendukung hatha yoga memiliki manfaat untuk osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan fibromyalgia.

3. Sakit punggung

The American College of Physicians merekomendasikan yoga sebagai metode non-obat untuk mengobati sakit punggung. Tinjauan tahun 2018 dari delapan studi oleh Agency for Healthcare Research and Quality menemukan bahwa yoga mencegah nyeri punggung bawah. Efeknya mirip dengan jenis latihan atau olahraga lainnya.

4. Melatih keseimbangan

Yoga membantu meningkatkan keseimbangan pada orang sehat, menurut 11 dari 15 penelitian oleh studi penelitian.

5. Baik untuk kesehatan emosional

Yoga memiliki dampak positif pada kesehatan mental dan terbukti memiliki manfaat meningkatkan ketahanan atau kesejahteraan mental, menurut 10 dari 14 studi oleh NCCIH.

6. Membantu wanita menjalani masa menopause

Yoga dapat meredakan gejala fisik dan psikologis menopause, termasuk hot flashes, menurut tinjauan NCCIH terhadap lebih dari 1.300 peserta studi.

7. Meringankan kondisi multiple sclerosis

Yoga telah terbukti memiliki manfaat jangka pendek pada suasana hati dan kelelahan pada orang dengan multiple sklerosis. Namun, sulit adanya pengaruh pada fungsi otot, fungsi kognitif, atau kualitas hidup.

8. Meredakan nyeri leher

Sebuah meta-analisis 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Medicine termasuk 10 studi dan total 686 subjek menemukan bahwa yoga dapat mengurangi intensitas nyeri leher dan kecacatan akibat rasa sakit sekaligus meningkatkan jangkauan gerak di leher.

9. Membantu tidur lebih berkualitas

Yoga dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur. Responden yang mengalami manfaat tidur dari yoga ialah pasien kanker, orang dewasa yang lebih tua, penderita radang sendi, wanita hamil, dan wanita dengan gejala menopause.

10. Membantu manajemen stres

Yoga terbukti meningkatkan tindakan fisik atau psikologis yang terkait dengan stres berdasarkan 12 dari 17 studi NCCIH.

Banyak sekali bukan manfaat yoga! Yuk jaga tubuh dan pikiran agar tetap kuat dengan yoga hatha.

Share artikel ini
Reference