pantyliner

Pantyliner kerap digunakan wanita ketika mengalami keputihan dan menstruasi ringan sehingga tidak menodai pakaian dalam. Nah, selain dua fungsi tersebut, tidak sedikit wanita tetap menggunakan pantyliner setiap hati.

Namun, apakah ini aman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan? Berikut ulasannya. 

Bisakah pakai pantyliner setiap hari?

Amankah pakai pantyliner setiap hari

Bagi sebagian wanita tetap menggunakan pantyliner setiap hari dirasa lebih nyaman. Namun, penggunaan pantyliner setiap hari sendiri masih menimbulkan perdebatan mengenai keamanan penggunaannya. 

Beberapa ahli mengungkapkan bahwa penggunaan pantyliner setiap hari tidak bahaya, selama pantyliner rutin diganti setiap 4 jam sekali. 

8 Fungsi Pantyliner Saat Menjelang Dan Akhir Menstruasi

Pasalnya, pantyliner yang digunakan terlalu lama dapat menyebabkan beberapa risiko masalah kesehatan, seperti:

1. Iritasi pada vagina

Gesekan pantyliner dengan area vagina yang digunakan seharian dapat menyebabkan iritasi vagina. Apalagi, jika pantyliner terbuat dari bahan yang tidak terlalu halus sehingga lebih berisiko menyebabkan iritasi karena gesekan tersebut. 

2. Alergi pewangi dan pemutih

Beberapa produk pantyliner menggunakan pewangi dan pemutih sehingga bagi orang yang sensitif dengan bahan tersebut dapat menimbulkan alergi. 

3. Infeksi vagina

Risiko selanjutnya dari penggunaan pantyliner yang jarang diganti adalah infeksi. Ini karena sirkulasi udara yang tidak cukup pada area sekitar vagina. Sehingga, area vagina menjadi lembab dan menjadi tempat yang disenangi oleh bakteri. 

Manfaat pantyliner

Cara melancarkan darah haid yang sedikit

Penggunaan pantyliner adalah bantalan yang dapat menyerap cairan ringan dari vagina. Berikut beberapa manfaat dan fungsi pantyliner:

1. Keputihan pra-menstruasi dan pasca-menstruasi

Wanita kerap mengalami keputihan biasanya berwarna kecoklatan sebelum dan setelah menstruasi. Alih-alih menggunakan pembalut yang memiliki bantalan lebih tebal, lebih baik menggunakan pantyliner yang lebih tipis namun dapat menyerap cairan tersebut dengan baik. 

Penyebab dan Ciri-Ciri Keputihan karena Kecapean yang Perlu Diketahui!

2. Bercak atau pendarahan vagina

Manfaat selanjutnya adalah dapat menampung atau menyerap pendarahan vagina. Pendarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi juga dapat diserap oleh pantyliner. Dengan begitu, kamu akan lebih nyaman untuk beraktivitas. 

3. Digunakan bersama dengan tampon atau menstruasi cup 

Pantyliner yang tipis juga dapat digunakan sebagai pengganti pembalut. Namun, tentu kamu tetap perlu menggunakan tampon atau menstrual cup untuk mencegah kebocoran karena pantyliner tidak memiliki daya serap setinggi pembalut. 

4. Selama perdarahan menstruasi ringan

Pada awal dan terakhir siklus haid, pendarahan menjadi lebih ringan. Kamu cukup menggunakan pantyliner untuk menampung pendarahan ringan tersebut. 

5. Keputihan pada masa pubertas

Pada masa pubertas, remaja juga kerap mengalami keputihan. Hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan sehingga penggunaan panyliner bisa membantu mengatasi ketidaknyamanan tersebut. Penggunaan pantyliner dianggap pas untuk mengatasi keputihan karena bentuknya yang tipis namun memiliki daya serap yang baik untuk mengatasi cairan ringan atau tidak terlalu banyak. 

Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Apa Saja?

6. Kebocoran urin

Wanita yang menderita inkontinensia urin kerap mengalami uring yang kerap tidak terkontrol sehingga kerap mengeluarkan sedikit urin. Kamu bisa menggunakan pantuliner untuk menyerap kebocoran urin tersebut. 

Ciri pantyliner yang bagus untuk keputihan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pantyliner kerap digunakan untuk mengatasi keputihan. Namun, baiknya kamu memilih pantyliner organik untuk keputihan kamu.

  1. Pastikan untuk memilih pantyliner yang aman dan nyaman untuk digunakan. Dengan begitu, kamu bisa beraktivitas dengan nyaman karena keputihan yang terserap baik di pantyliner. 
  2. Pastikan untuk selalu mengganti pantyliner secara teratur setiap hari. Pasalnya, jika tidak diganti akan menyebabkan area kewanitaan lembab dan lebih sensitif. 
  3. Pantyliner yang bagus untuk keputihan juga harus disesuaikan dengan kondisi kulit. Untuk kulit sensitif lebih baik menggunakan bahan katun yang memiliki daya serap yang baik dan lembut untuk kulit sensitif. 
  4. Jika saat menggunakan pantyliner dan kamu mengalami ruam pastikan untuk lebih memperhatikan faktor kebersihan. Namun, jika ruam masih terus terjadi, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan cara mengobatinya. 

Selain rajin mengganti pantyliner, pastikan untuk mengganti celana secara teratur juga. Bersihkan vagina dengan teratur dan hindari menggunakan sabun mandi atau produk lain yang bukan diperuntukan untuk vagina karena dapat mengganggu keseimbangan tingkat pH vagina dan berisiko menyebabkan iritasi.

Share artikel ini
Reference