Berapa kalori mie instan?

Apakah kamu suka dengan mie instan? Salah satu jenis makanan cepat saji ini memang menjadi pilihan simple saat lapar menyerang. Ditambah lagi, ada banyak varian rasa mie instan yang bisa bikin kamu penasaran untuk mencobanya.

Meskipun begitu, tentunya salah satu yang harus diperhatikan adalah berapa kalori mie instan dalam setiap porsinya dan bagaimana tips mengonsumsi mie instan agar aman untuk kesehatan. Yuk simak informasi lengkap mengenai mie instan dibawah ini.

Apa itu mie instan

Mie instan merupakan jenis mie yang telah diolah atau dimasak terlebih dulu, kemudian kamu bisa tinggal menyeduhnya dengan menambahkan air panas. Mie instan biasanya dijual dalam kemasan plastik, mangkuk, atau cangkir. Jenis mie instan ada yang berupa mie kuah dan goreng. Berbagai merk mie instan dari banyak produsen bahkan membuat banyak varian rasa mie instan yang dapat dipilih sesuai selera.

Selain itu, mie instan dikenal sebagai makanan yang dijual dengan harga sangat terjangkau dan mudah di beli di mana saja. Oleh sebab itu, mie instan sangat disukai oleh banyak orang.

Bahan pembuatan mie instan

Bahan utama dalam pembuatan mie instan adalah tepung, pati, air, garam. Garam juga biasanya diganti bahan dengan nama kansui. Kansui merupakan jenis air mineral alkali yang mengandung natrium karbonat dan kalium karbonat. Selain itu, minyak kelapa sawit juga kerap digunakan sebagai bahan pembuat mie instan.

Mie instan hadir dengan paket lengkap berupa mie, penyedap rasa dengan isian garam, bumbu, dan Monosodium Glutamat atau MSG. Selain informasi kalori mie instan yang tinggi, apa saja kandungan di dalam mie instan itu sendiri?

Kandungan dalam mie instan

Kandungan di dalam mie instan cukup kompleks, dalam 1 porsi mie instan ramen contohnya, terdapat kandungan beberapa jenis zat berikut:

  • kalori
  • karbohidrat
  • lemak jenuh
  • protein
  • serat
  • natrium
  • tiamin
  • niacin
  • ribofalvin

Beberapa mikronutrien bisa didapat dari mie instan, tetapi tentunya jenis makanan ini masih sangat kekurangan nutrisi seperti vitamin A, C, B12 dan nutrisi lainnya.

Kalori mie instan

Kalori dari mie instan merupakan kandungan terbesar sehingga harus diwaspadai. Dalam 1 porsi mie instan seberat kurang lebih 43 gram, berikut kandungan kalori yang bisa kamu konsumsi:

  • 385kkal kalori
  • 55,7g karbohidrat
  • 14,5g lemak jenuh
  • 7,9g protein
  • 2g serat
  • 986 mg natrium
  • 0,6g tiamin
  • 4,6 mg niacin
  • 0,4mg riboflavin

Dari data di atas, kandungan kalori mie instan memang cukup besar, ya. Namun ada juga beberapa jenis mie instan yang rendah kalori. Meskipun begitu, mie instan dikenal mempunyai lemak, karbohidrat, dan natrium yang tinggi. Dampak terlalu banyak konsumsi mie instan dapat memicu berbagai kondisi yang mengkhawatirkan seperti obesitas, asma, diabetes hingga stroke.

Apakah mie instan sehat untuk dikonsumsi

Kalori mie instan menjadi salah satu kandungan yang harus diwaspadai karena memicu berbagai macam penyakit dapat menyerang kesehatan tubuh. Kandungan sodium dan MSG yang tinggi tidak baik untuk kesehatan sehingga jenis makanan ini tidak dapat dikonsumsi setiap hari.

Meskipun sebagai makanan yang mudah disajikan dan dimasak, terlalu banyak konsumsi mie instan dapat memicu berbagai macam penyakit seperti dibawah ini:

Memicu obesitas

Mie instan yang dijual di pasaran rata-rata mengandung kalori 300-500 kkal sehingga jenis makanan ini dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan. Kalori yang tinggi didapat dari tepung terigu yang merupakan bahan utama pembuat mie instan.

Menurut American Heart Association, makanan dengan kalori 400 keatas sudah termasuk dalam makanan dengan kalori tinggi. Konsumsi tinggi kalori tanpa diimbangi aktivitas fisik akan menjadi lemak dan menjadikan obesitas.

Menyebabkan diabetes

Terlalu banyak konsumsi mie instan akan memicu diabetes. Selain kalori mie instan, kandungan karbohidrat tinggi dapat diubah menjadi glukosa, memicu seseorang rentan terkena sindrom metabolic dan pada akhirnya menyebabkan diabetes.

Meningkatkan risiko terserang stroke

Stroke dapat dipicu karena kandungan natrium dan garam dalam mie instan. 1 bungkus mie instan mempunyai kandungan 1,722g atau sekitar 9-11 sendok makan natrium. Natrium tersebut akan diserap oleh pembuluh darah secara berlebih dan membuat kerja pembuluh darah menjadi semakin berat. Peningkatan kerja dapat menyebabkan hipertensi, darah membeku dan tersumbat sehingga memicu stroke.

Menimbulkan serangan asma

Kandungan penyedap rasa seperti Monosodium Glutamat (MSG) tinggi dapat menimbulkan serangan asma. Dalam The Journal of Allergy and Clinical Immunology, MSG dapat memicu serangan asma pada orang yang pernah memiliki penyakit ini sebelumnya.

Tips mengonsumsi mie instan

Kalori mie instan yang tinggi menjadi sebab kamu harus tahu bagaimana cara konsumsi mie ini agar tidak mudah memicu penyakit. Tips mengolah mie instan yang lebih sehat yaitu sebagai berikut:

  • Buang sebagian bumbu. Kamu dapat mengurangi kadar natrium dalam bumbu dengan hanya menggunakan sebagian saja. Tambahkan bumbu lain untuk membuat rasa mie tetap nikmat seperti minyak wijen, kecap manis, atau kecap ikan.
  • Tambahkan sayuran. Sayuran segar seperti sawi, wortel, bok choy, selada dapat kamu tambahkan pada mie instan masakanmu. Sayur akan membuat nutrisi baik bisa masuk dapat tubuh.
  • Tambahkan protein. Protein seperti telur atau ekstra daging bisa menjadi pilihan agar mie instan dapat lebih aman dikonsumsi.

Meskipun mie instan adalah jenis makanan yang mudah dihidangkan, tetap batasi dan gunakan tips sehat mengolah mie instan agar terhindar dari risiko buruk yang dapat menyerang kesehatan.

Share artikel ini
Reference