haid tanggalnya tidak teratur
Period Siklus Menstruasi

Haid Tidak Teratur? Ini 5 Penyebab Haid Tidak Teratur Tanggalnya

Putri Aprillia | April 15, 2022
Share

Haid merupakan hal yang terjadi secara teratur setiap bulan pada perempuan yang telah mengalami pubertas. Ini ditandai dengan adanya pendarahan yang terjadi karena sel telur yang tidak dibuahi.

Bagi beberapa perempuan, haid tidak lancar kerap terjadi. Hal ini membuat banyak orang bertanya-tanya apakah kondisi demikian normal atau tidak. Nah, untuk cari tahu soal hal ini, kamu bisa baca artikel ini dulu untuk cari tahu penyebab haid tidak teratur tanggalnya dan kapan kamu harus ke dokter untuk menangani masalah ini.

Haid tidak teratur tanggalnya saat pubertas

Haid tidak teratur adalah suatu keadaan di mana siklus haid tidak berada dalam batas normal setiap bulannya. Misalkan bulan ini memiliki siklus 25 hari, bulan berikutnya memiliki siklus 42 hari, lalu 45 hari lagi di bulan berikutnya.

Siklus haid dihitung dari hari pertama haid awal sampai hari pertama haid berikutnya. Siklus menstruasi normal biasanya berselang 21-35 hari dan berlangsung sekitar 2-7 hari.

Siklus menstruasi yang tidak teratur sering terlihat pada awal periode menstruasi pertama, yaitu pada masa pubertas. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti ketidakseimbangan hormon, hingga penurunan atau kenaikan berat badan secara signifikan.

Selain itu, banyak penyebab yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi yang tidak teratur. Hal ini bisa terjadi dari kondisi sepele hingga gejala penyakit serius. Jika haid tidak teratur dalam waktu lama, segera periksakan kesehatanmu ke dokter.

Penyebab haid tidak teratur tanggalnya saat pubertas

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada banyak penyebab haid tidak teratur tanggalnya. Berikut penjelasan detail yang bisa kamu simak.

1. Kondisi hormon

Banyaknya hormon yang diproduksi oleh tubuh seorang perempuan, terutama remaja, dapat mempengaruhi durasi haid, jumlah darah yang dikeluarkan selama haid, hingga siklus haid.

Pubertas sendiri merupakan masa pertumbuhan seorang anak perempuan. Karena itu, anak perempuan cenderung memiliki hormon yang fluktuatif selama masa pubertas ini. Akibatnya, jumlah darah dan lamanya masa menstruasi dapat bervariasi dari periode ke periode.

2. Perubahan berat badan

Kenaikan atau penurunan berat badan yang signifikan juga dapat menjadi salah satu penyebab haid tidak teratur tanggalnya. Penurunan berat badan yang cepat dapat menghalangi produksi hormon estrogen. Di sisi lain, obesitas dapat menyebabkan tubuh memproduksi estrogen dalam jumlah besar.

Kedua hal tersebut dapat mempengaruhi proses pelepasan sel telur bulanan (ovulasi). Ketika ovulasi terhambat, siklus haid menjadi tidak teratur.

3. Olahraga berlebihan

Olahraga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, bila dilakukan terlalu berlebihan, tubuh tidak mendapatkan manfaatnya. Bahkan hal ini cenderung menimbulkan gangguan kesehatan, salah satunya adalah siklus haid yang tidak teratur.

Berolahraga berlebihan dapat menghabiskan banyak energi ketika tidak ada energi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya, tubuh secara otomatis mengaktifkan “rescue mode“. Saat mode ini diaktifkan, tubuh akan melakukan apa saja untuk menyimpan energi agar aktivitas tubuh tetap berjalan lancar. Tubuh mulai menghentikan fungsi-fungsi yang dianggap kurang diperlukan, salah satunya fungsi reproduksi yaitu haid.

4. Diet yang tidak tepat

Mengikuti diet ketat dengan kekurangan nutrisi bisa berbahaya bagi tubuh. Saat tubuh kekurangan gizi, produksi hormon estrogen dan progesteron terganggu. Akibatnya, siklus haid menjadi berantakan.

Namun, siklus haid yang disebabkan oleh pola makan yang buruk tidak hanya menjadi masalah bagi orang yang kekurangan gizi. Seorang perempuan yang mengalami obesitas juga dapat mengalami menstruasi yang tidak teratur. Semakin banyak lemak yang menumpuk di tubuh, semakin sulit tubuh mengatur produksi hormon estrogen. Akibatnya, kadar hormon menjadi tidak seimbang dan menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur.

5. Stres

Ketika seorang perempuan mengalami stres, bagian otak menciptakan hormon reproduksi penting yang akan bereaksi dengan mengurangi produksi hormon. Ini menjadi salah satu penyebab haid tidak teratur tanggalnya.

Oleh karena itu, orang tua harus memperhatikan pola hidup anak perempuannya. Ajarkan mereka untuk mampu mengelola stres dengan baik. Hal ini dapat dilakukan lewat belajar meditasi, atau bahkan mulai dari hal-hal kecil, seperti mengurangi tekanan yang membuat anak mudah stres.

Apakah haid tidak teratur saat pubertas berbahaya?

Haid yang tidak teratur bisa terjadi sesekali pada siapapun. Hal ini adalah normal dan kamu tidak perlu khawatir. Namun, jika haid tidak teratur sering terjadi atau berlangsung pada waktu yang lama, apalagi kamu tidak tahu penyebab haid tidak teratur tanggalnya, sebaiknya kamu segera konsultasi ke dokter.

Kapan harus ke dokter?

Meskipun haid tidak teratur bisa terjadi pada siapapun, tapi jika hal-hal berikut terjadi, segera periksakan diri ke dokter.

  • Perubahan siklus haid dari sangat teratur menjadi tidak teratur
  • Menstruasi lebih dari 7 hari dengan pendarahan menstruasi berat
  • Durasi menstruasi lebih singkat dari biasanya
  • Menstruasi lebih cepat dari siklus terpendek, yaitu 21 hari
  • Menstruasi berkepanjangan
  • Kram dan sakit perut yang serius
  • Menstruasi tidak teratur selama lebih dari 3 tahun
  • Peningkatan atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Demam saat menstruasi
  • Tumbuh rambut di tempat yang tidak biasa
  • Keluar cairan dari alat kelamin (selain darah) dengan bau tidak sedap

Jika hal-hal di atas terjadi, kamu bisa periksakan diri ke dokter. Jika kamu aktif secara seksual, menstruasi terlambat atau tidak teratur juga bisa menjadi tanda kehamilan.

Reference
Share