pembalut celana

pembalut celana

Kebocoran saat menstruasi menjadi salah satu hal yang paling ditakutkan bagi kebanyakan wanita. Wanita akan ekstra hati-hati dalam memilih pembalut yang tepat untuk mencegah kebocoran. Tapi, pernahkah kamu berpikir untuk menggunakan pembalut celana?

Pembalut celana adalah salah satu jenis pembalut yang dinilai cukup aman dan nyaman untuk digunakan selama siklus menstruasi. Lantas, apa itu pembalut celana, apa fungsinya, dan bagaimana cara menggunakannya?

Apa itu pembalut celana?

Pembalut celana adalah pembalut berbentuk celana dalam yang bisa menyerap cairan atau darah menstruasi sehingga tidak bocor ke pakaian. Meskipun terlihat seperti pakaian dalam biasa, pembalut celana telah dirancang untuk bisa menjaga kulit tetap kering selama menstruasi.

Artinya, pembalut berbentuk celana bisa menyerap darah menstruasi dengan baik dan tidak bergeser seperti pembalut sekali pakai pada umumnya. Oleh karena hal tersebut, banyak pengguna merasa pembalut celana lebih nyaman untuk digunakan selama siklus menstruasi.

Belum lagi, produk pembalut celana terus dikembangkan sehingga memiliki daya serap yang lebih tinggi. Jadi, jika kamu memiliki aliran menstruasi yang melimpah atau bahkan sangat deras, kamu bisa memasukkan pembalut celana sebagai alternatif pembalut heavy flow.

Lalu, apa fungsi pembalut celana sehingga pembalut ini dilirik sebagian wanita dan dinilai lebih unggul?

Fungsi pembalut celana

Pembalut celana ternyata serupa dengan pembalut kain. Artinya, pembalut celana dapat dicuci dan digunakan lebih dari sekali. Jika kamu merawat pembalut berbentuk celana dengan baik, kamu bisa menggunakannya selama 6 hingga 2 tahun loh.

Tentu saja dengan menggunakan pembalut celana berulang kali, kamu bisa menghemat sebagian pengeluaran yang biasanya kamu gunakan untuk membeli pembalut sekali pakai. Tidak hanya itu, masih ada sejumlah fungsi pembalut celana yang bisa kamu pertimbangkan yakni:

  • Mencegah kebocoran atau bahkan anti bocor
  • Mampu menyerap cairan menstruasi dengan baik
  • Memiliki penghalang yang tahan air
  • Mampu menghilangkan kelembapan pada kulit
  • Tidak merusak atau ramah lingkungan karena dapat digunakan kembali
  • Memiliki daya tampung yang lebih banyak atau 2 hingga 3 tampon penuh darah
  • Dapat digunakan sebagai overnight pads atau pembalut malam
  • Mampu menahan pembalut tetap di tempatnya atau mencegah pergeseran pembalut
  • Bebas dari risiko sindrom syok beracun atau toxic shock syndrome (TSS)
  • Bisa digunakan bersama dengan pembalut kain

Selain beberapa fungsi tersebut, salah satu kelebihan dan manfaat pembalut celana yang tidak kalah penting adalah bisa digunakan untuk wanita dari berbagai usia. Artinya, pembalut celana hadir dalam ukuran yang beragam.

Selanjutnya, pembalut celana justru dinilai lebih modis karena terdiri dari banyak pilihan termasuk gaya, warna, jenis bahan celana, serta tingkat penyerapannya. Lalu, bagaimana bentuk dan bahan yang ada pada pembalut celana?

Bentuk dan bahan pembalut celana

Pembalut celana terdiri dari beberapa lapisan yang bisa menyerap dan menahan darah menstruasi dari kebocoran. Maksudnya, pembalut yang berbentuk celana ini dilengkapi tiga hingga empat lapisan yakni lapisan dalam, tengah, dan luar.

Lapisan-lapisan tersebut dibuat dengan bahan tertentu dan dirancang untuk bisa menghilangkan kelembaban, menyerap cairan, serta menghentikan cairan agar tidak bocor. Berikut adalah bahan yang biasanya digunakan untuk pembalut celana:

  • Poliester mikrofiber
  • Nilon
  • Lycra
  • Kain dari serat bambu
  • Kapas
  • Rami
  • Wol
  • Merino

Bahan satu pembalut celana tentu akan berbeda dengan pembalut celana lainnya. Pembalut celana mungkin juga akan menggunakan serat sintetis. Jika kamu menghindari salah satu dari beberapa bahan kain tersebut, pastikan kamu memeriksa penjelasan terkait bahan yang tertera pada kemasan pembalut celana.

Tapi, bagaimana dengan ukuran pembalut celana? Apakah bisa digunakan oleh semua wanita?

Ukuran pembalut celana

Pembalut celana bisa digunakan oleh semua wanita termasuk remaja sekalipun. Artinya, pembalut celana hadir dengan ukuran yang beraneka ragam. Kamu bisa mengukur pinggang dan pinggul untuk mengetahui ukuran pembalut celana yang tepat sesuai ukuran tubuh masing-masing.

Di samping itu, ingatlah bahwa setiap produsen menyediakan pembalut celana dengan ukuran yang berbeda-beda. Jadi, pastikan kamu selalu memeriksa ukuran pembalut celana yang tertera pada kemasan atau tanyakan pada penjual saat akan membeli pembalut.

Selanjutnya, bagaimana cara menggunakan pembalut celana? Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

Cara menggunakan pembalut celana

Pembalut celana bisa sangat bermanfaat terutama jika kamu sedang dalam penerbangan pesawat yang panjang atau acara besar yang berlangsung lama. Kamu bisa memakai pembalut celana sama seperti kamu menggunakan celana dalam biasa.

Tapi, ada beberapa yang perlu kamu perhatikan nih ketika menggunakan pembalut celana seperti:

  • Gantilah pembalut celana secara teratur setidaknya setiap 12 jam
  • Jika aliran menstruasi sangat deras, gantilah setiap 7 atau 8 jam sekali
  • Untuk menorrhagia, gantilah pembalut setiap 2 hingga 3 jam
  • Gunakan menstrual cup sebagai perlindungan tambahan jika kamu mengalami menorrhagia
  • Gunakan bersama dengan pembalut kain untuk perlindungan tambahan
  • Perhatikan cara mencuci pembalut celana di setiap merek pembalut
  • Segera bilas pembalut celana setelah selesai digunakan

Terlepas dari cara-cara tersebut, gunakanlah terlebih dahulu pembalut celana di dalam rumah sebelum memakainya di luar. Cara ini dilakukan untuk menguji tingkat penyerapan dan menentukan berapa lama pembalut mampu menampung cairan.

Selain itu, pastikan kamu selalu membawa pembalut celana dalam ekstra dan lakukan beberapa tips memilih pembalut celana yang baik seperti di bawah ini.

Tips memilih pembalut celana yang baik

Saat akan menggunakan pembalut celana, perhatikanlah dengan seksama ukuran pembalut yang akan kamu gunakan. Tips memilih pembalut celana yang baik satu ini berperan penting untuk memberikan kenyamanan dan mencegah kebocoran.

Pilihlah pembalut celana yang pas dengan ukuran tubuhmu. Hindarilah penggunaan pembalut celana yang terlalu ketat atau justru terlalu longgar. Tidak lupa, pastikan kamu memperhatikan bahan yang digunakan dalam pembuatan pembalut celana ya.

Share artikel ini
Reference