scopophobia takut kontak mata dengan orang lain

Fobia merupakan rasa takut berlebihan seseorang pada objek dan situasi tertentu. Ada banyak jenis fobia dan penamaannya berdasarkan hal yang penderitanya takuti. Salah satu jenis fobia yang akibatnya bisa berdampak buruk pada kegiatan sehari-sehari adalah scopophobia.

Lalu, apa itu scopophobia? Artikel kali ini akan membahas lebih jauh tentang scopophobia, gejalanya, penyebabnya, dan juga cara mengatasinya. Simak terus, ya!

Apa itu scopophobia?

Scopophobia adalah jenis fobia yang membuat seseorang memiliki rasa takut yang berlebihan untuk diawasi atau dilihat. Penderita fobia ini sering diliputi oleh rasa bahaya dan memiliki keinginan kuat untuk melarikan diri dari tempat yang dapat membuatnya lebih mudah untuk dilihat dan ditatap oleh orang lain.

Scopophobia, juga dikenal sebagai scoptophobia, merupakan salah satu jenis fobia yang tingkat keparahannya bisa berbeda pada setiap orang. Beberapa orang hanya takut ketika orang asing menatapnya untuk waktu yang lama, sementara yang lain bahkan bisa ketakutan ketika melakukan kontak mata hanya dengan seorang teman.

Penderitanya biasanya juga tidak akan ikut serta dalam acara sosial. Hal ini tentunya akan sangat mengganggu kegiatan sehari-sehari, karena kehidupan sekolah dan pekerjaan menuntut seseorang untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang banyak setiap hari.

Kebanyakan dari penderitanya juga menderita eritrofobia atau rasa takut tersipu. Scopophobia juga berkaitan dengan gangguan kecemasan sosial. Kebanyakan orang dengan ketakutan ini juga memiliki gejala kecemasan sosial terkait lainnya, seperti demam panggung atau ketakutan berbicara di depan umum. 

Suka Geli Melihat Pola Tertentu, Jangan-Jangan Itu Tripofobia

Apa saja gejala scopophobia?

Seseorang dengan kondisi ini merasa bahwa pertemuan sosial adalah hal yang memicu munculnya stres dan depresi karena mereka yakin bahwa orang lain akan selalu memperhatikan dan menilai mereka. Gejalanya bisa kamu amati dengan mudah ketika kamu berinteraksi langsung penderitanya.

Beberapa gejala umum scopophobia meliputi:

  • Menghindari kontak mata dengan orang lain
  • Selalu merasa seolah-olah orang lain memperhatikan dirinya
  • Merasa terancam saat ada orang yang melihat ke arahnya
  • Kewaspadaan berlebihan

Selain gejala umum, ada juga gejala ketakutan fisik scopophobia, yaitu:

  • Panas dingin
  • Mulut kering
  • Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
  • Ketegangan otot
  • Mual
  • Serangan panik
  • Detak jantung yang cepat
  • Gemetar
  • Pernapasan dangkal
  • Berkeringat

4 Cara Menghilangkan Panic Attack, Ini Solusinya!

Penyebab scopophobia

penyebab scopophobia

Sayangnya, penyebab scopophobia sampai saat ini masih belum jelas. Namun, ada beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya fobia yang membuat penderitanya ketakutan untuk dilihat atau ditatap, antara lain:

  • Genetik atau riwayat keluarga
  • Pengalaman traumatis atau trauma

Seseorang yang memiliki pengalaman sosial negatif, seperti diintimidasi saat kecil, mungkin merasa terancam dalam situasi serupa sehingga bertemu dan bertatapan dengan orang lain akan membuatnya merasa cemas. 

Menurut sebuah studi 2020 yang diterbitkan dalam Journal of Psychiatric Research, perempuan atau mereka yang memiliki riwayat depresi mempunyai risiko tinggi untuk mengidap fobia tertentu, salah satunya scopophobia.

Selain itu, seseorang dengan kondisi medis yang menarik perhatian orang lain, seperti sindrom tourette atau epilepsi akan lebih rentan terhadap kecemasan dan scopophobia karena mereka akan sering ditatap dan dilihat orang lain ketika penyakitnya kambuh.

Apa Itu Cherophobia? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya!

Bagaimana cara mengatasi atau terapinya?

Scopophobia merupakan salah satu jenis fobia yang tidak boleh diremehkan. Jika seseorang memiliki kondisi ini kemudian didiagnosa mengalami gangguan kecemasan sosial, maka dampaknya bisa mempengaruhi kehidupan sehari-hari, terganggunya pekerjaan, kehidupan sosial, sampai dengan percintaan.

Lalu, bagaimana cara mengatasi scopophobia? Fobia yang satu ini dapat diatasi dengan melakukan beberapa perawatan, antara lain:

  • Konsumsi obat-obatan, obat antidepresan dan anti kecemasan dari dokter
  • Psikoterapi, terapi perilaku kognitif atau terapi paparan
  • Pendekatan pelengkap, teknik relaksasi (latihan pernapasan)

Selain bantuan medis di atas, ada beberapa cara yang dapat membantu kamu mengelola gejala scopophobia, yaitu:

  • Cari cara untuk bersantai dan rileks (yoga atau meditasi)
  • Hadapai ketakutan yang kamu alami secara bertahap
  • Perlakukan diri sendiri dengan baik dengan menjaga kesehatan fisik dan mental (cukup tidur, konsumsi makanan bergizi, berolahraga)

10 Macam-macam Phobia Paling Umum, Takut Ketinggian hingga Jarum Suntik

Kamu sekarang sudah paham kan apa itu scopophobia, apa saja penyebabnya, gejalanya, dan cara mengatasinya? Jika kamu menemukan ada anggota keluarga atau teman kamu yang mempunyai gejala scopophobia, segeralah ajak berkonsultasi dengan tenaga medis, seperti psikolog atau psikiater.


Penulis: Tara Anugerah

Share artikel ini
Reference