cara menyimpan ikan di kulkas

Woman in the supermarket. Beautiful young woman holding a salmon fish in her hands. The concept of healthy eating. Seafood

Bagi mereka yang sudah mempunyai rumah atau tempat kos tersendiri, mungkin dihadapkan banyak life hacks yang sebelumnya tidak mereka ketahui. Selain harus bisa membersihkan dan memasak, salah satu masalah yang dihadapi adalah menyimpan bahan makanan. Nah, cara menyimpan ikan di kulkas juga termasuk yang perlu kamu ketahui.

Mengingat ikan merupakan bahan makanan segar dan cukup amis, menyimpannya membutuhkan tips dan trik tersendiri. Ini cara menyimpan ikan di kulkas yang benar.

Bagaimana cara menyimpan ikan di kulkas

Cara menyimpan ikan di kulkas dapat dilakukan dengan membuatnya jadi potongan fillet atau menyimpannya secara utuh. Keduanya sama-sama bertujuan menjaga agar kandungan gizi ikan tidak menurun. Jika tidak memiliki freezer, kamu dapat beralih ke batu es atau es serut.

Namun sebelum memasukkannya ke kulkas, ada perlakuan yang mesti kamu berikan pada ikan agar tidak sia-sia. Berikut ini adalah penjelasannya.

  1. Cuci bersih semua bagian ikan dari semua darah dan bagian lain yang tidak kamu inginkan.
  2. Untuk membuat jadi fillet, sebetulnya ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Mulai dari mengorek dengan sendok, hingga mengukusnya terlebih dahulu. Berikutnya, hasil fillet diratakan di atas loyang atau piring.
  3. Tahap kedua tidak perlu diikuti jika kamu ingin menyimpannya secara utuh. Setelah ikan bersih, masukkan ke wadah tertutup. Kamu juga bisa menggunakan kantong plastik rapat.
  4. Setelahnya, kamu bisa langsung masukkan ke freezer atau bagian pendingin. Jika kamu tidak memiliki keduanya, cara yang bisa dicoba adalah dengan batu es atau es serut.
  5. Tata batu es di atas wadah, letakkan ikan yang sudah diwadahi sebelumnya, lalu timbun dengan es. Ikan harus dijaga kebersihan dan kelembabannya, maka dari itu patikan bahwa wadahnya tertutup rapat.

Kamu dapat dengan mudah menyimpan ikan di lemari es pada suhu di bawah 0°C. Dengan meletakkan fillet ikan atau ikan utuh yang sudah dibersihkan, akan membantu menjaga ikan tetap segar hingga dua atau tiga hari. Inilah sebabnya mengapa penjual ikan selalu memiliki banyak es.

Cara menjaga kualitas gizi ikan tetap baik

Untuk menentukan kualitas gizi ikan, tentunya kamu harus membeli ikan segar. Akan lebih baik membelinya di pasar ikan, yang benar-benar fresh ditangkap pada hari itu juga. Namun, jika kamu membeli ikan frozen di supermarket, perhatikan warnanya.

Tampilan ikan yang baik harus mengkilap dan cerah, tidak abu-abu atau terlihat kering. Dagingnya juga harus tidak bercacat.

Pembekuan ikan segar dapat mempengaruhi rasa dan teksturnya, juga kandungan bakterinya. Ikan beku dapat rusak jika dicairkan sebelum kamu ingin menggunakannya. Tetapi, pembekuan tidak mempengaruhi kandungan nutrisi ikan. Protein, lemak, dan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan D tidak terpengaruh oleh proses pembekuan itu sendiri, tetapi mereka dapat rusak jika kamu mencairkan ikan dan membekukannya kembali. Selalu ingat bahwa Anda tidak boleh membekukan kembali ikan jika sudah mencair, ya.

Kandungan gizi pada ikan

Membandingkan kalori ikan bisa jadi rumit karena cara tergantung beberapa hal termasuk cara kamu menyimpan ikan. Tetapi kamu dapat membandingkan kalori ikan mentah dengan panduan ini berdasarkan data nutrisi USDA.
Informasi nutrisi berikut disediakan oleh USDA untuk satu setengah fillet salmon (154g).

  • Kalori: 280
  • Lemak: 12,5g
  • Natrium: 86mg
  • Karbohidrat: 0g
  • Serat: 0g
  • Gula: 0g
  • Protein: 39,2g

Meski sulit untuk memastikan jumlah kandungan gizinya yang bisa kamu usahakan seminimalnya adalah memilih ikan yang segar, menyimpannya dengan cara yang benar, dan mengolahnya dengan baik. Dengan begitu, kandungan gizi ikan bisa kamu peroleh semaksimal mungikin. Selamat mencoba!

Baca juga:

Tips membersihkan ikan sebelum disimpan di kulkas

Ada beberapa hal tambahan yang perlu diingat saat menyimpan ikan. Pertama dan terpenting, pastikan tangan kamu bersih setiap kali menangani ikan mentah. Selanjutnya—dan sama pentingnya dengan menjaga ikan tetap dingin—menjaga daging ikan tetap kering.

Bakteri yang bertanggung jawab atas pembusukan ikan tumbuh subur dalam kelembapan, sehingga semakin basah dagingnya, semakin cepat ia akan terdegradasi. Kamu juga bisa menambahkan perasan jeruk nipis untuk membuatnya lebih segar.

Sebagai akibat wajar dari efek degradasi, ikan sebaiknya disusun dalam satu lapisan. Menumpuk potongan ikan bersama-sama malah akan menyebabkan kelembapan satu sama lain, menghasilkan lingkungan yang sangat ramah bakteri. Terakhir, tutupi ikan dengan baik saat menyimpan. Selain mencegah bakteri luar menginfeksi ikan, ini bertujuan mencegah bau amis menyebar di dalam kulkas.

Gunakan plastik yang terbuat tanpa BPA (BPA free). Jika kamu khawatir pada plastik yang digunakan dalam proses ini, kamu dapat dengan mudah menggantinya dengan nampan aluminium. Jangan menggunakan plastik daur ulang, ya!

Metode apa pun yang kamu pilih, selama daging ikan tetap kering, dingin, dan tidak tenggelam dalam es yang mencair, itu akan jauh lebih baik daripada kamu memasukkannya ke dalam lemari es begitu saja.

Share artikel ini
Reference