ruam kulit

Ruam kulit saat umum dialami oleh semua orang dengan penyebab dan gejala tambahan yang bervariasi. Meski terkesan biasa, kemunculan ruam di kulit sebaiknya tidak diabaikan karena bisa jadi suatu tanda penyakit tertentu.

Seringkali, penyebab ruam dapat ditentukan dari tampilan dan gejalanya. Tes klinis pada kulit, seperti biopsi, juga dapat digunakan untuk membantu diagnosis. Pada beberapa kasus, penyebab ruam bahkan tetap tidak bisa diketahui.

Apa itu ruam kulit?

psoriasis kulit kepala

Ruam kulit terjadi ketika kulit menjadi merah, meradang, dan menonjol. Beberapa kasus kulit yang ruam akan terasa kering dan gatal. Beberapa di antaranya juga bisa terasa nyeri. Banyak hal yang dapat menyebabkan ruam kulit, termasuk virus, bakteri, allergen, dan penyakit seperti eksim.

Semua orang bisa terkena ruam kulit tanpa terkecuali, mulai dari bayi hingga lansia. Bayi rentan terhadap ruam popok dan cradle cap. Anak-anak rentan terhadap dermatitis atopik dan terkena virus pemicu ruam. Remaja atau orang dewasa dapat terjangkit dermatitis kontak karena kulit menjadi sensitif terhadap alergen atau iritasi dari waktu ke waktu.

8 Penyebab Iritasi Kulit Wajah, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya!

Jenis ruam kulit

Ada banyak jenis ruam kulit yang mungkin kamu alami, kamu harus periksa ke dokter untuk memastikan penyebab pastinya. Berikut adalah jenis ruam yang mungkin kamu alami:

  • Dermatitis kontak

Dermatitis kontak terjadi ketika tubuh bereaksi terhadap zat yang tidak disukainya atau alergi. Banyak orang alergi terhadap wewangian, pengawet, nikel (sering ditemukan pada perhiasan imitasi), dan tanaman beracun, atau bahan kimia tertentu.

  • Eksim

Kondisi ini juga disebut dermatitis atopik, eksim sering menjangkit bayi dan sering kali membaik seiring dengan pertumbuhan. Penyakit ini cenderung menurun dalam keluarga (genetik). Orang yang memiliki asma atau alergi lebih mungkin menderita eksim juga.

penyakit kulit eksim

  • Biduran

Biduran menyebabkan lesi kulit yang meninggi, merah, dan gatal. Kamu mungkin mengalami biduran jika alergi terhadap alergen di udara atau sengatan serangga. Perubahan suhu yang ekstrem dan infeksi bakteri tertentu juga dapat menyebabkan biduran.

  • Psoriasis

Gangguan kulit yang berlangsung seumur hidup ini menyebabkan ruam tebal dan bersisik. Ruam ini sering muncul di siku, lutut, punggung bawah, kulit kepala dan alat kelamin. Psoriasis dapat diturunkan atau bersifat genetik.

  • Virus

Ruam kulit menjadi gejala umum dari berbagai serangan virus, seperti cacar air, campak, dan moluskum kontagiosum.

  • Impetigo

Umum terjadi pada anak-anak, infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang hidup di lapisan atas kulit. Infeksi ditandai dengan luka merah yang berubah menjadi melepuh, mengeluarkan cairan, kemudian menjadi kerak.

  • Herpes zoster

Kondisi ruam kulit hingga melepuh yang menyakitkan, disebabkan oleh virus yang sama dengan cacar air. Virus ini dapat tertidur di dalam tubuh selama bertahun-tahun dan muncul kembali sebagai herpes zoster. Biasanya hanya menyerang satu sisi tubuh.

Kupas Tuntas tentang Kulit Sensitif, Ini Ciri dan Cara Mengatasinya!

Ruam kulit sifilis

Ruam kulit juga bisa menjadi salah satu tanda penyakit sifilis, yang tentunya disebabkan oleh bakteri penyakit menular seksual. Kondisi ini disebarkan melalui hubungan seks (vagina, anal, atau oral) dengan penderita. Sifilis umumnya masih mungkin disembuhkan.

Berikut adalah ruam kulit tanda sifilis:

  • Sifilis primer. Terdapat luka berbentuk bulat, keras, dan tidak menimbulkan rasa sakit (chancres). Bisa terletak di mulut vagina, alat kelamin, atau anus. Luka ini biasanya muncul sekitar tiga minggu setelah berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi, dapat muncul lebih awal atau lebih lambat.
  • Sifilis sekunder. Ruam dapat terjadi pada satu atau beberapa area tubuh. Ruam ini sering berbentuk bintik-bintik kasar, merah atau kecoklatan pada telapak kaki atau telapak tangan. Ruam sifilis biasanya tidak terasa gatal.

Siapa pun yang aktif secara seksual dapat tertular sifilis. Risikonya meningkat saat kamu melakukan hubungan seks tanpa kondom atau berhubungan seks dengan banyak pasangan. Jika tidak diobati, sifilis dapat menyebabkan komplikasi yang serius, bahkan mengancam jiwa.

Orang mungkin salah mengira ruam sifilis sebagai psoriasis, eksim, atau pityriasis rosea. Meskipun ruam sering muncul di tangan atau kaki, ruam juga dapat muncul di area tubuh lain yang bahkan tidak terlihat. Maka dari itu, segera periksa ke dokter jika kamu mengalaminya.

_________

Penulis: Afifa

Share artikel ini
Reference