Pada usia remaja, wanita bisa mengalami haid. Haid merupakan hal yang normal bagi wanita yang memasuki masa pubertas. Namun, hal ini bisa merepotkan jika remaja wanita mengalaminya di sekolah. Apalagi bila ini merupakan pengalaman haid untuk pertama kalinya.

Mereka pasti merasa takut dan bingung ketika mengalaminya di sekolah. Maka dari itu, penting bagi orang tua dan guru untuk memberikan arahan mengenai cara mengatasi nyeri haid di sekolah. Untuk tahu informasi lengkapnya, yuk simak artikel di bawah ini!

Kondisi nyeri haid pada remaja

cara mengatasi pms

Saat mengalami haid, biasanya tubuh mengalami perubahan kadar hormon. Perubahan hormon ini bisa menyebabkan nyeri haid seperti kram. Kram bisa terjadi pada perut, dan bisa disertai dengan gejala lain, seperti nyeri punggung, mual, pusing, dan diare.

Nyeri haid berupa kram ini biasanya berlangsung selama dua hari sampai satu minggu. Saat mengalami haid, kamu juga akan mengalami kesulitan untuk tetap fokus.

Beberapa kondisi ini bisa meningkatkan terjadinya gejala haid adalah:

  • Memiliki umur kurang dari 20 tahun
  • Mengalami rasa cemas atau depresi
  • Hubungan sosial yang terganggu dengan orang lain
  • Belum pernah melahirkan
  • Memiliki kebiasaan merokok

Nyeri haid biasanya muncul pada hari pertama atau satu hari sebelum terjadinya haid. Nyeri ini biasanya berlangsung sekitar 12 sampai 24 jam, namun pada kasus lainnya bisa berlangsung sekitar 2 sampai 3 hari.

Rasa nyeri yang dirasakan saat haid tidak selalu sama, kadang bisa lebih berat daripada biasanya.

Cara mengatasi nyeri haid saat di sekolah

Saat usia remaja, wanita biasanya belum memiliki jadwal haid yang teratur. Umumnya, haid datang masih belum teratur. Oleh karena itu, mereka akan merasa kaget ketika haid tiba-tiba datang sewaktu mereka melakukan aktivitas. Maka dari itu, mereka harus memperhatikan pembekalan nyeri haid saat di sekolah yang akan diulas berikut ini.

1. Selalu membawa pembalut

Karena haid bisa datang kapan saja tanpa diketahui pasti waktunya, maka pembalut harus selalu dibawa setiap hari. Simpan sekitar 1-2 pembalut di dalam tas, dompet, maupun kantong. Pembalut bisa menyerap darah haid yang keluar sehingga tidak akan terjadi kebocoran.

2. Selalu membawa obat pereda nyeri

Ketika mengalami haid, wanita bisa merasakan nyeri pada perut. Hal ini bisa mengganggu kamu dalam melakukan aktivitas. Jangan lupa untuk membawa obat pereda nyeri ke sekolah, seperti paracetamol atau ibuprofen.

3. Membuat jadwal haid

Kamu perlu menandai hari datangnya haid pada kalender. Jika ingin lebih praktis, kamu juga bisa menandai jadwal haid pada aplikasi di handphone. Upayakan untuk selalu menyimpan kalender tersebut. Jadi, ketika hari munculnya haid sudah dekat, kamu bisa mempersiapkan pembalut untuk dibawa ke sekolah.

4. Pergi ke UKS

Hal lain yang bisa dilakukan ketika mengalami haid di sekolah adalah pergi ke UKS. Jika kamu mengalaminya, kamu tidak perlu khawatir, karena hal ini wajar. Biasanya di UKS tersedia perlengkapan yang lengkap untuk kesehatan.

5. Konsumsi makanan tinggi kalium

Kekurangan kalium selama siklus haid bisa mengakibatkan kram yang lebih parah. Jadi, sebaiknya bawa pisang di tas sekolah kamu karena pisang merupakan sumber kalium yang baik.

6. Minum air putih yang cukup

Supaya tetap sehat, minum air putih setiap hari dalam jumlah yang cukup. Jika tidak, kamu bisa mengalami dehidrasi yang menyebabkan sakit kepala dan nyeri saat haid. Jadi, pastikan agar kamu selalu membawa botol air minum ke sekolah agar tetap terhidrasi dengan baik.

Hal yang harus diperhatikan saat nyeri haid di sekolah

Ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan dan lakukan ketika mengalami haid di sekolah, yaitu:

  • Berbaring di UKS dan angkat kaki. Posisi ini bisa membantu meringankan rasa sakit akibat haid yang sedang kamu alami.
  • Pijat perut dan punggung menggunakan minyak esensial untuk meredakan ketegangan pada tubuh.
  • Hindari kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.
  • Batasi asupan kafein dan makanan berlemak.
  • Sebaiknya, obat pereda nyeri diminum sebelum masuk sekolah.
  • Lakukan olahraga ringan saat jam istirahat, misalnya dengan jalan-jalan sebentar.
  • Bicarakan kondisi kamu dengan guru atau perawat di sekolah untuk meminta bantuan jika kondisinya cukup berat.
  • Kompres bagian perut dengan air hangat.

Kapan harus ke dokter?

Kamu perlu melakukan konsultasi dengan dokter ketika alami hal-hal berikut ini.

  • Mengalami nyeri yang parah di area panggul
  • Intensitas haid meningkat
  • Merasa nyeri selama satu minggu

Mengalami haid di sekolah memang bisa membuat resah dan tidak nyaman. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk membantu anaknya selalu melakukan persiapan. Misalnya, orang tua membantu anaknya agar selalu ingat bawa pembalut. Persiapan yang dilakukan dengan matang bisa membantunya agar tetap tenang saat mengalami haid di sekolah.

Share artikel ini
Reference