fungsi bulu kemaluan
Period Period Health

Fungsi Bulu Kemaluan Bagi Tubuh, Jangan Asal Cukur!

Imelda Rahmawati | Maret 9, 2022
Share

Bulu rambut yang tumbuh di kulit memiliki berbagai fungsi tergantung pada letak tumbuhnya. Begitu juga bulu yang tumbuh di area kemaluan. Fungsi bulu kemaluan yang utama yaitu untuk menghindari iritasi pada kulit akibat gesekan saat berhubungan seksual, serta menghindari bakteri jahat.

Setiap orang pasti memiliki pendapat yang berbeda mengenai cara merawat rambut kemaluan. Ada yang memilih untuk memotong pendek, mencukur habis, dan membiarkannya begitu saja. Keputusan untuk merawat rambut kemaluan ini kembali pada diri masing-masing tergantung preferensi.

Apa fungsi bulu pada tubuh

Hampir semua area tubuh manusia memiliki rambut, baik itu rambut tipis maupun lebat. Meskipun sering mengganggu penampilan, bulu pada tubuh memiliki fungsi untuk melindungi kulit dari sinar matahari dan juga suhu dingin.

Beberapa hasil penelitian menyebutkan, bahwa fungsi utama dari rambut kemaluan pada manusia ada tiga: mengurangi gesekan ketika berhubungan seks, mencegah infeksi bakteri dan patogen, dan yang terakhir untuk menjaga suhu optimal alat kelamin manusia.

Rambut kemaluan juga ada hubungannya dengan masa pubertas. Tumbuhnya rambut kemaluan terjadi selama masa pubertas dan menjadi salah satu tanda kematangan fisik secara seksual pada pria atau wanita.

Bagaimana cara merawat bulu kemaluan dengan baik

Mengingat bahwa kulit di area kemaluan termasuk kulit sensitif, tentunya ada beberapa perawatan khusus yang harus kamu lakukan. Salah satunya untuk mengurangi risiko luka atau infeksi pada area kemaluan. Berikut adalah beberapa cara merawat bulu kemaluan dengan baik:

  1. Ketika akan mencukur rambut kemaluan, sebaiknya kamu mandi lebih dulu atau membersihkan tangan dan alat cukur yang akan digunakan. Hal ini dapat membantu kemungkinan infeksi dari bakteri atau mikroorganisme lain.
  2. Selain membersihkan alat cukur, pastikan juga kamu sering mengganti pisaunya dengan yang baru dan ketajamannya pas.
  3. Kamu bisa menggunakan cermin genggam untuk membantu kamu melihat area rambut yang akan dicukur, sehingga akan lebih memudahkan.
  4. Jaga agar kulit area yang akan dicukur lembap dan licin. Kamu bisa menggunakan sabun mandi untuk menjaganya tetap licin.
  5. Pastikan kamu mencukur searah dengan pertumbuhan rambut, agar hasilnya lebih mulus dan tidak menghindari risiko terlukanya kulit.
  6. Melembapkan area kulit yang baru dicukur, kamu bisa menggunakan losion dan mengeringkannya secara alami.
  7. Usahakan untuk menghindari pakaian ketat ketika baru bercukur.
  8. Kamu bisa merawat area yang sering dicukur dengan eksfoliator seperti scrub lembut.
  9. Jika sekiranya tidak yakin dengan diri sendiri untuk mencukur area kemaluan, kamu bisa mengambil langkah alternatif yaitu mengunjungi salon khusus. Pastikan tempatnya terpercaya, ya.

Menjaga kebersihan bulu kemaluan

Untuk menjaga area kulit kemaluan kamu bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini. Meski terkesan sederhana hal tersebut bisa berdampak sangat efektif, untuk merawat dan menjaga rambut kemaluan tetap sehat dan bersih.

  • Rutin mencuci bulu kemaluan menggunakan air hangat ketika mandi.
  • Hindari berbagai produk dengan aroma yang kuat untuk membersihkan area kemaluan, karena bisa menyebabkan pH tidak seimbang. Wewangian tersebut biasanya berasal dari racikan bahan kimia.
  • Ketika selesai buang air kecil atau besar, usap atau bersihkan area kemaluan dari arah depan ke belakang bukan sebaliknya.
  • Menggunakan handuk atau tisu basah untuk membersihkan area kulit kemaluan, ketika mandi serta selalu mengeringkan setelahnya .
  • Pastikan rambut kemaluan selalu kering dan tidak lembap.

Penyakit yang timbul jika tidak menjaga kebersihan bulu kemaluan

Beberapa wanita mengabaikan kebersihan bulu kemaluan, karena tidak terlihat dan tertutup. Namun, kebiasaan tidak menjaga kebersihan ini bisa memunculkan penyakit yang cukup serius dan mengganggu kulit, seperti scabies atau yang lebih dikenal sebagai kudis.

Kudis adalah jenis penyakit yang terjadi karena kutu. Penyakit ini bisa menyerang berbagai area kulit seperti tangan, kepala, termasuk kulit area kemaluan. Cirinya, gatal di area kulit dan terasa lebih parah ketika malam hari.

Selain rasa gatal, kulit juga akan mengalami ruam dengan bintik yang menyerupai jerawat. Ruam terjadi karena tungau atau kutu parasit yang bersarang pada kulit. Kudis juga termasuk penyakit yang menular melalui sentuhan dan udara.

Maka dari itu sangat penting untuk menjaga area kemaluan agar terhindar dari penyakit kulit. Ketika rambut kemaluan dan kebersihannya tidak terjaga maka risiko untuk mendapatkan penyakit akan semakin besar.

Meskipun tidak mengganggu penampilan, kamu harus tetap menjaga kebersihan rambut kemaluan. Setidaknya cukur dulu jika sudah merasa panjang dan mudah lembap, saat selesai buang air kecil atau besar. Fungsi bulu kemaluan terbukti sangat penting untuk kesehatan reproduksi kamu.

Reference
Share