Penyakit asma pasti sudah terdengar tidak asing. Kondisi ini merupakan suatu kondisi paru-paru yang menyebabkan kesulitan bernapas karena adanya peradangan dan penyempitan saluran pernapasan. 

Selain kesulitan bernapas, asma juga menyebabkan gejala lain seperti, batuk-batuk, mengi, bahkan nyeri dada.

Penderita asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki asma.

Ketika paru-paru terpapar oleh pemicu seperti debu, bulu binatang, atau asap rokok, saluran pernapasan pada penderita asma akan merespons dengan otot-ototnya menjadi kaku dan menyempit.

Nah, penyakit ini sering menyerang di malam hari  karena beberapa hal. Tentu saja ini membuat banyak orang sering  panik.

Biar tahu lebih banyak tentang penyakit asma, terutama cara mengatasi asma di malam hari, yuk simak artikel berikut ini!

Penyebab penyakit asma di malam hari

Sebenarnya penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti, tapi diduga ada beberapa pemicu munculnya penyakit ini, seperti:

1. Lingkungan sekitar 

Lingkungan tempat tinggal kita memiliki potensi sebagai faktor pemicu asma.

Hal ini karena penyebab alergi dalam lingkungan dapat mengganggu saluran pernapasan, menyebabkan penyempitan, dan kesulitan bernapas, apalagi untuk mereka yang memiliki riwayat alergi.

Beberapa di antaranya termasuk alergi terhadap debu, serbuk bunga, bulu hewan, adanya polusi udara, asap rokok, dan jenis pemicu lainnya.

2. Kegiatan fisik yang berlebihan 

Siapa sangka aktivitas fisik yang dilakukan secara berlebihan juga dapat memicu asma?

Meskipun olahraga sangat dianjurkan dan bermanfaat bagi kesehatan, tapi jika dilakukan secara berlebihan, aktivitas ini memiliki efek dalam memicu serangan asma.

Obat Asma untuk Ibu Hamil yang Aman Harus Diawasi Dokter, lho!

3. Stres 

Setiap orang pasti mengalami stres, jika tidak ditangani dengan baik, stres akan berdampak buruk pada kesehatan mental. Bukan hanya itu, stres juga dapat menjadi salah satu faktor pemicu asma.

4. Penggunaan obat-obatan tertentu 

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat menjadi faktor penyebab asma.

Beberapa di antaranya seperti obat hipertensi atau gangguan jantung, serta obat pereda nyeri seperti aspirin, naproxen, dan ibuprofen. Jadi, hati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan ini, yaa!

Selain penyebab di atas, masih ada beberapa hal lagi yang dipercaya dapat memicu asma, seperti konsumsi makanan atau minuman yang mengandung sulfit, GERD, bahkan emosi yang berlebihan.

Jika kamu mengalami sesak napas karena hal-hal di atas, segera konsultasi ke dokter yaa!

Apakah Asma Menular? Ini Faktanya!

Cara mengatasi asma di malam hari

cara mengatasi asma di malam hari

Gejala asma pada malam hari dapat dialami oleh semua penderita, baik anak-anak maupun dewasa.

Hal ini bisa jadi karena mereka mengalami kelebihan berat badan (obesitas), alergi, kebiasaan merokok, masalah pencernaan, atau masalah kesehatan mental.

Penanganan asma pada malam hari pada dasarnya mirip dengan penanganan asma pada umumnya. Berikut cara mengatasi asma di malam hari yang wajib kamu ketahui:

1. Gunakan obat asma

Tidak ada obat khusus yang dirancang khusus untuk mengatasi asma pada malam hari.

Namun, penggunaan obat asma harian seperti steroid inhalasi sangat efektif dalam mengurangi peradangan dan mencegah gejala asma yang muncul pada malam hari.

Selain itu, penderita juga bisa menggunakan bronkodilator untuk mencegah efek asma.

2. Memastikan tempat tidur selalu bersih 

Jika gejala asma yang kamu alami di malam hari disebabkan oleh alergen seperti debu, salah satu cara mengatasinya adalah adalah dengan rutin mencuci seprai, selimut, dan sarung bantal.

Jika memungkinkan, cucilah barang-barang tersebut dengan air panas karena hal tersebut dapat membantu membunuh tungau dan menghempas debu.

Selain itu, jangan biarkan suhu kamar terlalu dingin karena kelembaban udara juga berpengaruh pada asma. 

3. Atasi masalah GERD

Jika kamu mengidap asma dan GERD, kamu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan obat yang dapat mengurangi produksi asam lambung.

Selain itu, penting untuk menghindari konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging berlemak, makanan yang digoreng, makanan pedas, minuman berkafein, coklat, dan makanan atau minuman lainnya. 

4. Terapkan pola hidup sehat

Obesitas adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan asma kambuh pada malam hari.

Oleh karena itu, kamu wajib mencapai berat badan yang sehat dengan menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, meningkatkan asupan serat, dan menghindari makanan berlemak dan berminyak.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari salah satu faktor pemicu asma.

Kapan Hari Asma Sedunia? Ini Sejarah Pentingnya!

Apakah asma bisa sembuh?

Meskipun asma adalah kondisi kronis yang bisa kambuh kapan saja, tapi seseorang yang mengalaminya dapat hidup dengan nyaman dan mengontrol gejalanya dengan perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat.

Tujuan perawatan asma adalah mengendalikan gejala, mencegah serangan, dan menjaga fungsi paru-paru yang baik.

Biasanya, ada beberapa terapi yang dilakukan, salah satunya terapi obat seperti inhaler atau nebulizer untuk membantu melebarkan saluran napas dan mengurangi peradangan.

Selain itu, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat juga sangat diperlukan. Menghindari pemicu asma seperti alergen, polusi udara, dan asap rokok, menjaga kebersihan rumah, mengurangi stres, serta memperhatikan pola makan dan kebugaran fisik dapat membantu mengurangi frekuensi dan keparahan serangan asma.

Terakhir, ingatlah untuk terus mengikuti instruksi dokter dan tidak menghentikan pengobatan secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi terlebih dahulu. Jika terdapat perubahan gejala, bicarakan hal tersebut dengan dokter.


Penulis: Hutri Cika Agustina Berutu

Share artikel ini