Cara mendidik anak perempuan
Ibu & Anak Peran Ibu

5+ Cara Mendidik Anak Perempuan Menjadi Tangguh dan Pemberani

Putri Aprillia | Maret 7, 2022
Share

Sifat percaya diri dan tangguh pada anak perempuan dapat dimiliki dengan cara diajarkan. Anak tidak bisa langsung mengerti bagaimana caranya menjalani kehidupan jika orang tuanya tidak dapat mendidik dan mengajarkannya pada anak. Untuk itulah, setiap orang tua perlu mengetahui cara mendidik anak perempuan dengan baik.

Memahami cara mendidik yang tepat akan membentuk anak perempuan dapat menjadi anak yang tangguh dan berani di kemudian hari. Ulasan ini sangat penting bagi kamu yang ingin memiliki anak perempuan tangguh dan pemberani. Yuk kulik!

Perlunya mendidik anak perempuan

Melansir dari Everyday Health, anak perempuan dipercaya mencapai tonggak perkembangan lebih cepat dari anak laki-laki. Tidak heran jika kemudian anak perempuan banyak yang lebih mahir mengoordinasikan mata dan tangannya, mahir berbicara, hingga mengontrol perasaannya.

Dalam hal ini, peran orang tua, sangat penting untuk dapat mendidik anak perempuan agar menjadi sosok perempuan yang berani dan bisa menghadapi segala fase dalam kehidupannya yang akan datang.

Cara mendidik ini pun harus ditanamkan mulai dari anak kecil hingga menjelang remaja. Sehingga ketika menjadi seorang perempuan menuju dewasa, mereka siap untuk dapat mengambil setiap keputusan dalam hidupnya. Cara mendidik ini juga dapat disesuaikan dengan karakter anak perempuan itu sendiri, lho. Bagaimana umumnya karakter anak perempuan?

Sifat dan karakter anak perempuan

Meskipun tidak semua anak perempuan memiliki karakter yang sama, ada beberapa hal yang mungkin menjadi sifat dan karakter umum. Hal ini, dapat dijadikan pengetahuan untuk mendidik anak perempuan. Berikut ini ulasannya.

Menangis tanpa sebab

Hormon prolaktin dalam tubuh perempuan merupakan hormon yang mengatur produksi kelenjar air mata. Inilah sebabnya anak perempuan terkadang lebih sering menangis tanpa sebab dibandingkan anak laki-laki. Terlebih jika anak mempunyai sifat yang sensitif sehingga orang tua terkadang bingung kenapa anaknya tiba-tiba menangis.

Banyak mengajukan pertanyaan

Kemampuan bicara dan rasa ingin tahu yang lebih tinggi membuat anak perempuan terkadang bicara dan mengajukan pertanyaan lebih banyak setiap harinya. Tentunya ini bisa menjadi karakter yang baik jika dididik dengan benar.

Ambisius dan tidak mau kalah

Dalam penelitian di The University of Essex, dikatakan bahwa anak perempuan lebih ambisius daripada laki-laki dan memiliki standar hidup yang tinggi. Anak perempuan cenderung ingin menunjukkan dan membuktikan yang terbaik dalam segala bidang.

Pintar merayu

Merayu bisa menjadi karakter yang dimiliki anak perempuan, apalagi kepada orang terdekat seperti ayahnya. Sifat ini muncul ketika anak menginginkan sesuatu untuk dikabulkan.

Lalu bagaimana mendidik anak perempuan dengan karakter dan sifatnya yang unik agar dapat tumbuh menjadi perempuan tangguh dan berani? Simak berikut ini!

Bagaimana cara mendidik anak perempuan?

Berikut ini adalah beberapa cara mendidik anak untuk menjadi perempuan tangguh dan pemberani:

Dorong anak mengejar mimpinya

Memiliki gairah atau mimpi dalam hidup akan membuat anak dapat menguasai tantangan dan dengan sendirinya meningkatkan harga diri dalam hidupnya. Mulailah kenalkan anak pada profesi-profesi, seperti guru, dokter, penulis, ilmuwan, pilot, dan lainnya, agar anak memiliki gambaran cita-citanya.

Biarkan anak membuat keputusan

Ajak anak untuk dapat membuat pilihan tentang hidupnya. Biarkan dia memilih pakaiannya sendiri, minta pendapat anak untuk suatu keputusan keluarga dan biarkan anak memilih untuk melakukan apa yang dia sukai.

Contoh sederhana lainnya, kamu juga bisa memberikan pilihan ketika memilih mainan anak perempuan yang disukai. Jadi, anak dapat menikmati sesuatu yang disukai. Tentunya sesuai dengan batas dan dengan cara yang benar.

Beritahu nilai penting dalam keluarga

Cara mendidik anak perempuan adalah menanamkan nilai penting dalam keluarga. Jika ingin membangun karakter yang tangguh, maka keluarga bisa menjadi contoh yang nyata dan besar untuk membuat anak percaya bahwa sifat tangguh itu bisa dibangun dan dibiasakan.

Jika orang tua atau lingkungan tidak menjadi contoh, besar peluang jika anak tidak akan mengikuti apa yang dikatakan orang tua.

Dorong anak pecahkan masalah sendiri

Didik anak untuk dapat memecahkan masalahnya sendiri. Anak dapat memilih tiga keputusan apa yang akan dilakukan jika terjadi suatu masalah, tindakan mana yang akan dia lakukan dan apa alasannya. Dengan memberikan anak kebebasan, maka orang tua dapat memberi rasa kendali atas hidupnya sendiri kepada anak perempuan.

Biarkan anak mengambil risiko

Cara mendidik anak perempuan menjadi pemberani adalah dengan mendorong anak untuk mengambil risiko. Dengan ini anak dapat lebih percaya diri meskipun harus diawali dengan luka atau kegagalan. Jika orang tua ingin melindungi anak di masa depan, maka terapkan situasi pengambilan risiko agar anak bersiap akan apapun hal yang terjadi di masa depan.

Ajarkan anak untuk mencintai siapa dirinya, bukan penampilannya

Tunjukkan penghargaan pada anak tentang siapa dirinya dan bukan karena penampilan atau berat badannya. Sehingga anak bisa mencintai diri sendiri atau menerapkan self love. Berikan anak perempuan makan-makanan yang sehat, jangan terlalu terobsesi pada apa yang dia makan, dan dengarkan pendapat anak tentang tubuhnya sesuai perkembangan usianya.

Cara mendidik anak perempuan ini sangat baik untuk dapat membentuk anak perempuan menjadi tangguh dan percaya diri.

Tips mendidik anak perempuan

Cara mendidik anak perempuan tidak terlepas dari bagaimana kamu memperlakukan anak setiap harinya. Untuk anak menjadi lebih dewasa, memotivasi dan menjadi contoh yang baik di sekitarnya, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua di rumah:

  • Ajak anak menyiapkan makanan yang sederhana. Ajak mereka untuk membuat makanan sederhana, berikan tugas dan tetap bijak saat anak melakukan kesalahan. Berikan kepercayaan kepada anak untuk dapat melakukan tugasnya dan contohkan jika anak melakukan kekeliruan.
  • Ajarkan memakai sosial media dengan bijak. Jika anak sudah mengerti sosial media, ajarkan untuk memakainya secara bijak, tidak memberikan informasi pribadi di sosial media dan pantau anak saat bersosial media tanpa mengguruinya.
  • Ajak anak melakukan kegiatan rumah tangga. Pekerjaan rumah tangga seperti mencuci baju atau alat dapur akan mengajarkan anak untuk menghargai orang tua dan lebih mandiri. Ajarkan secara perlahan dan contohkan apa yang sebaiknya dilakukan.

Beberapa kegiatan ini dapat dilakukan bersama anak di rumah. Selain itu, anak juga dapat diajarkan untuk dapat mengatakan ‘maaf’, ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ dengan langsung memberikan contohnya setiap hari.

Tidak mudah memang melakukan cara mendidik anak perempuan yang benar. Semua ini dapat dilakukan orang tua secara bertahap agar anak perempuan bisa menjadi lebih tangguh, pemberani, dan dapat mengambil keputusan akan dirinya sendiri.

Reference
Share