von willebrand disease

von willebrand disease

Von Willebrand Disease atau VWD adalah gangguan perdarahan yang bisa dialami oleh pria dan wanita.

Meskipun terdengar sederhana, penyakit von Willebrand dapat menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan.

Oleh karena itu, seseorang yang merasakan sejumlah gejala Von Willebrand Disease sebaiknya segera menjalankan pengobatan.

Tapi apa saja gejala penyakit von Willebrand dan bagaimana cara mengobatinya? Mari simak penjelasan lengkap terkait penyakit VWD di sini.

Apa itu penyakit Von Willebrand Disease?

Penyakit von Willebrand (VWD) adalah kelainan darah bawaan dimana darah tidak membeku sesuai dengan fungsinya.

Normalnya, darah mengandung banyak protein seperti faktor von Willebrand (VWF) yang membantu pembekuan darah.

Dalam kasus Von Willebrand Disease, tingkat VWF dalam darah sangat rendah sehingga protein darah tidak bekerja dan berfungsi dengan sebagaimana mestinya.

Alhasil, penderita lebih mudah berdarah atau mengalami perdarahan serta membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghentikan pendarahan.

Terlepas dari penjelasan di atas, ada tiga tipe utama dari penyakit von Willebrand yakni:

1. Penyakit von Willebrand tipe 1

Masuk dalam jenis penyakit VWD yang paling umum dan paling ringan, sekitar 85% penderita dirawat di rumah sakit karena VWD tipe 1. Penyakit von Willebrand tipe 1 ditandai dengan tingkat VWF yang rendah.

2. Penyakit von Willebrand tipe 2

Meskipun tubuh memproduksi VWF dalam jumlah normal, protein tersebut ternyata tidak mampu bekerja dengan benar. Alhasil, penderita tetap mengalami gangguan pembekuan darah.

3. Penyakit von Willebrand tipe 3

Masuk dalam tipe penyakit yang paling parah, Von Willebrand Disease type 3 menyebabkan seseorang memiliki tingkat VWF yang sangat rendah hingga tidak terdapat sedikitpun protein VWF. Untungnya, penyakit von Willebrand tipe 3 sangat langka atau jarang terjadi.

Bisa dialami oleh pria maupun wanita, entah itu tipe 1, tipe 2, maupun tipe 3, VWD memang cenderung terjadi pada wanita.

Biasanya gejala seperti perdarahan berat atau abnormal akan muncul selama periode menstruasi atau setelah melahirkan.

Penyebab penyakit Von Willebrand Disease

Pada kebanyakan kasus, Von Willebrand Disease terjadi karena faktor riwayat keluarga. Maksudnya, gangguan pembekuan darah diberikan atau diturunkan dari orang tua entah itu ibu, ayah, atau keduanya, kepada anak.

Di kasus lain, penyakit VWD mungkin saja terjadi pada orang tanpa riwayat penyakit dalam keluarga.

Artinya, penyakit bermutasi secara spontan sehingga terjadi perubahan gen pada tubuh sang penderita.

Biarpun jarang terjadi, penyakit von Willebrand juga mungkin dialami oleh seseorang dengan beberapa kondisi medis tertentu.

Biasanya, kondisi ini terjadi karena penggunaan obat atau penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan protein VWF.

Singkatnya, penyakit von Willebrand bisa disebabkan karena gen atau riwayat keluarga, mutasi penyakit, serta penyakit lain seperti jantung hingga gangguan sistem kekebalan tubuh.

Gejala penyakit Von Willebrand Disease

Bisa muncul kapan saja di usia berapa pun, gejala penyakit VWD bisa sangat ringan sampai penderita tidak merasakan ataupun mengetahui sedikitpun gejala.

Tapi, bagi penderita lain, gejala penyakit Willebrand Disease mungkin terasa sangat parah.

Di bawah ini adalah beberapa gejala penyakit Von Willebrand Disease dari ringan hingga parah:

  • Sering atau mudah mengalami mimisan
  • Mimisan berlangsung dalam durasi yang lama dan sulit dihentikan
  • Mudah mengalami memar
  • Pendarahan menstruasi yang berat dan berkepanjangan
  • Pendarahan setelah operasi akibat cedera yang sulit dihentikan
  • Pendarahan hebat selama atau setelah melahirkan
  • Pendarahan hebat selama atau setelah operasi gigi
  • Adanya darah dalam tinja atau feses
  • Adanya darah dalam urine
  • Gusi sering berdarah

Secara umum, gejala yang paling sering dialami oleh penderita VWD adalah pendarahan yang abnormal.

Dalam kasus yang yang parah, VWD tipe 3 bisa menyebabkan pendarahan pada persendian atau organ tubuh lainnya.

Jika dialami oleh wanita, menjelang atau selama periode menstruasi wanita mungkin akan merasakan sejumlah gejala seperti:

  • Munculnya gumpalan darah lebih dari 2,5 cm dalam darah menstruasi
  • Selalu atau sering mengganti pembalut lebih dari sekali dalam 1 jam
  • Sering menggunakan pembalut tambahan untuk menampung darah menstruasi

Selain beberapa gejala tersebut, wanita dengan penyakit von Willebrand juga mungkin akan mengalami anemia, kelelahan, hingga sesak napas.

Apabila kamu merasakan satu dari sejumlah gejala di atas, kamu bisa menghubungi dokter untuk menjalankan pemeriksaan.

Pengobatan penyakit Von Willebrand Disease

Meskipun tidak bisa disembuhkan, penyakit VWD bisa menyebabkan komplikasi kesehatan seperti anemia defisiensi besi hingga pembengkakan dan rasa nyeri.

Jadi, pengobatan harus dilakukan untuk mencegah dan menghentikan perdarahan.

Disesuaikan dengan jenis, tingkat keparahan, dan respon tubuh terhadap obat-obatan, jenis pengobatan penyakit Von Willebrand Disease yang mungkin digunakan adalah:

1. Injeksi desmopresin asetat

Disuntikkan ke pembuluh darah, injeksi desmopresin asetat biasanya digunakan untuk mengobati penyakit VWD ringan seperti VWD tipe 1.

Injeksi desmopresin asetat membantu tubuh melepaskan lebih banyak VWF ke dalam darah.

2. Semprotan hidung desmopresin asetat

Bekerja dengan cara membantu membuat tubuh melepaskan lebih banyak VWF ke dalam darah, semprotan hidung desmopresin asetat biasanya digunakan untuk mengobati Von Willebrand Disease tipe 1.

3. Terapi pengganti VWF

Diberikan dengan menggunakan injeksi, VWF rekombinan dan obat lain yang kaya akan VWF biasanya digunakan untuk mengobati penyakit von Willebrand yang ringan hingga parah.

4. Obat Anti-fibrinolitik

Pengobatan penyakit Von Willebrand Disease berikutnya adalah obat-obatan anti-fibrinolitik.

Entah itu disuntik atau diminum, obat ini membantu memperlambat dan mencegah pemecahan gumpalan darah.

5. Penggunaan pil KB

Dapat meningkatkan kadar VWF dalam darah, penggunaan pil KB mampu mengurangi kehilangan darah menstruasi.

Pil KB biasanya diberikan untuk wanita dengan kondisi perdarahan menstruasi yang berat.

Apabila dokter menilai kasus perdarahan yang kamu alami sangatlah ringan, dokter mungkin tidak memberikan pengobatan khusus.

Dokter mungkin menyarankan kamu untuk mulai mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, melakukan olahraga ringan yang tidak berpotensi menyebabkan memar.

Share artikel ini
Reference